PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)

PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)
simphony



...Jangan lupa tinggalkan jejak vote, Like dan komentar ya............



...🍁...


...H...


...A...


...P...


...P...


...Y...


...R...


...E...


...A...


...D...


...I...


...N...


...G...


...🍁...


Butir-Butiran Cristal es mulai jatuh membasahi tanah Britania raya,para maid yang di kepalai oleh seorang pria muda mantan dari salah satu wakil Gamma dari BE,Dyazel Alexi.pria muda itu telah bekerja selama beberapa Minggu terakhir demi menghadapi musim dingin yang akan datang,dan benar saja kini Mansion besar Wiguna itu telah siap menghadapi musim dingin panjang tahun ini.


Nyonya muda Wiguna telah jauh-jauh hari mempersiapkan mantel tebal untuk semua pekerja di Mansion suaminya,penghangat ruangan paling canggih telah terpasang dan kini keluarga besar mereka telah siap bercengkrama saling menghangatkan suasana setelah selesai beraktifitas nantinya.


cookies dan susu,teh bahkan cofee segala bentuk telah tersedia diatas meja.


seorang bocah tampan dengan wajah dinginya tengah menatap keluar mansion dari balik kaca besar yang kini memperlihatkan seluruh tanah yang telah berwarna putih tertutup salju.


manik tajam putra sulung dari Arkansas itu menatap dimana sekumpulan saudaranya tengah asik dengan kegiatan ice skating yang mereka lakukan,dimana halaman depan mansion telah disulap dalam sekejap menjadi area ski.


para penjaga memperhatikan para tuan muda mereka.


"Alarik!! yuhuuuu...asik sekali,kau lihat aku meluncur!!" Diego bersorak sembari bergandengan tangan dengan Maxim.kedua anak itu meluncur riang di area seluncur dadakan yang di buat oleh para pekerja mansion.


Alarik,bocah tembem yang tengah membangun istana salju dengan saudari kembarnya ,acella.keduanya menatap jengah kelakuan dua saudaranya itu.


"kau ini seperti orang miskin saja yang tidak pernah bermain skating!!" sinis Acella menatap jengah kelakuan absurd keduanya.


"sudah biarkan saja ki-.......RAINO!!"


Alarik dan Acella seketika berdiri kaget saat sebongkah besar salju jatuh menghantam istana es yang baru mereka bangun.


tebak siapa perusuh ya?


tentu saja,si Raino!....


"hahahaha.....istana kalian itu jelek,lihat snowman milikku!! dia bahkan punya pistol!!"


bangga Raino sembari menunjuk manusia salju yang cukup besar buatan tanganya.


hingga.....


Plak...........!!


kepala belakangnya tergeplak keras oleh sang kakak 5 menit,Raider.


"kenapa kau keluarkan pistol itu bodoh!! kalau papi tau bisa di jadikan mainan Demon kita!!"


Raider memaki panik pada kebodohan saudaranya itu, astaga! pistol itu milik ayah mereka Arion.pistol yang mereka ambil diam-diam dari laci kamar orangtua mereka tanpa sepengetahuan siapapun.


dan itu adalah Baretha golden midium tipe langka buatan Arion sendiri!.


hingga....


"MAMI.....PAPI RION.......TWIN R CURI SENJATA PAPI!!!.........."


"MAMP*S KITA!!"


Acella bersidekap dada mengejek setelah puas melihat wajah pias kedua saudaranya itu.


"HEH.....ANAK BADAK!! KENAPA KAU BOCOR SEKALI?!!" raino jengkel,ia menghardik kelakuan ajaib saudarinya itu.


"badak...badak...gundulmu!! rasakan...memang enak, siap-siap diamuk papi!!" menjulurkan lidah dan gadis kecil berkepang dua itu berlalu pergi tanpa dosa.


namun.....


"mau kemana kamu putri badak!! kamu harus tanggung jawab kalau papi marah!!" Raino menarik tangan Acella jengkel.


"no.....ihhhh...Raino lepaskan Cella!! HUAAAA...mami Kayra huuuuuu!!" nah pecah sudah tangis si chabby putri Axel itu.


"aduh....ehhhh...diam dong Cell...nanti mami ngamuk,kamu cengeng sekali!!" panik sudah si Raino,bisa habis dia diamuk oleh dua rubah Kayra dan amber.


sial.......


para saudaranya mendekat dan berusaha membujuk si cengeng Acella.sungguh mereka juga tak mau terkena imbas amukan kedua ibu rubah galak itu nanti.


"Acella diam ya...nanti Max kasih permen yupz deh!!" bujuk Maxim panik kala melihat dari kaca lantai dua siluet sosok ratu neraka yang mulai datang.


"kamu sih No!! sudah tau cella cengeng malah kamu ganggu,sekarang bagaimana ini?!!" sembur Gion putra dari Gabril was-was.


"Cell..diam ya,nanti kak Raider pukul Raino" raider juga mulai panik,karena apapun kesalahan saudaranya,yang lain juga tetap akan menanggungnya.


"huuuuuu...hiks...tidak mau...hiks...cella tidak mau main lagi sama Raino!! hiks...cella mau tunggu adik bayi mommy saja hiks...Raino nakal.....mami Kayra harus pukul!!" Isak gadis kecil itu kejer.enak saja,Acella tidak terima diejek Badak oleh bocah bibit playboy seperti Raino itu.jadi saat ada kesempatan akan gadis kecil itu pastikan kedua,tidak! semua ibu mereka harus menghukum bocah mulut lemes yang selalu mengejeknya itu sampai jera!.


"Xavi...kenapa diam saja?! cepat bujuk si cengeng ini!" Raider berbisik pada Xain yang terus terdiam sembari menonton adegan bujuk membujuk itu dengan santai.yah,putra dari Xander itu benar-benar simbol dari kemalasan tinggi.


"Hoam.....malas!! bye...aku mau rebahan dulu daripada mengawasi anak kecil seperti kalian,kau sebagai yang tertua setelah aku dan Rayganta sebaiknya bekerja keras sebelum para ibu ratu itu kemari!!" berbalik dan pergi begitu saja,Raider melongo melihat kelakuan tak berperikesaudaraan seorang Xain.


"tu-"


"SIAPA YANG BUAT PUTRI KECIL MAMI MENANGIS?! MAJU SINI!!"


DEG.......


para bocah yang tengah dilanda panik itu menoleh patah-patah kala suara menggelegar sadis seorang Amber terdengar dari arah pintu .


"mamp*s!!" Celetuk Raino panik.


"papi...matilah putramu ini!!" Raider menyeletuk horor


"Ya salam!!" ujar Diego dramatis


"ehhhh copot!!" Maxim latah.


"Kamu ini ya!!! sudah mami bilang berapa kali?!! jangan ganggu adikmu!"


"a..akh...ampun... ampun mami istrinya papi Axel!!" Raino meringis ngilu kala daun telinganya ditarik buas oleh istri bar-bar Axel itu.


"hiks..pukul dia mami!! hiks...Raino jahat!!" kompor Acella puas melihat raut kesakitan dari saudara nakalanya itu.


Kayra menghela nafas melihat kelakuan kelawat nakal putranya itu,sesungguhnya dia sendiri ingin tertawa melihat tatapan memohon Raino padanya.


"TOLONG...SIAPAPUN TOLONG AKU !! AKHHH...PAPI AXEL....CEPAT KEMBALI DAN LIHATLAH ISTRIMU INI!!" pekikan nestapa Raino terdengar memprihatinkan.


"heh...mulutnya Raino!! sudah pukul saja pant*tnya itu Amber!! pusing aku lama-lama" sentak Kayra melihat betapa kurang ajarnya mulut lemas putranya itu.


"tenang Kay!! akan ku pukul anak nakal ini sampai dia tak akan berani mengeluh nanti!!' smirk Amber terlihat mengerikan.


"TIDAK!!! SESEORANG.... TOLONGGGGGGGG"


semua mata memperhatikan adegan akward antara kesadisan amber dan kemalangan Raino hingga kedua manusia beda gender dan usia itu menghilang dari balik pintu dengan telinga Raino yang setia dijewer kuat oleh Amber.


"nah..kalian bagian mami!!" Smirk kayra kala melihat tatapan kelegaan para putranya .


dan seketika itu,lega hati para pangeran BE itu hilang bak diterpa angin.


"TIDAK!!!"


"HAHAHHA....PENGAWAL!! BAWA ANAK-ANAL NAKAL INI KERUANG HUKUMAN!!" tawa sadis Kayra membahana .


dan akhirnya,para bocah malang itu dengan terpaksa menerima tarikan para pengawal menuju ruang hukuman dilantai bawah tanah Mansion.


dan Acella si biang kerok?


gadis itu kini duduk dengan acara party tea time bersama para snowman kecil yang dibangun oleh para maid sebagai temannya bermain,tak perduli jerit nestapa para saudaranya yang kini menunggu hukuman dari kedua ibu sadis mereka.


sementara itu........


Rayganta menggeleng miris melihat tingkah laku absurd ibu dan para saudaranya itu.


hingga....


Pluk........


sebuah tangan halus menepuk pucuk kepalanya lembut.


menoleh dan melihat sang ibu tercinta berdiri dibelakangnya dengan sebuah jaket wol dan segelas susu hangat coklat.


"Ray....kenapa disini son? cuaca dingin dan kamu berdiri didepan jendela yang terbuka tanpa baju hangat? kalau sakit bagaimana coba? sekarang pakai jaket wol ini,ini mom rajut sendiri" Rayganta tersenyum tipis dan merentangkan kedua tangannya manja dan disambut usapan lembut Liora yang segera memakaikan jaket rajutan itu di tubuh putra kesayangannya itu.


" hangat mom....wah......jaket mommy sama seperti punya Ray?!!" ujar bocah tampan itu riang kala melihat jaket rajut yang dipakai sang ibu.


Liora terkekeh geli,tentu saja!


"tentu saja sayang...mommy,Ray,Daddy...mommy rajut jaket wol ini kembar untuk kita bertiga!! tidak ada duanya" kekeh Liora menarik gemas hidung mancung putranya itu.


Rayganta mengangguk dan memeluk perut buncit ibunya sayang.


"mom...kapan adik Ray akan lahir? kata paman Gabril adik akan lahir musim semi nanti?" Rayganta mengecup manis perut sang ibu ,anak laki-laki tampan itu benar-benar tak sabar menggendong adik perempuannya.dan untuk adik laki-lakinya? Ray malas! biarlah Daddy-nya yang mengurus adiknya itu nanti.


devinisi kakak laknat memang.....


Liora tersenyum dalam dan mengangkat wajah putra tampanya itu untuk menatapnya.


"tidak sabar sekali putra tampan mom ini?! sabar ya sayang...nanti adik pasti segera lahir sesuai waktunya,kamu sabar dan pastikan saja untuk berjanji pada mom untuk selalu menyayangi,menjaga,dan jadilah panutan kelak untuk adik-adikmu ya sayang...janji sama mom!!" ucap Liora lembut.


Rayganta mengangguk mantap dan meraih telapak tangan sang ibu.


"Ray janji mom!! Ray akan jaga adik-adik Ray dari kejamnya dunia,Ray akan jadi tameng dan senjata bagi Daddy untuk melindungi adik....Ray berjanji selama ada Ray,tidak ada seorangpun yang bisa menyentuh keluarga Wiguna seujung kuku pun,dan jika sampai mereka berani menyakiti keluarga Ray! akan Ray habisi mereka!" tatapan tegas nan tajam bocah tampan putra Wiguna itu benar-benar mampu membuat siapapun bergidik,bahkan Liora merasa bulu kuduknya berdiri kala merasakan ketegasan dan ancaman nyata dari aura putranya itu.


tapi,wanita hamil itu bersyukur setidaknya ia tak perlu cemas masa depan anak-anak nanti dibawah lindungan suami juga putra sulungnya itu.


"baiklah sayang... sebentar lagi para ayah kalian akan pulang dari perjalanan bisnis,sekarang mari bersiap kita makan malam" Liora menarik lembut tangan halus Rayganta dan membawa anak tampan itu menuju ruang makan keluarga dimana semua telah menunggu,mungkin?.


.......🍁.......


nampak beberapa orang wanita cantik tengah sibuk berdiri heboh didepan sebuah klinik kecantikan yang baru beberapa Minggu lalu dibuka.


"hey...ingat ya sister!! kita harus buat calon adik ipar kita benar-benar sibuk hari ini!!' wanita cantik dengan rambut hitam bergelombang panjang diikat ponytail berseru heboh.


"kamu benar Daisy!! tugas ini kita tidak boleh gagal!!" wanita berambut sebahu disampingnya membalas penuh tekad.


"Jessy...ingat kau mengemudi jangan seperti pembalap untuk saat ini! ingat buat waktu berlalu lambat!" wanita dengan rambut panjang terurai mengingatkan tegas pada sosok cantik istri Marsel,Jessy.


Jessy? istri Marsel itu menatap wajah tegas Amber dengan anggukan mantap.


dan tak lama,dari dalam klinik.dua orang wanita cantik keluar sembari menarik paksa seorang gadis yang masih lengkap dengan jas prakteknya.


Ara dan Freya tersenyum lebar kala tarikan mereka berhasil membuat sakura,gadis calon saudari ipar mereka itu akhirnya pasrah meninggalkan pekerjaannya dan ikut kemana mau para saudari kekasihnya itu akan membawanya.


"aduh Ara...ini aku mau kalian bawa kemana ?" desah sakura frustasi.


"aduh kak sakura....kakak ikut saja jangan tanya-tanya terus,pusing Ara tau...." balas Ara merajuk.


Sakura terkekeh,sungguh istri dari Dexter itu masih saja manis meski sudah berbuntut satu.


"eh?!!" Sakura tersentak kaget saat melihat empat orang wanita cantik berdiri heboh melambai pada mereka.


"Sakura...sini..sini...." angel,Daisy dan Jessy berseru heboh.Amber menggeleng miris melihat kelakuan tiga sahabatnya itu.


"kalian ada disini juga? sebenarnya ini mau kemana sih?!" Sakura berucap binggung.


"adalah itu....kita hanya mau mengajak kamu ke butik Samantha.disana sudah menunggu kak Starla juga" jelas Daisy melirik licik pada para sahabatnya dibelakang sakura.


"butik Samantha? buat apa memang?" tanya sakura binggung dan kaget bersamaan saat tubuhnya ditarik masuk tiba-tiba kedalam mobil oleh Amber dengan wajah tak berdosa wanita itu.


sungguh istri Axel itu benar-benar bar-bar!....


"sudah jangan banyak bicara,sekarang masuk!!" geram Amber lama-lama,sungguh kakinya keram akibat kini ia sedang kedatangan tamu bulanannya.


"psssttt...sister Amber kenapa?" bisik sakura ngeri melihat wajah mendung siap terkam amber.


"psssttt...kak amber lagi bulan datang hihihi..jadi jangan ribut atau ini mobil dibalik nanti sama dia!!" kikik Ara membalas sambil berbisik.


"Tidak perlu berbisik! mobil ini cukup hening sampai suara kalian bagai speaker aktif di telingaku!!" nah kan,amber sedang sensitif.


diam.....


hening.....


sungguh para wanita itu tak mau menganggu Amber yang sedang mode senggol bacok kala pms melanda.


sungguh,Axel saja bisa diajak baku hantam kala wanita itu tengah sensitif. apalagi mereka yang hanya wanita lemah tak berdaya,mungkin?.


sungguh tak tau diri bukan?......


bolehkan para suami menyoraki ke Pd-an diri istri mereka itu? poor Husband.


dan akhirnya,mobil Alphard putih itu melaju meninggalkan klinik praktek sakura dengan Jessy yang menyetir perlahan takut akan amukan Amber.


"ingat Jes!! kecepatannya jangan lebih dari 40 km/jam" desis Amber mengancam kala jiwa-jiwa pebalap Jessy terlihat akan kambuh.


Deg....


jessy menegang kala keringat dingin terasa dari balik punggungnya.


sial dia lupa ada singa betina dibelakangnya!.


"I...ia Am!! santai saja hehehe" kekeh Jessy kikuk.


"mengebut lagi kutebas kepalamu!!" ancam amber telak.


Glek...


Jessy mengangguk kaku.


"kak Jessy sih!! sudah tau kak Amber lagi dapat tamu,pakai lupa segala lagi kan jadi kena sembur" Freya berbisik pada Ara dan para wanita itu hanya mengangguk ngeri.


sakura? gadis itu terlalu takut melihat wajah garang Amber kini.


"bagus...sekarang jalan pelan!" instruksi amber dengan wajah puas.


Jessy? istri dari Marsel itu sudah merapalkan segala nama hewan di ragunan untuk mengganti nama Amber.


...🙏...


...TBC...


sorry untuk up terlalu lama,el lagi sibuk buat kuker untuk lebaran so.......jangan marah ya guys and stay here 😘