
hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya......β
berhubungan memori card ponsel El sudah hampir full,jadi El bakal jarang kasih visual nanti.jadi mohon mengerti dan jangan jadi silent reader di lapak El π€
Happy Reading......
Mobil sport berwarna putih itu melaju kencang dengan dua buah mobil Jeep hitam dikanan kirinya serta sebuah mobil sedan silver di belakangnya,kayra.gadis itu mengeram marah saat baru saja kembali dari kondominium Amber dan kini tengah diikuti mobil-mobil asing yang tak ia kenal.
"God damn idiot!!" maki Kayra kesal setengah mati.sudah ia kerahkan semua kemampuannya dalam mengemudi,namun lihatlah mobil sedan yang berada tepat dibelakangnya nampak mengikutinya dengan mudah dan kini tepat bersisian dengan mobilnya.
sementara itu........
"hehehehe...kau ingin beradu kecepatan denganku Miss Kayra!! oh...maaf saja aku ini seorang raja jalanan,kau jangan lihat body mobil ini.tapi lihatlah onderdil super yang kurakit didalamnya hahaha....Rion....Rion...kau bisa-bisa nya menyuruhku bertanding dengan seorang gadis amatir" pria bercat rambut pirang itu terkekeh geli sembari mengemudikan mobil sedan dengan onderdil dalam mengalahkan mobil sport.sementara itu seorang pria tampan yang duduk disamping pria pirang itu hanya mendengus jengah.
"sudah cepat lakukan tugasmu dan jangan membuatku berlama-lama disini!!" ucap pria berkemeja hitam itu bosan.pria pirang mendengus dan mendelik jengkel menghadapi si muka tembok disamping nya itu.
"sudah kau diam saya Ryu,lagipula yang mengemudi aku!! kau ini tidak bisa santai sedikit hah?!!" jawab Pria pirang itu kesal.
"terserah"
disisi Kayra.......
"BAJING*N TENGIK ITU MENGAPA MENGIKUTIKU?!! CK....MEMBUAT MARAH SAJA!!" umpat Kayra dan tak lama menyerah menepikan mobilnya.percuma gadis itu melawan ia akan tetap kalah dengan mobil sedan bertenaga mobil sport itu.
CKIT.......
Brakh.......
Kayra berhenti dan membuka pintu mobil lalu membantingnya dengan kasar.
wajah gadis cantik berambut hitam panjang itu memerah serta nampak jelas nafasnya yang memburu menahan emosi.
mobil-mobil itu berhenti dan tak lama para pria berpakaian serba hitam dan berwajah kaku keluar berjalan santai menutup jalan Kayra.
"mau apa kalian mengusikku ?!!" ucap Kayra emosi.wajah santai dan tenang para pria itu menyulut amarahnya.dan lihat pengemudi sedan silver itu bahkan tidak keluar.
Brakh......
akhirnya,mobil silver itu terbuka dan keluarlah dua orang pria tampan dengan ekspresi wajah berbeda.satu nampak tersenyum ramah dan satunya lagi nampak datar sedatar tembok.
"Miss Kayra,maaf kami hanya ingin membawamu bersama kami" pria Pirang itu tersenyum ramah namun ada kilatan menilai dimatanya.sungguh Kayra benci para pria yang mengusiknya.
"siapa kalian?!! jangan mimpi memerintahku!!" sembur Kayra emosi.pria pirang itu menghela nafas frustasi sedang pria berwajah oriental Jepang itu tetap sama,datar dan kaku.
"kalian tunggu apa lagi,cepat bawa gadis itu.bos menunggu!!" pria disamping si pirang nampak tidak sabar dan mulai memberi perintah .
"heh...kau jangan kasar Ryu,bisa dibunuh Rion kita kalau gadis ini lecet!!" ucap James si pirang panik saat beberapa anggotanya mulai mendekat pada Kayra dan lihatlah gadis cantik itu mulai pasang badan waspada dan siap melawan balik.
Greph.....
Bukh.....
Duakh....
"DAMN!!" James kaget luar biasa saat anggota tim Delta yang ia bawa nampak kesulitan menenangkan Kayra yang tengah mengamuk.gadis itu memukul dan menendang siapa saja yang mendekatinya.sebuah belati yang cukup panjang nampak mulai keluar dari balik punggung mungil gadis itu.
"wah.... bar-bar nya mengalahkan si Wasabi Amber!! gila......kalau kita biarkan Delta akan lepas kendali dan melukai gadis itu Ryu,cepat turun tangan sana!!" James dengan seenaknya memerintah Ryu yang kini menatapnya datar.
greph....
Klang.......
salah seorang Anggota delta menepis tangan Kayra hingga belati gadis itu terjatuh dan dua orang lagi mengunci tangannya.
Kayra benar-benar kelimpungan,para pria ini bukan lawan mudah baginya.jika anak buahnya saja begitu hebat,bagaimana dengan atasan mereka? Kayra terserang panik.
"LET ME GO!! YOUR JERK!!" maki Kayra yang kini mulai kelelahan melawan enam orang pria yang keluar dari mobil Jeep dan Kayra bahkan tak mampu berfikir bagaimana dengan pria yang mengemudi sedan silver itu? Kayra menutup mata dan berontak sekuat tenaga hingga.
Sring.......
Srethhh....
sebuah katana panjang kini tepat terhunus dileher putih jenjangnya.bergerak sedikit saja Kayra pastikan kulit lehernya akan tersayat.namun sayang katana itu terlalu tajam hingga tanpa sadar menggores leher putih Kayra dan gadis itu merasakan rasa pening yang tiba-tiba menghantam dirinya.
"diam dan ikut baik-baik !! kau membuang waktu kami!!" pria berwajah kaku itu berucap pedas dan tak bersahabat.sedang pria pirang yang berdiri disampingnya hanya bisa menghela nafas sabar.kawannya itu memang pemarah dan tidak sabaran.
Brught......
tubuh Kayra lemas dan limbung bersiap jatuh menghantam aspal,beruntung James dengan sigap menangkap tubuh gadis itu dan lihatlah ekspresi horor James menatap kawan-kawannya organisasi nya.
"kau akan mati Ryu...dan kalian delta,mengapa kalian menghajar gadis ini sungguh-sungguh? kalian ini tidak bisa bersandiwara apa? matilah....menyesal aku mengajak kalian" ucap James dramatis.
"sudahlah James,kau ingin kami diam saat gadis ini mengamuk dan menghajar kami? kau taruh dimana wajah tim delta kami nanti!! dasar bodoh!!" baiklah James melongo akibat semburan salah satu anggota Delta padanya.
"hey....setidaknya jangan memukulnya keras,aduh....aku bisa habis jika Rion tidak terima gadisnya kalian hajar,oh my...........mengapa juga harus aku yang bertanggung jawab membawa gadis rusuh ini?!!" frustasi James yang sibuk mengangkat tubuh lemas Kayra akibat racun yang berada diujung katana milik Ryu.sungguh Ryu si dewa Yama tak akan berbaik hati jika sudah menjalankan tugas.
"sudah ayo kembali!! aku masih ada dating dengan gadisku" ucapan santai Ryu sangat tak singkron dengan wajah kaku pria itu.james mendengus namun tak ayal ikut juga.
π€π€π€
"engghhh" gadis berambut hitam panjang itu terbangun dari tidur nya.mengerjap dan menatap sekeliling yang terasa asing.
"dimana ini?" gumam Kayra .gadis itu beranjak dan mulai menyusuri kamar yang terlihat begitu besar dengan aroma Citrus dan begitu manly dengan cat serba coklat dan putih.
ceklek......
Kayra tersentak dan segera berbalik saat melihat seorang wanita berpakaian maid masuk dan menunduk sopan padanya.
"siapa kau?!!" tanya Kayra tanpa basa-basi.
wanita itu tersenyum ramah dan segera meletakan pakaian yang dibawanya.sebuah dress rumahan berwarna pastel lengkap dengan sebuah sepatu Stiletto berwarna putih.diletakkan semua itu diatas tempat tidur dan wanita itu berujar.
"maaf nona,saya diperintah kan oleh tuan muda Arion meminta anda segera bersiap sebelum tuan muda kembali dari Kantor " jelas wanita berpakaian maid itu sopan.
"dimana kantornya?" tanya Kayra cepat sebelum maid itu berlalu pergi.
"kantor pusat Tuan Arkansas.WJC Group" jelas wanita itu ramah.
Kayra mengangguk.setelah maid itu pergi,Kayra mencari lemari ia tidak Sudi memakai dress yang terlihat sangat feminim dimatanya.ini Kayra,dan dia tidak suka terlalu lembut dalam berpakaian.membuka sebuah pintu besar dan terlihatlah jejeran pakaian pria lengkap dengan aksesoris jas mahal,sepatu hingga jaket kulit.Kayra tersenyum lebar saat mengetahui bahwa ruangan ini adalah sebuah walk in closet.
berjalan cepat menyambar sebuah kemeja putih kebesaran dan melepas seluruh pakaiannya yang telah kotor dan terdapat noda darah,sungguh Kayra tak sadar sebuah cctv tengah memantau dirinya dengan seorang pria tampan yang tengah bersiul nakal nan jauh dari sana.
π€π€π€
manik kelam Rion menatap terpesona pada layar tabletnya,pria itu terlihat mematung dengan wajah memerah luar biasa.ia begitu malu melihat tubuh sintal gadis manis didalam layar tabletnya,tubuh yang hanya berbalut bra berwarna hitam dengan celana dalam yang senada.pria tampan itu awalnya ingin mematikan layar tabletnya namun sayang maniknya sudah terlanjur menatap surga dunia yang terpampang indah memanjakan mata.
"gadis ceroboh itu!! apa dia tidak bisa waspada sedikit ditempat asing?!! damn!! Rion Junior please calm down.....jangan membuatku malu!!" desah Rion saat celananya mulai terasa sesak.oh ayolah...dia kini sedang berada di kantor ayahnya beristirahat setelah lelah berdiskusi dengan kakak kembarnya itu.
seringai Rion terbit dengan lebarnya saat melihat gadis cantik incarannya menerobos dan mencuri salah satu kunci mobilnya.
"hahaha.... let's see" gelak Rion dan segera keluar menuju ruang Axel menunggu gadisnya disana setelah sebelumnya memastikan seseorang nanti mengantar gadis itu keruangan yang tepat.
π€π€π€
Brakh......
"ehh...kodok!! astaga lama-lama bisa jantungan aku !!" kesal James sembari menatap kearah pintu masuk bersama dengan Axel dan Tristan.
daun pintu itu terbuka dengan kerasnya dan lihatlah seorang gadis dengan kemeja putih kebesaran lengkap wajah merah penuh amarah masuk dan menatap nyalang pria tampan yang masih duduk dengan tenang.
"kau main ena-ena Rion? astaga bahkan gadis ini masih memakai kemejamu dan datang kemari tanpa mengganti baju....Rion tobat !!"sembur Tristan menatap tak percaya pada sosok gadis cantik yang terlihat marah itu.
"diam kau babyface iblis!! kita keluar saja dan jangan banyak tanya kau!!" ucap Axel yang tersenyum mengerti keadaan.
James berlalu dan tak lupa sebuah kedipan mata nakal menyambut kedatangan Kayra yang kini terlihat begitu seksi dengan tubuh yang hanya berbalut kemeja putih milik Rion.kayra perduli? tidak!.
"apa lihat-lihat,mau ku keluarkan matamu hah!!" sembur Kayra yang menatap Tristan tajam,pria manis itu melotot dan menggerutu tidak jelas sebelum keluar bersama kedua Kawanya.
Rion terkekeh geli,pria tampan itu duduk sembari menyilangkan kedua kakinya angkuh menatap Kayra penuh arti.
"kau hebat juga ternyata Senorita,tak kusangka rubah cantik seperti dirimu bisa melawan anggotaku? haruskah diriku memberimu hadiah sayang?" goda Rion terkekeh melihat wajah kesal Kayra yang kini duduk tidak sopan diatas meja Axel.
mencondongkan tubuhnya sembari bersidekap dada,manik mata indah gadis itu nampak memandang remeh pria tampan yang masih duduk tenang dan menatapnya santai.
"damn!! sial,mengapa tubuh rubah cantik ini wangi sekali?!! jangan sampai kontrol diriku lepas!!" batin Rion yang masih memasang wajah tenangnya.
"terima kasih atas pujiannya,tapi aku tak butuh hadiah darimu.kecuali....kau serahkan nyawamu padaku" bisik Kayra sembari meniup manja telinga putra Rafendra itu,damn!! sungguh Rion merasa tubuhnya terbakar,dan percayalah setelah ini Kayra akan sangat menyesal telah menggoda seorang Arion.
Cup.........
pria tampan itu menarik tengkuk Kayra dan segera menyambar bibir merekah itu kalap.tubuh Kayra ditarik dan duduk diatas pangkuan pria itu, Arion tak memberi celah.saudara kembar tiran itu memeluk pinggang Kayra erat dan me*umat bibir manis itu menggebu.Rion menyeringai ditengah aksinya memakan habis bibir manis itu tanpa terlewat sedikitpun.Kayra meronta dan sekuat tenaga membungkam mulutnya agar pria itu tak bisa mengakses lebih jauh.Arion tak masalah selama bibirnya masih bisa bermain mendominasi permainan French kiss itu.
"hah....hah...hah...BRENGS*K AKU AKAN MEMBUNUHMU PRIA MESUM KURANG AJAR!!" pekik Kayra begitu ciuman Rion terlepas.pria tampan itu mengangkat bahu acuh dan menjilat bibirnya sendiri.
"kau yang salah telah mengodaku,lalu mengapa kau marah sayang? ayolah aku bahkan belum mulai memanjakan tubuhmu" Rion berucap begitu tenang dengan wajah santai tanpa dosa membalas makian Kayra padanya.pria ini benar-benar sudah gila! .
Wush.....
satu tinjuan Kayra sudah melayang hendak menghantam wajah tampan menyebalkan Rion,tapi ini adalah Arion,wakil leader BE saudara kembar seorang Arkansas.jangan remehkan wajah tenang nya.
Haph.......
kepalan tangan Kayra ditangkap mudah oleh pria itu,Kayra memberontak namun cengkraman kuat pria itu tak mampu membuatnya melepas diri.
cup.....
bibir hangat Rion mengecup punggung tangan Kayra lembut.
"sudah tidak perlu marah seperti itu,semakin kau melawanku semakin kau akan jatuh kedalam permainan ku.ingat itu my Senorita!!" tekan Rion yang kini wajah jenaka itu telah lenyap terganti raut wajah tajam penuh keyakinan mutlak.
Kayra mendesah lelah,pria ini sangat dominan dan ia tak cukup kuat untuk melawan.kayra hanya tak sanggup jika sahabat-sahabatnya ikut terseret karna dalam pengamatan Kayra,pria ini berbahaya.bahkan Kayra sendiri tak mampu melawan anak buah Rion lalu bagaimana dengan pria itu sendiri?.Kayra menangis,menangis akan takdir yang kini mempermainkannya.tapi sesungguhnya bukan masalah takdir,namun hati yang mau menerima atau menolak takdir itu sendiri.
TBC.......
see you next chapter and don't be silent God damn reader!!! love you my readerπ€