PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)

PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)
open your heart



hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya.....⭐


selamat membaca.....🌹



⚜️⚜️⚜️My Beautiful Target ⚜️⚜️⚜️


tubuh lemas itu masih terbaring nyaman dalam pelukan hangat pria tampan yang terlihat bahagia memandangi wajah polos yang tengah terlelap dalam pelukannya.


"jangan sakit lagi,jantungku tidak akan bisa menerimanya" ucap Arkansas sembari mengecup kening liora lembut


liora sebenarnya telah terbangun,namun kecupan lembut yang diberikan Arkansas membuatnya urung membuka mata.darahnya berdesir entah perasaan ini kapan terakhir liora rasakan? entahlah hanya saja gadis itu merasakan kenyamanan yang telah lama ia rindukan.


"Arkansas" panggil liora pelan.jantungnya berdegup kencang dengan perasaan gugup luar biasa.


"hm" gumam Arkansas semakin mengeratkan pelukannya.tubuh liora seakan memang tercipta hanya untuknya.


"sebenarnya mengapa kau lakukan semua ini? mengapa kau perlakukan aku begitu lembut,aku hanya gadis biasa dengan keluarga yang berantakan" pertanyaan lirih liora membuat hati pria itu mencelos sakit.


"apa maksud pertanyaan mu itu baby? bicaralah yang jelas agar aku mengerti apa yang hatimu risaukan" ucap Arkansas menahan sesuatu yang seakan hendak meledak dalam hatinya saat melihat mata bulat polos itu menatapnya sayu.oh Tuhan Arkansas seorang pria normal,dan kini gadis yang ia cinta berada dalam pelukanya dan menatapnya sayu.salahkan saja fikiran laknatnya!.


"aku hanya gadis yang bahkan tidak secantik model itu, keluarga ku hanya kak Mathew dan sisanya hanya keluarga yang berantakan.kau jangan terlalu baik padaku,aku tidak pantas untuk itu"lirih liora sendu,bibirnya bergetar menahan tangis menginggat permintaan sang ibu agar tidak membenci ayahnya,tapi liora tidak bisa dan entah sampai kapan kata maaf itu bisa ia ucapkan?.


"apa dimatamu aku hanya pria yang melihat tampilan luar,apa semua yang kulakukan tidak terlihat olehmu? aku tidak butuh wajah cantik. karna aku sudah lebih dari cukup melihat senyum manismu saat pertama kali membuka mata! aku adalah pria yang tidak pernah tertarik pada gadis atau wanita manapun,namun saat melihatmu semua image dalam diriku hancur.sikap dingin ,kejam,tidak berhati dan semua sifat iblisku tidak berlaku padamu.aku bahagia akan semua yang ada padamu ! senyuman mu,tawamu bahkan wajah marahmu semua terlihat sempurna dimataku.dan aku hanya ingin bibir manis itu terus mengukir senyuman indah tanpa kesedihan yang selalu kau tampilkan selama ini" Arkansas untuk pertama kalinya berbicara sepanjang ini dalam hidupnya,demi seorang liora! pria itu mengelus bibir pucat liora sayang.


Blush......


liora terbungkam tak mampu berkata-kata dengan semburat merah menghiasi wajah manis itu.Arkansas tersenyum semakin lebar merasa gemas akan reaksi gadisnya.


"ingat baby,aku tidak suka kau terbaring lemas seperti ini dan saat aku melihat pria lain memandangimu intens,aku bersumpah akan membumi hanguskan mereka semua.aku khawatir dan aku tidak bisa melihatmu terluka dan jiwaku selalu ingin bersamamu melindungimu dengan seluruh kekuasaan yang kupunya bahkan dengan nyawaku! jadi jangan pernah membantahku dan mempertanyakan diriku" ucap Arkansas tegas,finally nada bossy sang tiran keluar juga,Liora menghela nafas dan mengangguk kaku meski ia sendiri tak bisa menangkap jelas maksud dari perkataan si tiran tampan.apa arkansas mencintai nya? liora menggeleng keras atas pemikiran nya karna bahkan pria itu tidak mengungkapkan perasaan nya!


⚜️⚜️⚜️


suasana meja makan terasa ramai akibat percakapan absurd tidak jelas kala seorang pria berambut pirang tengah adu mulut dengan seorang pria berwajah manis yang nampak merengut kesal.


"by the way,ini bos yang benar merusak wajah dua Medusa itu?" tanya James masih tak percaya pengakuan Axel,yah yang ikut ke kediaman Houston saat itu hanya Ryu dan Axel serta beberapa anggota delta,selebihnya sibuk dengan tugas masing-masing.


"parah tidak?" tanya balik Tristan sembari mencomot sepotong black forest entah milik siapa.belum lagi sepiring ayam goreng sudah habis ditelannya,sedangkan piringnya sendiri sudah kosong sejak tadi.


"sumpah wajahnya seperti penyihir tua hahaha....." gelak Axel terbahak.


"kenapa kalian masih bertanya? kalian tidak lihat profil Axel si mata dewa?" tanya Ryu binggung.


"ponsel ku terlalu murah harus ganti baru "celetuk Tristan dengan santainya.


"apa hubungannya bodoh!" umpat James gemas.


"karna murah makanya notif Axel tidak muncul ,sudahlah nanti minta papi belikan yang baru .jangan kayak orang susah" Tristan membuang ponselnya hingga hancur dengan santainya.axel,Ryu, James hingga Gabril melongo horor melihat kelakuan absurd kawan childish nya itu.


"gila ini anak satu" James menggeleng takjub sembari menatap ponsel android mahal itu kasihan.


"ya begini kalau otaknya sudah tercemar minyak telon hahaha"tawa Axel pecah.


" lah,black forestku kemana?" tanya James sembari menatap seluruh isi meja makan di mansion mewah Arkansas.


"siapa yang mengambil ayam goreng milikku?!" pekik Rion gelagapan saat melihat lauk yang ia tunggu sudah tidak ada,padahal seingatnya masih ada sepiring penuh tadi.semua mata menatap wadah cake yang telah kosong tinggal remahnya saja,begitu pula dengan piring yang tadinya berisi ayam goreng kini tinggal minyaknya saja.kemana semua makanan itu?.


"kau makan cake milikku Ryu?" tanya James tajam mengingat betapa Ryu sangat menyukai makanan manis itu.ryu menaikkan sebelah alisnya sembari menatap datar wajah curiga James padanya.


"bukan" jawab pria tampan itu acuh.


"kau pasti Axel,selain cake milikku kau juga pasti memakan ayam goreng milik Rion!" tuduh James menatap wajah tampan Axel tajam.


"sorry brother,ingat aku tidak suka makanan manis dan aku sudah memakan steak tadi tidak tertarik dengan ayam" ucap Axel tidak terima melihat tatapan menuduh James padanya.


kini semua menatap Tristan yang sibuk mengelus perutnya sembari bersendawa.


"wah...kenyang" girang Tristan tanpa menyadari raut wajah murka James padanya.pria itu bangkit dan berjalan dengan menggulung lengan bajunya hingga siku,bersiap memberi bogem mentah pada bocah kurang ajar itu.well,rasa lapar James hilang seketika saat Tristan justru menatapnya tanpa dosa.


"sabar....sabar brother,jangan mengamuk dulu mau kau diceramahi ibu ratu"panik Axel sembari menarik tubuh James menjauh dari Tristan,memang terkadang Tristan ini sangat menyebalkan .sungguh,bukanya mereka pelit,hanya saja Tristan suka sekali memakan habis makanan atau minuman kawan-kawannya tanpa bertanya dulu.jika ditanya anak itu hanya akan menjawab.


"mana kutahu ini punya siapa,dari pada mubasir ya sudah kumakan saja" sungguh pria manis ini penguji kesabaran yang luar biasa.


Tristan menatap binggung perdebatan sengit kawan-kawan nya tanpa sadar ialah penyebab kekacauan ini.



wah....ada ice cream ,tidak ada yang punya kan? "gumam Tristan saat matanya menatap berbinar makanan manis diatas meja tepat didepan Ryu.


Hap......


dengan cepat Ryu menjauhkan makanan penutup miliknya dari jangkauan babyface iblis itu.


"mau apa kau" ucap Ryu datar.tristan mendelik dan menatap tajam gelas yang berisi ice cream sundae itu.


"kembalikan ice cream itu,Ryu kembalikan milikku!" pekik Tristan jengkel.ryu mendelik,enak saja bocah iblis ini,ice cream ini sudah ia minta maid buatkan sebagai dessert nya ,enak saja pria manis ini main mengaku saja.


"Ryu.....kembalikan !" teriak Tristan frustasi.ice cream itu seakan memanggil namanya untuk ia makan.


"enak saja ini punyaku Tristan!" geram Ryu jengkel mendengar suara berisik Tristan.


"taruh balik ice cream itu tidak!" kesal Tristan.


tanpa sadar Ryu dan Tristan saling tarik menarik gelas ice cream itu dan bodohnya Ryu justru malah terbawa meladeni kelakuan absurd pria manis itu.


Brukhhhh.....


prank......


"HUWAAAAAA ICE CREAM NYA TUMPAH...RYU BRENG*EK PELIT!!" pekik Tristan sembari merajuk dan menunjuk wajah melongo Ryu geram.


HAHAHAHHA.......


tawa Axel,James ,Gabril dan Rion pecah melihat wajah manis itu tertutup ice cream .


"makan tuh ice cream hahah...mam*us" ejek James terbahak puas.


"Ryu breng*ek!! ganti tidak ice cream nya "geram Tristan sembari berkacak pinggang.


"malas" Ryu melenggang pergi begitu saja,mood nya hancur meladeni sifat kekanakan Tristan.


"makan tidak, kerja layaknya kuda" celetuk Axel terkekeh geli melihat tingkah laku kawan-kawannya.


Tristan melongo....


"dasar teman laknat!" pekik Tristan dan dibalas deheman geli kawan-kawannya.


🖤🖤🖤


angel membuang nafas kesal kala mengingat kejadian yang baru saja terjadi.kata-kata dari Mikha teman sesama modelnya masih teringat jelas didalam memori otaknya.gadis itu terduduk lesu memandangi taman kota yang terlihat sepi.


"kau harusnya bersyukur,jika Natasha ada brand ini tak mungkin mengontrak dirimu.kau hanya model yang beruntung jadi jangan besar kepala "


kata demi kata itu terus berputar membuat gadis manis itu menghela nafas berat.memang ia hanya orang baru dalam dunia modeling,maka tidak heran banyak yang akan mencemooh dirinya jika brand terkenal memakai jasanya saat model lain yang lebih senior masih ada.angel pusing dan ia tidak tau harus apa?


"kenapa?" suara datar berat namun terkesan lembut itu menyapa gendang telinga gadis itu,angel menoleh dan terkejut saat mendapati Ryu sedang menatap dirinya intens.angel seketika menunduk gugup kala bayangan kecupan pria itu masih teringat jelas olehnya.


"tidak apa kok" balas angel pelan.sungguh wajah tampan Ryu membuatnya gugup.ditambah lagi pria itu tidak melepas sedikitpun pandangan darinya.


"Ryuiji Stevano Hara" ucap Ryu sembari menatap datar wajah manis angel.


"hah..kamu bicara apa?" binggung angel.


"namaku" jawab Ryu singkat.sungguh,angel merasa seluruh tulangnya melemas kala tatapan pria itu begitu menusuk hingga ke relung hatinya.


"R..Ryu tolong berhenti" gugup angel kala dirinya mulai tidak nyaman dalam keterdiaman pria itu.


"apa? memangnya aku sedang apa hingga kau minta berhenti my angel" tekan Ryu pada nama gadis itu,bahkan kini pria datar irit bicara itu tersenyum .angel memerah dengan kernyitan binggung ,darimana pria itu tau namanya? mereka bahkan tidak pernah berkenalan resmi.


"kau...kau tahu namaku? dan berhenti menatap aku seperti itu" ucap angel bahkan gadis itu tak berani mengangkat wajahnya menatap lawan bicaranya, Ryu mengangkat bahu dan berjalan semakin mendekat.


"kalau mata ini tidak bisa berpaling bagaimana? jangan salahkan aku,salahkan saja dirimu yang sudah mencuri seluruh duniaku" ucap Ryu serius dengan nada terlewat santai.


angel mematung,gadis itu sontak mengangkat wajahnya menatap Ryu yang jauh lebih tinggi dari tubuhnya.apakah pria minim ekspresi itu menggombal? entah mengapa angel justru merinding saat menatap wajah biasa saja itu.


"aku serius My Angel" Ryu bahkan kini menarik telapak tangan angel dan meletakkan ya didada pria itu,angel bahkan bisa merasakan betapa jantung itu berdebar keras.


"ka...kalau tidak bisa berpaling maka jangan lihat aku na....nanti matanya sakit" angel seketika mengigit bibirnya dan dalam hati memaki dirinya sendiri,mengapa ia malah bicara seperti itu? hell, dan lihatlah senyum mengejek Ryu padanya.sekarang rasanya angel ingin menangis saja


Ryu terkekeh gemas,pria itu membelai wajah manis gadis yang telah mencuri hatinya.


"aku tidak bisa jika tidak melihatmu meski sehari saja,dan bodohnya aku justru semakin ingin kau berada disini,dihatiku" suara Ryu melembut dan tangan itu menarik tangan mungil angel agar semakin merasakan detak jantungnya.angel memerah dan mengangguk samar.


Ryu memajukan wajahnya semakin mendekat pada angel,jemari pria itu menarik dagu angel lembut dan.



Cup.....


satu kecupan manis sukses membuat angel terdiam kaku.


"kamu milikku,hanya milikku you are my angel" mutlak Ryu dengan senyuman manis yang sukses membuat tubuh angel melemas.


"angel gila...gila ....gila !!! mama bibir putrimu sudah tidak perawan lagi" batin angel berteriak entah ia senang atau apa?.


"Beautiful" gumam Ryu melihat wajah angel sukses memerah karenanya.


TBC...


baper....baper.....😂😂