
hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya.....⭐
happy reading...🌹
hembusan nafas berat terdengar dari pria tampan yang kini berdiri dengan mata menatap lurus dan dingin kedepan.Arkansas memperhatikan saat liora turun dari atas panggung sembari menatap ke tempat dimana dirinya berdiri.
perlahan,tubuh tegap itu berjalan ketengah ballroom saat melody indah pengiring pesta dansa dimulai.berdiri dan menatap lurus pada wajah manis yang kini bahkan menunduk sembari menutup mata tak berani menatapnya.
tegang......
semua pasangan yang mulanya berdansa di tengah memilih mengambil jarak.musik seakan terdengar slow motion saat hembusan nafas pria dingin itu tepat menerpa pucuk kepala liora.gadis itu terdiam mematung ditengah Blitz kamera paparazi mulai memotret moment sang penguasa London itu nampak memberi perhatian lebih pada seorang putri dari pengusaha Benedict.
"bersediakah kau memberi dansa pertamamu denganku?" suara dingin Arkansas benar-benar membuat perasaan liora seperti diiris sembilu,sakit namun tak berdarah.pria yang selalu hangat ini kini menatapnya dingin!.
telapak tangan kokoh itu terjulur dan dengan perasaan tak menentu liora menerima uluran tangan itu dengan senyum paksa.sementara itu dari jauh Natasha menatap nyalang keduanya.dan Leonardo,pria itu tersenyum miris .
"kau seharusnya dengarkan ucapan Tante Leo! tinggalkan gadis picik itu dan terima saja Stefani,wanita model itu sangat cocok bersamamu! dan kau jangan pernah mencari ribut dengan penguasa London itu!!" wanita paruh baya dengan make up tebal itu menatap Leonardo tegas.leonardo seakan tuli dan maniknya hanya menatap lurus dimana gadis yang ia cintai sedang berdansa dengan rivalnya sendiri.
sementara itu...
Arkansas meletakkan tangannya di pinggang liora dan tangan satunya lagi menggenggam erat telapak tangan mungil gadis itu .maniknya tak berubah tetap dingin dan datar.
tubuh liora seakan membeku saat tangan kokoh pria itu merem*s pinggangnya sedikit kuat,liora meringis namun wajah dingin Arkansas membuat lidahnya kelu.jantungnya berdegup dengan seluruh persendian yang terasa melemas,tidak tau mengapa setiap sentuhan Arkansas kali ini membuat tubuhnya gemetar akibat aura yang terasa berbeda.
Arkansas merapatkan tubuh mereka,menenggelamkan tubuh liora kedalam dekapannya,pria itu memeluk liora penuh cinta dan rasa marah yang membumbung tinggi.liora diam dan hanya bisa menghirup dalam aroma manly pria tiran itu,liora tak tau hatinya bimbang.pelukan itu hangat dan nyaman namun tatapan itu terasa dingin dan penuh kemarahan.
liora terus menunduk dan Arkansas tak suka itu,pria itu meraih dagu liora dan memaksanya menatap mata tajamnya.
"kenapa? kenapa kau tidak mengerti?" suara Arkansas terdengar dingin dan lirih.disaat wajahnya begitu dekat dengan wajah liora,Leonardo datang dan menarik tangan liora menuju dirinya.
hening....
musik berhenti.....
semua orang menahan nafas saat dua pria berkuasa itu saling berhadapan dengan sorot mata dingin saling membunuh.
Leonardo sudah putus asa,pria itu memaksa kehendaknya kini atau tidak selamanya.
"Liora,aku menyukai dirimu tolong katakan kau juga merasakan hal yang sama denganku? izinkan aku mencintaimu" ucap Leonardo menatap penuh permohonan pada liora.
"maaf Leo...aku...aku tidak bisa,aku...aku" liora tak bisa berkata lagi,hatinya kembali sakit saat mengingat bagaimana ayahnya dulu mengatakan cinta pada sang ibu,tapi lihatlah akhirnya? gadis itu trauma.dan Leonardo melakukannya secara tiba-tiba.
Stefani berjalan cepat ,ini tidak boleh terjadi! .
Ryu menggeram emosi dan mulai menghadang langkah Stefani.
"mau apa kau?!! kau tidak punya urusan disana,diam atau kubunuh kau sekarang juga Bit*h!!" tatapan nyalang dan suara penuh ancaman Ryu membuat langkah Stefani terhenti,wanita itu meringsut menjauh.sedang disana,Axel tengah berdiri tepat dihadapan keluarga Aprilio.pria itu tak akan membiarkan sang bos terganggu.
"Diam dan jangan mencari masalah lagi,kalian masih hidup karena kami menghormati mommy Veleri dan tuan besar Jack Houston.melangkah sejengkal saja,akan kupatahkan kaki putrimu itu tuan Kevin!!" Desis Axel penuh ancaman.Kevin menegang dan mengangguk serta menyeret tubuh istri dan juga putrinya menjauh.sudah cukup Natasha menghabiskan banyak uang dan waktu demi memulihkan wajah wanita itu.
"kau menantang ku dengan mencoba memilikki apa yang ada dalam tanganku? kau sudah bosan hidup rupanya?!!" Arkansas berkata dan berjalan dengan langkah berat dan mengancam kearah Leonardo. para tamu menahan nafas begitupun dengan liora yang kini nampak linglung.
"hahahaha...cinta tak mengenal pemilik,saat kau bahkan belum memiliki status apapun dengan liora,aku berhak atas hatinya juga!!" balas Leonardo sengit.
kini kedua pria itu telah saling berdiri berhadapan.Arkansas tak banyak bicara lagi dan.
Dor........
"ARKHHH"
"ya Tuhan!!"
dengan tanpa aba-aba dan peringatan,sebuah timah panas tepat menembus bahu kiri Leonardo .teriakan liora serta jeritan panik para tamu mulai berlari keluar ballroom.pria tiran itu telah lepas kendali!.Leonardo terjatuh dengan darah yang terus merembes dari luka tembakan yang diberikan Arkansas .jas toksedo putihnya berubah menjadi merah disepanjang tubuh atas bagian kiri.liora mematung dengan Nixon dan Amber yang merangkul dirinya.
tab....tab...tab....
langkah sang tiran bagai melody kematian.
"kau menantang ku bukan? !!" tajam dan bengis,suara berat Arkansas benar-benar membuat liora ketakutan.dan Leonardo menggeleng tak percaya,ia ditembak dipesta ya sendiri.
Krak.....
"ARKH......" sepatu pantofel hitam Arkansas menginjak luka tembak pada bahu kiri Leonardo,pria itu menjerit kesakitan.ballromm telah dikosongkan saat tembakan Arkansas mulai berbicara.kini hanya tinggal Axel,Ryu,Nixon, Amber,keluarga Kevin,keluarga Monika dan keluarga Leonardo sendiri .
"ARKANSAS CUKUP!! HIKS...APA YANG KAU LAKUKAN?!! BERHENTI SEKARANG JUGA!!" isak liora,gadis itu berteriak saat suara jeritan kesakitan Leonardo benar-benar menyedihkan.Arkansas bukanya tenang justru semakin tersulut saat gadis itu justru malah berusaha menolong Leonardo.
Sretth......
Leonardo semakin menjerit saat belati pria tiran itu menggores dari mulai luka tembak hingga melintang sepanjang dada.tubuh Leonardo telah bersimbah darah.dan tak ada seorang pun yang berani mendekat saat Rion sang ketua Mafia BE telah datang bersama beberapa anggotanya..
"bereskan tempat ini!!" titah Arkansas dan menyeret liora keluar dari ballroom yang telah kacau balau.
🖤🖤🖤🖤
kamar mewah itu terasa mencekik saat tak ada satupun suara yang terdengar.
Liora berdiri dengan tubuh bergetar.Saat Arkansas berdiri tanpa kata dihadapannya.suara jeritan kesakitan Leonardo masih terngiang jelas dibenaknya.
deg........
jantung liora seakan berhenti saat tubuh tegap Arkansas jatuh dan berlutut tepat dihadapannya.pria itu berlutut sembari menggenggam erat kedua telapak tangan liora.
"A......Arkansas....apa...apa yang kau lakukan?!!" liora membeku dengan kegugupan luar biasa.pria arogan,tiran,diktator dan tak kenal ampun itu kini berlutut sembari menenggelamkan wajahnya di perut liora.liora seakan merasa waktu seakan berhenti.
"aku mencintaimu liora,apa kau tak bisa sadari itu? apa harus aku mengeluarkan dan memberikan jantungku padamu agar kau tahu? tidak bisakah kau melihat masa depan tanpa terperangkap masa lalu? hatiku sakit saat melihatmu bersama pria lain,aku tak pernah mau berurusan dengan hati dan aku tak tau bagaimana cara mengungkap cintaku padamu,hingga hanya tindakan yang ku lakukan tanpa kata" lirih Arkansas sembari menatap sendu wajah liora yang kini terlihat memerah menahan tangis.
"selama ini semua aku dapatkan tanpa harus bersabar dan bersikap lembut,tapi dirimu.aku berusaha menjadi pria yang pantas dan menahan diriku dengan semua jiwa iblisku padamu.aku bahkan bisa membunuh semua yang menyakitimu hanya dengan satu anggukan darimu, aku mencintaimu liora.bahkan jika kau meminta nyawaku akan kuberikan selama bisa melihat senyumanmu" sendu Arkansas.pria itu membuang semua harga dirinya kini,hanya untuk cinta.cinta yang pertama kali ia rasakan.
"cinta? aku tidak tau lagi apa itu cinta arkansas hiks......aku lelah selalu menjatuhkan air mata saat mencoba membuka hati,kita mengenal belum lama dan kau mengatakan mencintaiku.aku tak percaya hiks..... pria seperti dirimu bisa merasakan cinta pada gadis seperti ku? setelah kau mengatakan cinta lalu apa? aku tak mau hancur lagi dan lagi semua terasa menyakitkan hiks.....aku takut" Isak liora ,kini tubuhnya terjatuh lemas dihadapan Arkansas.pria itu menarik tubuh liora dan memeluk gadis rapuh itu erat.
"berikan kesempatan pada hatimu dan hatiku baby,jangan mengatakan takut membuka hati kembali.aku bersumpah dengan hidupku akan memberimu hidup yang penuh keindahan dan kebahagiaan tanpa air mata,kita akan menghadapi semua dengan tangan yang saling berkait aku tidak akan menyakitimu seperti mereka" janji Arkansas sembari mengecup pucuk rambut liora sayang.gadis itu mendongak dan mendapati senyum hangat Arkansas untuknya.jari jemari pria itu mengusap sayang pipi liora yang penuh dengan air mata.rasa cinta nya pada gadis itu sudah terlalu dalam dan mengakar kuat didalam hati.
"hiks...beritahu aku,mengapa dari semua wanita yang medekatimu.mengapa aku,mengapa kau memilih gadis seperti ku?" lirih Liora dengan manik yang saling menatap dalam.
"tidak ada alasan,hanya jantungku akan berdebar saat Tuhan memang mempertemukan dengan pasangannya.aku cinta kamu Liora ,aku mencintaimu gadis dengan hati rapuh dan wajah yang selalu mengulas senyum tegar" bisik Arkansas kemudian mendaratkan ciuman lembutnya pada bibir manis liora yang terus bergetar.
Cup........
ciuman Arkansas begitu lembut dan penuh kasih,seakan liora adalah hal yang paling berharga baginya dan gadis itu bergetar dengan darah yang terasa berdesir serta perasaan hangat yang menyelimuti seluruh tubuhnya.
"bukalah hatimu dan cukup lihat bagaimana aku akan membuktikan ucapanku"
liora mengangguk lemah saat bibir hangat Arkansas kembali memanjakan dirinya.demi tuhan Arkansas akan menjadi malaikat untuk liora dan akan menjadi sosok Hades bagi siapapun yang mengusik miliknya.
🖤🖤🖤
"Hm....syukurlah semua aman,Tidak ada adegan berdarah-darah didalam kamar itu yang harus kulaporkan pada ibu ratu" gumam Rion begitu tiba setelah membereskan kekacauan yang disebabkan oleh kembaran laknatnya itu.
"kurasa kali ini tinggal menunggu reaksi nyonya Rebecca dan Nyonya Monika,terlebih lagi keluarga besar Gergino pasti tidak akan tinggal diam akan masalah ini.kuharap daddy Rafendra tidak akan menggantung kita" timpal Axel frustasi.dipastikan pekerjaan nya akan bertambah nanti.
🖤🖤🖤
"mengapa kau kemari?!! belum cukup bos kalian menyakiti keponakanku? kau mau membunuhnya juga hah?!! " maki nyonya Camilia Gergino,wanita ini adalah adik dari mendiang ibu kandung Leonardo yang telah lama tiada akibat kecelakaan pesawat
Gabriel mendengus jengah.jika bukan karena amukan Anggi saat tau putranya menembak pewaris Gergino corporation,sudah pasti Gabril tak akan mau diutus Rion kemari untuk mengoperasi luka pada tubuh rival sang bos.
"hei nyonya, harusnya kau bersyukur karena aku kemari dengan peralatan lengkap ingin mengobati keponakan mu! mulut mu itu sungguh berisik sekali,jika kau terus merepet.aku bersumpah akan membiarkan racun dari belati bos kami membuat luka ditubuh Leonardo membusuk!!" geram Gabril.sungguh semua senjata milik Arkansas dipenuhi dengan racun,dan hanya dirinya atau Rion saja yang bisa mengobati Korban sang tiran.jika Arkansas tidak memberi serum penawar,sudah pasti Rion atau Gabril harus turun tangan.
"kalian semua memang bedeb*h!!" maki Camilia emosi.
"Medusa" jawab Gabril jengah.
"sudah Camilia,biarkan dokter itu mengobati Leo,kau lihat Leo bahkan tidur tak bergerak dan tubuhnya kaku seperti mayat dan lihat nafas nya begitu berat .kumohon Camilia tenanglah" bujuk Tuan Lincoln Gergino sabar.pria paruh baya itu benar-benar tak mau berkonflik dengan organisasi mafia gelap BE itu.bahkan seluruh penjuru Eropa benar-benar tak berkutik bahkan untuk mencari perkara dengan sang leader kembar yang ber-tempramental buruk itu.
"jika keponakanku tewas,aku akan menuntut kalian semua!!" ancam Camilia berapi-api.
"kau mau mengancam kami? hahahaha...bahkan pemerintah saja tunduk pada kekuasaan Tuan besar Rafendra dan kau tau,bahkan aparat sekalipun akan menyingkir jika Arkansas datang.kau fikir dengan siapa kau mau mencari konflik? sadarlah nyonya,disini bukan Amerika tapi London .disini kami berkuasa dan kau hanya tamu!!" dingin Gabril mulai emosi,pria kalem itu mulai jengkel akan sikap nyonya besar Gergino itu.camilia membuang muka dan menghela nafas sabar,wanita itu tidak bisa membiarkan keponakan tewas atau semua kekayaan Gergino corporation akan jatuh.
"baiklah Dokter Gabril,tolong obati keponakanku dan kami minta maaf,kami pamit" sopan Lincoln sembari menarik tubuh sang istri keluar.
"dasar sampah!!.jika mommy Veleri tidak mengancam,sudah kusuntik mati wanita tua cerewet itu!!" maki Gabril emosi.
"sudah lupakan saja,sekarang lakukan tugasmu dan kita cepat kembali ke mansion bos" ucap Cristal jengkel.
Gabril mengangguk dan mulai mengambil pisau bedah dan mulai bekerja dalam diam.
TBC.......