
hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote like dan komen ya.....⭐
happy reading.....🌹
⚜️⚜️⚜️my beautiful target ⚜️⚜️⚜️
nampak suasana arena bawah basemant parkir gedung GLJ begitu mencekam,pria tampan dengan kemeja hitam itu melirik pada gadis yang tengah terbaring lemas di atas aspal basemant dalam penjagaan sahabatnya.
Brugh.......
duakh.....
krak.....
suara pukulan dan tendangan terdengar jelas ditelinga liora saat gadis itu menatap sosok laki-laki yang selalu menganggu fikiranya.
Ke tiga pria berpakaian serba hitam itu tumbang tidak sadarkan diri.
"Cih.....hanya tikus kecil saja ,bagaimana jika Ar yang mereka hadapi? hahahaha...lucu sekali" gumam Pria itu berdecih.
liora dengan mata sayu menatap pria itu dalam.
tap.....tap....tap.....
"kau tidak apa Miss?" pria itu bertanya dengan senyum ramah diwajahnya.
"kau bodoh? sudah tau gadis ini terkena bius meski tidak sampai fatal,masih juga kau tanyakan.kau sehat kawan?" kesal Pria yang tengah membantu liora berbaring diatas pahanya hingga rambut halus gadis itu tak perlu kotor menyentuh aspal.
liora mengeryit,kenapa pria ini sangat berani berbicara tidak sopan pada seorang Arkansas? liora bertanya-tanya dalam hati.
sedang Dua pria lainya yang datang bersama pria tampan yang menolong liora tadi tengah sibuk memasukkan tubuh Para penyerang liora kedalam sebuah mobil Fan yang entah sejak kapan ada disana.
"Ter..terima kasih Mr Arkansas,jika tidak ada kau-" suara lemas liora terhenti saat pria tampan yang dipanggil Arkansas itu mengangkat tangannya gesture agar liora berhenti berbicara.
"hahaha...kau salah Miss,aku Arion bukan Arkansas.oh ia,kami memang kembar namun tidak begitu identik jika Miss melihat kami lebih teliti" ramah Arion karna mengetahui bahwa gadis yang ia tolong adalah gadis yang dicintai oleh kakak kembarnya itu.liora tersentak dan menatap tidak percaya,Pria tiran itu memiliki kembaran? sungguh tidak bisa dipercaya ,terlebih pria dihadapannya ini sangat ramah.
"Gabril bawa mereka ke markas ,aku akan telfon Arkansas" yah,mereka adalah Rion, Gabril,Marsel dan Xander yang secara kebetulan lewat saat penyerangan liora.
"kenapa? markas apa? apa yang ingin kalian lakukan pada mereka? " liora bertanya beruntun meski masih terlihat lemas.rion menyeringai dan percayalah liora seketika merinding merasakan aura bahaya dari pria kembaran sang tiran.
"Shadow memerintahkan membawa mereka " jawab pria yang kini membantu liora menuju mobil sport Buggati milik Rion sedang Marsel dan Xander sudah pergi terlebih dahulu.sepanjang perjalanan liora tanpa sadar mulai terlelap akibat rasa pusing akibat obat bius mulai bekerja.
"habislah mereka ,aku yakin si balok es tiran itu akan menyiksa mereka dengan senang hati" bisik Gabril pada Rion sembari melirik liora yang tengah terlelap .jujur,mereka mengakui gadis yang di klaim sang shadow memang cantik,tidak !! kata cantik bahkan tidak mampu mendeskripsikan pesona seorang liora hingga mereka sejenak memuji pilihan seorang Arkansas.
"cantik ,sangat manis bagus sekali si bos tiran memilih!! kalau aku pasti sudah kubawa minta restu" kekeh Gabril menepuk bahu Rion keras hingga pria tampan itu meringis jengkel.
"sudah cepat jalan sebelum es balok itu mengamuk" ucap Rion mendengus kesal.
🖤🖤🖤
ruang tamaram itu terasa semakin dingin mencekam kala pria yang tengah duduk diatas kursi kebesarannya itu terlihat sangat murka dengan wajah sudah memerah dan rahang yang mengeras dengan tonjolan urat-urat yang terlihat jelas dari tanganya yang terkepal penuh amarah.
"berani.....berani sekali mereka menyentuh gadisku!! hehehe..akan kutumpahkan darah dari tubuh kotor mereka"tawa rendah penuh ancaman sang Shadow membuat ke Empat pria yang berdiri jauh dibelakang nya seketika merinding takut.Ryu,Axel,James dan Tristan memilih mundur perlahan saat kekehan dingin Arkansas terdengar mampu melemaskan setiap jengkal otot tubuh mereka.aura seorang pencabut nyawa telah keluar dari tubuh arkansas,menunggu calon korbannya.kini pria itu benar-benar terlihat bak pangeran Lucifer yang siap melempar jiwa kedalam neraka.
"Rion sudah hampir tiba bos,apa perlu kami turun tangan?" cicit Ryu ,sungguh nyalinya ciut seketika saat tatapan tajam Arkansas kini beralih padanya.sial,mengapa mereka harus berteman dengan putra iblis ini?.
Arkansas menjilat bibirnya sendiri sembari memainkan belati kecil ditangannya ,bibir itu menyeringai remeh dengan sorot mata tajam.
"tidak perlu!! aku akan melakukannya,jangan lupa sudah lama aku tidak bermain-main dengan bebas karena gadisku.dan kini akan kutunjukan siapa bosnya" smirk itu terlihat bengis.
Brugh......
Marsel,Xander dan Gabril menghempas jatuh tiga pria itu hingga bersimpuh dibawah kaki Arkansas yang terlihat tenang dan santai menatap calon korbannya.
Rion,pria itu menggendong liora ala bridal.Arkansas mendelik dan memerintahan Rion membawa liora ketempat nya.
"berikan padaku" titah Arkansas dan Rion segera memberikan tubuh liora kepada saudara kembarnya.
arkansas meletakkan tubuh liora senyaman mungkin diatas kursi kebesarannya dan menepuk pelan pipi lembut gadis itu.
"hey...wake up baby, don't you want to see their punishment?" Arkansas membelai lembut wajah liora hingga gadis itu perlahan membuka matanya.dan reaksi Ryu,Rion, Axel, James, Tristan, marsel hingga Xanders? mereka terdiam dengan wajah melongo takjub,sungguh ini bos mereka bersikap lembut ? wah....sungguh keajaiban dunia.
liora menatap wajah tampan nan hangat yang kini tengah berlutut dihadapannya.usapan lembut pada wajahnya membuat liora terbuai dan menatap balik wajah Arkansas berkaca-kaca.apa ini,mengapa setiap bersama pria ini dirinya menjadi lemah dan rapuh.kemana jiwa pemberani dan pemberontak dalam dirinya?.
"hei... don't cry baby,jangan menangis my lady semua akan baik-baik saja dan aku akan menghukum mereka demi dirimu.sekarang tarik nafas dan tutup matamu jika kau takut"Arkansas berucap sangat lembut sembari menatap tak bosan wajah manis liora,dan semua mata anggota BE yang menatapnya hanya melongo tak mampu berkata-kata.liora,gadis itu mengangguk dan perlahan menutup matanya bahkan meski lembut ,percayalah aura bengis Arkansas sangat terasa.
cup.....
Arkansas tersenyum lembut dan mengecup kening liora sayang, liora? gadis itu menegang dengan desiran aneh menyapa hatinya.
"tutup telinga dan jangan lakukan apapun.cukup biarkan aku melakukan tugas sebagai Guardian mu" bisik arkansas kemudian berdiri dan menghadap pada para pria malang yang dengan bodoh berani menyerang gadis milik seorang iblis tiran Arkansas.
"bos,apa tidak perlu diintrogasi dulu?" tanya Axel meski ketakutan sudah menjalar melemaskan seluruh tulang dan sendi ditubuhnya.
Arkansas diam tak menjawab,pria itu berjalan dengan langkah berat dan aura dingin mencekam hingga atmosfer terasa mencekik.para inti BE mundur perlahan membiarkan sang iblis melepas haus darahnya.benar-benar darah asli keturunan Rafendra Wiguna sang pendiri BLOOD EAGLE.
Ketiga pria yang sudah babak belur akibat ulah Rion sebelumnya kini semakin meringsut jauh kala wajah Bengis itu semakin mendekat.
duakh...........
satu tendangan keras menghempaskan para penyerang liora tadi.wajah cantik liora yang terlihat memerah lebam membuat Arkansas yang melihatnya langsung dikuasai amarah,membuat emosi didalam dirinya semakin berkobar.
Dor........
satu tumbang dengan timah panas bersarang di kepala pria itu.liora menggigil saat mendengar jeritan kesakitan dari kebengisan pria tiran itu.
Arkansas bosan,pria itu beralih pada lelaki berhodie hitam yang membius gadisnya.seringainya semakin dingin dan mencekik.
Jleb......Srethhh....
Akkkhhhh......
pria tiran itu mulai bermain dengan gerakan pelan penuh penghayatan.merasakan bagaimana darah itu mengalir mengenai telapak tangan dan seluruh pakaian bagian depannya.
Ryu,Axel,Rion,Gabril,James ,Marsel dan Xander meringis ngilu saat belati itu berputar menjakankan tugasnya .tristan? pria manis itu pusing dan mual hebat,sungguh meski ia juga suka membunuh,namun mempermainkan korban seperti yang dilakukan arkansas sangat mengerikan .
liora ,gadis itu menangis dalam diam.telinganya menangkap jeritan dan tangisan pilu itu dengan jelas.hatinya berdebar ketakutan menguasai seluruh tubuh dan fikiranya.pria itu berbahaya!.
"kalian tahu siapa yang coba kalian sentuh dengan tangan kotor itu? milikku!" Dingin,sangat menakutkan.suara dominan Arkansas terdengar telak .semua orang bungkam seribu bahasa tak berani menyela sang Iblis.
dua tewas dengan tubuh sudah tidak berbentuk.pria yang menepuk bahu liora melihat kematian tragis kedua rekannya dengan tatapan kosong penuh penyesalan .mereka pembunuh bayaran,namun kini mereka terbunuh oleh iblis pembunuh yang sebenarnya.
Greph.....
tubuh pria itu terangkat saat Arkansas dengan satu tanganya mencekik dan mengangkat tubuhnya begitu mudah.
Aaaarrgghhkk.........
tatapan Arkansas semakin menghitam dipenuhi binar kepuasan .darahnya mendidih dan pria itu menggila.
Crashhh......
katana milik Ryu kini berada di tangan Arkansas, menebas dan mengayunkan benda itu dalam satu ayunan tangan.
ARGGHHH.........
"AM...AMPUN!!! TO...TOLONG AMPUNI AKU!!" teriakan permohonan pria itu mengiba.
"wah bos menggila" celetuk James sembari mengusap tengkuknya merinding.
"siapa suruh cari mati" ucap Axel sembari terus merekam dengan handicame ya.
"aku tidak akan berani bermain dengan iblis itu" bisik Marsel mengigit bibir dalamnya horor.
"dia bahkan tertawa bahagia saat menebas tangan pria malang itu" timpal Ryu yang katananya entah bagaimana bisa berada di genggaman sang bos dalam sekejap mata.
"sudah,dari pada itu.lihatlah Miss liora itu diam bahkan menatap tanpa berkedip dengan air mata mengalir deras" celetuk Tristan kasihan melihat penampakan liora yang kini duduk kaku dengan tubuh bergetar ketakutan.
semua mata para sahabat Arkansas langsung menuju sosok liora.gadis itu sungguh menyedihkan kini. tapi apa ini? gadis itu diam dan tak bersuara meski air matanya mengalir deras.
"1" suara Arkansas menyadarkan semua orang.pria itu akan menyelesaikan eksekusinya.
Crash......
ayunan katana itu memisah tubuh.
"2" seringai arkansas menghilang,kini wajah pria itu terlihat dingin mencekik.
Crash......Duk..
kepala itu jatuh terguling dibawah kaki Arkansas sang tiran pembunuh.
Brugh........
hancur,hancur sudah.Arkansas bahkan tidak memberi iba sedikitpun.pria itu menginjak dan menghancurkan korban hingga tak berbentuk.
"done"
Hiks.....Hiks....Hiks.....
Hoek.........
semua menoleh saat isakan liora terdengar,tak lama gadis itu memuntahkan semua isi perutnya.mual,menjijikkan .mayat itu membuat liora jatuh tak sadarkan diri.
Arkansas mematung.pria itu menyesali kebrutalannya.ia lupa,sungguh saat membunuh tadi ia lupa liora melihat ,gadis itu melihat semuanya.
" jangan sentuh" pekik Arkansas saat Rion berniat mengangkat tubuh liora keluar dari ruang eksekusi.lagipula apa mereka gila membawa seorang gadis masuk kedalam sarang iblis? yah, sepertinya mereka semua memang sudah hilang akal.
"buang sampah ini ke sarang Tiger dan berikan juga Alpha makan" ucap Arkansas tegas dan berlalu sambil menggendong liora ala bridal masuk kedalam kamar pribadinya di markas rahasia BE.
"maaf baby,maafkan aku" lirih arkansas penuh sesal sembari membaringkan tubuh liora perlahan diatas kasur king size ya.
cup....
satu kecupan lagi dan pria itu berlalu masuk kedalam kamar mandi dan membersihkan seluruh darah yang mengotori tubuhnya.
TBC....