PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)

PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)
Lucas Time



Jangan lupa untuk selalu tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya.......



...🍁 H A P P Y R E A D I N G 🍁...


...# flashback #...


" hosh....hosh....hosh....a... akuh harus..bi...bisa pergi dari sini!! sialan kau Rowena!!"


Dengan langkah kaki tertatih,gadis dengan dress soft blue sebatas lutut itu terus berjalan berusaha keluar dari hotel.


Malam itu,Gadis itu tengah bekerja mengurus even dari perusahaan WO tempat ia bekerja.namun naas,ia harus bertemu dengan mantan kekasih sekaligus wanita picik yang sudah menikung hubungannya dari belakang.


dan nasib,wanita jahat itu memberi obat bius pada minuman yang ia minum lewat bantuan pelayan .


dirinya diseret kesebuah hotel dan disana,seorang pria berusia 45 tahun sudah menunggunya didalam sebuah kamar hotel.


dengan tekad kuat sisa tenaga yang ia punya,gadis itu menghantamkan sebuah vas bunga pada belakang tengkuk pria bejat itu,berlari keluar dan akhirnya kini harus berpacu dengan waktu sebelum kesadarannya benar-benar habis.


Brukhhhh......


menutup mata kala ia merasa akan segera jatuh menghantam tanam akibat membentur sesuatu yang terlihat berdiri tegak nan kokoh didepanya.


"to..tolonghhhh"


dan akhirnya,sebuah tangan kokoh melingkar di pinggangnya dengan sosok pria berbalut jas seorang pilot menangkap tubuhnya.


pria itu menatap ke depan dengan dingin.empat orang pria berpakaian hitam layaknya bodyguard tengah berdiri sembari balik menatap pria itu geram.


" tinggalkan gadis itu...dan pergi urus masalahmu sendiri,jangan ikut campur!!" geram salah satu dari pria itu .


Lucas.yah,pria itu adalah Lucas.


dirinya baru saja Landing di Kota Amsterdam dan kini bersiap untuk istirahat di hotel sebelum penerbangan kembali besok.namun siapa sangka? ternyata Tuhan begitu baik mempertemukannya kembali dengan gadis keras kepala nan sombong yang pernah menolaknya dulu.


namun!


maniknya menajam dan deru nafasnya memburu kala melihat penampilan gadis-nya,gadisnya?.yah,Lucas sudah mengklaim gadis sedikit tomboy itu sebagai miliknya sejak pertama kali bertemu.


"ah.........hah......hiks.....to..tolong ak...akuh...panas!!!" gadis dengan dress bagian depan yang sudah terbuka hampir setengah itu menangis didalam pelukannya,tubuhnya bergetar dengan lelehan air mata putus asa.


Lucas memaki dalam hati.


sial!.......


Afrodisiak!!....


" tenang ok.....kamu akan baik-baik saja,percaya padaku!" Lucas membelai rambut panjang yang sudah terlihat berantakan itu dengan sabar.sungguh,hati lucas mencelos melihat lebam biru di pipi gadisnya.belum lagi sudut bibir gadis itu yang terlihat mengeluarkan darah,nampak sekali ia telah mengalami kekerasan.


beraninya mereka melecehkan dan menyakiti miliknya!......


"BEDEB*H....KUBILANG LEPASKAN DAN BAWA GADIS J*LANG ITU PADA KAMI!! DIA...DIA SUDAH DIBELI OLEH BOS KAMI...JADI ENYAH KAU PRIA SIAL!!" pemimpin bodyguard memaki nyalang,sungguh ponselnya yang terus bergetar menampilkan nama bos mereka sungguh membuat kuping mereka panas.ini jam 2 malam dan jika gadis itu kembali ke kamar bos mereka,maka mereka bisa kembali dan beristirahat dan membiarkan bos mereka menghabiskan malam panas dengan gadis itu.


Lucas terkekeh,ia mengeluarkan key card kamar hotelnya pada gadis dalam pelukannya. dimana kamar itu tepat berada disamping mereka berdiri.


"girl...kamu ambil kunci ini,masuk kamarku dan tutup pintunya.aku akan...." Lucas berucap lembut sembari menatap keempat pria asing dihadapannya dengan senyum manis,sangat manis! namun entah? sisa kesadaran sakura mengatakan pria yang tak ia ingat namanya itu nampak, berbahaya?.


setelah mengambil kunci dan berjalan tertatih meninggalkan Lucas,Gadis itu berbalik sesaat dengan mata sayu.


"mengurus mereka" Lucas melanjutkan kata-katanya dengan lembut,dan saat itu tanpa gadis itu sadari, salah satu bodyguard itu maju cepat menuju Dirinya bersiap menangkapnya kembali .


namun......


Greph............


tangan Lucas bergerak cepat mengunci tubuh pria yang sedikit lebih besar darinya itu dalam sekali sentak.


"masuk!!" titah Lucas pada sang gadis yang terdiam bergetar melihat kejadian yang baru saja terjadi.


Blam.......


suara pintu ditutup keras terdengar saat gadis itu telah masuk.


Brukhhhh......


tubuh pria asing itu terhempas oleh Lucas menghantam dinding.


UHUK.......


terbatuk darah dan Lukas terkekeh kecil.


"don't you dare !!" tekan Lucas dingin.


pria ramah,humoris dan kalem itu kini dalam mode sengol bacok!.


"Bedebah!!" Keempat bodyguard asing itu maju serentak namun.......


Klakhh.......


suara kokangan senjata api terdengar mengisi lorong hotel yang sepi.


"well......memiliki saudara ipar dengan pabrik senjata api lumayan berguna juga!! yah...beruntung si Driver sky itu pernah mengajariku memakai benda ini" ucap santai Lucas dengan sebuah dessert eagle yang baru saja selesai diisi penuh.


keempat pria itu tersentak dan saling melirik satu sama lain,pria dengan seragam pilot itu memiliki senjata api? ini ilegal!.


"kau?!" ucap pimpinan bodyguard itu geram.


"apa? " balas Lucas mengejek.


"SERAHKAN JA*ANG ITU-"


DOR............


Brukhhhh......


Tubuh pria itu jatuh dengan dahi berlubang bahkan sebelum selesai berkata.yah,salahkan saja Lucas yang terlalu lama bergaul dengan sekumpulan para mafia sadis berwajah malaikat!.


"aduh...kepeleset!!" ucap Lucas penuh sesal.


"KURANG AJAR!!" ketiga pria yang tersisa naik pitam.


"bunuh dia!!" seru pria dengan luka melintang di alis sebelah kiri.


"hah...kalau kata kakak ipar, buang-buang waktu saja...well...." Lucas menyeringai kala melihat ketiganya maju dengan membawa pisau tajam yang terlihat begitu mengerikan.


"good bye Ash*le"


Dor.......Dor......Dor.........


"raise in peace!!" Lucas meniup ujung senjata apinya setelah menembak mati ketiga pria itu.


meski ledakan senjata modifikasi BE itu kecil,namun daya tembaknya cukup mematikan.


mendesah dan Lucas berbalik melihat cctv yang tergantung di empat sisi lorong.


meraih ponselnya dan mendial sebuah nama.


bip........


"well....tumben sekali kau Luc? what wrong?" suara ricuh dapat ia dengar dari seberang.


"kak Axel? I need your help" Lucas mengirim kordinat dan permintaan sekaligus.


"easy...no problem just clean and close!!' Axel terkekeh dan Lucas ikut tertawa renyah.


"thank brother!!"


"don't worry, alrigt see next time!!"


bip.......


Menyimpan kembali ponselnya dan bergegas membuka pintu yang memang tak dikunci.


namun....


Deg.....


"DAMN IT!!" maki Lucas kaget saat melihat pemandangan di depan matanya.


"hiks....help....." tubuh bergetar menggoda di atas ranjang gadis itu tepat didepan mata!.


manik Lucas membola horor dengan nafas yang memburu.


"please.........."


gadis itu semakin meracau,berbaring diatas tempat tidur dengan setengah naked hanya menyisakan Bra dan CD berwarna cream selaras dengan warna kulitnya.


"what are you doing girl?!!" suara sesak menahan gairah Lucas terdengar mengisi kamar suit eksekutif hotel.


Deg........


jantung Lucas hampir lepas saja kala tiba-tiba gadis itu bangkit dan menyerang dirinya dengan kalap.


dada berbalut bra itu kini menempel telak pada tubuh berbalut seragamnya.


" don't doing this" Lirih Lucas kala merasakan tubuh gadis-nya,yah.gadisnya mulai bergetar menahan gejolak yang kini sudah menguasai akal sehatnya.


"please......."racau gadis itu semakin sayu.


dan.......


Cup..........


tubuh gadis itu sudah melingkar sempurna di pinggangnya dan bibir manis berwarna pink lembut itu sukses menempel di bibirnya.


Lucas memaki dalam hati.


"no!! don't doing this baby...or your going-"


terlambat.........


kata-kata putus asa Lucas terhenti kala gadis itu kini sudah membuka sisa apapun yang melekat pada tubuhnya dan kembali memeluk Lucas.


Lucas mengerang kala gunung ranum itu tersentuh lembut mengenai kulit lenganya


"ingat..kau yang meminta ini girl!....." erang Lucas kala gadisnya terus menyerang bibirnya dengan kalap,sungguh gadisnya bagai sudah kehilangan akal terkubur nafsu.


dan gadis malang itu hanya bisa mengangguk linglung,Lucas melempar tubuh gadis itu keatas ranjang.


ia membuka cepat kemeja setelah melepas seragam dan terakhir,celananya.


sungguh,rudalnya sudah sakit setengah mati menahan gairah dari gadisnya.dan kali ini Lucas tak akan menahanya lagi,masa bodoh dengan reaksi gadis itu saat bangun nanti.


lagipula,disini dia tak salah bukan? yah,Lukas adalah korban dari kenikmatan bak durian runtuh hasil dari kerja keras orang lain.


picik memang,namun siapa yang tahan apabila gadis yang ia cintai melempar diri dengan suka rela padanya? Lucas tak akan menolak rezeki !.


"grrrr.......damn so h*t!!" maki Lucas kala rudalnya terasa masuk susah payah.


"arkhh..hiks...sakit....pelan....ahhh" gadisnya terus meracau dengan air mata meleleh deras.


cup.......


Lucas mengecup lembut kedua mata berair gadis malangnya.


namun sungguh,ia tak bisa menahannya lagi.


ini terlalu nikmat!.......


tak apa,Lucas berjanji akan bertanggung jawab setelah ini.


Bleshhhhhhhhh......


tubuh gadis itu terhenyak,bergetar kuat kala rudal itu telah masuk sempurna.


diam......lucas menunggu hingga tubuh gadisnya mulai terbiasa akan pusakanya.


"ahhh...aku..aku...ingin pipis!!" desah Gadis dibawah kungkungan Lucas menahan gejolak serangan brutal Lucas yang seakan lupa keadaan.


"no..no dear....akh........tahan...ini...akan nikmat sebentar lagi!!"


dan malam itu,Lucas menghabiskan malam panas demi mengatasi efek afrodisiak yang berada di tubuh calon istrinya?.


hingga dua bulan sejak kejadian itu,Lucas terus menganggu kehidupan sang gadis yang sudah tak gadis lagi tentunya,hingga kabar kehamilan yang sudah tak bisa di disembunyikan lagi oleh gadis itu dari Lucas terdengar.dan dengan senyum tanpa dosa,Lucas tanpa banyak basa-basi menarik mereka kekantor catatan sipil.


...# flashback off#...


krik.... krik....


wajah Liora,kayra dan Anggi melotot syock.sedang ketiga pria beda generasi di sisi para wanita itu hanya diam dengan wajah datar.yah,kecuali satu orang yang nampak antusias.


"ja...jadi kamu main kuda-kudaan duluan Luc?" Liora tergagap menatap adiknya itu horor.


wanita disisi Lucas menunduk malu,ia tak berani buka suara terlalu malu menghadapi sosok anggun calon kakak iparnya itu.


" ck...ck...ck...tak kusangka,ada yang lebih hancur dari James !!" ucap Rion dramatis.Kayra merotasi bola matanya malas akan ucapan unfaedah suaminya itu.


"maaf kak...sungguh ini diluar keinginan Lucas..lagipula Dysabel juga korban..kuharap kakak tidak marah pada kami" ucap Lucas menatap wajah linglung Liora malu.


"sudah berapa bulan bayi kalian itu, Lucas?" Anggi bertanya penuh pengertian,yah mau bilang apa juga percuma.sudah terjadi juga!.


"3 bulan lebih mom.....kami melakukan itu saat aku ada jadwal terbang di Belanda" jelas Lucas sembari mengusap punggung istrinya lembut.


" jadi kalian sudah menikah? HM.....kenapa tidak beri kabar?!"


sial.....


suara dingin dengan wajah tanpa ekspresi Arkansas sudah keluar.


Lucas menggigil berharap kakak cantiknya itu akan menengahi.


"maaf..kakak ipar...aku benar-benar tidak sempat beberapa bulan belakangan,lagipula aku tau Dysabel hamil juga satu bulan yang lalu karena istriku ini benar-benar tidak mau aku tanggung jawab sebelumnya,namun setelah kupaksa baru Dysabel mau juga kunikahi" terang Lucas meringis ngilu melihat wajah tanpa ekspresi dua pria beda generasi didepanya itu.


yah....


Rafendra si kutub Utara...


dan Arkansas di kutub Selatan .....


dua pria minim ekspresi itu sangat membuat frustasi.


Rion?....


pria itu sibuk bermain dengan rambut istrinya sembari sesekali menoel wajah jengkel kayra akibat tangan nakal yang terus mencolek pinggangnya sejak tadi.


"huft.....fine...tidak apa-apa sudah kejadian juga! Dysabel...mohon maafkan adik laknat kakak ini ya...dia memang bodoh" sesal Liora tak perduli wajah mendelik adiknya itu.


" kak asal tau ya...yang duluan it-"


"awwww.....astaga dear sakit pinggangku" kaget Lucas menatap jengkel wajah dengan manik melotot Dysabel.


"diam..awas saja jika kamu berani menyalahkan aku!! siapa suruh otakmu itu isinya bok*p semua...begitu digoda sedikit saja tidak tahan!! dasar lembek!!' bisiknya.


"yah.....mana ada pria normal digoda gadis cantik tanpa busana ? " jawab Lucas tanpa beban.


Bwhahahha.....


tiba-tiba tawa Rion pecah.semua mata memandang pria itu aneh,bahkan kayra istrinya malu sendiri.


bisa-bisanya pria bodoh ini tertawa saat serius begini? kayra tak habis fikir.


"well...well... well...tak ku sangka,ternyata calon adik ipar kami sangat errrr....hahahaha!!!" Rion terbahak nista.


sial.......


ingin rasanya Lucas menjahit dan menarik pita suara pria gila itu!!.


"sudah Rion hentikan!! kau ini tidak ada wibawanya sekali sih!! jangan buat aku malu deh!!" sembur kayra jengkel.


"habis mereka lucu,honey!! coba kamu contoh itu Dysabel.sekali-sekali kamu yang serang aku duluan diantas ranjang,kan aku tidak perlu babak belur dulu merayu kamu" rengek Rion tidak kenal tempat.


sumpah! kayra jadi ingin menangis,tidak anak tidak suaminya sama saja tidak waras! untung putra sulungnya Raider masih sedikit normal,kalau tidak sudah mati muda kayra menghadapi dua setan mesum anak dan bapak itu!.


sabar.....sabar......


"jadi....kapan sebenarnya kalian ini menikah? Lucas....mengapa kamu tidak beritahu mom? setidaknya telpon saja mommy" Anggi menggeleng kesal.


Lucas mendesah sesal.benar! harusnya ia beritahu pada wanita baik hati itu akan pernikahan mendadaknya,namun sudahlah,nasi sudah jadi bubur.


"tidak apa sayang....setidaknya anak bodoh itu sudah menyesal" putus Rafendra bijak.


"ya sudah...kalian istirahat dan pilih kamar di lantai satu,mommy dan para kakak ipar mu ada pekerjaan jadi emm..Dysabel,kamu bisa ikut kami nanti" Anggi berucap mengakhiri.


yah,pasangan Lucas dan Dysabel mengangguk pasrah.yah,setidaknya Lucas bisa berharap istrinya akan cepat beradaptasi.


mungkin?.....


...❣️...


...TBC...