PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)

PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)
back



hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya....🌹


🌹 Happy Reading 🌹


Gadis remaja manis itu berjalan riang memasuki sebuah klinik kesehatan hewan yang terlihat cukup ramai dengan banyaknya hewan peliharaan yang menunggu giliran untuk diperiksa.



"Tante IRENE......."sapaan riang gadis remaja dengan senyum cerah yang mengembang sempurna diwajah manisnya.


"astaga Ara!! sudah lama tidak kemari.kamu apa kabar manis?" balas Wanita paruh baya yang kini berdiri di meja resepsionis klinik kesehatan hewan milik Jessy.


pria tampan yang sedari awal hanya bertindak sebagai penonton saja itu hanya diam,menguap bosan dan menatap jengkel adik sepupunya ini.


"baik Tante,Ara kesini mau ketemu dokter jessy.soalnya bo-"


"Ara"


suara ramah itu terdengar indah telinga Marsel,pria tampan itu menoleh cepat saat entah mengapa hati nya tiba-tiba berdebar tak karuan.


deg...............deg........deg...........



wanita cantik itu terlihat memasuki klinik, berjalan cepat dengan senyum riang menatap Ara yang berdiri tepat disamping Marsel.pria itu terdiam kaku disertai manik yang tak lepas sedikitpun dari seorang wanita cantik yang kini telah membawa Bobo si puppy dog milik Ara ke dalam gendongannya.


"KAK JESSY!!" Ara terpekik senang melihat sosok dokter hewan cantik itu,Marsel? pria itu bagai pria yang baru pertama kali melihat rupa seorang wanita cantik,sungguh lucu sekali putra Marvel itu.


"kenapa kemari Ara? apa bobo sakit lagi?" Jessy bertanya cepat saat melihat hewan kecil di gendongan itu terlihat lemas.


"ia kak,Ara tidak tau kenapa dengan bobo" jawab Ara lemas,Marsel mendengus.apa mereka semua melupakan pria tampan yang kini berdiri bagai patung manekin saja.


"Khem....Ara!!" desis Marsel menyadarkan gadis manis itu.Ara menoleh dan seketika melongo melihat raut wajah jengkel Marsel.


"loh kak Marsel masih disini?! Ara kira kakak sudah pergi tadi" ucap Ara dengan tampang tanpa dosanya.


Marsel melotot dan mamaki adik kecilnya itu setengah mati.memangnya yang berdiri disampingnya dari tadi itu siapa? Marsel mengelus dada sabar.


"Ara siapa? kamu tidak mau memperkenalkan kakak tampan mu ini pada malaikat cantik ini?" ucap Marsel mengkode keras gadis remaja yang tengah terkikik geli melihat dirinya .


"hihihi......maaf kak,Ara lupa.kak Jessy perkenalkan ini kak Marsel kakaknya Ara" Ara menarik tangan halus Jessy kemudian membawa telapak tangan itu menjabat tangan kokoh nan hangat milik Marsel.


deg.....deg.....deg......


keduanya terdiam menatap manik mata masing-masing, klise memang.tapi percayalah sang cupid kini tengah menembakkan panah asmara pada kedua anak Adam tersebut.


Blushhhhh......


wajah Jessy memerah saat telapak tangan besar Marsel menggenggam erat telapak tangannya,dan jangan lupakan senyuman tampan nan manis pria itu.sumpah Jessy yang baru pertama kali ini bersentuhan begitu dekat dengan seorang pria menjadi salah tingkah.marsel terkekeh, dokter cantik ini sangat manis.


"kak jabat tanganya lama sekali,bobo kapan diperiksa kalau seperti itu?!!" celetuk Ara geram,bukanya memeriksa puppy imutnya.kedua manusia ini justru main tatap-tatapan.


"khem....saya Marsel Lee Houston" ucap Marsel setelah berhasil mengendalikan rasa keterpesonaanya.


"i...ia saya Dokter Jessy Atmaja senang berkenalan dengan anda Mr Houston" ucap Jessy sedikit gugup.


pria itu tersenyum dan seketika pada wanita yang datang ke klinik membawa hewan peliharaan mereka terpekik.sungguh pesona Marsel tetap tak bisa ditolak meski tak setajam prince Wiguna.


"jangan terlalu formal,kau tau gadis seorang Houston tak perlu bicara seperti itu pada pria mereka.kau milikku,Ara kakak pergi dan sampai jumpa my Beautiful doctor" Marsel terkekeh tanpa beban dan pergi begitu saja meninggalkan wajah melongo Ara dan wajah syok Jessy.


"MAMI ZOYA.....KAK MARSEL GILA!!!" pekik Ara heboh,para pengunjung klinik bahkan sampai menutup mata dan telinga akibat suara dasyat gadis manis itu.dan Jessy? seketika waktu berhenti,wanita itu bahkan tak mendengar apapun selain ucapan Marsel yang terus terngiang di telinga gadis itu


Jessy spechless!.


"akhirnya kutemukan dimana hatiku akan berlabuh,terima kasih Ara kakak akan memberimu hadiah untuk pertemuan ku dengan Jessy ,dokter cantikku" batin Marsel yang kini telah berada dibalik kemudi dan siap melaju ke kantor Houston Intertaiment.


🖤🖤🖤


beberapa hari telah berganti Minggu,dan kini seseorang akan pulang........


seorang pria tinggi , tampan,bertubuh tegap atletis berjalan angkuh keluar dari pesawat pribadinya.dibelakang pria itu berjalan lima orang pria yang juga memiliki wajah rupawan meski tak sememikat sang tiran yang kini berjalan ditengahnya,mereka dikelilingi para anggota mafia resi Delta dengan wajah kaku dan penuh waspada.sang big boss telah kembali dan kini mereka telah kembali berpijak di tanah sang ratu Elizabeth.


Seorang gadis berdiri diapit oleh sepasang pria dan wanita paruh baya yang berdiri menunggu kepulangan sang putra mahkota dan para pangeran mereka.jangan lupakan juga para pria paruh baya yang masih melekat sempurna aura gelap mereka meski usia sudah tak muda lagi.


"ish....lama!!" celetuk Ara jengkel,dan lihatlah raut santai kakak sulungnya itu ? Ara jengkel setengah mati.


Rion terkekeh sembari menyenggol lengan saudara kembarnya itu,pria itu sungguh gemas melihat wajah merajuk adik bungsunya itu.


Greph......


"selamat datang Ara" goda Rion sembari memeluk Adik bungsunya sayang.Ara terkekeh dan tak lama menyengir lebar


"hehehe....selamat datang kakak kembarnya Ara dan kakak tampan Ara semua!!" ucap gadis itu riang.


disana,disana Anggi berdiri dengan manik mata berkaca-kaca.putranya akhirnya pulang juga setelah begitu lama pergi.dan Anggi tak kuat menahan buncahan kebahagiaan keluarga kecilnya itu.


Rafendra,Alex,Lingga dan juga Marvel mereka berdiri kokoh dibelakang punggung sang Ratu Wiguna.tersenyum melihat para putra mereka kembali dengan selamat.


"apa kau kesulitan Ryu,Kaasan mu merindukan dirimu.sini peluk Tousan" Ryu langsung menyambar dan memeluk erat tubuh ayahnya itu.


"tidak ada yang sulit Tousan, semua bisa kamu atasi" jawab Ryu mantap.


dan kini Alex tengah menatap wajah lelah putranya itu,Axel nampak lelah dengan kantung mata hitam yang menghiasi manik tajam yang kini masih terbungkus kaca mata dan terlihat sesekali putra Alex itu menguap.


"apa semau terasa berat son? papi dulu bahkan lebih berat tugasnya dibanding dirimu,jika kau lebih banyak duduk menatap layar dan mengawasi sembari memberi instruksi, maka papi dulu lebih banyak turun langsung bersama ayah Lingga dan juga Jeremi.melihatmu membuat papi melihat kebiasaan Bimo saat muda dulu" gumam Alex menepuk pundak Axel penuh semangat.


"hoam....papi mungkin benar,tapi Axel dan terknologi itu memang terlalu lekat tak bisa diubah lagi" balas Axel yang kemudian beralih menatap interaksi pada sahabatnya bersama sang adik Ara dan Tristan.


Greph......


Anggi memeluk Tubuh tegap kedua putra kembarnya itu sayang, tersenyum bahagia dengan melihat senyum hangat pada pangeran BE itu.


"selamat datang kembali pada putra kesayangan mommy....i Miss you so much my son" lirih Anggi memeluk erat tubuh Arkansas dan Arion.kedua pria tampan itu tersenyum lembut dan membalas kembali pelukan hangat ibu mereka itu.


" me too mom...me too" balas kedua pria itu serentak.


"mommy tidak adil!! Tristan masa tidak dapat pelukan juga!!" nah, baiklah seketika suasana haru itu buyar seketika saat si bungsu BE merajuk.Ryu menggeleng pasrah diikuti Axel yang kini ingin terbahak melihat ekspresi menyedihkan Tristan.dan juga para ayah mereka.


"ih kak Tristan merajuk tuh mom....hihihi...sini Ara peluk" gelak Ara melihat wajah imut kakak babyface iblis nya itu


"tidak....tidak.....enaknya dipeluk mommy, empuk-empuk hangat gitu hihihi....." ujar Tristan tak sadar aura gelap Rafendra dan senyum iba para ayah yang melihat akan jadi apa nasib si bungsu dengan otak polosnya


"apa yang empuk?!! kamu mau Daddy bakar hidup-hidup hah?!! mommy itu milik Daddy kamu cari saja yang lain.dasar anak nakal ya kamu!!" amuk Rafendra menatap tajam wajah syok Tristan.loh,kenapa Daddy nya itu marah? kata James pelukan mommy itu hangat dan empuk ? jadi dimana salahnya.tristan jadi binggung.


"HUAAAA... MOMMY.... TRISTAN BARU PULANG MASA LANGSUNG DIAMUK DADDY?" pekik Tristan takut,pria manis itu segera berlari memeluk tubuh Anggi erat tanpa halangan.bahkan karna takutnya pada tatapan membunuh Rafendra,Tristan bahkan secara tidak sadar mendorong tubuh Ara yang berdiri tepat disamping Anggi agar menyingkir .


Brukhhhh......


"HUA......P*NTAT ARA SAKIT.....HUA DADDY MOMMY " baiklah seketika semua orang menutup telinga saat dua bungsu menangis kejer.Anggi mendesah lemah.


Rion langsung menggendong sang adik ala koala.Arkansas menarik tangan sang ibu sedikit menjauh, lama-lama bisa putih rambut ibunya menghadapi tingkah absurd adik dan juga ayahnya .


"sudah ayo pulang kakak gendong"ucap Rion yang kini menggendong dengan mudahnya tubuh mungil sang adik.


"kamu kok ringan sekali sih Ra?" tanya Rion yang begitu rindu menjahili sang adik.


" yang benar? tidak kok,perasaan mommy sama Daddy kasih Ara makan banyak sekali.kakak tau tidak porsi makan kuli bangunan? nah itu porsi makan yang Daddy kasih ke Ara" jawab Ara polos.Gadis yang itu bahkan tak sadar wajah menahan tawa sang kakak.Rion sangat menyayangi adik kecilnya itu.


"pffft....masa sih Ra? padahal badan kamu itu rasanya hampir 11 12 sama Tristan, Tristan biru saja gender nya laki,tapi imutnya kalahin anak perempuan" ucap Rion menahan tawa.Tristan mendelik tajam saat mulut Rion begitu lemas menistakan dirinya ayolah ahli boxing sekelas Tristan si Babyface iblis itu dikatain serupa anak perempuan? oh God! harga diri Tristan jatuh merosot seketika.


akhirnya para pangeran BE itu kembali pulang bersama Yang mulia Raja, ibu Ratu, tuan putri dan para menterinya .


"mom,apa persiapannya sudah selesai? " ucap Arkansas pelan,pria itu menatap lembut wajah teduh ibunya.


"dekor, busana, konsep semua sudah selesai oleh para ibumu.sekarang mommy tanya kamu jadi mau gunakan pulau pribadi Wiguna di daerah Hawai itu?" tanya Anggi penasaran.


yah,mereka pulang dengan kendaraan masing-masing.Lingga bersama Ryu,Axel bersama sang ayah Alex,sedang Tristan bersama Marvel semobil dengan Rafendra bersama keluarga kecilnya.


"pakai saja mom,lagipula pulau itu sudah dibawah nama Kansas.sekarang pulau itu menjadi aset kekayaan keluarga kita" jawab Arkansas tenang.


"dan dad,bagaiman rencana published Ara saat ulang tahun perusahaan kita Minggu depan? apa Daddy yakin?" kini suara Rion terdengar cemas.


"ia mommy juga sedikit khawatir,selama ini Ara belum pernah kita kenalkan secara publik.hanya ada segelintir orang yang tau bahwa Ara adalah putri bungsu Wiguna,kalian ingat? dulu penyerang Ara terjadi oleh rekan bisnis legal Daddy kalian .mommy takut jika dunia bawah yang selama ini membawa nama keluarga kita tahu,entah bagaimana para musuh Daddy dan kalian berdua bereaksi?" ucap Anggi lemas.


"lagi pula,selama ini orang hanya tau Ara adalah putri Xavier dan Selenia yang tinggal bersama kita dimansion Wiguna.jika para mafia dan gangster bawah tau mereka akan mengincar Ara,mommy tidak mau.dulu masih beruntung ada Liora disamping Ara,entah kita tidak tau bagaimana nanti" tambah Anggi cemas.


"mom...mommy luka siapa Daddy dan juga para kakak Ara? mereka itu iblis mom,jadi untuk apa mommy takut.dan juga kak Liora bersama teman-temannya bukan gadis biasa,mereka hampir setara dengan para BE organisasi Daddy.jadi mommy jangan terlalu cemas.Ingat mommy Ara sudah 18 tahun dan mau sampai kapan status Ara ini disembunyikan? Ara bangga menyandang nama Wiguna mom.tidak perduli bagaimana mereka mengincar,Daddy dan kakak akan melindungi Ara" putri bungsu Rafendra itu berucap tegas dan mantap tanpa takut sedikitpun.Rafendra tersenyum lebar melihat keberanian putri kecilnya itu,Arkansas menyeringai,adiknya sudah besar rupanya.dan Rion menatap teduh keluarga kecilnya itu.


"baik.Arabeka akan dikenal publik di acara besar tahunan perusahaan besar kita,setelah itu rencana Kansas akan dilakukan!" tegas Rafendra menatap mantap kedua putra ,putri dan juga istrinya.


anggukan kepala disertai senyuman tegas menjawab keputusan tegas sang kepala keluarga besar Wiguna itu.


"oh ia mom,terima kasih karena memberi Dessert pada calon korban ku.tapi menu utamanya akan kuantar sendiri"


tubuh Anggi menegang mendengar ucapan putra sulungnya itu,walau terdengar diucapkan dengan nada santai namun percayalah semua orang juga tahu ada aura membunuh yang terselip diantara kata demi kata itu.


"apa Arkansas sudah tau yang terjadi pada Liora? astaga putraku mengetahui segalanya bahkan Arkansas kini telah begitu menyerupai Rafendra ". batin Anggi bergidik melihat senyum iblis dari putra sulung nya itu.


Rafendra dan Arion saling melirik tak lama seringai bengis tercetak jelas diwajah adonis mereka tanpa disadari Anggi dan Ara.


🖤🖤🖤


"nona Natasha ada kiriman untuk anda" ucap salah satu maid di kediaman Aprilio itu.


semenjak teror itu,kini kedua wanita itu mendapati teror yang datang terus-menerus menghantui kehidupan damai keduanya.


"ki....kiriman apa ? cepat bawa kemari!" perintah Natasha tidak sabar.


deg.....


ARKHHH.......


TBC....