
Hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote,like dan komentar ya...🌹
...💞 Happy Reading 💞...
James berdiri lemas dibawah tatapan bengis wanita tua yang berstatus nenek mereka itu.Maya mengeram kala melirik tanah yang sudah terbongkar dimana Vas hadiah dari cucunya Nikolas itu telah hancur tak berbentuk lagi.ditambah benda malang itu kini sudah hampir menyatu dengan tanah.
"wahhh....hebat ya kamu James!! sudah buat vas kesayangan nenek hancur begini?!! dan kalian!! bukannya memberi tahu nenek cepat ini malah asik menonton dan saling mengejek disini!! wahhh.... benar-benar anak-anak nakal!!" sembur Maya gemas.Ara,Freya,Samantha,Lukas bahkan Tristan yang biasanya petakilan itu kini tertunduk diam.sungguh wajah gelap nenek mereka itu sungguh menakutkan.
"nek.....sungguh James tidak sengaja-"
"diam!! tidak perlu banyak alasan.Nenek akan hukum kalian sama rata!!" sembur Maya yang langsung membungkam mulut James seketika.nasib,sungguh nasib malang.
"hihihi...hukum saja nek! mereka memang anak-anak nakal.ini lagi dua bayi gorila tidak ada akhlak nya sama sekali,kasih hukuman saja nek biar jera!!" kompor Starla yang sudah datang dan menatap mereka dengan wajah liciknya.James mendengus,ini lagi satu si iblis bermulut cabe! James sungguh heran mengapa Xander bisa menyukai wanita dengan mulut nyelekit itu?.
"ishh...kak Starla bukanya bantuin Ara bujuk nenek,ini malah nambah-nambahin minyak lagi!! Ara itu tidak ikut-ikutan ya kak!!" protes Arabela menatap kesal wajah acuh menyebalkan Starla.
"ia nih!! kak Starla jangan asal nuduh kitalah!! orang yang pecahkan vas nenek itu kak James,kita jangan dibawa-bawalah kak!!" tambah Freya tak terima.
"nek... Samantha jangan dihukum ya....Samantha ada kerjaan mendesain pesanan soalnya!! lain kali saja ya nek..." Samantha berucap melas menatap wajah bengis Maya dan wajah nista Starla yang sibuk menahan tawa dibelakang Maya.
"Tristan juga......anak tampan ini tidak ikut-ikutan ya!! jangan hukum Tristan nek,nenek cantik deh pokoknya!!" Tristan kini sibuk merayu Maya dengan wajah melas dan kedipan nakalnya.
Lukas diam,remaja itu menunduk saja tidak tau harus bicara apa.
"no...no...no...kalian harus nenek hukum!! dan hukumannya adalah......" Maya melirik Starla yang kini terlihat menyerigai licik.
"apa nenek?!!" Pekik Freya harap-harap cemas.bahkan Ara,Samantha dan Tristan sudah menutup mata kala mengingat betapa jahilnya nenek mereka itu,berharap saja hukuman ini tidak membuat otak mereka menjadi berkarat karena terlalu banyak berfikir.
"masak untuk makan siang,nenek sama para ibu kalian mau rumpi dulu di taman.dan kalian yang masak!!" ucap Maya santai.
Duar.......
para tuan putri yang bahkan tidak pernah menyentuh dapur itu disuruh memasak? apakah Maya sudah gila?.seketika mata para gadis dan para pria beda usia itu membola.
"APA?!! MASAK!! NENEK BERCANDA?!!" pekik Tristan horor.
"apa?!! berani kalian bantah nenek?!! mau nenek lempar kalian dari lantai dua mansion?!!" ucap Maya sarkas.Lihatlah betapa teganya nenek mereka itu.
"tidak nek....." kompak mereka lemas.
"dan menu hari ini kalian baca nih sudah kakak tulis dalam list" Starla memberi secarik kertas pada Ara dan gadis itu menghela nafas setelah membacanya.sungguh banyak sekali menu untuk dimasak hari ini.dan semua adalah masakan khas Indonesia,matilah mereka!.
menu Lunch Wiguna Family.
👉 Ayam goreng
👉 ikan goreng bumbu sambal terasi
👉 omelette telur
👉 cah kangkung
👉 sup kentang wortel
👉 Bolu gulung sebagai dessert
👉 lemon tea
👉 udang asam manis
"ya sudah kedapur sana masak yang enak!! " ucap Starla santai.James mendengus dengan Tristan bercebik kesal.Lukas dan ketiga gadis itu berjalan lemas ke arah dapur sampai suara Maya menginterupsi mereka.
"lukas.mau kemana nak? sini ikut nenek!!" panggil Maya lembut.
Doengggg....
James dan Tristan mengangga lebar melihat perubahan sikap Maya.
"nenek kok begitu sama Lukas,masa kami dihukum dia tidak?!! nenek curang nih!!" Sembur Tristan dongkol.
"tidak perlu banyak protes kamu Tan!! suka-suka neneklah mau hukum siapa,kenapa kamu yang repot?!!" sembur Starla mengejek.
Tristan mengeram namun cubitan pada pinggangnya oleh Ara membuat pria manis itu meringis seketika.
"sudah jangan protes lagi atau nenek akan tambah hukuman kita!!" bisik Freya cepat.
akhirnya Maya bertos ria dengan Starla yang sudah merangkul Lukas menuju taman arah timur dimana ada sebuah kolam renang besar disana.jika sebelumnya Ara dan saudara-saudaranya berkumpul ditaman barat yang diisi taman bunga,maka para ibu kini berkumpul ditaman sebelah barat untuk sekedar mendinginkan diri kala cuaca Jakarta yang panas terik.
..........❇️........
"Aduh kak James!! garamnya jangan kebanyakan nanti asin!!" geram Ara yang melihat banyaknya garam yang dimasukkan James kedalam kuah sup yang tengah pria itu buat.bayangkan saja satu sendok nasi penuh garam yang ia gunakan ,harusnya menggunakan takaran sendok makan tapi pria playboy itu malah memakai sendok nasi,sungguh itu akan terasa seperti air laut nanti.
"TRISTAN KENAPA AYAMNYA KAU MASUKKAN SEMUA KEDALAM WAJAN!! POTONG DULU BODOH!!" sembur Samantha yang melihat satu ekor ayam penuh yang kini masuk kedalam wajan penuh minyak hingga cipratan minyak panas kini mengarah kemana-mana hingga gadis-gadis itu terpekik kaget.
"FREYA...IKANNYA BERSIHKAN DULU ISI PERUTNYA BARU MASUKKAN KEDALAM PENGGORENGAN!! ASTAGA TUHAN!!" teriak Ara frustasi.
"kak jemas tepungnya jangan dimainkan!! aduh...itu kotor semua jadinya!!' Ara meraung frustasi melihat tingkah James yang kini malah sibuk bermain dengan tepung yang sudah susah payah diayak oleh samantha tadi untuk membuat kue.
"kak Tristan itu sayurnya dipotong dulu!! kenapa kakak masukkan sama batang -batangnya sih?!!" Ara rasanya ingin mencekik wajah polos kakaknya itu.
"kenapa kalian tidak paham juga sih!! ini garam bukan gula!!" kali ini Samantha yang berteriak gusar kala kue yang harusnya dimasukkan gula justru diberi garam oleh James.
"KAK TRISTAN AYAMNYA DIBALIK JANGAN SAMPAI GOSONG!! ADUH KENAPA MALAH MELAMUN SIH?!!" amuk Ara mulai emosi.
"Freya udangnya kepalanya dibuang dulu baru digoreng astaga!!" Emosi Samantha mulai naik.
"tau darimana harus dibuang kepalanya?!!" balas Freya tak mau kalah.
"kata google seperti itu bodoh!!" umpat Samantha kesal.
yah hanya berbekal membuka YouTube dan melihat tutorial memasak mereka bekerja.
"Kak James telurnya itu dikocok bukan
diputar-putar dalam mangkok!! ini paham tidak sih?!!" emosi Ara.
lihatlah James malah asik memutar mangkuk melihat kuning telur itu bergoyang-goyang dan tak tercampur dengan bumbu sama sekali,rasanya Ara dan Samantha ingin menangis melihat kekacauan ini.
Tristan,James,Freya meringis mendengar Samantha dan Ara yang terus mengomel penuh emosi,sungguh rasanya kepala kedua gadis itu ingin pecah.
"Astaga demi tuhan!! kak Tristan baskomnya jangan di masukan langsung kedalam oven!! pakai loyang dulu!!" Sembur Ara jengkel.
"ia mana kakak tau!!" ucap Tristan ikut-ikutan kesal sendiri .
Ara menatap frustasi keadaan dapur yang kini seperti kapal pecah.cangkak telur berserakan dilantai,kulit udang yang bercampur dengan terpung,minyak,sampah sayur bahkan semua hasil ikan,ayam dan udang semua gosong tak bisa dimakan.entah kemana fikiran kedua kakak laki-laki nya itu?.Ara menghela nafas dan menutup mata.baiklah sudah cukup! jalan satu-satunya adalah ?.
"DADDY..........HUWAAAAAA.........MOMMY....."
"ma*pus!!" batin James menatap ngeri tangis kekesalan Ara.
"Aduh bisa dibantai daddy nih!! Ara diam lah!!" Panik Tristan menatap horor kearah pintu masuk dapur.
"gawat lah dapur sudah nampak seperti terhantam gempa!!" Batin Freya menatap ngeri keadaan dapur Maya.
Maya dan Anggi masuk tergesa-gesa saat seorang maid datang dengan wajah panik dan memberi tahu bahwa putri bungsu Rafendra itu tengah menangis keras didapur.
para ibu masuk dengan wajah syok melihat keadaan dapur,terutama maya.sungguh dapur mewah yang biasanya selalu rapi dan bersih kini tak jauh beda seperti tempat yang baru saja terhantam badai,kacau dan berantakan dengan peralatan memasak dan segala cangkang telur serta terigu dan gula yang berceceran dilantai.
Maya syok!.
"i...ini dapur nenek kenapa jadi hancur begini?" Maya berucap gagap sembari melihat Ara yang kini sibuk memeluk tubuh ibunya.
"Ara ini ada-apa sayang? coba kasih tau Daddy?!!" tanya Rafendra yang menatap ngeri keadaan dapur sekarang.
Zoya, Zeline,Zenit bahkan Selenia dan Starla sudah hampir terbahak melihat keadaan Tristan dan James.
Ara menatap sang ayah dengan wajah memerah antara kesal dan ingin menangis.
"hiks...itu lihat Daddy!! masakannya semua tidak bisa dimakan,dan ini semua karna kak James dan kak Tristan!!" sembur Ara kesal.james melotot tak terima dengan Tristan yang sibuk menatap kearah mana saja asal tak melihat sorot mata tajam Maya atau Rafendra.ayolah siapa suruh mereka memasak? lagipula sudah tau mereka taunya memegang senjata,ini malah disuruh pegang spatula dan segala anak-anaknya.ya mana mereka tau!.
Maya melotot horor saat melihat Bolu yang masih terlihat jelas ada cangkang telur di bagian pinggir kue yang bantet,ikan masih mentah,ayah gosong,udang di masak dengan kepala yang tidak dibuang serta sayur kangkung yang bahkan masih lengkap dengan batangnya diatas wajan.dipastikan tiada satupun yang akan mau memakan hasil kreasi para anak bungsu itu.
menghela nafas dan membelai wajah putri bungsunya,Anggi melirik Maya dengan sorot mata penuh maaf.Maya mengangguk lemah sungguh ia menyesal menyuruh anak-anak sultan itu memasuki dapurnya.
"ya sudah lupakan semua ini dan segera bersihkan diri kalian kita makan diluar saja!!' tegas Rafendra menatap frustasi keadaan anak-anaknya.bagaimana tidak mereka sudah seperti tikus got dengan wajah penuh tepung bercampur minyak dan bau amis dari ayam,ikan dan udang.belum lagi bau telur dari tubuh James sungguh membuat mual.
akhirnya semua kembali pada kegiatan mereka masing-masing bersiap diri untuk makan di restoran dengan para maid yang sibuk membereskan ulah dari anak majikan mereka.
........................❇️........................
Liora kini berjalan bersama dengan Arkansas di sebuah pusat perbelanjaan setelah berpisah dari para sahabatnya.
"Ar....kaki aku sakit...." Liora berucap lirih,sungguh jalan-jalan dan berbelanja dengan Amber dan Jessy adalah sebuah bencana.kedua sahabatnya itu benar-benar membawa Liora mengelilingi mall dengan sebuah high hells setinggi 7 cm.salahkan saja ibu mertuanya yang memaksanya memakai heels.
Arkansas mendesah dan menatap iba pada wajah manis istrinya itu.telapak tanganya menarik lembut tubuh istrinya disebuah bangku panjang di sudut mall.
Deg....
manik Liora membola kala Arkansas berjongkok dan melepas high hells yang ia kenakan dan menaruh kakinya diatas paha pria itu.sungguh bahkan Arkansas sama sekali tak perduli pekikan histeris para wanita yang melihat dirinya memuja.
"?kyaaaa demi Tuhan pria itu sangat gentle"
"astaga beri aku satu yang seperti itu!!"
" sweet sekali!! mana tampan rupawan, seperti dia pria kaya?!!"
"heiii...itu bukankah CEO AR SECURITY SISTEM milik WJC GRUP"
"WJC GRUP? BUKANKAH ITU PERUSAHAAN MEGA BISNIS DARI INGGRIS ITU??! ASTAGA DEMI APA BISA MELIHAT PEWARIS WIGUNA ITU DI SINI!!"
"lihat bukankah wanita itu juga sangat manis?!! dia cantik!!"
"aku ingin istri seperti wanita itu!"
Arkansas mendengus jengah mendengar bisikan lapar orang-orang itu atas dirinya dan terlebih untuk istrinya.menjadikan istrinya sebagai istri pria lain? mimpi saja!.
"Ar jangan!! malu ih...lihat semua orang melihat kita" cicit Liora malu.
Arkansas tersenyum tipis melihat wajah malu istrinya,sungguh miliknya sangat manis.
"tidak baby!! biar kulihat kakimu" jawab Arkansas tenang,pria itu dengan tenang mulai memijit kaki Liora yang memang nampak memerah dan sedikit bengkak.sentuhannya sangat perlahan dan lembut,sungguh pijitan Arkansas membuat rasa sakit Liora sedikit berkurang.
"sayang jika kau merasa sakit jangan memaksakan diri ikut Kayra dan teman-teman mu jalan-jalan.aku tak ingin melihat istriku kesakitan!! " ucap Arkansas lembut.
"tidak bisa Ar...aku tak bisa membuat Kayra dan yang lainya sedih karena aku tak ikut menemani mereka,lagipula ini kali pertama Kayra ke Indonesia dan kulihat dia sangat bahagia jadi aku tak bisa menolak keinginannya" balas Liora sesal.Arkansas menghela,istrinya terlalu baik!.
"huft....baiklah,tapi jangan sampai terluka lagi seperti ini.karna jika kau terluka aku akan merasakan jauh lebih sakit!!" ucap Arkansas menatap intens wajah memerah Liora.istrinya sangat manis.
"i..ia aku janji" cicit Liora malu.
Cup.....
"AR........" Liora merengek kesal saat Arkansas dengan seenak hati mencium bibirnya ditempat umum.
"makanya kamu jangan manis-manis wajahnya,kan aku jadi khilaf sayang" balas Arkansas santai tak perduli banyaknya pengunjung wanita yang memekik keras melihat kelakuan pria itu.
"tunggu disini sayang aku akan segera kembali" ucap Arkansas tegas sebelum berjalan cepat entah kemana .
Liora diam sembari menatap punggung Arkansas yang mulai menjauh.
"itu benar suamiku?? ah....manis sekali !! ya Tuhan selamatkan jantungku !!" gumam Liora terpekik sendiri.
"Liora"
Deg......
waktu seakan melambat dengan degupan jantung Liora yang semakin cepat.
" kau? ada-apa ? kurasa kita tak punya urusan satu sama lain!" Liora berucap acuh saat menatap sosok yang kini berdiri disampingnya dengan seorang wanita dengan gaun Sabrina melekat pada tubuhnya .
"dia siapa pah?" Wanita itu bertanya pada pria itu dan pria itu nampak terdiam.
TBC............
please don't be silent reader.silent reader itu pembunuh nyata bagi para imajiner seperti kami kaum Author 😣