PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)

PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)
Masa sulit



Hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote like dan komentar ya......✌️



...🍁...


...H...


...A...


...P...


...P...


...Y...


...R E A D I N G...


...🍁...


...☕☕☕...


hari demi hari waktu berlalu


waktu dimana fikiran ini hanya terisi olehmu


tidak ada yang tahu


betapa sakitnya


aku tak menyesal mengeluarkan yang tersembunyi didalam hati


meski telah kucari jawaban atasnya


namun tak pernah kutemukan ujungnya


telah kukerahkan semua keberanian


agar kau tau


sebelumnya bahkan aku tak tau akan ada rasa seperti ini


rasa cinta yang begitu besar


dan kini aku berfikir


apakah aku bisa mengambil jalan termudah untukmu?


tetapi,jika kulepaskan dirimu


aku tak akan lagi pernah tau,seperti apa hidupku saat tak lagi memelukmu erat


akankah kubisa lihat senyummu lagi?


bagaimana aku bisa tegakkan diriku saat kulepaskan dirimu?


malam sunyi terus bergulir


kudengar,bahkan hatiku menangis saat perasaan ini tak mau pergi


tak ada seseorang sepertimu dalam hidupku


ini sangat mengelikan


saat kau berkata,dunia kita terpisah


kau terlalu malu untuk yakinkan


ku terlalu angkuh untuk memaksa


tapi cepat atau lambat


kita harus memilih


kau dan aku


dan sekali lagi aku berfikir,tak adakah jalan termudah untuk beban ini?


tapi jika aku biarkan semua berlalu


aku tak bisa lepaskan dirimu


aku tak bisa kehilangan senyumanmu


...🍁......................🍁...


Matahari kini telah berada di posisi teratas.hari pagi telah berganti siang,dan gadis dengan wajah pucat serta kantung mata menghitam itu mulai membuka matanya.


sakura duduk perlahan diatas ranjang,kepalanya sakit dan rasanya seluruh tubuhnya tertimpa beban yang begitu berat.


menarik kakinya untuk segera turun dari ranjang,Sakura menatap sebuah pintu bercat cream disudut kamar mewah tamu milik Tristan.dan gadis itu menduga,itu pastinya adalah kamar mandi dan ia memang butuh sedikit membersihkan diri akibat menangis diam hampir semalam penuh.


hingga......


tok....tok


suara ketukan pintu terdengar,sakura mengeryit.


"apakah itu Tristan? " sakura membatin dan dengan lemas berjalan menuju pintu,ia berfikir! semalam saja pria itu masuk tanpa izin dan sekarang mengapa ia perduli harus mengetuk?.


Deg.............


pintu terbuka dan sakura mematung saat melihat sesosok wanita paruh baya yang memakai celemek tengah tersenyum padanya.


"selamat siang nona sakura? akhirnya nona bangun juga" wanita paruh baya itu tersenyum lembut sembari ditanganya ada nampan berisi sepiring beff stick,kentang tumbuk dan juga segelas jus buah lengkap dengan air putih dan sepiring puding.


sakura tersenyum canggung dan melirik kearah belakang tubuh wanita itu.


dimana pria itu? sakura bertanya-tanya.


"em..ma..maaf,anda siapa? dan pukul berapa sekarang?" sakura bertanya malu,sungguh ia teringat ucapan perpisahan Tristan dan apakah pria itu sudah pergi? hati sakura mendadak jatuh ke dasar jurang gelap.


ia ketakutan!.....


wanita paruh baya itu tersenyum pengertian dan mulai mendorong troli masuk.


"saya adalah asisten rumah tangga yang datang saat pagi dan pulang saat sore hari.saya bekerja disini untuk merawat kondominium milik nona Cristal dan merawat tuan muda Tristan apabila dia berkunjung.dan jika anda mencari tuan muda,maaf.....tuan muda sudah berangkat bahkan sebelum saya datang.saya biasanya bekerja dari pukul 6 pagi dan kembali pukul 4 sore,dan...maaf nona sakura, perkenalkan saya Maria,nona bisa panggil saya bibi mari" Wanita itu menjelaskan dengan sabar.


Deg......


tubuh sakura membeku,maniknya memerah dan ia bahkan tak lagi bisa mendengar apa yang diucapkan oleh wanita paruh baya bernama Maria itu.


"nona......nona?" Maria memanggil cemas saat melihat sakura yang kini menatapnya kosong.


pukh........


"ah...i.. ia?" sakura tersentak saat bahunya ditepuk cukup keras oleh Maria.


"nona baik-baik saja?" Maria bertanya cemas.


"i..ia maaf saya mungkin masih mengantuk" sakura menjawab linglung.


"nona...karena tuan muda telah kembali,saya hanya akan bekerja hingga pukul 1 siang nanti.nona bisa tinggal disini kapan saja nona ingin,pesan tuan muda anda bisa pergi kapanpun anda mau" jelas Maria yang telah menerima pesan singkat dari majikanya itu.


"dan nona,saya pamit sekarang"


sakura mengangguk tanpa kata,dan setelah Maria berbalik menutup pintu dan pergi.


Brukhhhh......


Gadis itu jatuh lemas terduduk diatas dinginnya lantai marmer di kamar megah yang kini diselimuti kesunyian.


ia melirik pada trolli dimana diatasnya ada sebuah amplop kecil berwarna biru,tersemat diantara gelas jus.


mencoba berdiri dan meraih amplop itu.


"apa ini untukku? mengapa dia melakukan ini padaku? jika pergi....hiks...pergi saja tak perlu membuatku begitu kesakitan hiks....." sakura terisak dan dengan tangan bergetar membuka isi dari amplop yang ternyata adalah sebuah memo kecil .


...Sakura.....mungkin ini malam terakhir kita,jika kau memang tak bisa ikut bersamaku.namun aku janji,kapanpun kau ingin lihat aku.cukup telpon dan aku akan datang....


...selamat malam dan sampai jumpa lagi,priamu! Tristan....


tes....tes....tes....


air mata jatuh begitu derasnya.sakura meraung memeluk surat perpisahan itu dengan erat dan tertunduk dalam.


hatinya tak dipungkiri lagi,sakura telah menyimpan sebuah tempat untuk Tristan.namun! yah,masih ada luka masa lalu yang mengangga dan masih baru,hingga untuk menerima cinta baru,sakura masih menyimpan ketakutan yang besar.


cinta yang bertahun-tahun saja bisa menyakiti dirinya begitu besar,lalu apa kabar dengan cinta yang datang dan masih seumur jagung? tolonglah,sakura bukan gadis dengan hati murahan yang bisa berpindah hati dengan sekali kedipan mata!.


sakura meringkuk,tubuhnya bergetar jatuh terbaring di atas lantai dingin sembari memo kecil itu telah digenggam erat.hatinya sakit,melebihi saat Benjamin meninggalkannya.


ia melihat kearah trolli kembali,dan disana.disana ada sebuah credits card platinum dengan sebuah kunci yang sakura tau,itu adalah kunci kondominium milik pria itu.


tertawa....!!


sakura tertawa miris,seakan pria itu benar-benar telah bersiap meninggalkan dirinya dalam hati yang hancur!.


ia sendiri.....!!


ditinggalkan.....!!


dan kesepian....!!


...........🍁...........


satu bulan kemudian.........


London,at Mansion Wiguna.....


Para istri kini tengah berkumpul,mereka terlihat mendung setelah se bulan kepulangan Tristan telah berlalu.


"Cristal,what about your Little Brother?" Amber bertanya penuh keprihatinan kala melihat gurat-gurat lelah dari Cristal.


benar! kini Liora,Kayra,Amber, Freya dan Ara yang baru datang berkunjung kembali ke London tengah berkumpul.


karena apa? yah,karena kini hanya para wanita inilah yang telah menjadi ibu rumah tangga seutuhnya setelah menikah.sementara Jessy,angel,Daisy,Starla juga Samantha.mereka masih sibuk dengan karier mereka.


Angel tak bisa memutuskan kontrak modelingnya sampai 2 tahun ke depan,Daisy tetap bekerja sebagai chef Asian Food dari restoran yang telah ia bangun bersama Angel dulu.Jessy? wanita cantik istri dari Marsel itu kini sibuk oleh klinik hewan yang baru dibangun oleh Marsel sebagai kado ulang tahun untuk istrinya.dan Starla? wanita pencinta makanan manis itu kini tengah sibuk-sibuknya mengurus toko kue besar hasil kolaborasi ia dan Tristan beberapa bulan yang lalu,dan kini.karena Tristan tengah down dan tenggelam dalam pekerjaannya sebagai kelompok mafia,maka Starla adalah penanggung jawab penuh untuk Toko Bakery mereka.dan Samantha? gadis lajang itu masih melanglang bebas dalam dunia fashion-nya! dan entah kapan gadis itu akan menikah? masih gelap!.


Freya terlihat diam,ia mengingat jelas wajah hancur Tristan kala James membawa dirinya kemansion Wiguna Berkunjung dan bertepatan dengan kedatangan Tristan kala itu.sungguh wajah ceria pria manis itu benar-benar hilang!.


Cristal menghela nafas,sejak Nixon meminta dirinya berhenti bekerja sebagai wakil Ryu.kini ia tidak bisa selalu mengawasi adiknya seperti dulu.


yah,Nixon sudah memasuki organisasi sebagai ganti Cristal.


"dia seperti mayat hidup! hanya tau bekerja dan bekerja,bahkan makan saja ia tak teratur" keluh Cristal miris.


"benar.....bahkan Rion pernah mengeluh padaku,Karena terlalu keras bekerja! Tristan bahkan sampai linglung dan salah memasukkan cairan kimia hingga lab Area 4 terbakar!!" Kayra menimpali.Cristal mengangguk dan sungguh ia kasihan atas adiknya itu.


"itu belum seberapa!! ingat saat malam sebulan yang lalu? Saat malam kak Tristan meminjam mobil Dexter karena lupa meletakkan kunci mobilnya dimana,pada akhirnya dia menabrak sebuah mobil karena melamun!! hais...beruntung pria bodoh itu tidak apa-apa" kini Ara berucap ditengah sekelebat memori kelabu yang terjadi saat itu.


"kurasa kita harus mengambil sikap! aku yakin...para pria tak punya hati itu tak akan mengurusi masalah ini! apa lagi Arkansas,dia adalah orang paling tidsk bisa di harap!! melihat Tristan patah hati begini,bukannya dia suruh libur atau apa,ini malah di bawa Sparing!!" kesal Liora ikut bicara.


para wanita itu mengangguk dan tanpa disadari,para pria kecil mencuri dengar obrolan ibu mereka .


"memangnya hati bisa patah?" Raino bertanya entah pada siapa.bocah tampan dengan guratan kenakalan itu bertanya penuh minat.


" ia ya......kalau hati bisa patah,pasti paman Tristan mati!" Diego menimpali ucapan Raino .bocah kecil bermata biru itu bahkan menggaruk kepalanya berfikir keras.


"apakah ini ada hubungannya dengan kakak cantik yang saat itu papi Perlihatkan pada kita?!" Alarik mengingat-ingat,satu potong pizza Mozarella kembali masuk kedalam mulut kecilnya setelah selesai bicara.


"ia..ia...!!" acella berseru heboh atas ucapan kakak kembarnya.


"Ray...say something?!!" Pekik Raider kesal saat Rayganta terlihat acuh dan lebih tertarik pada anak singa di pangkuannya.yah,para anak kecil itu memang duduk sendikit jauh dari ray.bukan apa! hanya mereka tak berani mendekati para kawan liar yang tidak ramah itu!.


"masih kecil!! jangan ikut campur urusan orang dewasa!!" jawab Rayganta acuh.


what the hell!!...


Para penerus BE itu melongo! apa ini?


wajah dingin tanpa ekspresi,bibir yang selalu menampilkan garis lurus dan aura tak bersahabat dari putra Arkansas ini benar-benar buruk!.


"cih.....kau tau juga dirimu kecil?!" Balas Raider jengkel.


bocah kecil dengan kaos hitam berbalut celana denim selutut itu duduk sambil memelototi ekspresi gelap sepupunya itu.


Rayganta tak ambil pusing,Gadget berteknologi canggihnya lebih menarik dari pada pembicaraan para bocah berumur 4-5 tahun para saudaranya itu!.


"sudahlah!! setidaknya berharap saja,calon adik kembar kita dari mommy Lio akan lebih baik dari manusia batu itu!!" Acella menepuk bahu Raider dengan ekspresi wajah menahan beban berat hidup! sungguh para generasi BE ke tiga ini benar-benar luar biasa!.


sementara itu.


jari jemari kecil nan putih Rayganta terus meluncur di dunia digital,terkadang ekspresi akan tampak menyerigai dingin dan terkadang akan nampak segelap langit malam tak berbintang,entah apa yang dilakukan bocah tampan itu seorang diri?.


"setidaknya karena aku masih punya sedikit sisi manusia,akan kupastikan calon istri paman Tristan aman!"


.........🍁..........


Sakura berjalan menapaki jalan dengan angin dingin yang menerpa wajahnya.


gadis itu kini benar-benar menjadi pengangguran kaya! mengapa begitu? tentu saja.Tristan meninggalkan sebuah credits card platinum untuknya,pria itu bahkan mengirimkan setumpuk tebal uang dalam amplop saat tau sakura tak mau menggunakan card yang ia berikan.bibi Maria bahkan yang mengantarkan uang tunai itu sendiri.


sakura kini menempati kondominium Tristan akibat entah mengapa , Apartemen yang ia sewa tiba-tiba ditempati oleh orang lain.dan dalam kebingungan dirinya,Maria membawa gadis itu menempati kondominium majikanya.alasanya klise! sayang jika kosong.


menatap jejeran toko yang nampak ramai dipenuhi pengunjung,gadis itu terlihat lebih kurus dari sebelumnya.


"sayang.....makanlah pelan-pelan nanti tersedak!"


" kamu cantik "


"kita akan menikah bukan,jadi aku tidak mau gemuk!!"


Nyutttt...........


manik sakura memanas saat ia melihat beberapa pasangan lewat disekitarnya dengan percakapan manis mereka.


"sakura....makanlah pelan-pelan,jangan gugup begitu! lagipula aku kan tidak akan merebut makananmu!!"


Tes...........


ia menengadah menatap langit,berusaha agar air mata yang telah jatuh tak bertambah parah!.


memori demi memori sesaat saat masih bersama Tristan terus menggema mengisi sanubarinya.


Creshhhh.................


hujan turun dengan derasnya,tetes demi tetes jatuh mengenai wajahnya yang kini banjir air mata.


ia lemas! berjongkok ditengah kepanikan orang-orang mencari tempat berteduh.air hujan membasahi seluruh tubuhnya,sakura menangis meraung kala entah mengapa hatinya begitu sakit,bahkan ia tak perduli orang-orang yang mulai menatapnya iba,aneh atau apapun ia tak perduli lagi.


sakura kini merasa.ia tak ubahnya seperti gadis yang ditinggal kekasihnya!.


hingga......


Someone


apa yang kini kamu lakukan? aku sejujurnya sangat.........aku merindukanmu.jangan hiraukan aku,cukup tau saja aku akan tetap sama.


sebuah pesan dari nomor asing masuk dan sakura bergetar akan raungan sedih yang kini merajai seluruh jiwanya.


From : sakura


To : unknown


Siapa ?


Send........


meski dirinya tak berani bahkan menebak,sakura berharap itu adalah 'dia'.


ponsel itu digenggam sangat erat,bahkan maniknya tak lepas menunggu jawaban.


hening......


tak ada balasan.......


sakura dengan lemas bangkit perlahan dan menuju jalan pulang.


hingga......


Tringgggg.....


someone


someone love you


Deg........Deg.......


bibir gadis itu bergetar.dadanya bergemuruh dan nafasnya tercekat.


Sakura meletakkan ponselnya diatas dada dan memeluk benda itu seakan memeluk seseorang yang tanpa sadar telah merasuki hatinya.


"hiks...i love you to" sakura terisak dan malam itu air hujan membawa air mata kerinduan dan cinta yang baru baginya.


...💠...


...TBC...