
hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya.....⭐
selamat membaca....🌹
⚜️⚜️⚜️My Beautiful Target ⚜️⚜️⚜️
dulu selalu terfikir...
aku mampu menggenggam segalanya...
namun kini aku sadar...
hidup tak selalu berjalan sama...
sadarlah...
terasa seperti aku berdiri seorang diri...
namun saat melihatmu...
waktu seakan berhenti dan aku tersadar...
........................🖤🌹🖤........................
suasana didalam mobil sport mewah Lamborghini Aventador yang kini melaju perlahan membelah jalanan kota terasa hening.Pria tampan itu tetap memasang wajah dinginnya,Arkansas bahkan tidak melirik sedikitpun kearah liora yang kini tengah terduduk manis terlalu takut membuat ulah yang akan membuat singa jantan ini kembali mengamuk.
"kita selesaikan masalah ini di mansion ! sampai disana kita lihat hukuman apa yang kuberikan nanti" suara dingin menusuk Arkansas membuat liora terbungkam seribu bahasa,sungguh aura gelap Arkansas sangat berat,hingga liora bahkan tak sanggup membantah meski gadis itu tengah ketakutan setengah mati.
tin....tin...
"please tell your name" suara interkom menginterupsi laju mobil sport Arkansas yang kini tepat berada di depan pos keamanan yang dipantau langsung oleh sistem keamanan canggih perusahaan AR SECURITY SISTEM.
"Arkansas the Eagle head"
"thank you sir ,please come in"
bip....
gerbang besar mansion terbuka otomatis,liora tersentak saat menyadari ini bukan mansion yang sebelumnya ia tempati.ini dimana?.saat gerbang kokoh dengan warna hitam elegant itu terbuka,liora dapat melihat rumah mewah yang terlihat menawan dengan air mancur didepan pintu utama.deretan pohon Cemara dan udara sejuk dengan rindangan tanaman membuat tubuh gadis itu sedikit rileks.
Grep....
"eh"
liora bahkan tidak menyadari mobil berhenti dan Arkansas tanpa aba-aba menggendongnya ala bridal memasuki mansion mewah itu.
Liora bungkam saat tatapannya tak sengaja menatap pahatan wajah sempurna Arkansas.sungguh pria ini benar-benar sempurna dengan wajah rupawan serta tubuh tegap tak bercela.
apakah Tuhan sedang bahagia saat menciptakan pria ini? liora bahkan tak sadar bahwa ia bahkan tak berkedip menatap wajah tampan Arkansas dari bawah,Pria itu menggendong tubuhnya dengan mudah seakan ia hanya mengangkat sebuah kapas.
manik coklat madu liora meneliti setiap jengkal pahatan wajah Arkansas si tiran tampan.rahang tegas dengan garis wajah sempurna,bibir seksi yang selalu terlihat datar saat berhadapan dengan orang lain,hidung mancung sempurna,manik setajam elang,bulu mata lentik,alis hitam nan tebal,bahkan liora mengutuk saat merasa pasti kulit wajah pria itu sangat halus?.oh Tuhan biarkan para gadis menjerit iri.
dan ketahui lah liora,bahwa sebenarnya Arkansas menyadari bahwa gadisnya tengah menatapnya lekat sedari awal, Arkansas tersenyum tipis sangat tipis.
"turunkan aku,aku masih bisa berjalan dengan kedua kakiku!" ketus liora yang merasa kesal melihat seringai Menyebalkan pria itu, Arkansas menaikkan sebelah alisnya dengan bibir menyeringai remeh.
"berjalan saja kau pincang baby, bagaimana bisa cepat sampai ke kamar? kau tahu hukuman mu menunggu" ucap Arkansas santai.Liora berdecih sinis, apa-apaan pria iblis ini? baiklah ,mari lihat bagaimana gadis itu melawan.
"kau tuli?! aku.mau.berjalan.sendiri." pekik liora menekan tegas setiap kata yang ia sebutkan, Arkansas mengeryit binggung,bukannya harusnya disini yang malah adalah dirinya? kenapa justru gadis ini yang terlihat marah? hell!! apa lagi akal bulus gadisnya ini.
"Baby kenap-" belum sempat Arkansas melayangkan protesan ya,gadis manis itu sudah memotongnya dengan pedas.
"apa!! diamlah kau baru tiba dan terus mengomel!!" bentak liora kejam.baiklah Arkansas merasa sedikit kaget akibat suara liora yang tepat memekak telinga.bahkan dalam gendongannya pun gadis itu terus memberontak.
"ya!! harusnya yang marah disini siapa? aku! kenapa jadi kamu yang lebih garang?" Arkansas terbahak dalam hati meski sedikit membentak liora,gadis itu tak mau kalah.kini wajah manis itu memasang tampang masam sinis.
"apa urusanmu sudah selesai? selama 2 Minggu kau meninggalkanku disini dan tidak memberi kabar?!" pekik liora tanpa sadar membuat kernyitan pada kening Arkansas semakin dalam.
"kenapa?" baiklah pertanyaan bodoh Arkansas membuat rasa kesal gadis itu semakin menjadi.Arkansas terdiam memandangi gadis yang kini terbaring sambil memunggunginya.
"apakah dia merindukanku?" batin Arkansas bertanya-tanya.baikalah tak lama bibir pria itu semakin tersemat senyum lebar.
cup......
"ah......do you Miss me my lady?" goda Arkansas sembari mencuri sebuah kecupan singkat pada pipi bulat liora.gadis itu melotot horor dan segera memegang pipinya yang telah dikecup Arkansas tadi.pria itu tersenyum tanpa dosa dengan wajah tampan yang seketika terlihat menyebalkan Dimata liora.
"apa sih!! jangan cium-cium pipiku ya!! awas saja kalau masih berani cium aku,ku hajar kau!!" kesal liora sembari menatap nyalang wajah Arkansas yang masih santai tak terpengaruh.
"oh cium pipi tidak boleh Hem? kalau bibir boleh tidak?" Arkansas semakin menjadi,wajah merona liora terlihat menggemaskan dimatanya dan pria itu semakin menggila.
"MIMPI SAJA SANA.....DASAR MESUM!" pekik liora jengkel,hell!! pipinya sudah tidak perawan lagi.
cup........
dengan cepat bibir itu menyentuh bibir mungil nan manis milik liora,gadis itu membeku tak bergerak saat bibir hangat pria itu menjajah bibirnya.darah gadis itu berdesir dan tubuhnya mematung saat ciuman lembut Arkansas terlepas.
"manis, lembut dan sangat memabukkan" batin Arkansas menahan gejolaknya setengah mati.
"itu hukuman mu,ingat jika kau membuatku jantungan lagi.aku tak keberatan membuatmu mengandung Arkansas junior" Arkansas terkekeh santai melihat wajah linglung liora,gadis itu terkejut setengah mati dan sontak menyentuh bibirnya sendiri.
"kau...kenapa kau mencium bibirku?" tanya liora linglung,gadis itu nampaknya belum kembali kedua nyata akibat serangan mendadak Arkansas pada bibirnya.
"bibirmu semanis madu,selembut marsmallow dan Semerah Cerry membuatku tak bisa menahan diriku.jadi mulai hari ini jangan bermain-main dengan naluri seorang pria,kau paham baby " kekeh Arkansas membelai sayang wajah merona malu gadisnya.pria itu beranjak dengan santai berdiri tepat didepan ranjang sembari menatap geli wajah melongo liora.
Bukh...
bantal guling itu melayang dan ditangkap dengan mudahnya oleh Arkansas,pria itu terkekeh dan seringainya semakin lebar penuh kemenangan.
"jangan melempar bantal baby.....lemparkan tubuhmu padaku,aku janji akan menangkapmu" goda Arkansas sembari berjalan cepat menuju pintu saat melihat wajah liora sudah benar-benar memerah,pria itu yakin sebentar lagi gadis itu pasti mengamuk.
Brakh......prank..
sebuah lampu tidur melayang dan menghantam pintu telah saat Arkansas telah menutupnya.
"ARKANSAS......SIAL*N....PRIA MESUM KURANG AJAR...KUBUNUH KAU...AARRKKHHHHH" suara teriakan murka liora bergema hingga lantai bawah mansion.
HAHAHAHA.....
"kurasa bos sudah gila!!" celetuk James sembari mengelus dadanya yang berdebar kaget.
"itu benar si es tiran?" tanya Ryu. melongo tak berkedip saat wajah tampan Arkansas semakin terlihat mempesona dengan tawa lepas tanpa beban disana.
"kurasa aku harus memeriksa mata dan telinga ku" ucap Rion yang baru saja tiba bersama Gabril,dan sungguh melihat Arkansas tertawa lepas untuk pertama kali,hal ini merupakan suatu keajaiban.ternyata wajah kaku itu bisa tertawa juga.
"sungguh itu bosnya Tristan?wah....harus lapor mommy dan Daddy Rafendra,ternyata bos Ar masih suka perempuan bukanya belok .sekarang juga sudah bisa tertawa,wah....bos Ar masih waras!!" pekik Tristan dengan wajah berbinar dan ucapan tidak tau diri serta kurang ajar berani menistakan bos sendiri,hell!! jaga-jaga kepalamu hilang Tristan!!.
"ini lagi satu,heh!! bayi monster kalau ngomong jangan sembarang,siapa yang bilang si tiran itu belok?!" tanya Rion kesal.tristan ini polos-polos menjengkelkan.
"itu si James yang bilang" adu Tristan santai,dan lihatlah wajah horor James menatapnya.
"lah...kenapa kau malah menyalahkanku ?" tanya James tidak terima.
"memang kau yang bilang waktu itu,sudahlah aku lapar" dan Tristan pergi dengan santainya tak memperdulikan tatapan melongo James padanya.
"anak setan memang!!" maki James kesal.
🖤🖤🖤
pagi cerah dengan sinar mentari yang menyapa hangat.
"Ryu,kita makan dimana nih?" tanya Tristan yang kini tengah mencari tempat sarapan,karna semalam mereka harus ke pabrik untuk membantu Axel melihat rakitan senjata baru.mobil Range Rover Ryu berjalan perlahan membelah jalanan yang masih terlihat sedikit lenggang.
"kau ingin sarapan apa?" tanya Ryu balik.
"gimana kalau cari restoran khas Indonesia? makan soto enak seperti nya" timpal Axel yang kini sudah terduduk santai setelah sedari tadi tertidur dibangku belakang.
"enak masakan mommy Veleri" celetuk Tristan sembari mengelus perutnya yang mulai berbunyi.
"kau pergi saja ke Jepang minta mommy masakin kita soto" kesal Ryu ,sungguh Tristan ini bodoh atau lemot,Anggita sekarang sedang berada di Jepang,bagaiman caranya wanita baik hati itu memasakkan mereka? Ryu geleng-geleng kepala merasa pusing.
kini mobil berhenti didepan sebuah restoran khas Indonesia yang sudah nampak ramai meski hari masih terlampau pagi.
"yah.... ujung-ujungnya ke sini juga,tidak ada restoran lain apa?" desah Axel jengah.yah,mereka berhenti di cafe dan resto milik Daisy dan Jessy.
"ck...sudahlah aku lapar,makan disini saja" kesal Ryu dan langsung turun tanpa perduli umpatan Axel padanya.dan wajah binggung Tristan,masa bodoh putra lingga itu sudah kelaparan.
"selamat datang tuan-tuan anda ingin memesan apa?" seorang perlahan wanita nampak datang dan tersenyum ramah sembari menyodorkan sebuah buka menu.
"beri saja kami tiga porsi soto dan ice green tea" ucap Ryu cepat,terlalu malas melihat buku menu.
"baiklah mohon ditunggu sebentar tuan" pelayan itu pamit dan berlalu pergi.
"eh,ini beneran Miss liora dibawa ke mansion Pribadi si bos?" tanya Tristan masih tak percaya.
"ben-"
ucapan Axel seketika terhenti saat suara melengking seorang gadis membuatnya kaget setengah mati.
"MY BABY TRISTAN"
"eh...anak badak....anak monyet...." latah Tristan sembari mengelus dadanya kaget.ryu menggeram kesal saat dua orang gadis duduk santai tanpa permisi tempat mereka.
Bwahahahah...
"gila anak aku latah" tawa Jessy melihat reaksi Tristan yang terlihat lucu dimatanya.
"kau labil sekali Jessy,kemarin kau bilang calon suami ,sekarang kau bilang dia anakmu.kau waras?" tanya angel yang belum menyadari sepasang mata yang kini menatapnya intens.
"hehehehe...setelah kufikir,wajahnya terlalu manis buat jadi suamiku.lebih baik jadi anakku hahah..." tawa Jessy tanpa dosa.angel dan Axel melongo serta Ryu yang tersenyum tipis.
"temanmu sungguh aneh,angel!" desis Axel pusing.
"tidak dia bukan temanku" jawab angel sembari puas menistakan sahabat nya itu.
"kalian jahat pergi sana dari restoran ku!!" kesal Jessy menatap sinis dua manusia yang kini sibuk menertawainya.
deg.....
angel menoleh dan seketika maniknya melotot horor dengan debaran jantung menggila saat melihat sosok Ryu yang kini tersenyum tipis sembari menatap nya dalam.
kreth......
kursi duduk Ryu tergeser dengan pria itu yang nampak berdiri sembari menyambar lengan angel dan membawanya entah kemana.
"eh...eh...temanku mau dibawa kemana?" tanya Jessy panik.
"sudah diam saja dan duduk atau pergi dari sini" Axel mendengus jengah melihat kelakuan Ryu dan memilih mengajak Jessy makan bersama dirinya dan juga Tristan yang kini terlihat santai masa bodoh akan keadaan.
sementara itu...
"duduk" ucap Ryu sembari memaksa angel duduk tepat dihadapannya .
"ta...tapi aku tidak lapar" cicit angel merasa gugup berada didekat pria tampan berwajah datar itu.
"duduk,temani aku makan" titah Ryu memaksa.
makanan telah tiba setelah sebelumnya Ryu meminta lagi seporsi besar soto.dan pelayan itu mengantarnya kemeja tempat Ryu duduk memisahkan diri dan kini hanya berdua bersama gadis yang sudah menarik hatinya.
"ini sotonya porsi jumbo? memang kamu bisa habis?" tanya angel begitu melihat besarnya porsi yang Ryu pesan .
"buka mulutmu" titah Ryu memaksa.
"ke.. kenapa?" gugup angel tak mengerti.namun gadis itu tetap membuka mulut dan seketika satu sendok soto sudah masuk kedalam mulutnya dengan Ryu yang menyuapinya santai.kemudian apa yang angel lihat setelahnya membuat gadis itu melongo tak percaya.ryu makan dengan sendok yang pria itu pakai untuk menyuapinya tadi! itu artinya mereka secara tak langsung telah berciuman?. angel spechless.
"kunyah angel" ucap Ryu saat angel tidak juga mengunyah makanannya.
Blush.........
seketika wajah angel memerah bak kepiting rebus.
"MAMA ANGEL BISA GILA KALAU DIGINIIN TERUS!!" batin angel berteriak heboh.
setelah makanan itu tertelan,angel kini diserang kegugupan luar biasa saat pria itu justru tersenyum puas menatap wajah nya.tubuhnya panas dingin dan ia malu luar biasa ditatap oleh para pengunjung lainya.
"pipimu kenapa merah,apa kau alergi sesuatu? kau mau ku belikan obat " goda Ryu puas melihat hasil usahanya.kini gadis itu sudah blusing dan Ryu terkekeh gemas.
"AAAAA....ANGEL MALU..."batin gadis itu putus asa.
TBC....