PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)

PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)
Cucu pertama sang Lucifer



Hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya....🌹



...🦂...


...H...


...A...


...P...


...P...


...Y...


...R...


...E...


...A...


...D...


...I...


...N...


...G...


...🦂...


Para inti sedari tadi terus tersenyum setan mengingat untuk pertama kali dalam hidup mereka bisa lepas dari amukan sang tiran meski pria itu telah mereka hina sepuas hati.


BWAHAHAH......


"aduh mam*us perutku begitu kebas akibat tidak bisa berhenti tertawa sedari tadi hahah...ya Tuhan!!" gelak Rion terpingkal-pingkal didepan kamar Arkansas.Ryu merotasi bola matanya malas melihat kebahagiaan nista second Leader Blood Eagle itu.Axel mengangguk setuju sedang Gabril dan Marsel sudah selonjoran dilantai saling menumpu kepala dan tertidur layaknya orang mati,sungguh demi tuhan ini jam 3 pagi! James dan Tristan nampak tertidur di sofa dan tanpa sadar saling berpelukan,masa bodoh lah pada kehebohan Rion dan Arkansas.Xander dan Nixon masih duduk tegak di sofa lainya menunggu para wanita keluar dari kamar terlarang alias kamar pribadi si Hades.


"kurasa untuk beberapa hari kedepan nyawa kita masih aman meski kita mengata-ngatai si iblis tiran itu!" timpal Axel terkekeh picik.Ryu menggeleng miris,apa tidak bisakah Axel dan Rion sedikit normal? pria itu rasa kedua sahabatnya itu memang sudah gila!.


..............🔱.............


pagi hari yang cerah dan secerah kamar pribadi besar milik Arkansas di the great mansion Wiguna.disini Arkansas benar-benar melupakan dunia dan terus menggendong putranya itu dengan wajah penuh senyum, entahlah? yang pasti senyuman itu membuat semua orang dengan mental lemah akan bergidik ngeri.Arkansas dan senyuman adalah ibarat air dan Minyak,tidak mungkin! ya,mungkin jika itu hanya untuk sang istri dan anak-anaknya kelak.


"hahahaha...lihatlah..lihatlah mom....lihat putraku ini,lihat bukankah pangeran kecilku ini sangat tampan?!! hahahaha...demi Tuhan hasil gen-ku memang yang terbaik!! lihat...bukankah dia seperti copi-an diriku ?!!" Arkansas terus mengoceh girang tanpa perduli raut melongo ngeri para bawahan,para inti bahkan para orangtua.


"mommy...ini sangat tidak adil! bayi kecil itu juga putraku,mengapa wajahnya lebih dominan wajah si tiran itu?!! ini pasti karena serum milikmu Rion! lihat bahkan tidak ada fitur diriku sama sekali pada bayi kecilku!!" sembur Liora menatap Rion tajam.


Glek....


Rion meneguk salivanya susah payah,disini dimana lagi salahnya? sungguh Rion mati kutu melihat tatapan tajam si rubah betina milik Arkansas,apa semua wanita memang menyeramkan saat marah? Rion bergidik, sumpah!.


Arkansas tergelak melihat wajah kesal istrinya itu,ia menaikan satu alisnya mengejek dan itu sukses membuat emosi Liora semakin menjadi.


"lihat mommy.....lihat wajahnya itu!!" rengek Liora sembari menatap Anggi memelas dan menunjuk kesal pada wajah pongkah Arkansas.


"hahaha...mungkin waktu kalian ia-ia kau hanya menatap wajah mesum si tiran itu hingga bayi kalian sukses mencetak wajah si tiran itu dengan sempurna!!" suara nista James terdengar keras dengan tawa setan para inti.


mengabaikan ucapan James,Anggi melirik Arkansas dan menggeleng geli melihat interaksi lucu putra dan juga menantunya itu.


Zenit mengeleng tak paham lalu berucap heran pada Liora.


" memangnya ada apa dengan wajah Kansas Sayang?" Zenit bertanya heran pada Liora yang sedari tadi sudah menahan emosi melihat tatapan mengejek Arkansas pada Liora.


"wajahnya itu......." Liora berucap begitu membuat penasaran para inti dan para istri mereka.


"katakan Q?!!" gemas Kayra tidak sabar.


"wajah pria bodoh dengan senyum mesum layaknya buaya buntung!!" sambungan Liora puas hati.


BWAHAHAHAH.......


pecah sudah tawa para ayah dan para inti,sedang para istri mereka hanya bisa merapatkan bibir menahan tawa.Arkansas melongo melihat sebegitunya hinaan Liora pada wajah rupawan miliknya.


OEEEEKKKK.......


"DIAM.... PUTRAKU MENANGIS !!" sembur Arkansas kaget saat putra mungilnya nampak kaget akibat tawa membahana para pria yang kini memenuhi seluruh ruang kamar pribadinya.


"cup....cup...diam ya putra mom..." Liora segera menimang putranya begitu bayi itu berpindah ketanganya.


"lihat...bukankah putraku sangat hebat!! suaranya begitu keras dan wajahnya bahkan menangis pun sangat tampan,kurasa putraku akan menjadi pria hebat seperti diriku hahah...ya kan sayang!!" goda Arkansas pada Liora yang nampak menatapnya malas.


"hei....apa dia gila? sudah dari semalam aku mendengar dia terus berkelakar memuji putranya itu! yah...aku tau memang bayi mungil itu sangat tampan,tapi sumpah aku bisa gila melihat perubahan si tiran itu,kemana sikap Hades-nya pergi? ya Tuhan...dia sudah gila karena makhluk kecil itu!!" ucap Marsel ngeri sendiri.semua mata memandang geli sosok pria tampan yang biasanya mengeluarkan aura iblis pembunuh itu,dan kini hanya ada aura seperti taman bunga yang menguar ditubuh pria yang memegang gelar most wanted man in London itu!.


" baiklah Kansas,kau sudah fikirkan nama untuk putramu?" tanya Anggi lembut.Arkansas melirik sang istri yang nampak berbaring di tempat ranjang dengan senyuman lembut melelehkan hati sambil mengelus pipi bayi mereka.ia mengangguk dan kemudian duduk disamping sang istri.


"kalau begitu katakan pada dad,apa nama yang akan kalian berikan pada cucu Daddy?!" suara Rafendra terdengar tenang,pria paruh baya itu mengelus rambut Anggi yang duduk santai sembari bersandar didadanya.


semua diam menatap Arkansas menunggu.


Arkansas melirik Liora yang kini sudah tersenyum tipis menatap dirinya,tidak seperti beberapa saat yang lalu.


" Rayganta Aluzeus Theodore Wiguna ! yang artinya Reyganta putra pemberani pemberian Tuhan kebanggaan Wiguna! dan dia akan menjadi petaka bagi siapapun yang mencoba menyakiti keluarganya!! ucap Arkansas tegas.Rafendra tersenyum puas dan mengangguk bangga.


"woah.....nama yang sangat bagus!!" ucap Marvel takjub,Marsel melirik ayahnya malas.tunggu saja jika Jessy hamil nanti!.


"wah...selamat datang cucu mami Zenit, Rayganta!" Zenit berseru heboh melirik menantunya yang kini tersenyum malu-malu,sungguh Daisy tau kode keras dari ibu mertuanya itu.namun Gabril tidak ingin cepat-cepat memiliki anak, pria itu masih betah dengan romansa hadip berdua dulu dengan istrinya.


"Liora...mama Selenia dan papa Xavier sudah menyiapkan hadiah untuk Bayi kecil kalian.ini terimalah" Selenia berucap lembut dan memberi Liora sebuah kunci.


"hell.....mama yang benar memberi sebuah tambang emas pada seorang bayi?!!" Xander berucap heran melihat pemberian kedua orang tuanya itu .


"ia...itu hanya tambang kecil yang papa miliki yang papa dirikan,dan kini papa berikan pada Cucu papa.semoga bisa menjadi sukses dikemudian hari" ucap Xavier bijak.Liora mengangguk haru penuh terima kasih.


"nah Liora.mami dan papi marvel ada hadiah untuk cucu mami ini" Zoya berseru riang sembari memberi sebuah amplop coklat pada Liora,tak lupa senyum manis terpatri diwajah yang bahkan belum terlihat menua itu.


Hell........!!


"sebuah sertifikat salah satu gedung Intertaiment!! wah..... amazing!!" ucap Tristan horor.


"nah...ini dari papi dan mami Zenit" Zenit tersenyum lembut sembari memberi sebuah amplop juga.Liora masih mematung akan hadiah Zoya dan kini Zenit semakin membuat jantungnya hampir kolaps.


"ASTAGA!! demi Neptunus,itu surat kepemilikan sebuah gedung club mewah di san Fransisco!!" Heboh Marsel ngeri.


"nah...ini dari mami Zeline,mami Alina,papi Bimo dan papi Jeremi!" Zeline menyerahkan sebuah amplop juga pada Liora,dan wanita itu menerimanya dengan tangan bergetar .


"MIMPI APA?!! ITU SURAT KEPEMILIKAN PESAWAT JET AIR BUATAN AMERIKA!!" heboh James menatap ngeri hadiah kolaborasi para orang tua mereka .


"nah...dan mommy bersama Daddy akan memberi hadiah kalian...ini terimalah" Anggi menyerahkan sebuah kotak kaca dengan sebuah gulungan kertas didalamnya.


"mom...ini...ini...ini sangat berlebihan! putra kami bahkan belum bisa merangkak!!" Liora berucap syok dengan senyum geli Arkansas menatap istrinya itu.bagaimana tidak.


"WAH...KINI AKU TAU, BETAPA MISKIN KAMI SEKARANG!!" Marsel memekik ngeri melihat apa yang diberikan Rafendra pada cucu pertamanya itu.


"sebuah pulau pribadi dengan resort hotel,restoran,distro dan segala fasilitas spa yang tidak terbuka untuk umum!! wah....bayi iblis kecil itu sudah kaya raya bahkan sebelum dia bisa merangkak!!" Ryu akhirnya bersuara dengan anggukan heboh angel disamping nya.


"Liora,hadiah itu bisa kamu dan anak-anak kalian nanti nikmati.kami sebagai orang tua bekerja keras memang untuk mewariskan hasil kerja keras kami pada anak cucu kami dan untuk itu kami bangga!!" Rafendra berucap tenang dan tersenyum saat melihat anggukan dan senyum haru Liora terbit tulus menatap keluarga mereka dalam kebahagiaan.


"terima kasih Daddy..mommy.. papi..mami..papa..mama..ayah..bunda semuanya...Liora tidak bisa membalas semua kebaikan ini namun Liora janji akan membesarkan Raygan dengan baik dan membuat putra mahkota keluarga ini menjadi laki-laki sehebat Arkansas dan sebijaksana Daddy...sungguh terima kasih hiks.... terimakasih sudah memberi Liora keluarga yang penuh kasih" Liora terisak haru didalam pelukan hangat Arkansas yang begitu hangat.


"nah...kami sudah berfikir,karena para orang tua yang terlalu kaya....maka dari itu kami tidak tau lagi harus memberi apa jadi biar kami bantu mendidik sang pewaris!" ucap Axel melirik sinis pada orang tuanya yang tidak mau kalah itu.


"terima kasih Axel...semua sudah lebih dari cukup dan putraku sangat beruntung memiliki kalian semua sebagai keluarga" ucap Liora penuh syukur.


"nah...mari sarapan..." Ara berujar riang begitu Faren telah datang memberi kode.


semua akhirnya turun meninggalkan Arkansas dan Liora yang nanti akan seorang maid bawakan sarapan untuk mereka.


.........🔱.........


"maaf Tuan besar,diperbatasan wilayah para penjaga mengirim pesan akan kedatangan para utusan dari Kazehaya palace" Faren datang dan berucap cepat memberi informasi laporan para penjaga.


acara sarapan bersama itu terhenti,Axel dengan cepat meraih tablet disamping piringnya dan mulai bekerja membuka cctv.


"itu Hyashi! untuk apa dia datang kemari?" ucap Axel melirik para inti yang saling menatap satu sama lain.


meraih serbet dan mulai berhenti makan, Rafendra melirik Tristan.


"Tristan,Axel cepat keruang monitor dan Ryu cepat pergi ke gerbang utama lihat situasi!!" titah Rafendra tegas.


" apa mereka tidak tau waktu?! penganggu!!" desis Xavier jengkel,sungguh ia bahkan belum memakan setengah dari sarapan paginya.


"sudah cepat kita lihat saja dulu!!" Ucap Bimo menimpali.


kini acara sarapan pagi telah berantakan,dan para Wiguna Family segera bergegas menuju lobby utama Mansion.


sementara itu.....


Ryu bergerak cepat memacu motor sportnya menuju gerbang utama,sungguh jarak antara Mansion utama dengan gerbang besar sebesar landasan pesawat,butuh waktu sekitar 15 menit dengan motor berkecepatan tinggi.


Motor berhenti,para penjaga dan beberapa anggota delta menunduk hormat saat ketua tim delta itu sampai dan turun dari motornya lengkap dengan wajah dingin dan malas.


"mau apa kau?!!" hardik Ryu tanpa basa-basi,Hyashi yang semula tengah bersitegang dengan para penjaga gerbang segera berbalik dan tersenyum sopan menatap putra keluarga besar Hara itu.


"kedatangan saya kemari hanya ingin sedikit berbicara dengan Mr Rafendra dan juga Mr Arkansas!" ucap Hyashi tegas.para pengawalnya sudah keringat dingin melihat wajah dingin seorang Ryuiji.


"kalau aku tidak izinkan,kau mau apa?!! kau fikir gelar kaisar Kazehaya yang kau miliki bisa membuatku takut? ini bukan Jepang!!" sarkas Ryu dingin.


menghela nafas dan menutup mata sejenak,menghadapi si dewa Yama Blood Eagle ini harus sabar!.


"tolong Tuan muda Hara, saya benar-benar butuh bicara dengan tuan Wiguna" ucap Hyashi putus asa.


Ryu menekan earphone ditelinga nya.


"ya Ryu..aku mengawasi!!" suara Axel terdengar jelas.


"bagaimana,kau bisa dengar bukan apa yang dia katakan? kini apa perintah dad?!!" tanya Ryu to the poin.


"wait a second" balas Axel cepat.


hening sesaat.....


"well..Daddy say yes.kau boleh pimpin mereka masuk! ingat jangan bawa pengawal...wilayah Mansion tidak bisa dimasuki sembarangan!!" ingat Axel tegas.Ryu mengangguk paham dan mulai menaiki motornya kembali.


"buka gerbang!!" titah Ryu tegas.


gerbang terbuka sedikit hingga mobil bisa masuk lebih leluasa.


"ingat,jangan bawa pengawalmu!! dan cukup satu mobil sisanya tinggal disini" tegas Ryu tak mau dibantah.Hyashi mengangguk paham dan kembali memasuki mobil dengan cepat.didalam mobil sudah menunggu Aiko,Aikaru,perdana Mentri kini hanya mereka berempat yang boleh masuk.


Brangggggg......


suara gerbang besar dengan besi baja itu terbuka keras dan kini mobil Sedan Hyashi mulai bergerak masuk.


Hyashi dan seluruh keluarganya menatap takjub bayang-bayang The Great Mansion Wiguna dari jauh.bahkan tanah pribadi yang mereka lalui lebih besar dari landasan pesawat sekalipun.


inikah kejayaan keluarga besar mafia BLOOD EAGLE? The Great Wiguna Family.



mobil sedan Hyashi melaju menelusuri jalanan panjang dengan bunga Bougenville yang berjejer indah disepanjang mata memandang,bunga itu bermekaran indah seakan menyambut para tamu yang datang ingin menemui sang tuan besar pemilik seluruh wilayah.Aiko tercengang,meski istana mereka sudah ditata oleh ahli kebun profesional namun tak ia pungkiri,siapapun yang mengolah tanah pribadi ini adalah orang yang sangat hebat.dan katakanlah hal itu pada sang nyonya Besar ibu ratu dari Wiguna,Anggita Veleria Hermawan Wiguna!.


......🔱......


sementara itu.......


"TIDAK....TIDAK....HAHAHAH...HIKS..MEREKA BAHAGIA TAPI AKU DISINI HIDUP TERSEMBUNYI DAN KETAKUTAN,TUNGGU... TUNGGU SAJA AKU AKAN DATANG DAN MERENGGUT SEGALANYA!!"


...TBC...


well...akan ada sebuah misteri hingga sosok Rayganta akan tumbuh menjadi seorang laki-laki yang lebih kejam atau lebih halus dari kedua orangtuanya? apakah Raygan akan menjadi lebih bengis dari Arkansas? akan El kipas hingga ending no sequel 😉