
...Vote, Like dan Komentar ya ❣️...
...🌴...
...H...
...A...
...P...
...P...
...Y...
...R...
...E...
...A...
...D...
...I...
...N...
...G...
...🌴...
Angin malam begitu berhembus kencang dengan udara yang terasa dingin menusuk kulit.
jalanan yang terlihat sepi dengan kegelapan seakan menarik jiwa yang berani melewatinya.
sesosok wanita dengan jaket kulit bertudung hitam nampak berjalan dengan bahu bergetar melewati gang sepi kala cuaca akan badai nampak segera datang.
ia terpaksa menyusuri jalan......
sendirian.......
memeluk tubuhnya sendiri dengan wajah dipenuhi ketakutan,wanita itu terus berjalan menuju sebuah gedung tua di ujung jalan.
gedung saksi bisu tempat dimana puluhan manusia terbakar hidup-hidup disana.
tempat yang dulunya berdiri kokoh sebagai pusat perbelanjaan cukup ramai di ibukota.
kini tempat itu layaknya rumah hantu dengan puing-puing yang hangus terbakar.
"demi lili aku harus sanggup" wanita itu bergumam dengan jantung yang terus memompa kuat kala suara lolongan anj*ng liar memasuki gendang telinganya.
...........⚜️...........
tuk...tuk...tuk.....
suara ketukan jari-jemari kokoh terdengar memecah kesunyian.
seorang pria dengan aura berbahayanya menatap keseluruhan wajah-wajah yang kini berdiri didepannya dalam keseriusan.
"bukankah ini lucu?" pria itu berbicara dengan nada jenaka yang justru menimbulkan keringat dingin bagi para pria yang kini tengah berdiri dihadapannya.
"b..bos,kurasa ini adalah sebuah trik! nyatanya tender itu kita dapatkan,bahkan kurang dari 3 hari kita disini.selain itu ........kurasa masalah yang tengah Daddy selesaikan kini terlihat seperti........" sosok pria tampan dengan kaca mata bening menampakkan sosok layaknya dewa kecerdasan itu terlihat merenung.
pria itu,Axel.ia nampak menimang apa yang harus ia utarakan selanjutnya.
"mengada-ada! woah....siapa yang begitu hebat sampai bisa menyabotase senjata milik BE?" Rion terkekeh bengis.wajah jenakanya sungguh tidak terlihat baik!.
Axel mengangguk,bahkan jika ini tidak diselesaikan langsung oleh mantan Leader BE itu, Rafendra.ayah mereka! pria itu merasa bukan masalah besar jika harus berkonflik sedikit dengan pihak pemerintah,bukankah stok senjata diperoleh dari organisasi mereka? lalu punya nyawa berapa banyak pihak pemerintah itu bersiteru dengan sang mantan raja? Axel sedikit menggeleng miris melihat kepala negara Eropa yang sekarang ini cukup tidak tau diri!.
"bayi itu....siapa namanya?" Arkansas menarik naik sebelah alisnya tak minat.
"lili" suara Ryu menjawab biasa saja terkesan malas.
"ahhh...lilin? ck...mengapa bayi itu bisa hilang coba? menyusahkan istri juga anakku saja" ucap Arkansas dengan wajah datar tanpa minat.
"bukan lilin boss...lili,Liliana Alexander kalau kau perlu diingatkan boss,kasihan Lucas kau ganti-ganti nama bayinya begitu" decak James sabar.
"memang apa perduliku? bayi di dunia ini hanya putri kecilku dan calon prajurit ku Arshenio" balas Arkansas acuh.
James mengelus dada,Ryu menggeleng miris,Rion tertawa gila sedang yang lain hanya bisa mendesah pasrah.
bos...saudara mereka itu,Arkansas adalah budak cinta sejati bayi manis yang baru beberapa lama ini diberikan oleh istrinya menatap dunia.
"bucin ya begini?" Rion menggeleng miris,sungguh kata-kata ajaib dari Indonesia begitu bermakna telak akan sosok saudaranya kini.
" sudah gila untung Archana masih polos!" batin Ryu melirik James yang terlihat bagai melihat hantu menatap wajah memerah bahagia sang tiran.
pria ini sudah gila!.
"baiklah sudah cukup, bagaimana perkembangannya?" Arkansas kembali menatap Axel yang sibuk berselancar ria dengan kekasih elektro miliknya.
yah,Bagi Axel Amber adalah kekasih hati pertama.lalu para gawai canggih miliknya adalah kekasih kedua dan Kedua anak kembarnya adalah yang ketiga.salahkan saja kedua anak itu yang tidak ada manis-manisnya,ya Axel cari yang manislah untuk posisi cinta dihatinya.
definisi ayah laknat yah begini!.
"hm.....menurut data hasil retasanku,tidak ada satu musuhpun dari underground yang terlibat,dan......jika dari underground tidak maka....." Axel melirik wajah para inti yang masih terjaga diruangan itu.
"bisnis ?" Rion bertanya ragu.
ayolah.......
jika dalam dunia pasar saham dan bisnis,harusnya tidak perlu menculik bayi Lucas!
pria itu seorang pilot dan bukan pebisnis! lalu orang bodoh mana yang merasa terancam bisnisnya dari seorang pilot yang bahkan tak tau jual beli saham? .
Ini Alexander bukan Wiguna?.
"tentu saja ini pancingan! tidak bisa menyentuh bayi Wiguna mereka mengusik kerabatnya! apa kau bodoh harus berfikir lama-lama?!" Ryu menggeleng menatap iba kebodohan leader Be itu.
Rion dan otak siputnya yang terkadang kambuh tak kenal waktu!.
"jadi apa rencanamu bos?" Ryu bertanya kala seringai Arkansas terlihat begitu jahat.
"hubungi Marsel katakan untuk awasi anak-anak dan jangan keluar tanpa penjagaan.xander,hubungi dia dan pastikan para istri kalian waspada hingga tikus tertangkap" titah Arkansas dingin.
"lalu keluarga utama?" kali ini James mendadak ikut bodoh.
"Silver sudah bersama Rayganta untuk mengawasi Mansion utama,anak itu...putraku sama saja dengan monster! dia gila,jadi untuk apa kau takut saat sesosok monster yang menjagamu?" smirk Arkansas puas menatap wajah melongo para saudaranya.
adakah ayah yang mengatai putranya sendiri monster? yah,para inti merasa arkansas adalah satu-satunya monster yang mengatai keturunannya sendiri!.
"ck...ck...ck...monster mengatai monster,aku jadi kasihan melihat Liora harus menikahi monster dan melahirkan anak monster juga,yah...nasib malang" Rion mendesah akan raut wajah malas Arkansas yang kini menatapnya.
"sudahlah segera buat persiapan aku tak ingin kecolongan!" Arkansas bangkit dari kursi kuasanya dan bergegas kembali ke kamar suit untuk mengumpulkan kembali energi agar bisa kembali besok.
...........🌴...........
suara kekehan licik seorang wanita yang kini duduk sambil menghisap sebatang rokok terlihat saat Dysabel tiba di gedung yang sudah ditentukan.
"anda datang juga rupanya? kufikir anda tak akan datang" wanita asing dengan mini dress hitam ketat itu berbicara ramah menatap penuh arti wajah pucat Sosok istri dari Lucas,adiknya!
atau adik yang sudah menjadi mantan, Mungin?.
Stefani tertawa lepas membuat keadaan semakin berat bagi Dysabel.
" tidak perlu basa-basi,di...dimana bayiku?!" Dysabel bertanya kalap.
Stefani kembali tertawa,tawa sarkasme.
"duduk dan mari kita bicarakan perlahan,bukankah kau sangat tidak menyukai kakak iparmu itu? bukankah dia tidak menyisakan sedikitpun perhatian keluarga itu untukmu dan bayimu? semua dirinya ambil bukan? lalu kau dapat apa? hahaha... Dysabel,istri Lucas Alexander! kuberi sebuah rahasia" ucap Stefani menyerigai penuh menatap wajah terkejut Dysabel.
Tubuh wanita yang telah duduk di sebuah kursi lusuh itu bergetar dengan manik membola kala bagaimana wanita itu mengetahui apa yang dirinya rasakan? Dysabel mendadak termakan kemarahan yang selama ini dirinya pendam.
"rahasia apa?! dan apa perdulimu? kini kembalikan bayiku!" Raung Dysabel emosi.
"hahaha... sebenarnya kau harus panggil aku dengan kakak ipar, alih-alih wanita busuk seperti Liora itu,oh...bukan! tapi...Naya,hahaha...rubah licik dengan wajah jal*ng yang sudah merebut segalanya milikku! " ucap Stefani santai menatap wajah Dysabel yang kembali terserang keterkejutan.
apa?
bagaimana bisa?
Dysabel mendadak merasa fikirannya kosong!.
"kau..kau kakak ipar ku? jangan mengada-ada!!" sentak Dysabel tertawa sumbang.
wanita itu,Stefani mengangkat bahu acuh lalu melempar sebuah file yang ia bawa.
"baca,bantu aku mengurus Liora dan bayinya.lalu anakmu akan jadi satu-satunya bayi bungsu mau tidak mau mereka tetap pada akhirnya akan melihat keberadaan bayimu! " terang Stefani licik.
bagaimana bisa Liora membunuh ibu tirinya yang begitu baik hati?
meracuni wanita malang yang sudah membesarkannya dengan kejam!
dan, bagaimana bisa Liora juga tega membunuh ayahnya dengan tidak mau membayar biaya pengobatan pria tua malang itu?.
Liora dengan licik membunuh kedua orang tuanya! dan dengan licik berhasil menipu adiknya dengan sikap manis penuh dusta!.
Lucas selama ini menjadi boneka Liora demi simpatik dari para Wiguna!.
File itu dibaca sampai tulisan terakhir oleh Dysabel.
maniknya bergetar dengan sorot mata memerah dan rahang mengeras.
wanita licik istri dari Arkansas itu sudah diambang batas toleransi kebaikan manusia,dia harus mati!.
Dysabel menatap wajah Stefani dengan manik penuh tekad.
Stefani menyerigai.
rencana berhasil!.
adu domba yang manis.
"jadi? apakah kau mau membantuku melepaskan adikku dari title kakak palsu dari Liora itu? wanita itu harus di beri pelajaran, Dysabel?" Stefani semakin menghasut secara halus.
dan pada akhirnya,istri dari Lucas itu jatuh dengan bodohnya!.
........🌴.........
takhhhhhh.....takhhhhhh.....
Pukul 02.00 night time..........
Wajah dingin sesosok lelaki kecil itu terus menatap kearah layar sebuah komputer canggih miliknya.
di pojokan layar terlihat wajah seorang pria dengan kaca mata bening serta manik memerah menahan kantuk.
sementara disisi penuh layar terlihat berbagai jalanan yang kini terpantau oleh puluhan cctv.
"papi...... apakah titik terakhir itu buta? tidak ada lagi cctv yang bisa kuretas!" anak itu mengeram jengkel.
" harusnya kamu minta pada Alarik untuk siapkan drone! minta drone alat langsung dari markas! kalau begini percuma saja!"
suara bariton kesal terdengar dari balik earphone yang terpasang di telinga anak lelaki tampan itu.
bip.....
prankkkkkk......
layar komputer menghitam dengan kayboard yanh sudah melayang menghantam dinding.
"sialan! mencoba cara busuk mengusik keluargaku? hehehe.....baiklah kutemani kalian bermain! hahahaha...Daddy bisa menjadi penonton sementara aku?....."
suara tajam penuh aura membunuh itu benar tak sesuai dengan garis wajah tampannya.
"khe..khe...khe...akan kucabik-cabik dan kutarik keluar setiap tulang dari tubuh mereka! hahahaha....oh ini sangat menghibur!" anak itu tertawa iblis dan langsung keluar dari ruang hitam rahasianya .
ceklek.........
wajah tanpa emosi itu menatap kamar luas yang kini ia masuki.
berjalan perlahan melewati ruang bersantai ruang kerja sang ayah hingga sampai didepan ranjang dimana sang ibu dan dua adiknya tertidur.
senyum hangat terbit menggantikan raut tanpa emosi layaknya es yang membekukan wajahnya.
"mommy........" anak tampan dengan senyum teduh itu duduk perlahan di mana sang ibu nampak tertidur pulas.
"mommy....hiduplah bahagia,jadilah penyemangat kami.Ray,Daddy dan twin Ar sangat menyayangi mommy........" terdiam sejenak sambil membelai pipi halus sang ibu dengan sayang.
wajah cantik yang selalu memberi kehangatan layaknya sinar matahari,senyum seindah musim semi dan perhatian yang menghangatkan hati.
ibunya,seorang malaikat yang begitu baik yang Tuhan ciptakan.
ayahnya yang begitu tegas namun penuh kasih sayang.
kedua orang tua yang begitu diimpikan setiap anak di dunia.
adalah orang tuanya!.
"dan akan Ray binasakan semua duri yang mencoba menusuk kita! Daddy...dirinya sudah cukup bekerja keras selama ini,kini giliran aku dan para saudaraku yang akan menghadapi dunia untuk kalian....keluargaku!"
Rayganta menunduk dan mencium kening serta kedua pipi ibunya,turun dari ranjang dan pergi ke sisi sang adik.
cup......
"tetap jadilah malaikat kakak, Archana" Raygan mencium kening ,kedua pipi dan bibir sang adik dengan sayang .
cup......
"cepatlah besar calon penjaga mom dan adik...you are the swordman Wiguna family" Rayganta mengecup kening Arshenio dan bergerak menjauhi ranjang setelah memberi ciuman sayang pada ibu juga adiknya.
"good night, sweet dream my mother...sleep well my little angels" gumam Rayganta sebelum berbalik pergi ,besok ayahnya akan pulang dan waktu bersantai segera habis!.
para tikus harus dibasmi sebelum mereka mengigit keluarganya!.
"tuan muda" seorang pria nampak berdiri tepat disamping pintu utama.
"sudah paman kerjakan?" rayganta bertanya dingin sambil berlalu menuju kamarnya.
baiklah dia sudah mulai mengantuk! walau bagaimanapun dirinya tetaplah hanya anak kecil yang masih dalam pertumbuhan,dan waktu tidurnya kini benar-benar terkikis banyak.
silver,pria yang tengah berjalan bersama tuan muda Wiguna itu terkekeh lucu melihat wajah mengantuk si Lucifer kecil.
"anggota delta sedang menyisir titik buta itu,dan kini masih mencari" jelas silver kembali ke mode seriusnya.
Rayganta mengangguk,dan tepat saat pintu kamarnya terbuka,anak itu berbalik dan menatap wajah silver dengan tatapan dalam.
"kurasa......" Ray menggantung ucapannya melirik wajah tampan wakil Ryu itu.
"ia tuan muda?" silver mengeryit penuh tanya.
Rayganta mendesah sebelum melirik foto sebuah keluarga besar yang tergantung di dinding ruang keluarga.
foto seluruh keluarga inti bersama keluarga utama lengkap dengan seluruh putra,para menantu serta generasi ketiga.
"jika wanita itu benar-benar berkhianat,paman Lucas akan terkana dampak paling fatal ! dan..... apapun hasil yang kita dapatkan,adik mommy itu harus bersikap tegas"
rayganta berbalik memasuki kamarnya meninggalkan silver dengan raut wajah sendu.
Lucas!
pria yang sudah melebur akrab dengan para anggotanya,anggota delta.tim yang berada di tingkat tiga selain tim elit dan anggota khusus.
delta,Beta dan elit.
tiga Piramida tim besar yang memiliki tingkatan dalam bertugas.
tim delta,atau delta spy.tim beranggotakan kurang dari 200 orang tersebar di seluruh London.
tim yang bertugas memata-matai dan turun langsung kelapangan.
tim Beta,atau Technologi space tim yang hanya beranggotakan kurang dari 100 orang jenius IT diketuai oleh sang mata dewa, Axel.
tim yang bertugas menyusun keamanan,jaringan serta merancang sistem kerja seluruh organisasi dan produksi pabrik group besar Wiguna.
dan terkahir,tim khusus.tim pembunuh berdarah dingin yang jumlah anggotanya bahkan tidak terdeteksi jumlahnya.
dan sebagai ketua dari tim ini adalah Arion dengan wakilnya Gabriel.
tim ini akan turun jika perselisihan dengan organisasi gelap lain juga pemerintah.
tim tanpa nama,tanpa identitas dan tanpa hati.
tim yang dibentuk untuk membersihkan dan hidup bak tidak pernah ada di dunia.
kelompok rahasia yang hanya diketahui para inti juga sang pemimpin.
yah,bahkan sesama anggota khusus tidak saling mengenal.
ini adalah kumpulan dari berbagai penjahat sadis dengan penanganan kepatuhan yang tinggi.
dan silver cukup tau untuk jangan sampai tim pertama itu turun atau mereka bahkan tak tau kawan dan lawan,jika sang Leader tak turun langsung memimpin.
...⚜️...
...TBC...