PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)

PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)
Tindakan



hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya.....⭐



Happy Reading.....🌹


Anggi masuk ke sebuah tempat yang terlihat begitu horor dari luar,namun siapa yang menyangka didalam bangunan itu terlihat mewah dengan fasilitas lengkap dan juga para pria berwajah kaku dan juga jejeran lemari berisi segala jenis senjata api berbagai tipe.


"Apa mommy ganggu?" suara lembut Anggi membuat semua kegiatan para pria yang seusia kedua putra kembarnya berhenti.


"MOMMY-NYA TRISTAN DATANG" girang Tristan berlari heboh memeluk tubuh Anggi erat,Anggi terkekeh dan membelai surai hitam halus putra Thomas itu.Ryu, Axel dan James yang kebetulan berada di markas melotot horor melihat ulah Tristan,ayolah!! jika si raja iblis Rafendra tau? habislah si bocah bungsu itu.


"mommy ada perlu apa kemari? tidak biasanya datang ke markas,tidak bawa bodyguard lagi! aduh mom....kalau Daddy Rafendra tau,kami bisa dipenggal!!" ucap James bergidik.anggi terkekeh tak lama menyuruh salah satu anggota BE mengambil bungkusan Kue yang ia bawa dari mansion untuk dimakan para anggota BE.


"hahaha..tidak apa-apa James,Daddy kalian sedang sibuk dikantor.mommy kangen kalian sudah lama tidak datang main ke mansion,apa tidak rindu mommy? " tanya Anggi lembut,Tristan tanpa sadar kembali memeluk erat tubuh Anggi tanpa perduli pelototan tajam kawan-kawannya itu,bahkan Anggi sedikit terkejut akan perbuatan pria bungsu ini,sungguh Tristan menginggatkan nya pada lingga!. Tristan tersenyum lebar kala aroma lembut keibuan Anggi memenuhi rongga penciumannya.jujur Kegiatan BE akhir-akhir ini sangat padat dan juga berat.


"Tristan rindu mommy,sangat malah.kalau sama Daddy tidak! habis raja iblis itu seram sekali" manja Tristan tak perduli raut syok kawan-kawannya.anggi terkekeh dan mengusap rambut putra Thomas itu sayang.andai kedua orang tua Tristan masih ada? pasti anak ini tidak akan terpuruk seperti ini sehingga mentalnya jatuh.


"Tan!! didengar sama Daddy Rafendra habis kamu!!" ucap James bergidik.


"hahahaha..tidak apa-apa James,biar Tristan senang" tawa Anggi terdengar lembut di telinga para pria muda itu.


"mommy kalau mau mungut anak, Tristan saja ya!! kan bos sama Rion tidak pernah pulang jadi Tristan mau kok jadi putra angkat mommy hihihi....." Tristan terkekeh akibat ucapan ya sendiri.anggi menggeleng dan tertawa lembut saat Ryu menarik Tristan menjauh dari tubuh ibu Ratu Wiguna itu.


"sudah....sudah mommy tadi buat martabak manis,kalian makan ya bagi-bagi jangan berebut" ucap Anggi layaknya memperingatkan anak kecil agar tidak berebut mainan.lucu sekali istri Rafendra ini.


"ya sudah karna Rion dan Kansas tidak ada,mommy pulang dulu saja .lihat Daddy kalian sudah meneror mommy suruh pulang" gelak Anggi sembari menunjuk layar ponselnya yang terus berbunyi tak berhenti,nama My devil Husband tertera jelas disana.


"baik mom hati-hati dijalan" ucap para pria muda itu serempak.sebelum pergi Anggi mengecup kening Tristan diikuti belaian sayang pada Axel,Ryu dan juga James.


"mommy pulang dulu " pamit Anggi sebelum berlalu dengan beberapa anggota Delta yang mengantar wanita lemah lembut itu kembali pulang.


semua mata kini menatap Tristan intens.


"kalau besok si babyface iblis ini lenyap dari muka bumi,aku pasti akan mendoakan mu" ucap Axel menatap iba wajah kawan bungsunya itu.


"kenapa sih?? anak tampan seperti ku itu memang wajib disayang-sayang" ucap Tristan santai.


"dilihat Daddy Rafendra habis kepalamu ditebas!!" peringat Ryu dengan wajah serius menakuti Tristan.


"yah....nanti bilang sama mommy saja supaya Daddy tidak jadi penggal kepalaku, gampang kan!!"heboh Tristan dengan binar mata membulat sempurna.


"gila"


"anak setan!!"


"ya Tuhan mengapa kawanku begitu bodoh"


"RIP Tristan si anak setan"


baiklah celetukan yang terakhir seketika membuat wajah ceria Tristan menjadi murung dan tak lama berbalik menutup telinganya dengan headset.


πŸ–€πŸ–€πŸ–€


suasana sebuah ruang di salah satu markas cabang BE begitu riuh akibat ejekan demi ejekan para anggota terhadap seorang pria yang kini nampak mendumel penuh emosi akibat kalah dalam taruhan.akibatnya kini pria bercat rambut pirang itu tengah sibuk mengoceh sembari memegang sebuah sapu,pel dan segala perangkat bersih-bersih lainya.


"hai dude, disana bersihkan juga jangan sampai ada debu secuilpun"


BWAHAHAHA.......


"bang*at memang kalian semua!!" umpat James emosi sambil terus saja berjalan bolak-balik mengepel lantai markas.inilah akibat dari kalah dalam main game online melawan Axel.


"James jangan lupa ya kamar istirahat kami juga di sapu bersih,lap juga tuh semua senjata yang di gudang" celetuk Axel tanpa dosa.james mengeram dan siap melempar ember bekas air pel-nya sebelum suara Ryu menginterupsi emosinya.


"sudah kalah jangan berlagak!!" ucap Ryu pedas.pria tampan berkaos maroon itu sibuk mengelap katana miliknya .


tab....tab...tab.....


James semakin mendumel emosi kala Arkansas dengan santainya memasuki markas bersama Rion dan juga gabril lengkap dengan sepatu kulit yang menapak sempurna pada lantai basah yang baru saja ia pel bersih.mau mengamuk tapi ia tak berani, bisa-bisa si tiran itu akan menguliti dirinya.


"wow!! sejak kapan kita punya pembantu baru di markas!!" ejek Gabril terkekeh nista.james mendelik tanpa mau merespon ejekan Gabril atau pria itu akan semakin menjadi mengejek dirinya.


"bicara lagi ku tembak mulut banci-mu itu!!" sembur James pada Gabril yang kembali ingin membuka mulut.Rion terkekeh samar namun nampak lebih perduli pada Axel yang terlihat serius menatap layar komputernya.


"Bos" panggil Axel tanpa mau mengurusi grutuan James sama sekali.Arkansas menoleh dan menatap dalam wajah serius Axel,semua juga tau jika si mata dewa telah memanggil sang bos sekali kemudian terdiam beberapa saat,sudah pasti informasi yang pria jenius itu bawa sangat penting.


"hm...katakan!!" titah Arkansas tegas.


Axel menatap Rion dan wajah Arkansas bersamaan,pria itu membuka layar komputernya dan segera layar LCD segera menyala dengan gambar seorang gadis dan beberapa orang pria tak dikenal.


"liora" batin Arkansas menatap tajam sosok didalam layar itu.gadis manis dengan jaket kulit hitam serta masker silver yang menutup wajahnya.


"Senorita" gumam Rion menatap sosok Kayra yang baru saja keluar dari sebuah club dengan sebuah koper ditangannya.


"koper ditangan gadis incaranmu itu berisi uang senilai 100 juta dollar,dan uang itu baru uang muka dari misi yang gadis itu terima" jelas Axel melihat raut gelap Arion.


"bos,Liora akan bergerak setelah Kayra berhasil menyelesaikan misinya" tambah Axel yang kini sibuk mengutak-atik kaybord komputer nya.


"Rion,lakukan tugasmu! hentikan gadismu itu dan jika kekasihmu tewas maka liora juga tidak akan diam saja!! urus semua" suara Arkansas terdengar lebih dingin kala melihat siapa yang kini tengah berurusan dengan para calon menantu Wiguna.Arkansas menyergai bengis kala menatap wajah gelap saudara kembarnya itu.kembar Hades!.


Pria tiran itu menatap seluruh kegiatan inti Blood Eagle.Ryu sibuk dengan katana tajam ditangannya,Axel sibuk dengan seperangkat komputer canggihnya,James sibuk meneguk sekaleng beer dingin dan terlihat sekali betapa lelah putra Jeremi itu membersihkan seluruh markas berlantai Tiga itu,Gabril dan Rion sibuk dengan toples-toples kaca berukuran kecil yang berisi senyawa racun baru yang tengah mereka kembangkan dan pandangan mata Arkansas menajam kala diujung sana menatap Tristan yang sedari awal terlihat diam dengan sibuk berbaring diatas sofa lengkap dengan raut wajah tertekuk dalam seakan tenggelam dalam fikiran-nya.ada apa dengan si bungsu?.


"Ryu" panggil Arkansas dan Ryu segera menoleh dengan satu alis terangkat penuh tanya .


"siapkan tempat,besok kita ratakan markas Gangster Rusia itu di Irlandia" smirk Arkansas bengis.Ryu menyeringai dan mengangguk pelan.


πŸ–€πŸ–€πŸ–€


malam indah dengan taburan bintang dan suasana sejuk yang menenangkan,seorang gadis berbalut sexy dress marmaid tail V- neck evening terlihat begitu anggun dan juga memukau nampak turun dari sebuah mobil Alphard lengkap dengan sebuah tas Biola ditangannya.



"ingat Kay,aku telah menyetel semua cctv dan juga sistem pencahayaan panggung pada pertunjukkan nanti.kau bersiap diatas tiang penyangga lampu yang telah ada sebuah papan lintas disana.tunggu hingga nada masuk pada G minor,kau tembak perdana Mentri itu!" tegas Nixon sebelum Kayra masuk ke dalam gedung pertunjukan.gadis itu mengangguk dan tersenyum tipis.


gedung pertunjukkan tengah kota itu terlihat ramai dengan wajah-wajah para orang penting dan petinggi pemerintah yang hadir,Kayra masuk dengan langkah anggun dan tegak penuh percaya diri.memberi kartu undangan pada para penjaga dan melangkah masuk dengan sebuah tas Biola berisi senjata Laras panjang didalamnya.


gadis itu segera pergi ke arah dimana Nixon memberi arahan.dan disinilah ia menunggu hingga pelurunya membunuh korbannya.


musik semakin cepat dengan kondektur yang semakin mempercepat gerak tanganya mengayunkan tongkat nada.


"ready Kayra" suara Nixon terdengar jelas dari balik HT ditelinga gadis itu.



Kayra mulai membuka tas biolanya,dan bukan biola yang terlihat begitu tas itu terbuka.namun satu set senapan jarak jauh lengkap dengan dua buah pistol modifikasi.


Kayra mulai merakit senjatanya dan begitu siap,gadis itu mulai mengambil posisi telungkup dengan moncong senjata mengarah sempurna pada kursi VVIP dibawah tempat ia bersembunyi.


"1"


musik semakin mengalun dengan tangga nada tinggi.kayra membidik dan.


Klak..........


"AAAAAAAA"


lampu gedung mati seketika dengan suara teriakan panik semua penonton.para bodyguard mulai bersiaga menjaga tuan mereka,Kayra memasang kaca mata tiga dimensi dan mulai membidik.


Dor.....................


Kayra melotot sempurna saat sebuah peluru tidak dikenal menubruk peluru yang ia tembakkan.


"damn!!"


"Kayra get out now!! ini jebakan!!" Nixon berteriak panik saat semua lampu kini menyorot pada tirai atas panggung.


Kayra meloncat turun tak perduli dress-nya sobek akibat jatuh saat sebuah peluru mengarah padanya.


Dor......


Dor.....


"tangkap gadis itu!!" Kayra tersentak saat beberapa pria berpakaian hitam berlari dengan pistol mengarah padanya.


Tab.....tab.....Tab.....


dor.....dor.....dor....


"berhenti!!" teriak murka para pengejar kayra.sial dia kecolongan!.perdana Mentri sudah diamankan keluar lewat jalur lain oleh panitia acara,dan Kayra memaki habis kesialannya.


"hah....hah...hah....tidak bisakah mereka berhenti!! sial aku lelah hah....hah....." nafas Kayra tersengal-sengal kala berlari turun tangga dengan hak tinggi yang ia kenakan.benar-benar sial!.


Dor!!.......


ARKH.......


tes.....tes.....


sebuah peluru sukses merembet lengan kiri gadis itu.darah mengalir deras dan lengan gaun sexy Kayra nampak koyak.


"Q,Am,Nix.maaf...maaf aku gagal" lirih Kayra begitu satu lagi peluru merembet mengenai paha kanannya.


ckittt.........


Blam........


Greph........


sebuah mobil sedan hitam dengan kaca anti peluru berhenti tepat disamping Kayra,dan tanpa gadis itu sadari,sebuah tangan kekar menariknya masuk dan memeluk tubuh itu erat.


tubuh Kayra langsung menegang saat aroma maskulin Citrus itu melingkupi tubuhnya.


"kau benar-benar rubah keras kepala!! seorang gadis tidak pantas melakukan hal seperti ini!!" suara berat penuh kemarahan itu membuat bulu kuduk Kayra berdiri.


"Ri....Rion" cicit Kayra sembari meringis menahan sakit pada luka tembaknya.


"cepat James !! bawa kami ke markas!!" ucap Rion tegas tanpa mengindahkan ucapan kayra.gadis itu mulai merasa pusing,keringat dingin mulai membasahi kening gadis itu.


"kay....Kayra jangan tidur sweety!! keep open your eyes please!! damn!! racun sial*n!!" Rion merasa panik seketika saat mulut gadisnya mulai mengeluarkan darah dan manik indah itu mulai tertutup samar.


"please sweety don't do this to me....please be strong girl for me" lirih Rion seketika saat Kayra mulai menutup mata.james melirik iba dan dengan secepat yang ia bisa mengendarai mobilnya menuju markas.


"Ryu! habisi mereka semua!!" suara titah Arion terdengar dingin,dua motor sport di kanan kiri mobil yang ia tumpangi berhenti.


Ryu dan Gabril turun.kedua pria tampan itu segera pasang badan memblokir laju mobil yang mengikuti mereka dari belakang.


"ready Ryu?!" smirk Gabril dengan dua buah Dessert Eagle ditangannya.membidik kedepan dengan seringai buasnya.sedang Ryu mulai maju dengan dua buah katana di tangannya.


wush......


Hap....


srakh......


Ryu berlari cepat ,melompat hingga kini berdiri diatas mobil Jeep hitam yang tengah melaju.dan katana itu sukses menembus kaca depan mobil dan menusuk tepat mata sang pengemudi.mobil oleng dan seketika pria tampan itu meloncat turun dengan mobil-mobil yang saling menabrak dan.


Dor.....dor....dor....


Boommmm....


Lima buah Jeep meledak dengan peluru Gabril yang sukses menembak tangki bensin.


"tak perlu membuang tenaga Ryu!! cukup bunuh saja pengemudinya dan bom!! game it's over" kekeh Gabril dengan Ryu yang berjalan tenang menuju motor sportnya.


TBC....



see you next chapter....


cast Xander hope you like itπŸ€—