PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)

PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)
Great one steps



hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya....⭐



happy reading....🌹


suara dentingan sendok dan piring terdengar mengalun mengisi suasana makan malam di mansion besar utama Wiguna itu.semua orang terdiam menikmati makan malam bahagia yang telah disediakan nyonya besar Wiguna itu,bahkan Liora.gadis manis itu makan dengan air mata berderai,sungguh masakan Anggi benar-benar mengingatkannya pada sang ibu.


"sayang,apa masakan mommy tidak enak? katakan,apa kamu ingin mom masakan yang lain sayang.apa benar-benar tidak enak sampai kau menangis ?" tanya Anggi lembut begitu calon menantu manisnya itu tengah makan dalam duam sembari menunduk dengan tetesan air mata yang serasa menusuk hatinya.gadis ini sangat rapuh dan Anggi begitu sakit melihatnya,bolehkah Anggi mengutuk ayah kandung gadis ini?.


semua mata kini tertuju pada sosok rapuh yang kini terdiam membisu itu.bahkan Arkansas sampai mengepal kedua tangannya erat saat lagi dan lagi gadisnya mengeluarkan air mata .pria itu tahu alasan sebenarnya air mata itu namun ia bahkan tidak tau lagi harus bagaimana.rasa cintanya bahkan tak bisa menggantikan rasa kasih sayang mendiang ibu gadisnya ,yah.untuk saat ini semua terasa berat.


"hiks..tidak mom,sungguh hiks... makanan masakan mommy adalah makanan yang terbaik setelah masakan terakhir mama.hiks...aku...aku bahkan tidak tega memakannya hiks...."isak Liora sembari menatap wajah Anggi sendu,pandangannya buram dengan air mata yang terus meleleh tiada henti.Anggi mematung dengan jantung seakan terhimpit batu besar,sungguh apa yang dirasakan liora sama persis seperti saat Anggi remaja dulu.saat teman-temannya leluasa menikmati masakan dari tangan ibu mereka,apalah daya Anggi yang bahkan ditinggalkan begitu saja oleh ibunya?. meski kali ini kasus mereka berbeda.


ibu dari Arkansas itu bangkit dan berjalan pelan kemudian mengusir Arion untuk berpindah dan ia segera duduk disamping liora,jadi meja makan di mansion Wiguna itu bundar dan semua orang duduk melingkar.


greph......


Anggi memeluk liora sayang,disana.disana Ara sudah menangis terisak mendengar ucapan calon kakak iparnya,sungguh gadis remaja itu sangat beruntung memiliki keluarga lengkap yang memiliki cinta dan kasih sayang yang utuh.Rafendra menghela nafas iba kemudian menatap putra sulungnya penuh arti.Rion bungkam dan ikut menatap kedua wanita berbeda usia itu haru.Tuhan tolong semoga bahagia liora akan segera datang.


"jangan menagis sayang,mulai saat ini mom adalah ibumu dan Rafendra adalah ayahmu.kau punya adik dan satu orang kakak lagi setelah Mathew, Arion dan Arabela kami adalah keluarga mu sayang.mulai sekarang jangan menagis itu hanya akan membuat luka hatimu bertambah lebar.kuatlah sayang mommy selalu ada untukmu" ucap Anggi lembut dan penuh kasih,Tangis liora sedikit mereda dan pelukan gadis itu semakin erat.


"terima kasih Tuhan kau beri aku sedikit kebahagiaan diatas luka yang mereka torehkan" batin Liora tersenyum penuh syukur.


"dengar dear,jangan menangis lagi atau kau akan membuat mata mommymu bengkak dan Daddy akan membumi hanguskan keluargamu nanti,eh bukan.....maksud dad mantan keluarga mu" Rafendra terkekeh dengan seringai jahatnya dan itu cukup membuat liora bergidik meski anggukan kepalanya terlihat jelas.Arkansas mendengus dan memandang jengkel ayahnya itu.apa Rafendra meragukan dirinya ? dia bahkan bisa meratakan sebuah kota jika mau!.apalagi hanya untuk memberi pelajaran pada keluarga picik ibu tiri gadisnya itu.Arkansas bahkan lebih dari kata bisa! .


"GOOD MORNING ALL....RED KARPET MANA NIH? PRINCE LUMIRO DATANG" Axel masuk dengan hebohnya,sungguh pria ini menjadi sangat gila dihadapan keluarganya meski saat diluar sana sikapnya tak jauh beda dengan Gabril kalem!.


"OH TUHAN.....SIAPA GADIS MANIS INI" pekikan seorang wanita paruh baya terdengar nyaring memasuki mansion,dan dibelakang kedua orang heboh itu, seorang pria paruh baya yang tak kalah tampan menutup wajahnya menahan malu akibat ulah istri dan putranya itu.


"MAMI ZENIT BERISIK!!" balas Ara tak kalah heboh,para maid terkikik melihat hal biasa itu.sungguh kelurga luar biasa bukan?.


"Axel suaramu!!" desis Anggi jengkel akan kelakuan ibu anak itu.untung sayang!.


benar saja,Zenit dengan wajah berbinar mendekati Liora yang menatap istri Alex itu binggung.wajah polos dengan mata sembab itu membuat Zenit gemas,oh ayolah dirumahnya hanya ada pria tidak ada wanita selain dirinya.maka dari itu entah mengapa Zenit saat masuk dan melihat liora langsung heboh sendiri.


"mami Zenit,kenalkan di-"Rion melongo saat Zenit mengacuhkannya dan justru menyenggol pria malang itu hingga jatuh dengan tidak elitnya.Axel terbahak menunjuk puas kemalangan nasib sahabatnya itu,Ara dan Anggi bahkan terkikik geli.sedang Rafendra, Arkansas dan Alex hanya mampu terdiam akan ulah istri dan Putra mereka itu.


"OH MY GOD,MANISNYA ANAK INI.KAMU SIAPA SAYANG? MAU TIDAK JADI MENANTU MAMI ?" tanya antusias Zenit,Arkansas seketika melotot horor.enak saja calon istri nya mau direbut begitu saja!.Axel bahkan meringis mendengar ucapan sang ibu dan Anggi sudah mengangga tak percaya akan permintaan Zenit.hell! tidak bisa dibiarkan.


"enak saja kamu Zenit! liora ini calon menantuku,jangan coba-coba ya!!" desis Anggi jengkel.Zenit mendesah kecewa mendengarnya,dan wanita itu kini mendelik pada sang putra jengkel.


"kamu dengar tuh Axel,masa si pangeran es saja sudah punya calon istri? nah kamu kapan? masa mau nikah sama komputer-komputermu itu?" desah Zenit frustasi,Axel mendengus kena lagi, kena lagi!.


"ck...nanti mami" decak Axel jengkel juga lama kelamaan didesak cepat menikah oleh sang ibu,katanya ingin cepat nimang cucu.axel saja belum punya pacar meski adalah yang lagi pendekatan.


"nanti....nanti... kapan? tunggu mami karatan? ia?" ejek Zenit pada putra tunggalnya itu.axel mendesah dan memilih mengambil piring dan mulai meraih apa yang ingin ia makan.mengurusi ibunya tidak ada habisnya,entah bagaimana ayahnya bisa begitu sabar.


"wah...kamu beruntung sekali Veleri,dapat calon menantu manis,cantik dan kalem begini? sayang axel terlalu Tidak laku hingga sampai sekarang masih jomblo" santai Zenit tak perduli raut syok sang putra dan tawa nista Alex suaminya.


"hahahaha...aduh mami tega sekali,kasihan kak Axel merajuk itu!" tawa nista Ara menambah kejengkelan hati Axel,tau begini ia tidak ikut tadi.lebih baik pergi melapel calon pacar.siapa lagi kalau bukan Amber,si bar-bar cantik? seketika Axel tersenyum-senyum sendiri.dan percayalah Zenit yang tidak tau apa-apa langsung menggeplak kepala sang putra,sungguh ibu yang baik bukan.


"kamu tidak gilakan Xel?" sudah cukup,ibunya ini senang sekali menistakan dirinya.jika di dunia ini ada predikat ibu terkejam di dunia,maka Zenit adalah nominasinya.lihat betapa bahagia wanita paruh baya itu menistakan putra tunggalnya itu.Liora tersenyum lembut menatap interaksi semua orang.bahagia benar-benar sesederhana ini!.


Ting...Ting...Ting...


Rafendra mengetuk ujung sendok dengan sebuah gelas,lelah juga lama-lama melihat keabsuran tingkah laku keluarga nya ini.


"sudah cukup!! diam dan makan dengan tenang!!" tegas Rafendra tak terbantahkan.


"hai sayang,kenalin mami Zenit,aku adalah ibu dari Axel senang berkenalan denganmu sayang.panggil mami ya" ucap Zenit antusias.liora mengangguk dan tersenyum secerah mentari sungguh semua orang begitu terpesona melihat senyuman manis gadis bersurai coklat itu.


"jangan tersenyum!!" suara dingin Arkansas membuat kini atensi semua orang menatap dirinya.ada-apa dengan si tiran ini? .


"kenapa liora tidak boleh tersenyum boy?" tanya Anggi penasaran.


"liora milikku,senyumnya hanya untukku!!" Ara, Rion, Axel,Zenit bahkan Anggi seketika melongo tak dapat berkata-kata.ini sungguh seorang Arkansas? dan lihatlah senyum seringai Rafendra mendengar dekrit kepemilikan putranya.hell!! like Father like son! Alex entah mengapa merasa Dejavu.Arkansas benar-benar kopi paste seorang Rafendra saat muda dulu.


Cup.....


liora melongo dan seketika menatap malu pada semua orang yang dengan syok menatap bagaimana santainya Arkansas mencium bibir liora dihadapan keluarga pria itu.rasanya liora tidak punya muka lagi sekarang!


"jangan melamun sayang,aku akan memakanmu nanti" goda Arkansas tak perduli wajah syok para ibu dan adiknya.


Hahahaha.......


"kau luar biasa son!" Rafendra benar-benar tertawa puas atas sikap Arkansas layaknya dirinya dulu.gen memang tidak bisa menipu.liora bahkan kini terdiam layaknya patung tak bisa lagi bersuara akibat rasa malu yang luar biasa.


"Kansas,Axel,Rion dan kau Alex.setelah makan malam temui aku diruang kerjaku" Interupsi Rafendra tegas,kini mimik wajahnya berubah kembali datar diikuti oleh Arkansas .entah mengapa perasaan liora menjadi tidak enak,ada apa?.


🖤🖤🖤



disebuah ruang baca dengan warna dominan coklat gelap kayu lengkap dengan lemari-lemari penuh dengan buku disini lah para Wiguna beserta lumiro berkumpul.meninggalkan para wanita mereka bersenang-senang menikmati Girl time .


Rafendra berjalan dan duduk disebuah kursi tunggal dan tak lama menekan sebuah tombol yang terdapat pada bawah meja.seketika lima buah layar besar komputer terpampang disana.


"Bimo sudah mengirim data para penyerang Ara dan Liora kemarin,Axel telah mengkonfirmasikan itu padamu Kansas,dan dad sudah meneliti semuanya" ucap Rafendra setelah memperlihatkan sebuah foto lengkap dengan semua data dengan terperinci.


Arkansas terdiam,namun percayalah wajah tenangnya adalah ancaman bahaya yang nyata,Rion dan Axel mengangguk dengan Alex telah menyimpulkan seberapa banyak anggota mereka harus turun.


"dad tau kau akan bekerja cepat son! tapi Axel harus belajar banyak sebelum bisa setingkat bimo.namun tidak masalah,pada akhirnya nanti kalian yang harus turun membereskan semuanya!" tegas Rafendra dengan seringai keji diwajahnya.


"Axel,cepat buka data kiriman Bimo,papa kalian itu sudah mengamuk karena kau terlalu lamban" titah Alex pada putranya itu santai,tak perduli delikan tak terima Axel pada ayahnya itu.tak mau ambil pusing akan ulah ayahnya,Axel bergerak cepat mengetik sesuatu pada komputernya.


"kau lihat data ini Ar,dia adalah Rival WJC Group.Mafia asal Belanda ini berkedok perusahaan kontruksi yang telah lama mencari masalah dengan dad Rafendra,pria ini bahkan bekerja sama dengan Hansen Borneo untuk menutupi rencananya" jelas Axel sembari membaca data yang berhasil ia retas bersama pamannya Bimo.


"DEXTER ALONZO,mafia Belanda yang telah lama mengincar kekuasaan BE dan WJC.daddy sudah lama ingin membunuh pria itu,tapi dia terlalu lihat berganti wajah" timpal Arkansas santai.Pria itu merasa darahnya mendidih dan rasa lapar akan darah sudah meledak didalam sana.


"Putra Damian yang tersembunyi dan kini telah unjuk gigi hehehehe....Daddy merasa Dejavu ,sayang sekali dad tidak tau pria Breng*ek itu mempunyai seorang anak yang tidak diketahui publik" kekehan Rafendra terdengar mengerikan.ternyata musuh lamanya memiliki penerus yang sayangnya terlewati oleh matanya.


"kurasa dad tidak punya urusan lagi dengan generasi kami!.ini urusanku dan akan kutangani mereka" tegas Arkansas dengan senyum misterius diwajahnya adonis ya.


"mafia Belanda ya? kurasa kita harus sedikit berkunjung dan memberi salam" riang Axel dengan senyum psikopat diwajah tampannya.Alex tersenyum merasa bangga akan putranya,sudah lama mereka tak beraksi lagi setelah para intinya bubar dan berkeluarga setelah para generasi mereka mengambil alih.sungguh Alex merindukan bagaimana mereka membantai musuh dulu.


"papi duduk dan tenang saja bersama Daddy,biarkan kami kini yang bertindak" ucap Rion melihat keterdiaman sang ayah.


"hancurkan kasino dan club malam NIGHT LOVE, itu akan menjadi salam sapa dari Blood Eagle untuk Daan Gaan" tegas Rafendra dengan senyum manisnya yang terlihat mengerikan.sungguh Arkansas benar-benar mengagumi sosok ayahnya itu.sampai kini kharisma sang ayah tidak pernah pudar termakan jaman.


"jadi" ucap Rion akhirnya buka suara.


"kita bumi hanguskan tiga hari lagi!!" smirk Arkansas bengis dibalas tawa iblis sang ayah.


Benar-benar mengerikan,ruang baca itu terasa memiliki udara dingin yang sangat mencekik.bahkan tidak ada satupun para maid ataupun para penjaga yang mau bahkan hanya untuk sekedar melewati tempat itu.


TBC...................


...............🖤🖤...............


hanya dengan senyumanmu aku terjerat...


kau hanya terdiam menatap ku,aku terjatuh dalam sejuta pesona mu...


Arkansas pria tiran yang tak pernah mengenal arti cinta selama 25 tahun hidupnya.tapi entah bagaimana ,hanya saat melihat Sosok liora untuk pertama kalinya.pria itu benar-benar merasakan perasaan yang begitu luar biasa, jantungnya seakan berdebar dengan kencangnya,darahnya berdesir hangat seakan seorang remaja yang baru saja mengenal cinta.hanya karna seorang Liora Queensia Benedict! terlebih saat gadis itu mengulas senyum diwajah cantik itu? wah....Arkansas seakan bisa membeli sebuah pulau untuk itu.jantungnya berdetak tidak karuan,gila! bahkan meski wanita paling cantik sekalipun datang menggodanya,Arkansas tidak akan bergeming dan hanya mau menatap wajah manis yang terpahat sempurna yang telah diciptakan oleh yang kuasa hanya untuk dirinya.


see you next chapter......🥀