PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)

PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)
Spy



hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya....🌹



⚜️ Happy Reading ⚜️


dengan kecepatan maksimal mobil Sport Lycan itu melaju kencang membelah jalanan.


Arkansas melaju tak perduli sumpah serapah sang istri yang duduk disampingnya,bukan Liora takut,namun sungguh ini jam makan siang dan suaminya mengemudi ugal-ugalan.bagaimana jika pria itu menabrak? yah sejak menerima laporan Axel mengenai sang adik,Arkansas langsung membawa sang istri pulang.sungguh Tuan muda Wishnutama itu menguji kesabarannya! dan jangan salahkan sang ayah yang tak berdaya dibawah kendali ibunya.Nyonya besar Wiguna itu memang iblis wanita yang lebih mengerikan dari sang Lucifer sendiri.


"AR.. PELAN SEDIKIT NANTI KAMU MENABRAK!!' pekik Liora panik,bahkan tak jarang Arkansas menyerempetkan mobilnya pada pengendara yang menghalangi jalan nya,apa pria itu perduli? maaf saja,tidak adalah jawabannya.


"easy baby,kalau ada yang mati juga tinggal di kubur" hell!! Liora melongo mendengar jawaban santai suaminya.sungguh bolehkah ia menangis?.


Liora menghela nafas memilih masa bodoh saja,terserah suaminya mau menantang maut bagaimana asal nyawanya masih selamat.


.............❇️..............


Rafendra melirik pada putra sulungnya itu dengan seringai bengis yang sayangnya tak disadari oleh Anggi,para pria muda itu mengangguk samar saat mengetahui lokasi keberadaan putri bungsu mereka melalui Axel .


"JEMPUT!!" titah Arkansas tegas,Anggi melongo melihat sikap arogan putranya itu.jika Rion dan Rafendra suaminya bisa ia tangani,maka lain ceritanya dengan putra sulungnya itu.Arkansas benar-benar tak tebang pilih jika menyangkut para wanita di keluarga nya.


James, Tristan,Marsel,Ryu, bahkan Rion dan Gabril sudah bangkit mengambil kunci kendaraan mereka masing-masing.


Rion dan Ryu satu mobil,sedang James, Tristan,Marsel dan Gabril sudah meraih kunci motor mereka.


"Bawa Ara pulang!! dan pastikan pria itu menghadapku!!" suara Arkansas terdengar bengis dan penuh ancaman,Liora mendesah lelah melihat wajah murung ibu mertuanya itu.sungguh entah apa yang akan terjadi pada Dexter selanjutnya?.Liora bahkan tak berani membayangkannya.untuk sekarang Arkansas tidak bisa Liora bujuk,karna bagaimanapun Arkansas adalah kakak dari Ara.dan tugas seorang kakak lah yang memastikan seberapa baik pasangan adiknya kelak.


"Ar...jangan terlalu keras,lagipula selama Dexter masih menjaga batasan mereka,aku rasa kalian cukup memberi peringatan saja" ucap Liora lembut,sungguh Jika Wanita itu mau ia bisa berbuat seperti Anggi pada Rafendra.tapi Liora juga belum terlalu mengenal Dexter jadi biarlah ia lihat dulu bagaimana pria itu apa bersungguh-sungguh pada adik iparnya.


Setelah Rion pergi bersama kawan-kawan nya,kini tinggal Arkansas bersama istri dan kedua orangtuanya.


"buat dia tau tengah menantang siapa!!" ucap Rafendra sarkas,Anggi mendesah percuma berdebat dengan suami dan putranya itu.jika sudah menyangkut Ara,semua para pria itu tumbangkan.


"dad tak perlu cemas,akan kubuat semua tulangnya remuk!!" smirk Arkansas bengis,Liora mendengus.Arkansas ini benar-benar pria tiran Arogant.


...........❇️..........


Dexter kini mengandeng mesra tangan Ara masuk kedalam restoran mewah miliknya.sudah ia persiapkan semua,seluruh bagian lantai dua telah ia sulap menjadi tempat untuk makan kencan romantis mereka.


"ini restoran mewah kenapa sepi?!! jangan -jangan makanan disini tidak enak ya,maka nya kak Dexter bawa Ara kesini?!! dasar tidak modal nih!!" Dexter melongo mendengar tuduhan polos-polos sadis gadisnya itu,hell!! restoran ini memang sepi karena seluruh lantai dua sudah ia boking.dan kini lihatlah Ara benar-benar menguji kesabaran seorang Dexter,untung sudah cinta!.


"ini sepi karena memang sudah aku boking sugar?!! lagipula restoran ini milikku jadi tidak mungkin makanannya tidak enak,semua disini standar bintang lima" ucap Dexter menjelaskan dengan sabar,wajah Ara kini yang melongo antara percaya dan tidak.masa pria ini sekaya itu? ini restoran benar-benar mewah dengan dekorasi ala Chinese dan berlantai tiga.dan disetiap lantai terdapat sekat-sekat yang memisahkan tempat duduk satu dengan yang lain.dan seluruh lantai dua benar-benar kosong dan hanya ada mereka.


Ara menatap tak percaya akan apa yang ia lihat,sebuah meja dengan buket mawar diatasnya.



"duduk sugar,ini kencan romantis ku untukmu" ucap Dexter bahagia melihat wajah kagum Ara.


Ara duduk dimana didepan mereka ada beberapa orang berpakaian ala Butler lengkap dengan Biola ditangan mereka.Ara tersenyum begitu antusias,apa seperti ini makan sambil berkencan romantis yang sering teman-temannya bicarakan? Ara sangat takjub.


"kamu suka sugar?" tanya Dexter sembari menuntun Ara duduk dengan lembut.


gadis itu mengangguk riang dengan senyum manis yang terukir lebar.


tak lama pelayan datang membawa buku menu untuk pasangan itu.


"mau makan apa sugar?" tanya Dexter lembut,ayolah Dexter tak pernah bersikap manis pada wanita manapun sebelumnya.jangankan bersikap manis,melirik saja enggan.jadi ini adalah suatu keajaiban bagi Dexter sendiri.


"hm....apa ya?" Ara berfikir keras sembari meletakkan telunjuknya diatas dagu,pose imut yang benar-benar membuat Dexter tersenyum gemas sendiri.


"mau aku pesankan?" tanya Dexter kembali setelah menutup buku menu kemudian menggenggam tangan mungil Ara.


"i...ia terserah kakak saja" jawab Ara gugup.Dexter terkekeh kemudian mencubit gemas hidung mungil nan mancung itu.


"pasta spicy tomato 1, Fetuccine Alfredo pasta 1 dan dua gelas honey sweet lemon tea" ucap Dexter menatap pelayan restoran nya dingin.


"ba...baik tuan muda,tunggu sebentar" ucap pelayan wanita itu gugup,sungguh bos mereka yang tak pernah datang langsung mengunjungi restoran sekalinya datang membawa seorang gadis manis,sungguh suatu hal yang luar biasa.


Pria itu menyerahkan bunga mawar itu pada Ara dan gadis itu menerima nya malu-malu.


sementara para pria tampan yang melihat apa yang Dexter lakukan menggerutu kesal setengah mati,ayolah mereka bisa lebih dari itu demi membahagiakan sang adik.yah,semua bisa mereka lihat melalui ponsel masing-masing.dimana Axel telah meretas cctv restoran dimana Ara berada.


"sialan Dexter itu,aku bahkan bisa membuatkan satu taman mawar penuh untuk adikku!!" batin Rion jengkel.


James turun dari motornya diikuti yang lain,bahkan Rion sudah keluar dari mobil sportnya bersama Ryu.ponsel mereka simpan kembali,sungguh terlalu panas melihat adik mereka tersenyum oleh pria lain.


"apa-apaan bocah sial itu membawa adik kita ke tempat rakyat jelata seperti ini?!!" hell!! James berucap santai mengejek restoran bintang 5 milik Dexter,lantas katagori kaya itu seperti apa? sungguh isi otak James sangat tidak masuk akal.


"benar,apa dia ingin membuat Ara menjadi vampir Cina??!" Ucap Tristan absurd,sungguh kedua pria gila ini benar-benar melantur tidak berfikir sebelum bicara,lalu apa hubungannya makan di restoran Chinese dengan menjadi vampir Cina? sungguh Ryu mendesah frustasi akan kebodohan dua Kawanya itu.


kini mereka sudah menerobos masuk ke dalam restoran dan langsung menjadi pusat perhatian para pengunjung dilantai bawah.bagaimana tidak? enam pria tampan dengan jaket kulit dan pakaian serba hitam masuk begitu mempesona menarik semua atensi yang ada.


keenam pria Inti BE itu langsung mengambil tempat di pojok dekat tangga menuju lantai dua.laptop Rion berada ditengah dimana tampilan Dexter dan Ara terlihat jelas.Axel benar-benar mengerikan dengan kemampuan memata-matai musuh dan kini Dexter masuk kedalam katagori musuh berbahaya bagi tuan putri mereka.


"ck...ck....ck...bunga jelek macam apa yang dia berikan pada adikku,aku bahkan bisa beli satu kontainer bila mau!!" ucap Marsel sinis.


"BEDEBAH itu!! beraninya dia memegang tangan adik manis kita!!" Desis Gabril kesal.


"aduh aku lapar....kenapa kita tidak pesan makanan ?!! ayolah spy juga butuh nutrisi!! bagaimana jika nanti kita terlibat baku hantam?" grutu Tristan yang mulai merasakan perutnya berdemo ria,ini sudah lewat waktu makan siang dan cacing perutnya mulai minta makan.


Rion,Gabril,Marsel,Ryu bahkan James langsung melirik tajam kawan bungsu mereka itu.sebenarnya apa isi otak putra Thomas itu? bolehkah mereka membuangnya saja?.


"heh anak Dajjal!! bisa tidak urusan perut mu nanti saja?!! kau tidak lihat adik manis kita itu tengah diintai oleh seekor buaya buntung?!" maki James emosi juga lama-lama,tau begini Tristan tidak mereka ajak tadi dan biarkan saja Axel yang ikut.


"sudah jangan ribut,kalian jangan bikin pengintaian kita terbongkar!! sudah sana pesan saja tapi ingat jangan kamu buat penuh ini meja oleh makananmu!!" ucap Rion sabar.


sementara di tempat Dexter dan Ara,makanan telah dihidangkan.tidak hanya pesanan yang disebut Dexter Sebelum nya,ada juga salad buah,roti ala Prancis dan banana roll crispy sebagai Dessert.



( Fetuccine Alfredo pasta )



\( spicy tomato pasta \)



\( sweet honey lemon tea \)


Ara memakan dengan canggung pasta miliknya dengan pandangan Dexter yang tak lepas sedetikpun dari wajahnya,ayolah katakan bagaimana dia bisa makan dengan tenang? Dexter sialan memang!!.


Deg.....


"makan jangan berantakan sugar,bibir manismu tertutupi noda saus pasta" ucap Dexter santai setelah menjilat jempol yang baru saja ia pakai mengusap sudut bibir Ara.


Blushhh.....


siapa saja tolong Ara!!


gadis itu sukses blusing dengan pipi yang merona bak kepiting rebus,inilah arti kata jika cinta membuat seseorang menjadi gila dan lupa akan keadaan,itulah yang dirasakan Dexter kini.


para pria BE melotot horor melihat apa yang baru saja Dexter lakukan,lihat bahkan garpu yang digenggam oleh Rion sudah patah menjadi dua,Tristan yang menyemburkan minumannya sendiri dan James yang harus mengelap wajahnya yang sial terkena semburan rohani dari Tristan.Ryu mendengus geram dengan Gabril yang sudah bermain dengan pisau daging ditangannya.Marsel? pria itu sudah mengigit serbet meja dengan gigitan kuat menahan geraman emosinya.


"lihat!! apa adikku kambing dia beri makan buah dan sayur layu kadaluarsa itu?!!" ujar James menatap salad buah itu sinis.


"lihat tidak ada protein hewani sama sekali disana,apa dia begitu miskin hingga tak mampu memesankan adikku daging?!!" tambah Marsel geram.


"hei bodoh,kau ingin tubuh Ara membengkak seperti gajah kau suruh semua harus serba daging?!! mikir bodoh!!" ucap Ryu pedas,lihat lama-lama ia emosi juga melihat komentar tidak bermutu kawan-kawannya itu.


"diam dan tutup mulut kalian itu!!" sembur Rion naik pitam juga ia lama-lama.


"kau yang bodoh!! kalau Ara gendut ya bagus lah,bukankah enak jika dipeluk?!! kau itu Ryu otak jangan diisi wasabi semua!!" balas Marsel sengit.


"kau mau adikku obesitas hah?!!" Rion berucap sengit menatap Marsel.


"hei easy brother,kalau Ara gendut bukankah pipi chabby-nya akan semakin sebulat bakpao? bukankah itu menggemaskan?!!" ucap Tristan antusias.


"diam...diamlah kalian!! lihat adikku diberi makan mie oleh pria pelit itu!! " pekik Gabril heboh,ayolah Gabril itu pasta bukan mie.kemana sebenernya otak para pria itu?.


"apa adikku monyet?!! mengapa pria itu memberi makan Ara pisang?!! sebegitu miskinnya dia hingga hanya bisa memberi makan adik kita pisang,mana pakai keju lagi dia fikir tikus apa?!!" grutu Marsel geram,lihat bagaimana pria itu menatap bengis layar laptop dihadapannya.


"sudah lihat saja dulu!!" timpal Ryu mulai jengah melihat kelakuan kawan-kawannya.


"sialan!! haruskah kuratakkan restoran ini dan kukuliti koki-nya?!!" tanya Rion dengan smirk iblisnya.


"benar-benar!! kurasa para wolf akan senang dengan koki gemuk yang suka memasak!!" pekik Girang Tristan semakin menambah bensin diatas bara api.


"TIDAK!!!!"


suara teriakan James menghentikan hayalan setan mereka.disana,disana terlihat Dexter tengah membelai rambut Ara dan mengecup rambut panjang adik mereka lembut.


Pletak....


Bugh....


Duakh....


Greph....


Rion menjitak sadis kening James yang duduk tepat disampingnya,Marsel bahkan menghantam punggung pria malang itu dengan kekuatan badak,Gabril yang menendang tulang keringnya dari bawah meja dan Tristan yang berdiri dan langsung menjambak rambut malang James dengan sekuat tenaga .


"ARKHHH...KALIAN SEMUA MAU MEMBUNUHKU?!!" teriak James kesakitan.


"diam bodoh!! kau membuat semua orang melihat kita!!" desis Rion bengis.ayolah Rion,tanpa James berteriak pun mereka memang sudah menjadi pusat perhatian sedari masuk tadi dan dengan bodohnya mereka tak sadar itu karena terlalu fokus memata-matai adik bungsu mereka.


"dasar buaya buntung!! beraninya tangan sialan menyentuh rambut adik kecil kita!!" desis Gabril emosi.


memang kurang ajar sekali Dexter ini,baru saja ia mengusap sudut bibir adik mereka dan kini ia berani membawa tanganya menyentuh rambut sehalus kapas Ara!! sudah diujung batas lah kesabaran para Inti BE itu.


semoga kesabaran mereka masih berlimpah.


kini semua terdiam hingga Ara meneguk minuman dingin yang dipesan Dexter sebelumnya.


"ayolah apa pria buaya itu ingin membuat adikku Flu dengan minuman murah itu!!" gerutu Tristan tidak suka.


"apa tidak bisakah pria itu memberi adik kita makanan berkelas,kenapa semua tidak sehat,lebih baik makanan dirumah sakitku!!!" komentar Gabril sinis.


"jangan mentang-mentang kau dokter,jadi kau ingin Ara makan di rumah sakit mu,kau ingin Ara jadi pasien begitu?!!' sembur Ryu pedas.


"hei bodoh,kubilang makanannya tidak sehat!! kenapa jadi kau bicara rumah sakitku segala?!!" maki Gabril kesal.


"kau yang bodoh,kau dokter gila!!" ejek Ryu tersulut juga.


"BEDEBAH!! kau menantang ku?!! kemari kumutilasi semua bagian tubuhmu!!" balas Gabril menantang.


Brakhhhh...


"DIAM!!" Rion memukul meja geram dan berujar murka,seketika Ryu dan Gabril diam dengan lirikan permusuhan yang pekat.


"lirik-lirikan nanti cinta baru tau rasa" ucap Tristan santai.


"amit-amit" jawab keduanya kompak.


"cie....kompak, lama-lama akan saya nikahkan


anda berdua" gelak James menggoda.


"DEMI NEPTUNUS!! ADIKKU TERNODA!!" teriak Marsel kala melihat layar dimana Dexter mengecup pipi bulat Ara seenak hati.


"BEDEBAH ADIK MANISKU TERCEMAR BUAYA BUNTUNG!!" pekik Tristan horor.


"BERENGS*K!!" maki Rion yang sudah berdiri gusar dan naik kelantai dua.


saatnya menjemput tuan putri mereka dan menyeret predator itu menghadap pangeran iblis Hades.


TBC.......