
hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya.....πΉ
...π Happy Reading π...
...jika aku harus jalani hidup tanpamu disisiku...
...hari-hari terasa hampa...
...dan malam akan terasa sunyi dan panjang...
...denganmu aku akan merangkai keabadian cinta...
...jatuh cinta yang terasa indah meski raga tak bersama...
...namun rasa cinta akan membuatmu kuat...
...impian yang kita rajut bersama akan membawa kita pada jalan indah...
...dimanapun kau melangkah hati kita akan terikat...
...pelukanmu,sentuhanmu akan selalu terukir dalam direlung hati...
...tiada yang akan merubah dan menggerus cinta kita...
...cukup tau cinta kita saling memiliki...
...satu hal yang perlu kau tau...
...aku tak akan pernah meninggalkan dirimu...
...tiada yang bisa menghalangi cinta kita,meski waktu sekalipun...
...dan aku berjanji,hanya ada dirimu disetiap hembusan nafasku...
...dunia mungkin saja mengubah segalanya...
...namun cinta kita akan tetap sama...
...bertahan hingga akhir masa...
...jika jalan hidup terlalu sulit...
...berpeganglah pada cintaku...
...cinta kita secerah sang rembulan...
...panggil namaku saat kau merindukan diriku...
...jangan pernah menyerah...
...cinta kita apa adanya...
...maka biarlah seluruh dunia terbakar...
...dan hanya tatap mataku...
...aku akan selalu melindungi cintaku...
...meski ragaku akan ikut terbakar...
...peluklah aku,cintai dengan tulus...
..............βοΈβοΈ............
sudah seminggu lamanya Liora terpenjara didalam sangkar kemewahan Hyuga.sejak saat itu sikap Liora semakin dingin dan acuh membuat Hyuga frustasi dibuatnya.selama ini tak ada wanita yang pernah menolaknya dan kini Liora cukup membuat pria itu putus asa.namun rasa cintanya membuat pria itu menutup mata tidak perduli dan tetap mengurung Liora disisinya.
Liora kini berdiri merasakan hembusan angin segar di pagi hari,wanita cantik itu berdiri ditepi balkon memandang hamparan bunga aster di sepanjang mata memandang.
mengelus perutnya sayang dan bergumam lirih.
"maaf sayang,kamu sabar ya anak mom pasti kuat.mommy yakin Daddy pasti sedang mengamuk sekarang mencari kita" ucap Liora sembari tersenyum tipis menatap perutnya yang masih terlihat rata.
Liora menatap kebawah balkon dan mulai berfikir keras.wanita cantik itu mulai menghitung dalam diam,tak lama ia berbalik dan kembali kearah tempat tidur.membuka lemari dan meraih semua selimut panjang yang ada.
"setidaknya kita keluar dulu dari sini sayang.setelah kita keluar mommy akan cari cara menghubungi Daddy untuk menjemput kita,baby mommy tenang ya nak" gumam Liora yang mulai sibuk mengikat simpul pada ujung-ujung kain dan selimut yang ia dapat.
Liora telah selesai membuat tali untuk dipakai jika waktu nya tiba.hingga rasa lelah membuatnya mengantuk,Liora menarik kain itu dan mulai menyembunyikan benda itu disudut terdalam walk in closet nya.
"kita simpan dulu dan setelah ada kesempatan kita pergi dari sini ya baby" ucap Liora mengelus perutnya sayang.
menguap dan tanpa sadar berbaring diatas sofa di tengah walk in closet,tubuh mungilnya tertutupi jejeran pakaian mewah yang ada. dan akhirnya Liora tertidur lelap tanpa menyentuh sarapan yang diantarkan para dayang untuk dirinya.
..........
beberapa orang dayang masuk diikuti sosok pria yang sangat dibenci oleh Liora.pria itu masuk dengan senyum hangat yang selalu sama.memuakkan!.
para dayang itu masuk dengan membawa nampan- nampan berisi berbagai masakan khas Jepang dan negara Eropa lainya.kini sudah tiba waktunya makan siang.
Hyuga memasuki kamar Liora dengan dan menyisir seluruh ruangan itu penuh selidik.
menatap nampan berisi makanan untuk sang permaisuri.makanan semalam yang diantar para dayang masih utuh,bahkan sarapan pagi pun tidak tersentuh.Liora hanya meminum susu dan meninggalkan semua makanan yang ada.Hyuga mendesah frustasi.ia mulai melihat sekeliling.
sepi.......
hening......
kosong!!.......
Hyuga panik.bagaimana ruangan ini bisa kosong saat kuncinya hanya dirinya yang memiliki? tiada siapa yang bisa masuk atau keluar tanpa izin darinya setelah insiden dengan Aikaru,lantas bagaimana sosok Liora bisa menghilangkan?.
"Dimana permaisuriku?!! " Hyuga bertanya panik lalu berlari mendekati ranjang.
pria itu dengan kalap menyibak sprai,kosong.
ia lalu berlari kearah kamar mandi namun nihil tak ada suara apapun didalam,para dayang sudah bergetar takut melihat ekspresi wajah murka tuan mereka itu.
Hyuga berlari kearah balkon,tiada apapun yang terlihat mencurigakan .nafas pria itu memburu ,ia benar-benar marah!.
"LIORA!!....DIMANA...JAWAB AKU!! LIORA...JIKA KAMU BERANI KABUR DARIKU AKAN KUBUAT KAMU MENYESAL!!" pekik Hyuga panik.
"PENJAGA!!....KEMARI KALIAN!!" teriak Hyuga gusar.dua orang pria memasuki kamar dengan wajah kaku mereka,menunduk hormat lalu mulai bertanya.
"ada-apa yang mulia?" tanya salah seorang dari mereka sopan.
"dimana?!!....dimana permaisuriku?!!" tanya Hyuga geram.
"ampun yang mulia,selama kami berjaga tiada siapapun yang masuk apalagi keluar dari kamar ini" lapor penjaga itu tenang.
"sial*n!! keluar kalian!!" amuk Hyuga panik.
Setelah semua orang keluar,Hyuga menarik nafas dan mencoba tenang.tidak mungkin Liora bisa keluar saat kunci serta seluruh penjagaan di paviliun miliknya sangat ketat.
"walk in closet?!!....benar aku belum memeriksa tempat itu!!" gumam Hyuga sadar.
pria itu memasuki walk in closet dan mulai berjalan perlahan melihat isi dalam ruang itu hingga sesosok cantik yang telah membuatnya panik nampak tertidur pulas disana.sudut bibir Hyuga tertarik tipis dan ia perlahan mendekati tubuh wanita cantik yang telah mengguncang hatinya.
Hyuga berjongkok dan mulai menatap intens sosok cantik dihadapannya.
rambut panjang sehalus sutra itu menjuntai hingga kelantai,alis hitamnya berjejer bak sebuah busur panah,hidung kecil yang mungil nan mancung membingkai apik wajah manis itu,bibir indah yang begitu manis saat ia merasakan untuk yang pertama kalinya malam itu.wajah merona bak bunga sakura,lalu mata indah yang begitu teduh.Hyuga begitu bahagia bisa mengurung seorang malaikat yang begitu cantik dengan segala pesonanya.
Hyuga mendesah kala melihat mata Liora yang terlihat bengkak.pasti wanita cantik itu menangis terus semalaman.telapak tanganya terulur mengelus pipi bulat Liora yang terlihat jelas meninggalkan jejak air mata.
cup.......
tak tahan,Hyuga hanya berani mengecup singkat kening Liora takut membangunkan wanita pujaan hatinya itu.
Greph......
Hyuga menyelipkan kedua tangannya pada tengkuk dan sela lutut Liora dan mulai mengangkat tubuh wanita itu perlahan.
tubuh Liora terasa dingin saat dirangkulannya.begitu Hyuga selesai meletakkan tubuh Liora diatas ranjang dan menyelimutinya,pria itu langsung memanggil salah seorang dayang.
"ya yang mulia" ucap dayang itu sembari menunduk tak berani menatap junjungan nya.
"bawakan makanan kemari,bawa yang baru!!" titah Hyuga pada dayang yang masih setia menunduk.
"baik yang mulia" jawabnya kemudian berlalu dengan cepat.
tak lama dayang itu telah kembali dengan nampan berisi makanan khas Jepang.ia mundur dan meninggalkan Hyuga yang masih setia membelai surai panjang Liora.
merasa gerah,Hyuga bangkit dan berlalu menuju kamarnya untuk membersihkan diri,ia berharap saat ia kembali Liora sudah bangun.
Liora bangkit perlahan dengan mata terpejam.
"mari kubantu sayang,saatnya baby makan"
Liora tersenyum saat ia merasa mendengar suara maskulin suaminya,tapi tunggu? maniknya seketika terbuka dan terang sudah penglihatannya.
itu Hyuga!! bukan suaminya.
pria itu meraih nampan makanan dan meletakkannya dihadapan Liora yang masih terduduk diam diatas ranjang .
Liora memandang nampan itu datar,bahkan bayi didalam perutnya pun tidak mau memakan makanan yang selama ini diberikan pria itu,buktinya Liora bahkan tidak merasa lapar meski hanya meminum susu.
"ayo sayang buka mulut ya,aku akan menyuapimu" ucap Hyuga begitu lembut dan sabar.
Liora diam,maniknya menatap benci pada sosok pria dihadapannya itu.memang tampan,namun bagi Liora suaminya adalah yang terbaik di seluruh dunia.
"tidak!!" ucap Liora sarkas.
"sayang kasihan bayi kita tidak akan tumbuh jika ibunya tidak makan" bujuk Hyuga sehalus yang ia bisa.
Liora diam,sorot matanya begitu dingin.wajahnya terlihat begitu tenang tanpa emosi,wanita itu terlihat bak raga tanpa jiwa.
"ini anak suamiku.bukan kau!!" tekan Liora masih sama seperti dulu,acuh.
Hyuga mengeram,sorot matanya menajam dan dengan kasar ia meraih wajah cantik Liora dan menekan dagunya dengan jemari nya.
"kubilang makan!! jika kau tidak makan akan kupastikan bayi itu tidak akan lahir ke dunia!!" ancam Hyuga bengis.Liora menegang,wanita itu menatap wajah Hyuga benci dan tak lama.
PRANKKKK...
set table itu jatuh hancur dan seluruh isinya berserakan dilantai.Liora membanting nampan itu dan menatap balik wajah murka Hyuga tak takut.
"kau mengancam ku?!! kau fikir aku takut hah?!! jika kau berani menyentuh anakku,akan kuhancurkan seluruh kota ini!!" balas Liora sengit.
Greph....
Liora meringis kala kulit kepalanya terasa sakit,Hyuga menjambak rambutnya kasar.manik pria itu memerah.
"JANGAN MEMBUATKU MARAH!! SAAT AKU MARAH AKU BAHKAN TIDAK AKAN BISA MENGENDALIKAN DIRIKU YANG BAHKAN BISA MELUKAIMU,BAYI INI DAN KAU ADALAH MILIKKU.CAMKAN ITU LIORA!! " teriak Hyuga murka.Liora menutup mata,ia tak akan merintih dihadapan laki-laki laknat dihadapan-nya itu,meski tubuhnya hancur ia tak akan mengiba.
"DAYANG!! BAWA BUBUR DAN SEGELAS SUSU LAGI!!" teriak Hyuga keras.
bubur dan susu datang kembali,nampak jelas dua dayang itu melirik Liora kasihan.namun mereka bisa apa?.
pria itu meraih mangkuk dan menyodorkan sendok berisi bubur itu pada Liora .
"makan!!" titah Hyuga tegas.
"tidak!! aku.tidak.lapar!!" tekan Liora tak kalah sengit.
pria itu menatap dalam wajah cantik nan manis Liora yang kini benar-benar memerah.
"makan atau akan kubuat kau mengandung anakku juga!!"
deg.....
Liora menegang kala pria itu melepas kancing kemejanya satu per satu.kini pria itu sudah Shirtless tanpa atasan.
perut kotak-kotak nya tak kalah mempesona dengan milik Arkansas,namun sungguh Liora tak tertarik sama sekali.dan begitu pria itu hendak membuka ikat pinggang nya,Liora merampas mangkuk bubur itu dan memakannya dengan terpaksa.
"bagus!! " ucap Hyuga begitu melihat Liora mulai makan meski terkesan enggan.
hanya tiga suapan dan liora berhenti makan.pria itu mendesah putus asa lalu kemudian menyodorkan gelas susu itu pada wanita cantik itu.
"minum!!"
Liora merampas gelas itu dan meneguk isinya dengan cepat,setelah selesai ia membaringkan tubuhnya diatas ranjang berbalik dan memunggungi sosok Hyuga dengan selimut menutupi seluruh tubuhnya.sungguh Liora muak menghadapi pria tak tau malu itu.
Greph....
Deg...
tubuh Liora membeku kala sebuah lengan memeluk perutnya dari belakang,Hyuga berbaring dan tidur disamping Liora dalam diam,cukup merasakan hangat tubuh dan aroma manis wanita itu sudah mampu membuat Hyuga merasa bahagia.
"keluar!!" ucap Liora dingin dari balik selimutnya.
"diamlah...biarkan aku tidur sejenak" ucap Hyuga mencoba sabar.Liora berontak namun pelukannya justru semakin mengerat.
"besok jangan pernah melewatkan waktu makan mu lagi,atau aku yang akan memakanmu!!" ucap Hyuga tegas.Liora diam,ia terlalu malas berdebat lagi.
...........βοΈ............
"sudah hampir dua Minggu Ar.....kapan kalian membawa pulang menantu mommy?" Anggi bertanya Lirih saat melihat sosok Arkansas yang baru saja keluar dari kamarnya.anggi tau keadaan putranya begitu hancur,namun ia kini sangat mengkhawatirkan keadaan calon cucu dan menantunya itu.
"Kansas sedang berusaha mom....tolong bersabarlah" ucap Arkansas dingin.
"Daddy fikir kau harus mengingat ulang,siapa pihak akhir-akhir ini yang berseteru denganmu!!" Rafendra berucap bijak sembari menenangkan sang istri.
"bos....bolehkah aku bicara?" tanya Tristan yang baru tiba bersama James.
Arkansas berdehem samar terlalu malas bicara.
"jika ini mengenai kekuasaan dunia bawah ataupun rival bisnis.rasanya tidak mungkin,bukankah ini terlalu lama? jika mereka menculik Liora karna masalah kekuasaan maka jarak waktunya mereka meminta timbal balik terlalu lama" ucap Tristan sembari menatap serius wajah tenang namun menyimpan bara api sang Hades.
"benar juga!! jika pihak yang menculik Liora menginginkan sesuatu dari kekayaan bisnis Wiguna,harusnya mereka sudah menghubungi pihak kita sedari awal untuk bertukar! kurasa ada yang aneh disini!!" tambah James mulai mengerti jalan fikiran Tristan.
"pria? laki-laki yang kalian habisi itu mengatakan bahwa seorang pria yang menculik istrimu.maka hanya ada dua obsi untuk masalah ini!!" ucap Rafendra mulai menampakkan raut kemarahan diwajahnya.
"jika bukan untuk kekuasaan bisnis dunia atas dan bawah,maka hanya ada satu sebab menantu mom diculik.Cinta!!" timpal Anggi cepat.
Arkansas mengeram,kedua tangannya terkepal erat dan emosinya mulai berkilat dikedua manik setajam elang itu.
"Bedebah!!" maki Arkansas murka.
Bip....
Axel calling....
Arkansas mengangkat panggilan itu dan terdengar suara semangat Axel disana.
"bos!! aku menemukan titik terang!! datanglah ke markas ada Dexter yang ingin bicara denganmu disini!!" suara Axel memburu.
Tut......
Berjalan cepat setelah menutup sambungan,Arkansas meninggalkan semua orang dalam keheningan.
"James susul dia!!" ucap Rafendra tegas.James mengangguk dan berlari cepat bersama Tristan memasuki mobil mereka mengikuti sang tiran.
.............βοΈ...........
"ini adalah rekaman cctv yang berhasil aku pulihkan disalah satu bandara menuju Tokyo,beberapa orang pria mencurigakan nampak mengawal seorang pria yang sedang mendorong sebuah kursi roda dengan sesosok wanita yang duduk ditutupi dengan mantel dan kaca mata!!" ucap Axel sembari memperlihatkan rekaman cctv hasil retasan-nya.
"saat aku baru kembali dari Indonesia dan waktu itu aku berada di bandara,tak sengaja aku berpapasan dengan rombongan yang terlihat sangat mencurigakan meninggalkan London.aku merasa aneh saat melihat gelang yang terasa familiar ditangan wanita itu.dan aku baru jelas saat bertemu Ara yang juga memakai gelang yang sama,meski dengan warna berbeda.maka dari itu aku memberi tahu Axel cepat untuk mendapatkan rekaman cctv itu.meski sudah dihapus namun Axel bisa memulihkan kembali datanya!!" terang Dexter mantap.gelang! yah,benar.gelang rancangan Anggi sang ibu,gelang yang diberikan untuk para menantu dan juga putrinya.
" maksudmu gelang dengan bandul angsa?!!" ucap Arkansas cepat.
"yah!! benar angsa....angsa putih!" ucap Dexter mengingat jelas.
Arkansas merogoh ponselnya dan memperlihatkan foto sebuah gelang yang dimaksud Dexter.
"yah.....ini dia!!" ucap Dexter mantap.Arkansas mengeram dan mulai menatap Axel yang sudah mengangguk cepat.
"saatnya menyusuri seluruh cctv Bandara menuju Narita!!' ucap Axel penuh harap.
..............TBC...........
...Mencari inspirasi itu tidak semudah membalik telapak tangan dan menscroll ponsel terus kebawah,intinya hasil imajinasi itu butuh masukan dan dukungan....
...saat mengatakan Next....itu gampang sangat! coba fikir dimana nyari ide sebanyak 2000 word dalam sehari? lelah bro.......give me your support and thanks for your likeπ...
...yang vote like dan kasih bintang El doakan cepat dapat jodohπ...
...
...