
Hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote like dan komentar ya.......✌️
...💠...
...H...
...A...
...P...
...P...
...Y...
...R...
...E...
...A...
...D...
...I...
...N...
...G...
...💠...
Preeetttttt............
suara terompet terdengar nyaring ditengah hujan cahaya bulan dibelakang Mansion megah Wiguna.
nampak suasana halaman belakang Mansion Wiguna dipenuhi suka cita atas kembalinya sosok wakil Delta, Cristal Alva.meski wajahnya membuat para anggota BE dan para orang tua binggung,namun tak ayal penjelasan sabar yang diberikan oleh sosok tampan dengan kaca mata bening menghiasi wajahnya itu membuat semua terlihat jelas.
"uwahhhhhh...hiks...lihat bajingan satu ini,Q! dia pergi begitu lama,tak memberi kabar dan kini datang dengan status seorang suami, menikahi wanita segalak singa Betina!!" Amber mengomel dengan Axel yang sibuk mengelap ingus dan air mata istrinya lucu.
lihat! semua pria anggota BE menatap geli wajah istri ketua Beta mereka itu.wanita galak dan pemarah itu kini menangis dengan wajah memerah,air mata berlinang dan sedikit cairan bening yang menghiasi hidungnya.sungguh penampakan langka!.
Bughhhh......
"BAJINGAN KEPARAT KAU!! MASIH INGAT KAU PUNYA TIGA SAUDARI DISINI?!!" Kayra sibuk memukul dada Nixon berapi-api,Rion sudah lelah menenangkan kemarahan disertai kesedihan istri cantiknya itu,lihat bahkan pipinya sedikit lebam akibat salah pukul oleh Kayra.
BWAHAHAHAH...
dan lihatlah! ketiga setan laknat yang tertawa diatas penderitaan orang lain.
krauk...krauk....
"harusnya aku bawa handicame merekam penyiksaan Rion dan Axel!!" Marsel berucap sembari menyuapi para setan kecil yang kini duduk berjejer diatas rumput sambil membuka mulut menunggu sendokan popcorn besar dari para ayah mereka.bukankah ini lebih asik dari menonton bioskop?.
"Ck...ck...ck...lihatlah serigala malang yang sedang kena kekerasan dalam keluarga itu!!" Gelak James dengan tangan sibuk melilit ringan ujung rambut istrinya yang asik menyuapi Acela.
"BWAHAHAH...lihat para pawang itu menghadapi singa-singa betina Mereka? hah...kuharap istriku tidak segalak itu!" Tristan tertawa ngeri menatap noda biru keunguan dipipi Rion.
meraih sepiring spons cakes,Tristan terus tertawa menyaksikan adegan kekerasan didepannya .
"aduh....stop,amber...Kayra....tolong maafkan Nixon...maafkan suamiku maafkan kami!!" Cristal berusaha meraih lengan amber yang sedang mencengkram kerah baju Nixon,pria itu terlihat pasrah menjadi samsak hidup kedua serigala betina dihadapanya itu.
para orang tua masa bodoh,mereka lebih memilih menemani cucu-cucu mereka makan dan bermain ditengah acara Barbeque dihalaman malam ini.
Kayra sibuk menarik rambut Nixon dengan kekesalan sudah diujung tanduk,Rion kebakaran jenggot!
"ARKHHH...ADUH KAY!! AMPUN!!" Nixon menjerit ,sungguh rasanya kulit kepalanya mau lepas diamuk seperti itu oleh Kayra.
"apa kau?!! hiks...mati saja sana sekalian,tidak usah kembali!!" Kayra terisak dengan rasa jengkel dan rindu yang menjadi satu.
Rion mengambil nafas sesaat sebelum menyiapkan energi menarik tubuh sintal istrinya.
Greph...
"sudah honey.....kasihan Nixon kau jambaki seperti itu sa-"
Bugh........... .
krik.....krik.....
tawa seketika hening hanya menyisakkan suara jangkrik dan kunyahan kripik dari si kembar Raider Raino.
tubuh Rion terpental akibat sikutan maut Kayra dan yang paling memalukan adalah,Ryu yang duduk diam-diam dibelangkang terkena tubrukan tubuh Rion hingga mereka berdua terjatuh saling menindih.
"bajingan!! menjauh dari tubuhku!!!' amuk Ryu kala ia harus terkurap menahan berat beban tubuh Rion.
HAHAHAHHA......
"aduh......papi lagi apa?!" Ryuga terbahak hingga susu yang tengah ia minum menyembur ke wajah Alarik.
"iuhhhhh...kau jorok!! HUAAAA..mami wajah tampan Ala bau susu!!" bocah tampan dengan kaos putih bergambar tom and Jerry itu berteriak heboh sembari mengelap wajahnya di lengan baju Maxim.bocah itu melotot sambil menarik jengkel rambut Alarik membalas.
"iuhhhhh...menjijikkan! papiiii.......!!" teriak Maxim menatap jijik baju kaos lengan panjang yang kini basah akibat ulah Alarik.
pusing.......
para nenek menghela nafas panjang melihat keributan anak cucu mereka.
"kenapa jadi seperti pasar begini sih?!" Anggi melirik Zoya yang kini melongo melihat cucunya Maxi .
Liora meraih tubuh Nixon.
Greph.....
"selamat datang kembali saudaraku!" Liora berucap lirih memeluk lembut tubuh atletis pria itu.Nixon tersenyum,beruntung dari ketiga saudarinya masih ada yang waras!.
melepas pelukannya,Liora kini menatap wajah cantik Cristal penuh kelembutan.
Greph......
pelukan itu terbalas,Cristal meraih tubuh montok Liora dan memeluknya hati-hati.
"terimakasih sudah menerima saudara kami!" Liora menepuk punggung Cristal lembut dan penuh kasih.
Cristal menutup mata dan mencoba meresapi kehangatan kekeluargaan yang kini ia terima.
"tidak! Liora, akulah yang harusnya berterima kasih pada dirimu dan semuanya!" Cristal berucap lirih menahan air mata haru.
akhirnya,pesta barbeque terasa hangat dengan senyum cerah semua orang,Para istri sibuk melayani makan suami mereka.dan anak-anak sibuk menganggu ayah mereka.
Rafendra merangkul bahu istrinya dan menatap penuh kebahagiaan wajah-wajah damai anak cucu mereka.
"aku bahagia sayang..." Rafendra mengecup kening istrinya dan Anggi hanya tertawa lembut mengelus lengan kokoh suaminya itu.
"aku lebih dari bahagia!!" Anggi berucap riang sampai.
"AAAAAAAA.......ANAK HARIMAU DARI MANA INI?!! MAMI...PAPI.........AAAAA!!!" acela berteriak ketakutan saat melihat dari arah mansion tepatnya pintu menuju taman belakang,segerombolan anak-anak binatang buas berlari masuk dengan agresif.
"UWAAAAAA....ADA SERIGALA!!!" jerit Angel melompat naik kegendongan Ryu dengan panik.
"HUS...HUS...HUS.....AAAAAAA...JAUHKAN ANAK SINGA INI DARIKU!! GABRILLL.......!!" Daisy meraih tubuh Gion dan melompat panik kearah Gabril yang menatap linglung kepanikan para istri inti dan anak-anak mereka.
"AAAAAAAA........DEXTER!! ADA ULAR...ADA ULAR....IHHHHHH!!" Ara menjerit melihat beberapa ular terlihat melata menuju taman belakang.
dan setelah semua kepanikan itu,Arkansas segera menatap jauh kaarah seorang bocah lelaki tampan yang berjalan tenang dengan tiga ekor anak serigala abu-abu yang berlari riang memutarnya,seekor ular piton yang melilit lehernya dan ia tengah menggendong seekor anak harimau sumatra albino.
hell!! kapan Mansion Wiguna menjadi taman satwa liar begini?
Arkansas mendesah saat melirik istrinya yang sibuk memijit pelipisnya melihat kelakuan abnormal putra sulung mereka itu.
dan lihatlah wajah datar tanpa emosi itu? Arkansas rasanya tak tau bisa tertawa atau menangis saat ini.
hingga......
"iiiiiii...... Rayganta sudah gila!!" Diego merangkak naik ketubuh ayahnya.Dexter kelimpungan! putra dan istrinya semua menjadikan dirinya pijakan! nasib, sungguh nasib!.
Kayra sudah entah sejak kapan bersama amber,jessy,Starla dan Amber kini sudah berdiri diatas meja.wajah mereka bergidik saat ular-ular itu memasuki halaman.
"Ray!! apa tidak ada peliharaan normal?!" Kayra mengomel,wanita itu menatap tajam wajah kaku keponakan nya itu.
duduk ditengah rumput dengan wajah dingin, Rayganta mengelus surai anak singa yang melompat naik tertidur digendongnya setelah melepas Tristan.
"kenapa? mereka lucu!" ucap Rayganta santai.
hingga....
Brukhhhh.
"OMAAAAA SELENIA!!" Xain berteriak kaget saat Selenia tiba-tiba pingsan dengan seekor ular piton albino kecil yang entah sejak kapan sudah melingkar diatas kepalanya tertidur.istri dari Xavier itu pingsan seketika.
Xavier? pria itu yang sedang asik sendiri membakar daging seketika berbalik dan menatap linglung kekacauan ini.
"RAYGANTA!!!! KANDANGIN SEMUA TEMAN-TEMANMU!!" Liora menjerit kesal,wanita itu menatap garang wajah polos putranya.bocah itu mendesah dan bangkit mendekati ibunya.
cup.......
satu kecupan manis dan wanita cantik itu sedikit tenang.
"sabar mom.... mereka tidak akan nakal,Ray janji!" bocah itu mengangkat dua jari telunjuk dan tengah membentuk v,Liora mendesah dan Arkansas memapah istrinya duduk.
"lion king, Tigres, Wolfy come here!!" Raygan bertitah malas.seekor singa albino,Harimau albino dan tiga ekor anak serigala kecil berlari cepat menuju bocah itu dan dan sekejap mata duduk patuh tak bergerak.
"Good boy!!" Raygan mengelus kepala tiga hewan itu dan Dyazel sang kepala maid mendekat takut-takut sembari membawa tiga potong besar daging dalam satu nampan besar.
"eat!" titah Rayganta dan sekejap,sikap tenang ketiga jenis makhluk buas itu menghilang,mereka makan dengan kalap.
"Ray.....singkirkan ketiga ular piton ini juga!!" Ryu mendesah frustasi melihat dirinya hampir tercekik akibat putra juga istrinya yang tak mau turun dari tubuhnya.
"Lucy!!" Satu nama,ular piton kuning itu langsung mendekat dengan diikuti dua ular piton lainya.
"hm...jika saja itu ular king kobra,sudah pasti kita semua akan mati! dasar iblis kecil gila!!" gumam Tristan menutupi kesal celana belakangannya yang robek besar akibat Gigi taring salah satu kawan Rayganta itu.
akhirnya setelah puas makan,para kawan baru Rayganta itu dibawa oleh bocah kecil tampan itu kearah sebuah kandang besar dekat danau,kandang dua sisi dengan pembatas dari besi baja.
sisi kanan danau berisi Para kucing Liar.Singa,harimau juga serigala.sedang sisi kiri danau terdapat sebuah kandang kaca besar berisi tiga ekor ular piton albino dan satu lagi berwarna kuning pucat,Lucy.
"hah...selamat....." Maxim mengelus dada,sungguh ia takut akibat para binatang itu memang tak pernah bersikap ramah pada siapapun selain pada Raygan kecil.
Klakkk.....
kunci diputar,dan kondisi kembali tenang dengan terlihat para anggota dan Maid yang bekerja sama membereskan kekacauan.
Greph....
"issh......" Raygan tersentak saat daun telinganya ditarik keras oleh wanita tua cantik,neneknya!.
"Oma......." bocah kecil itu memasang wajah imut nan manis berkedip lucu merayu neneknya itu.
"jangan lihat nenek seperti itu! kamu itu nakal sekali!!.....lihat? berantakan semua!!" sembur Anggi menatap tajam wajah memelas cucu sulung nya itu.
"sorry oma" ucapnya melas.
"hais......kamu itu ya.....!!" desah Anggi lama-lama terlena juga oleh wajah malaikat cucunya itu,hell!! sungguh Anggi tak sadar ada iblis seperti apa dibalik tampilan malaikat cucunya itu.
"baiklah semua...karena ini sudah malam,masuk bersihkan diri kalian lalu tidurlah!!" titah Rafendra tegas.
Semua menurut dengan Selenia yang sudah di beri pertolongan pertama oleh Zeline.
malam larut dengan bintang yang mulai bertaburan,Arkansas meraih tubuh mungil putranya dan mereka masuk untuk beristirahat.
"mommy...kapan adik Ray akan lahir?" bocah itu bertanya saat selimut sudah menutupi hingga dadanya.
cup.....
menutup mata kala ciuman sang ibu mendarat di keningnya.
"sabar sayang.....Ray harus tunggu 6 bulan lagi" Liora tersenyum mengusap lembut wajah tampan putranya.
"jika perempuan,akan Ray jaga layaknya sebuah berlian berharga!! dan jika laki-laki akan Ray buat jadi kesatria tangguh untuk menjaga mom dan adik selain Ray sendiri!" gumam Bocah itu pelan sembari mulai menguap lelah.
"night mommy" menutup mata dan terlelap.
cup...
Liora terharu,sungguh putranya sangat luar biasa dan anugerah terindah dalam hidupnya.
"night my baby boy!" Liora bangkit mematikan lampu dan keluar dengan mendapat senyum hangat suaminya didepan pintu.
"sudah tidur?" tanya Arkansas meraih pinggang istrinya dan membawa Liora menuju kamar mereka.
"hm...dia anak yang sangat hebat,aku tidak pernah menduga tuhan akan memberi kita anak yang begitu terberkati seperti Rayganta kecil!!" senyuman manis itu terbit lebar penuh suka cita,Arkansas mengangguk dan membelai perut yang mulai membuncit istrinya sayang.
"hm...kamu benar"
keduanya terlarut sebelum pintu tertutup menyisakan senyum hangat kedua paruh baya yang menatap mereka dari ujung lorong lantai 3.
.........💠..........
"hah........" Lioera mendesah frustasi,rasa kantuknya lenyap dan dia tak bisa lagi terpejam.
membalik tubuhnya menyamping dengan hati-hati,Ia melirik lekukan penuh maskulinitas dari sosok tampan yang kini tertidur lelap dengan satu lengan melingkari pinggangnya.
Jari ramping nan putih lentik itu terulur menyentuh dengan lembut seringan sentuhan kapas.
alis mata hitam nan tebal,sorot mata yang akan begitu tajam jika menatap lawan bicara,hidung bak perosotan kokoh mempesona,bibir cerah tanpa jejak nikotin disana.bibir hangat yang selalu membuai dirinya hingga seakan mampu menembus awan.jatuh kebawah,jemari indah nan lentik itu mengusap rahang tegas bersih tanpa noda.
cup.......
gemas,Liora menaikan sedikit tubuhnya hati-hati dan mengecup bibir hangat suaminya lembut.
deg.......
"eh....A...Ar...?!!" Liora tergagap saat manik bening setajam sorot sang dewa langit terbuka,bibir pria tampan itu menyerigai jahil dan satu alis matanya naik dengan bangga.
"hm....kau sudah belajar menjadi kucing nakal ya?! hukuman apa yang harus aku berikan untuk kucing liar nan seksi ini?!" Suara Arkansas terdengar serak dan mengandung kenakalan disana.
bulu kuduk Liora berdiri saat lidah basah nan hangat itu menari diatas daun telinganya.
"ahh...a...Ar...ja..jangan begitu! i...ini gelih!!" Liora merasa terbakar,nafas hangat dengan aroma mint segar dipadukan dengan aroma seorang pria jantan itu membuat jantungnya terpompa keras,keringat dingin menjalari punggungnya.
"kau yang memulai sayang.....kau yang harus tuntaskan!!" Arkansas menarik tubuh Liora semakin merapat.
Cup......
"ahhhhh...sakit Ar!!" Desahan nikmat terdengar merdu saat tangan nakal itu kini bermain membuka kancing piyamanya satu demi satu,tak lupa terkadang gengaman kuat itu membuat dada montok Liora berkedut nyeri.
tubuh Liora semakin naik dan bergetar,sedang tubuh Arkansas merosot turun.
Plop.........
puncak gunung itu keluar masuk dengan belaian manis dari lidah basah Arkansas.
Liora meremang,desahan keras keluar saat gigitan gemas terasa hingga dadanya semakin nyeri.
berterima kasihlah pada tembok yang tidak memiliki telinga,dan pintu yang menahan suara-suara cinta itu keluar.
nafas keduanya terengah-engah,Arkansas memasang kembali kancing piyama istrinya dan memeluk tubuh bergetar nikmat itu lembut.
...⚛️...
...⚛️...
...🦅...
...TBC...