
Hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote like dan komentar ya....ποΈ
well... i'm back
MAAF YA SUDAH LAMA TIDAK UP, EL BENAR-BENAR SIBUK RENOVASI RUMAH DAN IDE JUGA TIDAK DAPAT,SO...BUAT YANG TANYA KENAPA LAMA,EL RASA KALIAN TIDAK BACA INFO DIAKHIR CERITA! SO....BACALAH SAMPAI HABIS JANGAN SKIP TERUSποΈ
...π...
...H A P P Y...
...R...
...E...
...A...
...D...
...I...
...N...
...G...
...π...
...π¦ Flashback π¦...
Dokter muda dengan wajah manis serta garis wajah yang begitu halus itu terlihat menunduk dalam.hatinya bergetar,sejuta beban yang telah entah sejak kapan mulai menggerogoti hatinya yang lembut namun dipaksa untuk menghadapi gelombang besar pasang surut kerasnya kehidupan diusianya yang dulu masih sangat muda.
"Dokter sakura.kau tau benar kode etik seorang tenaga kesehatan dalam mengatur perasaan pribadi ditengah tuntutan profesionalisme kerja?!! namun apa yang kau LAKUKAN? kau mencoreng nama baik rumah sakit ini!! " suara penuh kemarahan yang terdengar begitu menyeramkan nan dingin mengisi seluruh ruang tempat sidang etik rumah sakit Jhony Hospital center.
pria paruh baya yang memegang posisi tertinggi duduk di kursi paling tinggi diantara para dewan pendiri rumah sakit.pria dengan rambut yang terlihat memutih,sebuah kaca mata membingkai matanya yang terlihat bijak namun kini tersemat bertumpuk kekecewaan disana.sakura menunduk,sungguh ia tak bisa berkata-kata saat bukti kamera jelas-jelas menampilkan sosok dirinya,meski ia tau.itu bukan dirinya! .
"apa pembelaan dirimu kali ini dokter sakura? kau tau,rumah sakit kami selama bertahun-tahun menjaga reputasi dari segala hal yang menyebabkan keributan akan opini publik! namun kini.....kau seorang dokter! bagaimana kau bisa begitu picik meracuni dokter lainya?!! dimana martabatmu sebagai dokter?! " kini pria paruh baya lain yang duduk disamping sakura mulai menunjukkan ketidakpuasannya.
"heh!! bagaimana dia punya martabat? lihat saja bagaimana dia,wanita tak tau malu mengejar laki-laki dan akhirnya meracuni hanya karena laki-laki itu memilih wanita lain! tak bermoral!! " Ferdinan rupanya mulai menambahkan bensin diatas bara api.mata liciknya memindai sinis pada gadis malang itu.
sakura menutup matanya yang kian terasa panas.tubuh dan hatinya tak mampu lagi berdiri tegak seperti dulu,ia sendiri! tak ada penopang yang akan memberikannya bahu lebar untuk bersandar seperti ayahnya dulu.tak ada tangan halus yang akan menepuk punggungnya seperti saat ibunya dulu dan tak ada setidaknya seorang yang bisa menjadi tempat ia berkeluh kesah,ia sendiri,berdiri diatas kakinya yang mulai mati rasa pada dunia.
" saya tak bersalah Tuan Sanders.saya tau Anda tak bisa percaya begitu saja tanpa bukti,namun......apa yang bisa saya lakukan? benar......ditempat ini,ini lebih buruk dari neraka dimana orang yang dipercayai adalah seekor ular yang diberi posisi " sakura berucap miris,lelah! ia lelah semua masa muda dan kemampuannya ia kerahkan untuk bisa membuktikan bahwa ia pantas,namun hanya karena setitik trik kotor penuh muslihat ,semua terbalik! .
hening..........
setelah sakura mengeluarkan kata-kata dari mulut manisnya,tak ayal. wajah para kepala rumah sakit memerah tak terima.
"apa maksud kata-kata jahatmu itu Sakura?! kau menuduhku?!! " Ferdinan yang duduk disalah satu kursi petinggi rumah sakit menyentak geram,meja bergetar akibat hantaman keras dari gebrakan tanganya.
"CUKUP!!" pria paruh baya yang duduk di kursi tertinggi menyentak kesal.
Ferdinan duduk dengan nafas memburu menatap sakura penuh keinginan membunuh,dan sakura tidak ada lagi hati untuk mengindahkan reaksi Ferdinan pada dirinya.
"Dokter sakura,anda hanya punya dua pilihan.pertama menerima skorsing dan harus menjalani pelayanan suka rela selama 3 bulan.dan kedua anda harus meminta maaf pada dokter Dena dan dokter Benjamin atau....terima surat pemecatan anda.dan untuknya diketahui.....saat seorang dokter berhenti bekerja karena pemecatan,anda akan kesulitan untuk mencari pekerjaan medis dirumah sakit lainya! "
apa,meminta maaf? pemecatan? sakura terkekeh miris.atas dasar apa mereka mendorong dirinya hingga sampai batas seperti ini?.
"saya akan menerima skorsing dan kerja suka rela selama 3 bulan!" jawab sakura final.
kelima pemegang saham sekaligus pendiri rumah sakit itu duduk melingkar setengah bulan sabit dengan sakura duduk layaknya terdakwa,mereka saling melirik untuk mengambil keputusan.dan Ferdinan geram akan keputusan sakura,pria itu ingin sakura pergi dan bukan hanya skorsing dengan tiga bulan tanpa gaji! tapi tak masalah,masih banyak kesempatan untuk mendorong dokter cantik itu pergi.
sidang akhirnya bubar dan tinggallah sakura berjalan sendiri dengan senyum penuh kepahitan akan ketidakadilan dunia padanya.
......off......
suasana ruang aula para staf terlihat memanas saat kini Benjamin yang telah pulih berdiri bersama Dena dengan ekspresi mengerikan diwajah mereka,terutama Benji yang termakan ucapan Dena untuk tuduhan atas sakura.
para staf yang senggang mengisi aula saat sakura diseret oleh dua orang perawat pria dengan kasar memasuki aula dengan cibiran dan cemohan yang terdengar keras untuk gadis itu.
"dasar tidak tau malu!!"
" bit*ch!!'
"lihat...aku menyesal telah memberi hormat pada dokter tak tau malu itu!! "
"Mari lihat apa yang akan terjadi padanya!!"
" lepaskan aku!! kalian semua BAJINGAN!!' desis sakura saat merasakan betapa kedua lengannya sakit akibat tarikan kasar kedua perawat pria itu.
Dena menyerigai penuh kemenangan dan ia akan dengan suka cita melihat apa yang akan Benji lakukan pada gadis seperti sakura.
"hahahaha... akhirnya akulah pemenangnya sakura!!" batin Dena tertawa senang.
............π.............
Tristan menggeliat malas saat semalam ia tak bisa tidur dan kini ponselnya tiba-tiba berdering keras saat baru saja ia bisa terpejam 30 menit yang lalu.
Meraih ponsel dan melihat nama Axel memanggil,mengeryit dan mulai menggeser layar hijau pada ponselnya.
"hallo,ada apa? apa kau tidak bisa membiarkanku tenang sehari saja?" Tristan mendumel saat suara serak nya masih mendominasi rasa kantuknya.
" bangun idiot!! kau tidak akan bisa tidur jika tau apa yang tengah terjadi pada gadis cantik incaranmu itu!!" suara Axel terdengar kesal,dapat terdengar samar suara ketukan cepat pada keyboard disela ucapan-ucapannya.
Deg........
Tristan melotot,tubuhnya terduduk tegak dan ia terlihat menakutkan tak seperti biasa.
"apa?" tanya Tristan cemas.
dan meluncurlah setiap kata penuh makna Axel,semua tentang apa yang kini sakura alami.dan Tristan meradang!.
Tut...........
ponsel terlempar menghantam dinding.wajah tampan bungsu BE itu memerah dan ia bangkit cepat dari atas ranjang menuju kamar mandi untuk bersiap.
beraninya mereka menggertak calon istrinya!
bedebah!!
menyambar ponsel cadangan di laci samping pintu kamarnya.
Dengan kecepatan tinggi ia keluar dari kondominium setelah selesai bersiap diri,meraih kunci mobil dan bak kesetanan melaju cepat membelah jalan.
jika Arkansas dan para saudaranya BE lainya membunuh ,maka jangan salahkan ia Jika ia Akan mengikuti jejak bengis para saudaranya juga! .
mobil Porsche itu melaju kencang membelah jalan dengan kecepatan tinggi.
..........π.........
Sakura berdiri dengan tubuh bergetar mendengar suara-suara jahat menghakimi dan merendahkan dirinya.
"jika kau mau meneteskan air mata dan memohon padaku,mungkin aku akan memaafkan dirimu!!" Benjamin berucap dingin penuh penghinaan.
"ya..ya...jika kau mau menangis dan memeluk dan duduk di pangkuanku,mungkin aku akan membantu berbicara pada dewan rumah sakit!!" Salah satu dokter senior yang terkenal suka bermain panas itu mulai ikut dalam kode mata Dena.
"benar....jangan sok suci sakura! gadis perawan tidak akan berguna disini!!" Salah satu perawat wanita yang berdiri disamping Dena ikut berucap sinis.
jatuh dalam penghinaan,tubuh sakura bergetar oleh amarah!.
"sakura...kau cantik! maka tidurlah dengan salah satu dewan,maka kau tak perlu cemas akan gajimu selama tiga bulan!!" Dena menyerigai jijik.
"hei....tubuh perawan itu mahal,biarkan dia menari striptis karena dia begitu mencintai Benji hingga meracuninya!! hahaha....memohonlah dokter cantik sakura!!"
tawa demi tawa hina terus terdengar.
"Dokter cantik.... perlihatkan saja tubuh suci yang bahkan dokter Benji saja tidak bisa sentuh pada kami....hahah kami akan memberimu setengah gaji kami!!"
"aku akan memberimu 50 juta jika kau melepas pakaianmu!! " Akhirnya,Benji yang selalu merasa terhina oleh penolakan sakura dulu mengambil tempat .Dena menatap calon tunangannya itu intens,wanita itu melirik sakura dengan kilatan kemarahan disana.
"Benji!!" Dena menyentak marah.
pria itu menoleh dan tersenyum lembut meski terlihat tanpa ketulusan.
"meski dia naked sekalipun! apa yang bisa dilihat dari wanita yang hampir membunuhku! " ucap Benji jijik.
Dena menyerigai penuh kemenangan dan ia mengangguk setuju.
hingga......
daun pintu itu terkena hantaman keras dari tendangan murka seorang pria berwajah tampan menjurus manis.
"1 miliar dollar untuk setiap nyawa!!"
Deg......
terjadi keheningan yang akhirnya membawa ombak besar kengerian di hati setiap orang.siapa pria tidak waras yang membuang uang senilai 1 milliar dollar untuk membunuh? dan saat itu juga sakura seakan kehilangan kata-kata.
dan Dena adalah orang pertama yang membuka mulut penuh keterkejutan.
"1 milliar dollar?!!"
dan saat itu juga suasana meletus dengan keributan tidak percaya!.
wajah sakura memucat kala sosok tampan dengan ekspresi dingin yang tak biasa itu berjalan mendekat menatapnya intens.
ini tidak mungkin!
sakura mengigil membayangkan setiap nyawa yang bernilai 1 miliar dollar!.
Salah seorang perawat yang semula menyeret sakura berkata gagap.
"A..anda jangan membual!! " pria itu seketika merinding saat pria itu berbalik dan menatapnya bengis.
Tristan telah menjadi tak ubahnya kepribadian Arkansas! .
demi sakura,pria itu membangunkan kepribadian sang pemangsa dalam dirinya! kepribadian yang hanya bekerja dihadapan musuh organisasi,dan kini para medis itu telah memprovokasi dirinya hanya karena sakura!.
habislah!!
menyerigai dan berbalik menyentuh wajah pucat sakura,Tristan merasa hatinya bergetar sakit saat melihat lebam biru di pergelangan gadis itu.
"aku tak melihat nilai uang itu untuk sakura.....aku tak mengulang ucapanku pada hal tidak berguna seperti kalian!! bagaimana jika.........?!" Tristan tersenyum dan meraih pinggang Sakura,membawa gadis yang berdiri kosong itu kedalam pelukannya.
Mata tajam Tristan melirik bergantian pada kedua pria yang menyeret sakura sebelumnya.
" masing-masing tangan yang terpotong kuberi harga 500 juta dollar!! "
Duar!!!..........
begitu kata-kata santai dengan udara dingin itu turun,para pria itu memeluk lengan mereka ngeri.
"tuan muda....apa...apakah anda sudah gila bermain dengan nyawa manusia?apa gunanya membuang uang sebanyak itu hanya untuk dokter tak bermoral seperti sakura? baiklah...anggap kau memiliki uang yang begitu banyak hingga kau tak tau harus membuangnya kemana,namun apakah tidak sia-sia membakar uang anda hanya untuk gadis seperti itu?" Dena bertanya dengan wajah dipenuhi senyum manis provokasi.
Tristan menatap dingin wajah dena,dan ia tertawa menyeramkan.
"apakah itu uangku atau uangmu? apakah kau memintaku membiarkan saat gadis cantik-ku digertak?! siapa sampah yang akan hidup damai setelah menyebabkan air mata calon ISTRIKU?!! "
Deg.......
suara bentakan menggema mengelilingi aula,sungguh mereka bisa merasakan bahaya dari sosok asing itu.
"Tri... Tristan" sakura memanggil lirih saat hatinya bergemuruh akan kehangatan yang terasa manis.hidungnya terasa panas dan saat air mata akan turun ia tersentak! .
lengan kuat itu meraih lembut pinggang rampingnya dan usapan lembut pada rambutnya membuat seluruh beban terangkat seketika.
"Apakah dia sudah menjual tubuhnya padamu hingga kau rela membuang uang begitu banyak?"
keheningan pecah saat perkataan sinis dari pria yang berdiri disisi Dena bersuara.
Benjamin dipenuhi kebencian akan ketidakmampuan!.
"kau hanya membual untuk menghancurkan hidup kami!! jangan melempar lelucon disini!!"
udara kian memanas dengan wajah Tristan yang tenggelam semakin gelap.
meraih Smartphone disaku jaketnya.Tristan kehabisan kesabaran.
Tut......
"hm" suara dingin dipenuhi keagungan terdengar saat sambungan tercapai.
"kak"
hanya satu kata dan pria disebrang sana menyerigai bengis.
kak?
bukan bos atau Hades?
Arkansas terkekeh dingin disebrang sana saat tau kode apa yang diucapkan Tristan.
"katakan?! kau mau aku lakukan apa?! " suara Arkansas mengalun mengerikan.
" hancurkan Jhony Hospital center!! buat mereka bangkrut dan akuisisi tempat busuk ini " Tristan berkata penuh nada sarkastik,para medis yang berkumpul diruangan itu menegang .
hancurkan Jhony Hospital center? apa pria itu gila?!
Tubuh Dena yang berdiri disamping Benji menegang.
hingga....
HAHAHAHAHHA....
tawa Benjamin dan beberapa perawat pria pecah menganggap ucapan Tristan hanya bualan.
Visual wajah Tristan dipenuhi lapisan kejahatan yang begitu mengerikan,sakura bahkan sampai meringkuk mengigil ketakutan.
tidak ada ekspresi tersinggung oleh kata-kata Benji dan tawa ejekan sekitar.Tristan setenang dan sakura tau,itu adalah tanda sebelum badai!.
pria berwajah malaikat tak berdosa itu adalah salah satu jelmaan iblis pengikut Hades! dan mereka semua telah tamat!.
dan.......
" siapa yang memerintahkan calon istriku menangis?"
"siapa yang memerintahkan calon istriku membuka pakaiannya?"
"dan siapa yang memintanya duduk diatas pangkuan pria lain dan menyuruhnya menari striptis?!! "
pertanyaan dengan nada santai namun penuh kekejaman itu mengalir membekukan.
"aku!! kenapa memangnya?! bukankah dia hanya sok jual mahal?! " salah satu dokter pria yang tadi bersorak Paling keras maju meski kakinya merasa mulai mengigil akibat tatapan tajam Tristan.
tertawa........
tawa jahat yang begitu menakutkan....
"berlututlah dan minta maaf saat aku masih berbaik hati memberimu kesempatan!! " Tristan mendesis saat tatapan memohon sakura jatuh padanya.
ini adalah peringatan sebelum badai mengamuk!.
sakura mencoba meredam dengan tatapan matanya,meski ia belum lama mengenal Tristan.namun aura bahaya pria itu cukup kuat untuk dapat disembunyikan!.
menolak!!.....
dokter pria dengan sikap arogant itu menunjuk geram wajah dingin Tristan.
"AS*HOLE!! SIAPA KAU BERANI MEMERINTAHKU?! PULANG DAN TIDURLAH DIKETIAK IBUMU!! " maki Dokter pria itu sengit.
"sudah bosan Hidup,heh?!" Smirk iblis itu akhirnya terbit sesungguhnya.
hingga.......
DOR...........
sebuah ledakan meletus dengan suara berdebum ambruknya sesosok tubuh.....
...π...
...TBC...