
hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya....⭐
saya sebagai Author dari cerita ini hanya mau bilang,setelah membaca karya orang lain.sempatkan buat memberi jejak Voting,Like dan Komentar yang kritis.
silent reader itu tidak baik!
Happy Reading.....🌹
Ekspresi wajah Liora terlihat mendung ,sama hal dengan ekspresi wajah Amber.kedua gadis itu menatap jengah pada sahabat mereka yang kini nampak gelisah sembari terus saja berjalan mondar-mandir sembari terus menggerutu penuh emosi.Liora dan Amber bahkan tak tau apa yang terjadi dengan sahabat gila mereka itu.
"huft....bisakah kau duduk Kaira? kau membuat mataku sakit!!" kesal Amber menatap gadis bernama Kaira itu jengah.
"sebenernya kau kenapa kay? ada masalah? sedari dua hari yang lalu kau nampak kesal,gelisah dan selalu marah-marah tidak jelas.bukankah permainan mu dua hari yang lalu berhasil? lalu apa masalahnya sekarang?" pertanyaan beruntun Liora membuat langkah kaki gelisah Kaira berhenti.gadia cantik berambut hitam itu menatap kedua sahabatnya lesu.
"hiks...bagaimana? bagaimana ini,bibirku sudah tidak suci lagi!! pria mesum gila itu memakan bibirku hiks....kalau bertemu lagi,akan ku cincang tubuhnya!!" Isak Kaira dengan manik mata nyalang penuh amarah.
1 detik..........
2 detik..........
5 menit kemudian.......
loading completed.....
Liora dan Amber saling menatap .
"WHAT!! KAU DICIUM DAN KAU MELEPASKAN PRIA ITU BEGITU SAJA?!!" pekik Amber heboh.
"kau serius kay? bagaimana ? kapan? mengapa? " Liora menatap Kaira tak percaya,mengapa selama 21 tahun hidupnya Kaira tak pernah dekat dengan pria manapun? karna gadis cantik itu akan membunuh pria manapun yang mendekatinya bahkan sebelum pria itu mengungkapkan rasa.katakanlah gadis itu manik! perduli setan,Kaira tak pernah mau berurusan dengan makhluk bernama lelaki.cukup dulu masa lalu telah membuat gadis itu berubah menjadi pembunuh sadis.
"ARKH.....AKU TIDAK TAU!! PRIA ITU TIBA-TIBA DATANG DAN MENCIUMKU DAN PERGI BEGITU SAJA!! AKU...AKU BAHKAN TIDAK MENDENGAR APAPAN YANG DIA UCAPKAN.AKU LINGLUNG Q,AKU MENJADI BODOH!!" teriak Kaira kesal.
Liora dan Amber saling melirik dan.
HAHAHAHAHHA.....
"hahahaha.....kau bertemu seseorang yang sama gilanya denganmu Kay!!" ejek Amber dengan tawa nistanya.
"kurasa pria itu akan menjadi lawanmu nanti hahaha...haruskah kami menyuruh Nixon mencari tahu?" tawa Liora tak kalah heboh dengan Amber,Kayra si gadis misterius dan terkenal keji bertemu lawan yang mampu membuatnya diam tak berkutik.
"sumpah!! bajing*n itu sombong sekali,sudah mencium gadis sembarang dan dengan tak tau malunya pergi begitu saja!!"maki Kayra sembari menendang kaki meja beringas.
Duakh!!!!
"AW......gila ini meja keras sekali,sakit....sakit aduh ini kaki!!" maki Kayra sembari berlutut dan memijit jempol kakinya yang terasa berdenyut.
HAHAHHAHA
"meja diam kau tendang!! m*mpus!!" gelak Amber terbahak-bahak.
liora hanya menggeleng kepala sembari mengigit pipi dalamnya menahan agar tawanya tidak lepas,lihatlah betapa gelapnya wajah sahabatnya itu.dan Liora tak mau membuat suasana hati Kayra bertambah buruk.
🖤🖤🖤
"Vel,putramu tidak gilakan?!!" sumpah demi apapun,pertanyaan tidak bermutu Zeline segera membuat semua pasang mata kini menatap wanita paruh baya itu dalam.
"memangnya kenapa Zel? siapa yang kau maksud?" tanya Zenit sang kakak pada Zeline binggung.Anggi menaikkan sebelah alisnya menatap penuh tanya pada Zeline.yah kini Mansion besar Rafendra begitu ramai karena banyak anggotanya berkunjung.
"Ara tau...KAK,KAK RION SADAR!! NANTI BIBIRNYA SOBEK SENYUM-SENYUM TERUS!!" suara teriakan Ara membuat telinga setiap orang berdengung dan Rion yang sedari tadi tersenyum tak jelas langsung saja tersedak makanannya sendiri.
uhuk.........
"ara kenapa sih? kakak bisa jantungan kalau kau teriak begitu!!" kesal Rion akibat teriakan adiknya membuat lamunan manisnya buyar.
"bagaimana Ara tidak berteriak memanggilmu.kau itu tuli,dipanggil sedari tadi bukanya menjawab ini malah senyum-senyum tidak jelas!! Rion kau tidak gilakan?!!" baiklah ucapan nista Axel cukup membuat Rion meringis malu.
disana,Tristan duduk anteng dengan sekotak susu coklat ditangannya.pria manis itu baru saja menjalani operasi plastik pada wajahnya dan kini tengah menikmati bermanja-manja dengan Zoya dan Anggi.dan lihatlah dengusan kesal dari Rafendra dan Marvel yang melihat kelakuan istri mereka.
"ck...kalian ribut sekali!!! aku tidak gila dan hanya mendapat mainan baru yang menarik,lagipula senyumku itu tampan jadi nikmati saja!!" percaya diri Rion,pria tampan itu terkikik geli melihat wajah jijik teman-teman,para ayah serta para ibu mereka.yah,minus Anggi dan Zoya yang kini sibuk mengurus rengekan Tristan.
"mommy,wajah Tristan nyut-nyutan sakit...perut Tristan juga kembung mau muntah" rengek Tristan tak perduli wajah gelap Rafendra yang menatapnya.
"astaga...baby manis mom sakitya? mau mommy tiup lukanya?" tanya Anggi lembut.Sungguh Rafendra kesal setengah mati,sedari tadi istrinya bahkan tidak mengurus dirinya.makan ambil sendiri,minum ambil sendiri ! kurang ajar memang putra Thomas ini.
"mama Zoya perut Tristan sakit.....mami Zenit Tristan juga lapar.....mama,bunda masa bos sama yang lain suruh Tristan main pedang,kan jadi luka" adu Tristan sembari melirik penuh ejekan wajah syok teman-teman serta para ayahnya.
Rion,Ryu,Axel, James,Gabril bahkan Ara melongo tak percaya akan ucapan si pria berwajah manis ini,hell !! tatapan mematikan para ibu sudah membuat keringat dingin para iblis tampan itu mengalir.dan hanya bisa mengelus dada sabar.habislah! jika si bungsu manis ini sudah merengek sudah dipastikan para istri mereka akan mengabaikan suami mereka sendiri.poor Husband.
"CK....KALIAN INI BAGAIMANA SIH? KAN MAMI SUDAH BILANG,JANGAN AJAK TRUSTAN ANEH-ANEH,KALAU MAU BERKELAHI SURUH DIA DIBELAKANG JANGAN DIDEPAN!! KALIAN INI BIKIN PUTRA MANIS MAMI LUKA!!" sembur Zenit tak pandang bulu.
"INI LAGI KAMU RION,SUDAH MOM BILANG.TRISTAN SURUH MAIN PISTOL JANGAN MAIN PEDANG,DIKASIH TAU MALAH TIDAK DENGAR!! SEKARANG APA? MASIH BAGUS SI GABRIL BISA TUTUPIN LUKA TRISTAN,KALAU TIDAK RAMBUT KAMU DAN KANSAS MOM GUNTING HABIS!!"sembur Anggi tak kalah sadis.rion dan sang ayah saling lirik pasrah,dasar si Kansas dia malah kabur entah kemana.
"bocah setan!!" maki James kesal sembari menatap Tristan jengkel.
"Bunda!! si James melototin Tristan Bun,pukul dia Bun!" adu Tristan dengan seringai kemenangan menatap James yang kini terlihat kelabakan saat tatapan sang ibu begitu tajam menusuk.
"mau bunda colok itu mata!! jangan lihat putra manis bunda begitu!!" sembur Alika pada putranya James yang kini menatapnya tak percaya.oh ayolah ibunya lebih sayang si babyface iblis itu dari pada putranya sendiri.
"ck...bunda,yang putra bunda itu aku bukan si babyface iblis itu!!" kesal James sembari menatap wajah mengejek Tristan jengkel.
"siapa bilang? Alika bukan kah putramu si manis Tristan? sejak kapan James jadi putramu" goda Zeline menahan tawa melihat wajah nelangsa James.
"ck...hais..... sebenarnya aku ini putra siapa? terus...terus saja menistakan pria tampan ini!! memang apakah daya seorang pria tampan yang selalu teraniaya" ucap James dengan wajah memelas tak berdaya miliknya.
BWAHAHAHAHHA.......
"uhuk...Ryu sadar...uhuk...bajing*n ini anak!! RYU!!" pekik Gabril berusaha menghentikan pukulan Ryu pada punggungnya.
"maaf..haha...maaf Gabril" ucap Ryu perlahan menguasai diri dan kembali tenang.
mendengus dan mengambil sebuah minyak telon yang dibawa seorang maid,Anggi berjalan mendekat pada Tristan.
"son,sini mom oles minyak perutnya" ucap Anggi lembut dan tentu saja Tristan tersenyum girang dan percayalah wajah Rafendra semakin gelap melihat istrinya mengelus perut pria lain,meski itu Tristan sekalipun.
"Sayang,ck....sudah biar Rion saja yang memakaikan Tristan minyak telon.kamu olesin aku saja kenapa? " grutu Rafendra jengkel.
"sudah diam,sama putra sendiri saja pakai nego! " sembur Anggi tak perduli, Rafendra melongo dengan Ara dan Rion terbahak nista.
"nah...Tristan mami suapi ya sayang,sini buka mulutnya" ucap Zenit yang dengan seenak hati merampas piring Axel yang menatapnya tak berdaya.poor you Axel.
"mam-"
"sudah jangan banyak protes,sana minta papimu suruh maid ambil lagi.jangan kayak orang susah!!" ucapan Axel langsung terbungkam dengan semburan rohani sang ibu.sungguh betapa baik bukan seorang Zenit?.
Anggi sibuk mengoles minyak pada perut Tristan,Zoya sibuk mengelap mulut si bungsu Tristan,Zenit sibuk menyuapi,Zeline dan Alika,kedua wanita itu sibuk menertawai wajah nelangsa Rafendra,Marvel,Jeremi,,Alex dan para putra mereka.
"hais....nih anak setan bikin kesal saja!!" umpat James gemas.
"istriku..." ucap Alex dan Bimo pasrah.
"darling..suamimu cemburu" baiklah Rafendra cukup membuat geli siapapun yang mendengar ucapannya.
"sudah diam dan makan saja sekarang!!" titah Zoya tegas.dengan lesu semua orang kembali makan meski perasaan hati kesal setengah mati.
"akan kukirim anak Thomas ini ke kandang Alpha" batin Rafendra penuh dendam.
"haruskah ku suruh orang menculik dan membuang si babyface iblis ini" batin James kesal.
" berasa anak tiri diriku" batin Axel nelangsa.
" Thomas....Thomas....putramu sungguh setan kecil kurang ajar" batin Marvel geram.
" hihihi....Ara kasihan lihat daddy,papi,papa dan kakak semua ternistakan hihihi...kak Tristan hebat" batin Arabela terkekeh geli.
"hihihi....berkah juga muka Tristan luka begini.mom,mami,mama,bunda semua perhatian,kan bisa manja-manja hihihi...maaf ya para ayahku dan my Brother,ini namanya rejeki anak Soleh " batin Tristan tertawa devil.
Tristan mengambil ponsel baru miliknya hadiah hasil bujukan sang mommy Veleri agar pria itu tak mengamuk saat disuntik oleh gabril, tristan berniat mengabadikan moment-moment manis keluarga besar mereka.
"HUAAAA.....ponsel dari mommy Veleri rusak!! kameranya kok ada muka aku??! mommy kameranya rusak,Rion pasti beli ponsel abal-abal!!" tuduh Tristan dan percayalah wajah syok Rion melihat death smile sang ibu mendengar tuduhan Tristan padanya.anak setan kurang ajar memang!!.
Axel melangkahkan kakinya menuju si manis Gabtek dan seketika raut wajahnya memerah emosi.Rion memijit pelipisnya yang berdenyut sementara James sudah terbahak tak kuasa menahan tawa.
Zheth........
Axel dengan emosi merebut ponsel Tristan dan memperlihatkan bagian layar ponsel itu pada Tristan dengan emosi.
"ASTAGA DEMI TUHAN!!! SETAN KEP*RAT!! ANAK DAJJAL INI ITU MODE KAMERA DEPAN GOBL*K!! LAMA-LAMA KU PENGGAL KEPALAMU ITU!!" sembur Axel emosi.
semua orang menutup telinganya serentak dan percayalah Rafendra seketika terbahak lepas sembari bertepuk tangan heboh.sungguh putra Thomas ini sangat luar biasa,membunuh lawan dia akan bergerak cepat,namun urusan teknologi benar-benar memprihatinkan.
"hahahaha...demi Tuhan,kamera double depan belakang aja kamu tidak mengerti Tristan!! oh Tuhan....sumpah demi celana dalam Spongebob aku malu punya teman macam ini!! boleh tidak aku ganti Tristan dengan Indomie" racau James dramatis.
"hahaha....sakit....sakit perut Ara hahah...aduh hahah... seperti nonton stand up komedi dari Indonesia hahah...." gelak Ara terpingkal .
Axel mengutak atik ponsel Tristan dan mengembalikan kamera ke mode awal dan percayalah senyum bodoh Tristan membuat pria itu darah tinggi.
"wah....Axel hebat,makasih Axel ganteng" Ucap Tristan berbinar dan mulai sibuk memotret dirinya dan para ibu yang asik dengan tawa mereka.sedang Axel sudah menatap geli dan jijik ingin pingsan saja.
Ryu bangkit setelah melirik ponselnya yang baru saja bergetar.
"maaf semua Ryu pamit keluar sebentar" semua mata kini melihat ke arah pria tampan berwajah campuran Jepang itu.
"mau kemana Ryu,makanlah hingga habis.tidak baik meninggalkan makananmu sebelum selesai nak" Anggi menatap putra lingga itu lembut,walau bagaimanapun semua putra sahabat suaminya sudah dianggapnya bagai anak sendiri.terlebih Tristan dan Ryu,orang tua mereka tinggal diluar negri dan menitipkan putra mereka dibawah pengawasan Rafendra dan Anggi menerima dengan tangan terbuka.
"maaf mom,ini penting.Ryu pamit dulu semua" tanpa kata lagi,Ryu pergi meninggalkan mansion dengan motor sportnya .Ryu memang lebih menyukai motor dari pada harus repot mengendarai mobil dengan sistem jalur berputar-putar.
🖤🖤🖤
Byur.......
uhuk....
angel terbatuk dan menggigil saat tubuhnya diguyur seember air es ditengah malam seperti ini.
"Bangun kau gadis Jal*ng!! katakan dimana kau sembunyikan kekasihku!!" suara teriakan penuh amarah seorang pria mengagetkan gadis itu dari alam bawah sadarnya.apa ini? angel yang awalnya tertidur lelap didalam apartemen nya kini tiba-tiba berada di sebuah ruang temaram dalam keadaan terikat.
"kau...kau...apa yang kau lakukan padaku?!! lepaskan aku!! beraninya kau menculik ku!!" ucap Angel tak percaya,yah.pria itu adalah kekasih Mikha,dia Deril Jefftonson.
plak......
wajah cantik angel menoleh kesamping akibat kerasnya tamparan Deril padanya.pria itu begitu dendam pada angel yang menolak cintanya dan kini sumber uangnya Mikha menghilang entah kemana.sungguh Deril meradang!.
"hiks...mengapa kau menyekap dan kini menamparku? apa salahku hiks...lepaskan aku" Isak Angel,derainya air matanya semakin deras dan pipinya begitu terasa kebas dan mulai berdenyut .
" oh sayang,aku tidak akan melepaskan mu .biarkan aku merasakan rasa tubuhmu terlebih dahulu" smirk Deril.
TIDAK!!"
TBC.........