
Hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya.......🌹
💞 Happy Reading 💞
Kayra memasuki kamar pengantin meninggalkan Rion yang masih sibuk mengurusi para kolega organisasi pria itu.
wanita cantik dengan Gaun resepsi berwarna maroon itu menatap seluruh kamar yang begitu indah telah terhias kelopak mawar.
berjalan kearah ranjang dan tersenyum geli melihat ulah atau usaha romantis yang hendak diberikan Rion padanya,sungguh bolehkah ia tertawa sekarang.
wanita cantik itu akhirnya duduk ditepi ranjang dan meraih segenggam kelopak mawar yang begitu harum itu suka cita.perlahan kakinya terangkat keatas ranjang dan Kayra mulai memijat,sungguh kakinya terasa pegal dan bengkak kala harus berdiri terlalu lama saat acara..
Brugh.........
kelopak mawar itu berhamburan kala Kayra dengan lelah menjatuhkan tubuhnya diatas ranjang.menatap kelangit-langit kamar dan terkekeh kala balon berwarna merah itu terasa menggelikan bagi gadis pembunuh seperti dirinya.
Deg......Deg.......Deg......
Jantung Kayra berdebar luar biasa kala mengingat ini adalah malam pengantin mereka.
dan membayangkan ia akan tidur dengan balutan pelukan hangat Rion nanti,tubuhnya mengigil dan gugup mulai menyerang.sumpah demi apapun Kayra merasa ngeri sendiri bagaimana nanti Rion memakan dirinya? hanya Tuhan yang tau.
Ceklek.......
suara pintu terbuka membuat kepala Kayra menoleh cepat kala disana Rion telah muncul dengan jas yang sudah lepas dan dasi yang telah longgar.Kayra meneguk Saliva gugup kala sosok Rion kini terlihat sangat memukau.
" apa kau lelah honey? jika lelah kita bisa istirahat dulu malam ini?" tanya Rion lembut menyadari wajah Kayra yang terlihat begitu kelelahan.
Kayra tersenyum manis dan mengangguk terima kasih .
"apa kau suka kamarnya Istriku?" tanya Rion lembut sembari berjalan santai menuju Kayra.
"suka.tapi jika tidak dibersihkan aku tidak akan bisa tidur karena jujur aku lebih suka tempat tidur yang bersih" Kayra berucap asal sembari menormalkan detak jantungnya.
Rion mendekat lalu meraih resleting gaun Kayra perlahan.
deg.....
"RI... Rion..katamu kita istirahat dulu malam ini? sekarang kau...kau mau apa?!!" Kayra panik saat gaunnya telah melorot hampir memperlihatkan bagian atas tubuhnya,meski masih ada sebuah tank top ,namun tetap saja wanita cantik itu merasa malu.
"hahaha...tenang sayang,aku hanya membantumu membuka gaun merepotkan ini.kita harus mandi sayang baru bisa tidur lelap" gelak Rion melihat reaksi gugup Kayra yang terlihat lucu dimatanya.
"aku..aku bisa sendiri!! Sekarang lepaskan aku!!" Kayra bangkit panik lalu berlari menuju kamar mandi dengan tawa membahana Rion menyertai dirinya.sumpah ini sangat memalukan.
20 menit Rion menunggu setelah membuka seluruh jas formalnya dan menggantinya dengan kaos polos dan celana Boxer.kini Rion tengah berbaring setelah membersihkan mawar yang menghiasi ranjang mereka.
Ceklek...
Kayra keluar lengkap dengan piyama putih melekat ditubuhnya,aroma bunga lavender menguar dari tubuh istri Rion itu,Pria itu tersenyum berjalan mendekat saat melihat Kayra yang masih sibuk mengusap air dari rambutnya.
Cup......
"eh?!! kamu ??" Kayra tergagap kala melihat senyum manis pria itu,suaminya.Rion mengedipkan matanya nakal lalu dengan santainya menutup pintu kamar mandi.
"LOVE YOU HONEY!!" suara Rion terdengar jelas dari kamar mandi.Kayra terkekeh,sungguh Rion adalah suami yang manis dengan semua kelakuan anehnya.
"i love you more" gumam Kayra bahagia.
...........💐💐💐.........
ruangan pribadi sang putra mahkota Kazehaya itu terasa hening canggung.
Aikaru duduk dengan gugup didepan Hyuga yang menatapnya jengah.
"apa kau bisu?! kalau tidak ingin bicara jangan membuang waktuku!!" hardik Hyuga sinis.Aikaru tersentak,hatinya berdenyut sakit kala pria yang begitu ia cintai sejak kecil bersikap kasar dan acuh padanya .
"yang mulia.....ini...ini...aku ingin bertanya soal perjodohan kita?" Aikaru tergagap ,sungguh tatapan dingin Hyuga membuat seluruh sendi tubuhnya melemas.
"perjodohan?!! jangan membuat lelucon bodoh seperti itu denganku?!! kau fikir aku perduli? jika kau begitu ingin memasuki keluarga kekaisaran,kau nikahi saja pangeran Hiashi.kau fikir aku mau menikahi dirimu?!! jangan mimpi karna aku telah memiliki ratuku sendiri!" ucap Hyuga sarkas.Aikaru mematung,hatinya sakit dan rasa cintanya dibalas dengan kata-kata penuh kebencian dan penghinaan.
"ta...tapi aku mencintaimu yang mulia , tidak bisakah kau lihat itu?" tanya Aikaru lirih,Hyuga menyerigai remeh lalu berdiri dan menatap wanita dihadapannya dingin.
"cinta? aku tidak mencintai dirimu!! dan apa kau tuli?!! sampai kapanpun kau tidak akan pernah bisa merubah hatiku!! dan saat ratuku datang kau akan menjadi hanya bagai sebuah pajangan di istana ini.jika kau punya malu pergi dari hadapanku!!" ucap Hyuga dingin dan berlalu pergi begitu saja.
tes.....tes....tes......
jatuhlah air mata dari putri perdana menteri itu.
menoleh dan menatap kosong pintu yang baru saja tertutup rapat.
"kenapa? kenapa kau tidak bisa sedikit saja menerima cintaku Yang mulia putra mahkota?!! hiks... apa kekurangan diriku?!! aku adalah putri perdana menteri dan aku juga seorang aktris yang terkenal,aku memanjat begitu tinggi agar bisa sejajar denganmu lalu mengapa hiks...mengapa kau begitu kejam kepadaku!!" lirih Aikaru menatap nanar foto-foto sosok Hyuga yang tergantung indah didalam kamar pribadi sang pangeran.
sementara itu.........
"Master,kurasa kau sedikit keterlaluan pada nona aikaru.bagaimanapun keluarganya memiliki power yang kuat untuk menguatkan posisimu disidang istana nanti.aku harap kau sadari itu!!" ucap Kabuto bijak.
"aku tak perduli!!" jawab Hyuga malas.
"ya sudah terserah kau saja" ucap Kabuto pasrah.
"apa persiapan sudah selesai? " tanya Hyuga samar.Kabuto mengangguk dan Hyuga terkekeh samar,tinggal menunggu hasil.
"cepatlah kita harus segera ke Balairung.kaisar beserta para menteri sudah berkumpul, sepertinya nenek ratu berulah !!" jelas Kabuto pelan.
"para orang tua itu membuat kepalaku pusing!!" geram Hyuga jengkel.
menempuh waktu sekitar 20 menit dari kediaman putra mahkota menuju Balairung istana,kini Hyuga dan Kabuto telah sampai dan melihat ruang itu tertutup rapat dengan dua orang dayang dan dua orang Kasim yang menunggu didepan pintu .
"umumkan kedatangan putra mahkota!!" ujar Kabuto tegas.kasim itu mengangguk dan mulai buka suara.
"YANG MULIA PUTRA MAHKOTA HYUGA KAZEHAYA TELAH TIBA!!" seru kepala Kasim lantang.pintu besar mahoni dengan ukiran kepala naga dan matahari itu terbuka .
................💐💐💐...............
Liora menggeliat kala merasakan wajahnya basah,dan sapuan lembut pada pipinya terasa .
"sayang ayo bangun sudah pagi,ibu hamil harus berjemur agar mendapat hangat sang Surya supaya bayinya sehat" bisik Arkansas lembut sembari menciumi wajah Liora gemas.sungguh saat hamil istrinya semakin menggemaskan dengan pipi bulat nan merona itu.ingin sekali ia lahap wanitanya itu namun rapat pagi ini membuatnya harus bergegas.
"enggghhhh...tapi mommy masih ngantuk Daddy!! 5 menit lagi ya please" Liora berucap manja sembari mata yang masih setia terpejam.
Arkansas terkekeh dan mengacak rambut halus istrinya sayang.
"tidak...tidak....sekarang bangun dan mandi sayangku...lihat ilermu meleleh!!" goda Arkansas jahil.lihat seketika mata indah Liora langsung terbuka horor.
"mana...mana...ihhhh..kamu bohongin aku ya!! hiks...Daddy jahat!!" nah kan ,Arkansas melongo kalang kabut kala air mata sang istri jatuh sudah.ia bahkan tak bisa membedakan lagi tangis asli atau drama dari istrinya itu.Sungguh karna sering menjahili Arkansas dengan air mata buayanya,Pria itu jadi susah membedakan istrinya menangis benar atau hanya menjahilinya saja.namun benar tidaknya tetap saja Arkansas tak suka istrinya menangis.
"aduh sayang jangan menangis....ia..ia aku janji tidak akan menggodamu lagi!!" ucap Arkansas cepat.
"ada syaratnya!!" ucap Liora licik.
"ia apapun tinggal sebut,suamimu ini lebih kaya dari seorang sultan jadi apapun akan kuberikan padamu sebagai syarat!!" ucap Arkansas sombong.Liora mencibir,tapi memang benar sih!.
"syaratnya nanti saja sekarang aku mau mandi dan cepat gendong aku!!" ucap Liora riang.
Arkansas terbahak,benarkan istrinya hanya menangis drama tadi.
Pria berbalut jas kantor Armani hitam itu akhirnya melepas jas-nya dan menggulung lengan kemeja nya,mengangkat tubuh sang istri kekamar mandi dan mulai melakukan ritual mandi bersama.lagi!.
.............💐💐............
Liora berjalan memasuki Lift dan menuju ke dapur mansion Wiguna.sementara Arkansas harus rela berganti pakaian lagi dan menghubungi sekretarisnya menunda rapat.hell!! dialah sang bos lalu apa ada yang berani menolak perintah darinya? tidak ada.
disana sudah ada Kayra dan Anggi yang sedang sibuk memasak.kedua wanita berbeda usia itu tersenyum saat Liora memasuki dapur.
" selamat pagi mommy...Kayra..." sapa Liora riang.kayra terkekeh dengan Anggi yang menggeleng geli melihat kelakuan menantu sulungnya.
"wah...menantu mom semangat sekali? ada apa ini?!!' tanya Anggi lembut.
"hahahaha...dari pada mommy nanya Liora,tanya Kayra saja.semalam habis berapa ronde?!!" tanya Liora jahil.
Blusssshhh...
Wajah Kayra memerah padam dengan senyum malu-malu kucing diwajahnya.bagaimana berapa ronde? mereka saja tepar kelelahan .
"hahahaha..aduh kamu ini sayang, pagi-pagi jangan tanya begitu dong!! lihat wajah kepiting rebus Kayra " gelak Anggi sembari sibuk mengaduk nasi goreng diwajan penggorengan.
"ishhh....mana ada!! Q sejak kapan kamu jadi jahil begini sih?!! jangan aneh-aneh sama aku ya!!" sembur Kayra jengkel sekaligus malu sendiri.
"ia..ia... pagi hari jangan banyak marah nanti cepat tua baru rasa!!" ucap Liora santai.istri dari Arkansas itu meraih daging ayam yang sudah dimarinasi oleh kepala koki sebelumnya dan mulai menggoreng ayam itu disamping Anggi.
Kayra berdecak lalu mulai melangkah kearah kulkas besar disudut dapur ,membuka dan mengeluarkan beberapa telur untuk membuat pancake nanti.
"uwaaaahhhhh sedapnya!!! Tristan lapar!!" Suara Tristan terdengar kala kepala pria manis itu menyembul dari balik pintu.
Ara terkikik dan masuk kedapur bersama Freya.
"mommy Ara mau pancake blueberry!!" ujar Ara riang.
"Freya nasi goreng ekstra udang ya mom!!" Freya ikut menyahut riang disamping Tristan .
"mom...bawang goreng punya Tristan banyak ya!!" timpal Tristan heboh.
yah,saat pagi dapur memang dikuasai Anggi dan Liora dan kini ditambah Kayra.
"ia mommy paham,sekarang pergi ke meja makan dan tunggu semua siap" ucap Anggi sembari terkekeh gemas melihat kelakuan anak-anaknya.
ketiganya mengangguk paham dan pergi dengan riang menuju meja makan dimana Rafendra, Arkansas dan Arion telah duduk disana.
Rafendra tengah membaca koran sembari meneguk secangkir kopi buatan sang istri.Arkansas sibuk membaca email dan Rion yang sibuk memeriksa laporan produksi senjata dimarkas BE.
tak lama para maid keluar dengan membawa hidangan sarapan keluarga besar Wiguna.
Anggi duduk disamping Rafendra disisi kiri ada Arkansas,Liora,Freya dan Tristan lalu dikanan ada Rion,Kayra dan Arabela.
"Liora sayang,kandunganmu akan memasuki usia satu bulan kini.mommy sudah dihubungi Zeline katanya dia telah membuat janji temu dokter kandungan untukmu siang ini" ucap Anggi begitu sarapan telah selesai.
"ia mom,Liora sudah diberi tahu oleh Daisy semalam" jawab Liora dengan senyum manis diwajahnya.
"bagus!! mommy akan temani kamu bersama Kayra nanti" ucap anggi semangat.
"tidak mom!! aku akan temani istriku!" tegas Arkansas menyahut.
"tidak bisa kak,siang ini AR industri ada rapat dengan utusan pemerintahan Jerman.senjata kaliber militer mereka akan dikirim lusa,kau harus mengecek nanti!!" ucap Rion serius.
Arkansas mendesah berat sementara Liora tersenyum penuh damai.
"tidak apa Ar.ada mommy dan Kayra yang menemaniku jadi jangan khawatir ya" ucap Liora lembut.
Rafendra bangkit dengan Anggi yang membenarkan dasi suaminya itu.
kini didepan pintu mansion Rion sudah mencium kening Kayra dan masuk kedalam mobilnya menuju pabrik senjata BE.Anggi mengecup punggung tangan Rafendra dan pria paruh baya itu mengecup pipi Anggi lembut dan mulai berjalan memasuki mobil dengan seorang supir yang telah siap menunggu.Rafendra telah pergi dan berlalu menuju gedung WJC.
Arkansas menatap sosok Liora sayang.mengenggam telapak tangan sang istri dan mulai menciumi kedua pipi berisi Liora dan mengelus pucuk rambut istrinya sayang.
"sayang apa tidak masalah kau pergi dengan ibu? apa kau mau aku batalkan rapat dan menemanimu saja?!!" tanya Arkansas lembut.
Liora menggeleng dan tersenyum lembut menatap wajah gelisah Suaminya .
"tidak Ar,aku ini bukan wanita lemah seperti wanita diluar sana jadi jangan cemas ya" ucap Liora lembut.Arkansas menghela nafas panjang yang terasa berat,pada akhirnya pria tampan itu mengangguk pasrah lalu mengecup kening Liora sayang sebelum memasuki mobil Lycan miliknya.
"aku pergi sayang jaga dirimu" ucap Arkansas lembut.Liora mengangguk patuh dan melambai hangat pada mobil sport Arkansas yang kini telah melaju meninggalkan Mansion Wiguna.
.........💐💐........
Siang itu Liora bersama Anggi dengan Kayra yang menjadi pengemudi mobil pergi kesebuah rumah sakit besar dimana Zeline bekerja.
"nah sudah sampai!! nah mom,Q ayo turun!!" seru Kayra semangat.sembari membuka searbeltnya.
Anggi beserta kedua menantunya segera menuju ruang praktek dokter kandungan yang di rekomendasikan oleh Zeline.
"selamat siang Dr.Annika" ujar Anggi ramah.Dokter muda cantik itu mengangkat wajahnya yang sedari awal sibuk mengecek laporan pasiennya.
"astaga Nyonya Wiguna!! maaf..maaf..harusnya Anda memberi tahu saya jika sudah sampai agar saya bisa menjemput Anda nyonya" panik Dokter Annika kala Anggi kini sudah masuk dan duduk didepan meja prakteknya.
"tidak apa,tolong periksa menantuku ini" ucap Anggi ramah,Annika mengangguk dan mulai meminta Liora berbaring di Brangkar.
beberapa saat kemudian ......
"semua baik-baik saja dan calon bayi sehat.wah...nyonya muda menjaga pola makan dengan sangat baik rupanya!! bagus sekali" terang dokter itu ramah.
"selanjutnya hanya perlu istirahat cukup dan setelah kandungan cukup kuat anda bisa memberi sedikit olahraga ringan seperti Yoga,renang atau jalan-jalan santai agar posisi bayi lebih mudah saat anda lahiran kelak" Liora mengangguk dan tersenyum lembut sembari mengelus perut nya yang masih rata dengan sayang.
"terima kasih dokter kami permisi dulu" ucap Anggi ramah.
"baik nyonya ,datanglah seminggu kemudian untuk cek up"
dokter itu menunduk sopan saat Anggi keluar bersama Liora dengan Kayra yang menunggu di depan ruang dokter itu.
"sampai jumpa dokter" ucap Liora riang.annika tersenyum sungguh keluarga kaya nan terhormat yang begitu ramah.
tanpa siapapun sadari.
" siapkan semua jangan ada yang terlewat!!"
TBC.............