PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)

PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)
gadis yang coba diraih



hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya.....⭐



Happy Reading....🌹


seorang gadis lengkap dengan topeng yang menutupi separuh bagian wajahnya berjalan masuk dengan angkuh kesebuah club malam terbesar di pusat kota London itu.tubuh indahnya terbalut sempurna dalam balutan jaket kulit hitam yang dipadukan dengan celana jins dan sepatu boots senada,gadis itu tak memperdulikan tatapan aneh para penghuni club yang menatapnya penuh selidik dari ujung kepala hingga ujung kaki.bagaimana tidak? lihat saja semua wanita yang berada ditempat laknat itu semua nampak menjijikkan dengan pakaian-pakaian ketat kurang bahan yang memperlihatkan lekukan tubuh mereka sama-sani.gadis itu perduli? maka dengan senang hati ia akan jawab tidak!.



( style Kayra,bayangkan saja lagi pakai topeng ).


kaki jenjangnya memasuki club dengan tenang tak bergeming tatapan lapar para hidung belang padanya.meski tertutup jaket kulit hitam,siapa yang bisa menolak tubuh indah bak gitar spanyol itu.


Kayra mendengus dan langkahnya semakin dekat dengan tujuan gadis itu datang.menemui calon client-nya.


empat orang pria berpakaian formal lengkap dengan jas serta aksesoris mahal melekat sempurna ditubuh para eksekutif muda tersebut.Kayra menyeringai saat empat pria yang terlihat sebagai pengawal ekslusif itu menunduk hormat sebelum membawanya pada seorang pria paruh baya yang terlihat asik dengan dua orang wanita jal*ng yang sibuk mengerayangi tubuh pria berusia 45 tahun itu.kayra berdecih dibalik topeng yang ia kenakan .


"selamat datang Miss K,senang anda bisa memenuhi permintaan saya" ucap pria paruh baya itu senang.pria itu memberi isyarat agar para jal*ng itu menyingkir dari tubuhnya .


Kayra acuh dan dengan santai duduk angkuh sembari menyilangkan kedua kakinya menatap malas pada pria tua itu.


"katakan!!" ucap Kayra langsung tanpa mau berbasa-basi.


pria itu terkekeh dan melirik asistennya yang sudah siap dengan sebuah amplop coklat ditangannya.


"aku ingin kau membunuh rival politikku.aku akan mencalonkan diri sebagai perdana Mentri yang baru,tapi pria itu justru menghalangi jalanku dengan terus mencari tau aliran dana kampanye yang ku lakukan.bunuh dia dan kau dapat bayaran ku 1 miliar dollar cash!" ucap pria itu angkuh .Kayra terdiam sembari membaca profile calon korbannya.


"kalian berdua sama-sama penipu masyarakat,tidak masalah.setelah kuhabisi lawan politik mu maka setelah itu kau yang ku lenyapkan!!" batin Kayra menyeringai buas.gadis itu tertawa setan dalam hati dan tak lama mengangguk santai.


"kuterima permintaan mu dan pastikan siapkan uang dan bayar sebelum tugas ini kulaksanakan.kau tau moto kerjaku,tidak ada uang maka tidak ada nyawa" tekan Kayra dengan bibir yang nampak tertarik sinis.sungguh pria itu menjadi salah fokus akibat bibir merah merekah pembunuh misterius dihadapannya.saat topeng itu menutupi mata maka orang-orang akan fokus hanya pada bibir manis yang selalu menyerigai sinis itu.sungguh iblis cantik yang penuh jeratan mematikan.


pria itu mengangguk dan dengan cepat salah seorang bodyguard-nya menyerahkan sebuah koper yang penuh dengan uang yang bernilai jutaan dollar.kayra terkekeh dan segera bangkit membawa koper itu bersamanya.


"tak perlu cemas,segera kau akan lihat neraka dariku dan.nikmati malammu Mr Algar" Kayra melenggang dengan tatapan mesum pria tua itu yang selalu menatap tubuhnya sampai Kayra benar-benar hilang dari pandangan.


"jika gadis itu bukan robot pembunuh,sudah kubuat dia menjerit diatas ranjang ku hahaha....Miss K How dare you are"


diluar club.......


Kayra meraih ponselnya dan mulai menarikan jemarinya mencari sebuah nama.


Tut....Tut....


"Nix,katakan pada Q siapkan eksekusi besok malam!!" ucap Kayra begitu sambungan diterima.


"hm....berapa?" Nixon menjawab cepat dimana dapat Kayra dengar suara bising dari sebarang tempat Nixon berada.


"2 and i Will kill them all" smirk Kayra bengis.


"fine,i Will do that "


Tut...........


"let's have fun!!" Kayra melangkah dan memasuki mobil Lamborghini merahnya dan berlalu cepat.


🖤🖤🖤


Liora duduk tenang sembari meneguk segelas green tea yang ada dihadapannya.dihadapan gadis itu duduk seorang remaja yang terlihat menatapnya sendu.


"kumohon kak,kali ini saja" Remaja pria itu menatap dengan sendu wajah kakak tirinya penuh sesal.Liora melirik singkat tanpa mau buka suara.


" siapa aku hingga kau datang dan memohon padaku!!" Liora berucap tenang meski sangat jelas betapa dinginnya ekspresi gadis manis bersurai coklat gelap itu.


Lukas,adik tiri Liora itu datang dengan membawa permohonan putus asa pada Liora.kelaurga mereka tengah berada diujung tanduk dan Lukas tak tau lagi harus meminta tolong pada siapa.


mendengar nada suara dingin Liora,Lukas hanya bisa menunduk dengan mata memanas dengan hati begitu sesak dan seakan teriris.apa begitu dalamnya luka seorang Quennaya? hingga kini sosok itu berubah menjadi Queensia.


tes....tes....tes...


air mata remaja itu jatuh deras dengan tubuh bergetar hebat,Liora menatap sosok adik tirinya itu sakit.yah,liora memang kejam namun bukan berarti hati gadis itu sudah tak ada lagi.


"pa...papa sakit kak,papa Bu..butuh kakak.perusahaan sudah kolaps kak dan ...dan semua sudah tidak seperti dulu lagi,ku...kumohon sekali saja kak,to...tolong lihat papa" Suara Lukas terdengar serak dengan perkataan yang tersendat-sendat menahan laju air matanya . pria remaja itu sungguh menyesal akan apa yang dulu telah terjadi.dan kini ia tahu menyesalpun tak akan membuat kaca retak itu kembali utuh .


Liora mengigit bibir bawahnya kuat,kini mereka datang dengan air mata penyesalan .tak ingatkah dulu bagaimana mereka menyiksa dan melupakan dirinya tanpa rasa sesal sedikitpun .Liora tau ,bahkan sangat tau apa yang terjadi pada keluarga ayah kandungnya hingga mereka memutuskan ikut ke London demi berpegang pada Stefani sebagai tulang punggung .nyatanya sikap boros dan berfoya-foya Monika dan Stefani telah menyebabkan perusahaan Alexander dililit Hutang tanpa William sadari.istri dan putri tirinya menggerogoti setiap sen uang yang pria itu miliki hingga kini saat Tuhan memberi Karma,mereka benar-benar jatuh terpuruk.


"Kak Lio,Lukas atas nama mama dan kak Stefani sungguh meminta maaf pada kakak,Lukas tidak tau lagi bagaimana menghadapi hidup ini.Papa rindu kakak dan mama serta kak Stefani sudah tidak perduli pada aku dan papa .tolong kak,Lukas tidak tau harus apa" remaja itu tertunduk sendu dengan suara lirih dan pundak yang terlihat bergetar.Liora menghela nafas dan merasa iba melihat adik tirinya itu.walau bagaimanpun Lukas berbeda dari Monika atau Stefani.


" aku tidak bisa menemui papamu,tapi" liora terdiam menatap wajah sendu Lukas yang kini begitu menyedihkan.


"kau masih sekolah?" tanya Liora dingin.Lukas hanya mengangguk samar tak mampu berucap.


"sekolah yang benar akan kubiayai hidupmu dan papa mu setelah itu hiduplah dengan tenang dan jangan pernah mengusikku lagi" ucap Liora tak perduli lagi meski hatinya ikut sakit sekalipun saat tak mengakui pria yang berstatus ayah kandung nya sendiri.lukas terdiam dan mengangguk kaku.Gadis itu memberikan sebuah credits card berwarna silver dan meletakkan nya diatas meja sebelum berdiri dan berlalu pergi tanpa menoleh lagi.


🖤🖤🖤


Kayra memasuki gedung apartemen dengan wajah bingung kala melihat betapa sepinya lantai tempat kamarnya berada.dan manik dingin Kayra menajam kala melihat sesosok pria pirang kini berdiri didepan pintu apartemen dengan senyum bodoh yang sangat menjengkelkan dimata Kayra.


"kau!! mau apa di depan kamar apartemen ku ?!! cepat pergi!!" geram Kayra kala James justru menatapnya geli.


"huft....nona cantik yang bar-bar,bisakah anda tenang dan jangan memaki diriku yang tak berdosa ini" ucap James dramatis.bahkan pria itu mengusap ujung matanya seakan ada air mata disana.kayra mendengus malas melihat pria penuh drama ini.


" kau mau menculik ku lagi ?!!" tanya Kayra malas.james tergelak dan bertepuk tangan heboh tanpa perduli tatapan malas teman-teman nya.yah,disana ada Tristan dan Ryu yang duduk santai didepan pintu dengan sebuah kursi sofa panjang yang entah datang dari mana.


"nona cantik,bisakah anda masuk saja.kekasih hatimu sedang menunggu dan kami harus segera pergi" ucap Tristan melas,pria manis itu sudah jengah dan lelah menunggu calon kekasih ketua mereka itu datang.


"siapa kau sebut kekasih?!! jangan sembarang bicara !!" sembur Kayra tidak suka.


"HUAAAA...lama-lama ice cream ku dimakan Ara semua karna lama menunggu disini.Ryu ayo kita pulang biar saja mereka disini" rengek Tristan sudah panik kala melihat ponsel nya bergetar dan disana ada foto Ara dengan semangkuk besar Ice cream yang dibuat Anggi untuk camilan mereka.dan sungguh Tristan tidak rela jika semua Ara habiskan seorang diri ,mana disana ada lagi Freya yang akan berebut jika soal camilan manis.hah....saingan Tristan bertambah.


Ryu menghela nafas dan berjalan pergi diikuti James dan Tristan dengan wajah lega luar biasa,Kayra melongo.apa-apaan para mafia sinting itu?.Kayra spechless.


Kayra masuk dan lihatlah sebuah meja dengan makan malam romantis yang entah siapa yang sudah menyiapkannya.


"sudah pulang sayang,sini makan malam denganku.bukankah ini manis sweetie" suara maskulin bernada nakal itu membuat tubuh Kayra mematung dan menoleh cepat saat seorang pria tampan datang dari arah dapur lengkap dengan tubuh berbalut kemeja putih dan sebuah apron melilit didepan dadanya.Arion memasak?.wah sungguh dunia sudah gila.


Kayra tanpa bisa bersuara telah ditarik paksa dan duduk tepat didepan Rion yang kini menyisipkan sebuah serbat pada paha gadis itu.keduanya lalu duduk berhadapan.tak lama dua orang maid yang entah datang darimana datang dan mulai menuangkan segelas anggur merah kedalam gelas disamping Kayra.gadis itu diam dan menatap tajam wajah santai Rion.


"apa-apaan kau ini?!! " ketus Kayra mulai emosi melihat wajah santai tanpa dosa Rion setelah sebelumnya puas mengacak kamar apartemen nya.


"duduk manis sweety dan makanlah" ucap Rion tak bergeming meski Kayra melemparkan tatapan permusuhan padanya.senyum miring Arion benar-benar membuat Kayra tergelak dalam hati.mau bermain rupanya!.


"kau kemari dan makan!!" Kayra memanggil seorang maid wanita yang sedari tadi mencuri pandang pada pria arogant dihadapan nya itu.baiklah Kayra sudah muak.


Wanita itu tanpa malu meraih stik daging yang telah dipotong Rion sebelumnya untuk Kayra makan.


sekali suap.....


Brukhhhh..........


maid itu jatuh dengan busa yang keluar dari mulutnya.


"racun heh!! kau terlalu menganggapku remeh!!" sinis Kayra yang mulai kesal melihat senyum santai Rion yang kini meneguk wine ditangannya angkuh.


"hebat!! calon istriku memang hebat,padahal aku telah meracik racun itu tanpa bau sama sekali" ucap Rion enteng,sungguh sebenarnya hatinya sudah berdebar kencang dan berharap Kayra lolos dari ujian yang ia rencanakan dan yah,pilihan seorang Rion tak akan meleset.kayra menggeleng bosan,gadis itu tersenyum licik dan mulai bangkit kemudian tanpa Rion sadari.


deg........


Kayra duduk santai diatas pangkuan pria tampan itu dan mulai mengelus wajah tampan itu lembut,bahkan tanpa berfikir Kayra meniup leher kokoh Arion menggoda,dan Arion.pria itu sudah menegang dengan darah panas mulai merombak jiwa lelakinya,sial! gadis ini berani menggodanya.


"membunuhku dengan racun? berfikir lah lagi tampan!!" goda Kayra sembari jemarinya bermain nakal diatas perut sixpack Rion yang kemejanya sengaja gadis itu singkap.


tanpa Kayra sadari,tatapan gadis itu terpaku pada tubuh sempurna atletis Rion,tubuh jantan yang sesungguhnya.


"khem.." berdehem singkat,Rion berusaha mengontrol api jiwa lelakinya.sial adiknya terjepit dibawah sana!.


" kau tidak takut jika mati karena racunku sweety? bahkan aku sendiri takut kau harus mati sebelum menjadi istriku dan bermain membuat anak denganku?!" ucap Rion frontal,demi tuhan.tubuh gadis ini benar-benar menggoda singa lapar dalam dirinya.


"aku tidak akan mati hanya karena racun amatirmu,hah....aku lapar dan makanan ini semua beracun" ucap Kayra manja smirknya semakin lebar kala melihat telinga pria tampan yang tengah memangku dirinya itu memerah.


"kau lapar hm?! oh...maafkan aku sayang,aku tidak bermaksud membuat milikku lapar" ucap Rion terdengar mengejek.kayra mendengus.


"aku.bukan.mikikmu." tekan Kayra geram.


"penolakanmu tak berarti apapun untukku jadi menyerah saja" santai Rion sembari mulai balas menggoda dengan elusan sensu*l pada punggung berbalut kaos hitam kayra.kayra meremang.sial! senjata makan tuan.


cepat gadis itu melompat turun sebelum pria mesum itu menyingkap kaosnya.


Wush.......


pisau daging itu segera melesat cepat hendak mengenai Rion yang masih terlihat tenang.


Prank.....


Rion melempar garpu hingga pisau dan garpu itu beradu dan jatuh tepat ditengah meja.


Kayra mengeram,pria ini sungguh bukan lawan yang mudah.Ryu, Axel, Tristan,James bahkan Marsel yang kini melihat dari cctv di markas Cabang bergidik.pasangan gila!.


TBC.....



ini cast Gabril...semoga suka


see you next chapter 🤗.