
Hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya.....🌹
...🦂 H A P P Y R E A D I N G 🦂...
dengan kunci duplikat,Rion memasuki kamar mandi dimana kini istrinya sudah terbaring tak sadarkan diri dibawah guyuran shower.dibelakangnya ada Liora yang tengah menggendong Raino dan amber yang menggendong Raider.
"Kayra tak apa-apakan Rion?! cepat bawa dia masuk ke kamar dan ganti pakaiannya!!" ucap Liora menahan tangis.
Rion tak bersuara,pria itu menggendong tubuh rapuh Kayra menuju kamar miliknya di mansion.
Rion seorang dokter.meski ia tak selalu dirumah sakit bersama Gabril,namun ia adalah dokter muda yang cakap.memeriksa suhu tubuh Kayra tanpa suara dan pria itu menatap sendu kedua putranya yang tertidur setelah lama menangis .
"Rion... bicaralah dan tenangkan Kayra saat dia bangun.malam ini bermalam saja di sini " ucap Arkansas bijak.
Para inti sudah kembali pulang menyisakan Liora dan Amber,Axel tidak bisa membawa istrinya pulang karena amber begitu mencemaskan Kayra kini.
kini Arkansas dan Axel sudah duduk di ruang keluarga setelah Liora membawa si kembar kekamar untuk ditidurkan.amber kedapur membuatkan Kayra bubur karena para maid sudah kembali ke asrama beristirahat.
"kau sudah hubungi Rex bos?" Axel bertanya kala kini hanya tinggal mereka berdua .
"hm" balas Arkansas dingin.
Axel menghela nafas.ia sudah melihat seluruh kejadian saat Rion kembali ke mansion,bahkan pria itu tau apa yang sedang terjadi diluar sana dan pastinya besok pagi akan muncul berita besar,lagi!.
"bos...... Rayganta baru berusia 5 tahun, bagaimana.. bagaimana ji-" Axel bungkam saat telapak tangan arkansas naik mengintrupsi.
"biarkan...lepaskan saja jika seekor burung Garuda ganas bersiap menerjang dunia dengan kedua sayap gagahnya!" ucap Arkansas santai.
Axel mendesah,ia meletakkan tablet saat melihat siluet Amber mendekat,ini adalah hal genting dan belum saatnya para istri mereka tau.
.........🦂..........
diantas brankar sebuah kamar di rumah sakit elit itu terduduk seorang wanita yang menatap ketakutan sosok kecil yang kini berdiri tegak diatas ranjang rawatnya.
"ANAK KURANG AJAR!! LEPASKAN TANGANKU...DAN PERGI DARI SINI!!" hardik wanita itu penuh amarah,meski ia merasa sangat ketakutan kini.namun dihadapan-nya hanya seorang anak laki-laki yang mungkin baru 4-5 tahun.
susan.yah,wanita yang baru saja masuk rumah sakit akibat ulah Amber dan Liora.dan kini,entah bagaimana ia sangat ketakutan melebihi takutnya tadi saat amber mengamuk.anak ini,anak yang membawa aura hitam kematian disekelilingnya!.
Rayganta menyerigai dingin.bocah kecil itu memainkan sebuah jarum suntik ditanganya,dan isi dari jarum itu sendiri sudah masuk kedalam tubuh Susan.wanita itu tidak bisa bergerak selain berteriak,seluruh tubuhnya tidak mampu digerakkan! bahkan untuk mengangkat jari tangan saja ia tak mampu.
Rayganta berjalan diatas ranjang itu dan mulai berjongkok mengencsngkan kembali ikatan tangan dan kaki Susan dengan sebuah kabel listrik.bocah tampan dengan wajah tanpa ekspresi itu terus bergerak mengikat simpul tangan dan kaki Susan perlahan namun pasti.
"kau jangan tellalu belisik!! kupingku cakit mendengal cuala jelekmu!!" desis Rayganta sinis.
"KAU MPHH....." manik mata Susan melebar horor saat sebuah kain menyumpal mulutnya,dan bocah kecil dengan sarung tangan kulit hitam itu menyeringai dingin menatap puas pekerjaannya.
"cekalang....aku akan belmain-main!!" smirk Rayganta yang sudah melompat turun dari ranjang.
bocah itu berjalan menuju sebuah kursi dan mulai duduk dengan sebuah remote ditangan kecilnya.
hingga....
klik.....
Susan menjerit namun suaranya tertahan kain yang menyumpal mulutnya.aliran listrik bertegangan cukup tinggi menyentak seluruh tubuhnya.darah mulai keluar dari telinga,mulut juga hidungnya.
manik kelam Rayganta tak bergeming,bocah itu menatap santai layaknya tengah melihat tayangan televisi.
Hingga tak lama kemudian .....
suara alarm kebakaran mulai terdengar membangunkan seluruh penghuni rumah sakit,dapat Rayganta dengar suara kepanikan semua orang diluar.
kriet.....
pintu terbuka, seorang pria bersurai silver masuk.ia memakai pakaian hitam,masker bahkan sarung tangan hitam juga.berjalan mendekat dan membuka maskernya.
"tuan muda.....tuan besar Arkansas menelpon saya!" intrupsi pria itu menatap mimik wajah tenang Rayganta.sungguh! bocah berusia 5 tahun ini benar-benar mengerikan..
dapat pria itu lihat kilatan listrik yang menyiksa tubuh wanita korban tuan muda kecilnya itu.dan sungguh ia benar-benar takut!.
"hm!!" rayganta mengambil ponsel yang disodorkan si pria silver.
"dad!" jawab Rayganta santai.
"jangan bermain terlalu lama,mommymu akan curiga! kau tau boy?!! mommymu tidak suka jika melihat kau terlalu bermain kekerasan.cepat kembali dad tidak bisa terus menutupi ulahmu dari mommy!!" suara Arkansas terdengar mengancam,Rayganta mendesah.jika ibunya sampai tau,dapat dipastikan ibunya akan sangat cemas dan berakhir dengan menangisi dirinya,Rayganta harus bergerak cepat.
"baiklah la-"
tut.....
Rayganta mendengus kala Arkansas sudah menutup begitu saja sambungan telepon mereka ,ayah luar biasa bukan ? bahkan tau anaknya pergi untuk membunuh ia justru tenang-tenang saja!.
haph......
Raygan melempar kembali ponsel itu pada pemiliknya.si silver mengelus dada sabar,anak setan memang!.
"paman....silam diya!!" titah Rayganta menyerigai dingin menatap sosok yang sudah tak sadarkan diri itu.malang! berteriak saja wanita itu tak bisa.
Si silver mengangguk cepat dan menuju kamar mandi dan keluar membawa air dan langsung menguyur tubuh wanita itu kasar.kabel-kabel listrik telah disingkirkan sebelumnya oleh Rayganta dan kini wanita itu tersadar kaget..
naas!!.......
"ARKHHHHHH.......HENTI...HENTIKAN!!!"
wanita itu menjerit memohon kepada sosok kecil yang kini sibuk memotong jari telunjuknya.
si silver meringis dan berjalan keluar untuk mengurus bagianya.
"kau pakai jali ini menunjuk mamiku!! dan cekalang akan ku potong semua jalimu catu pel catu!!" ucap Rayganta santai .
jeritan dan tangisan pilu terdengar dari kamar inap itu,sementara diluar semua orang sudah berlari menyelamatkan diri.dari lantai paling atas api telah berkobar dan menyambar lantai demi lantai disetiap bagian rumah sakit.si silver bekerja cepat.sungguh karena satu orang,si iblis keturunan Hades itu membakar satu gedung! ayahnya membakar hotel dan anaknya membakar rumah sakit.si Silver ingin menangis rasanya mengingat bangunan apa yang dibakar oleh dua jelmaan iblis tiran itu.
Disisi Rayganta......
Reyganta menyerigai dingin menatap hasil karyanya.kini wajah bahkan seluruh tubuhnya dipenuhi noda darah,bocah kecil itu menyeka wajahnya dan mulai meraih jerigen kecil yang ditinggalkan si silver.
Wushhhh....
api menyala pada jasad yang telah tewas.
Rayganta terkekeh dan berjalan menuju jendela yang dimana lantai tempatnya beraksi adalah lantai 2,sedang rumah sakit ini memiliki 10 lantai.api sudah merambat dilantai 4 dan rumah sakit sudah kosong tak lama sejak alarm kebakaran menyala.
Klakhhhh.....
jendela terbuka.bocah kecil itu menaiki balkon dan menatap kebawah dimana si silver sudah menunggu dengan atap mobil yang sudah terbuka.
"malam yang cangat indah!!" gumam Rayganta sebelum meloncat dari lantai 2 kamar Susan dan mendarat tepat di kursi belakang mobil.
"ayo pulang" titah Rayganta kalem.si silver hanya bisa melongo linglung,sudahlah putra sulung Arkansas itu bahkan sudah begitu mengerikan saat masih berusia 3 tahun.dan ia harus terbiasa seiring si kecil Hades dewasa nanti.
...........🍀............
Rayganta kembali saat Mansion benar-benar telah sepi,ini hampir memasuki fajar dan bocah itu baru saja keluar dari kamar mandi dikamar nya setelah membersihkan diri.
pakaianya telah ia buang tak ingin sang ibu tercinta melihat semua darah yang mengotori tubuhnya.
bocah 5 tahun itu memasuki sebuah kamar setelah keluar dari kamarnya dan berjalan menyusuri lorong sepi Mansion.
maniknya menyendu melihat sosok Rion yang tengah memeluk tubuh rapuh Kayra .
keduanya tertidur lelap dengan wajah penuh kesedihan.
Rayganta berjalan dan berdiri disamping ranjang Kayra.bocah itu mengelus wajah salah satu ibunya itu dengan lembut dan mencium pipi Kayra sayang.
"mami.....Laygan cudah menghukum wanita jahat itu! Laygan mohon jangan menangis lagi mami....kasian mommy laygan juga menangis melihat mami belcedih,tadi Laygan melihat Laidel dan Laino menangis dipelukan mommy laygan.mami Kayla halus kuat,mami punya laygan untuk jaga cemuanya! Jika meleka membuwat pala ibu Layganta telluka apalagi menangis,laygan akan bunuh meleka tanpa lagu!!" bisik Rayganta kecil lembut mencium pipi sembab Kayra.yah,Rayganta punya 8 orang ibu.dan semua sahabat Liora adalah ibunya juga!.
Rion tersenyum tipis tanpa membuka mata,air mata Kayra menetes luruh saat mendengar pintu kembali tertutup.
Rion mengusap air mata istrinya penuh kasih sayang dan mengangkat wajah istrinya agar menatap matanya.
"kau dengar sayang? tak perlu perduli apa kata dunia tentangmu,cukup ketahui kami disini untukmu.setiap waktu akan selalu sama,meski kau membekukan hatimu! kami akan selalu menyambut dirimu hangat honey.....tidak akan ada yang berubah meski dari manapun kamu berasal,cintaku tulus dan kedua putra kitalah bukti dari hatiku.aku bersumpah tidak akan ada yang akan merubahnya!! " ucap Rion lembut dan menatap tegas manik indah yang tengah bergetar itu.
"ini...ini salahku yang tidak menyadari dimana posisiku!! cinta...cintamu aku salah karena itu!!" ucap Kayra nanar.
Rion mendesah berat,apa Kayra masih meragukan nya?.
"honey...jangan selalu menganggap rendah dirimu...kau tidak bersalah akan apapun.lupakan pemikiran itu! ada sesuatu tentang cinta yang bisa menghancurkan setiap pasangan manapun.keraguan! namun aku akan berusaha hilangkan itu ,membebaskan hatimu percayalah padaku! jangan dengarkan mereka!" Rion mengecup kening Kayra penuh cinta dan memeluk erat tubuh rapuh istrinya penuh kehangatan.
"saat kau menangisi ,rasanya duniaku luruh seperti air hujan yang datang tanpa berhenti.aku sakit Kay....aku sakit melihatmu menangis seperti tadi.namun....jangan lemah dear.....kita punya putra-putra kecil yang selalu menunggu senyummu,jika kau lemah siapa yang bisa menenangkan mereka ? ingat dear...masa lalumu sudah pergi dan nikmatilah waktu kita kini,tak perlu memikirkan perkataan orang lain.hadapi mereka tak perlu merasa rendah! kau tak tau, bintang-bintang dimatamu bahkan lebih berharga dari berlian sekalipun " Rion terus berucap tersenyum kala istrinya mulai tersenyum lagi dengan wajah memerah dipelukanya.
"terima kasih" ucap Kayra lirih penuh kebahagiaan kini merasuki hatinya yah,untuk apa dia perduli orang lain.saat disekelilingnya banyak keluarganya yang menyayangi dirinya apa adanya.
"bagus...itu baru istriku,jangan lagi perdulikan orang lain.kamu hanya perlu bertahan untuk keluargamu,selama hidup kita maka semua akan baik-baik saja.ada aku,putra kita dan semua keluarga kita! jika ada yang mengusik kita balas berkali lipat,jangan menangis lagi ya honey..." gumam Rion lembut.Kayra mengangguk dan mendusel manja dipelukan suaminya.
........🦅🦅........
Rayganta mendesah berat kala melirik sosok ayahnya yang kini duduk diruang keluarga sembari menyilangkan kedua kakinya angkuh menatap dirinya.
apa lagi salahnya? Rayganta mendengus melihat seringai remeh ayahnya.
Klik.....
televisi besar itu kini menyala.
'selamat pagi pemirsa sekalian .saya Angelina koalsky melaporkan pada berita lagi hari ini.
malam waktu setempat telah terjadi sebuah kebakaran di salah satu rumah sakit elit dikawasan ibu kota.kebakaran yang belum diketahui sebabnya ini telah menewaskan 20 orang dan salah satu korban teridentifikasi sebagai Susan Albarina.ia adalah seorang perancang busana asal Prancis yang datang menghadiri acara peragaan busana milik Putri dari tuan Hero sang walikota.hari ini Bla...Bla. Bla....."
klik...
siaran televisi telah mati.Arkansas menatap putra kecilnya penuh arti dan bocah kecil tampan itu hanya mengangkat bahu acuh .
"well... boy! kesalahan satu orang kau buat mereka membayar dengan tambahan 20 nyawa!! apakah itu tak berlebihan?" tanya Arkansa santai.
Raygan melirik panik kanan dan kiri seluruh Mansion.bisa gawat jika ibu kesayangan mendengar ucapan ayahnya itu!.
"mana laygan tau meleka mati! bukan calah Laygan jika meleka mati,lagipula ciapa culuh lambat...lagipula cudah laygan beli waktu pelingatan pakai alalm !!" ucap Rayganta santai membela diri.
"lain kali lakukan dengan bersih dan teliti boy,Daddy malas jika harus turun tangan membersihkan ulahmu" ejek Arkansas menimbulkan kerutan jengkel dikening bocah kecil itu.
"telselah!!' ucap Rayganta jengkel dan berlalu pergi mencari ibu kesayangan.
"bocah sinting!!" James berucap tiba-tiba dari arah samping Arkansas.pria tiran itu merotasi bola matanya malas dan kembali sibuk menyalakan televisi berita hari ini.
"aku tak sangka begitu mengerikannya putramu bos!" Ryu berucap entah datang dari mana pria itu.kini Arkansas menarik nafas jengkel melihat kawan-kawannya entah siapa yang mengundang sudah datang saja memenuhi ruang keluarga.
"dimana para istri kalian?" tanya James yang sudah duduk dan meneguk segelas cofee milik Arkansas dengan santainya.Arkansas? pria itu diam tak perduli.
"mereka didapur sepertinya membantu Liora membuat sarapan" ucap Gabril santai .
"hoam........kurasa tulangku akan segera patah jika harus menjaga para iblis kecil itu semalaman lagi!!" Tristan bercelatuk begitu tiba di sofa dan duduk disamping Marsel yang sibuk bermain dengan tabletnya memeriksa laporan program baru perusahaan Intertaiment milik keluarganya.
"ada-apa kalian kemari pagi-pagi?!" tanya Rion yang baru saja datang.
"istri kami mengkhawatirkan Kayra jadi kami membawa mereka kemari,apa lagi memangnya?!!" jawab Xander acuh.
Rion mengangguk dan kini menatap binggung tatapan menyelidik kawan-kawannya.
"apa?!" ucap Rion malas.
"tidak!!" jawab Ryu mewakili gelengan kepala kawan-kawannya.
"HUAA........MAMI"
"APA LAGI INI!!" pekik James yang kaget tersedak kopi.
...TBC...