
Hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya....🌹
...🦂 H A P P Y R E A D I N G 🦂...
...tak bisa terucap meski berkali-kali...
...dimana saat jantung ini berdegup kencang hari itu...
...meski aku bisa melihat dari awal...
...tak pasti apa takdir memang tertulis...
...mencintaimu...
...bagai menghentikan waktu...
...jiwa yang telah rusak...
...bagai mimpi indah yang tak pernah nyata...
...terbayang pertama kali bertemu...
...membutakan mata meski kau tak bergeming...
...terima kasih meski hanya melirikku...
...sedari awal memang sudah tak mungkin...
...melihatmu seakan senyum ini kembali datang...
...seperti lebah yang menyukai bunga...
...dan saat air mata datang...
...aku sudah tak berdaya...
...selalu bermimpi...
...tapi aku akan tersenyum...
...saat kau bahagia...
.........🍁.........
Kayra duduk ditepi danau dibelangkang Mansion,Liora baru saja pergi membawa Rayganta ke Mansion Luksius karena Selenia yang begitu merindukan bayi mungil tampan itu.
wanita itu mengelus perutnya yang kini memasuki usia hamil tua.menatap hamparan air danau yang terlihat tenang hingga Tristan datang dan membawa dua gelas jus jeruk segar dan sepiring puding susu.
"kakak ipar.....kau melamun? ini kubawakan jus dan puding,nikmatilah ini hasil buatanku!!' Tristan berucap bangga sembari mengangkat wajahnya percaya diri.Kayra tersenyum mengusap lembut rambut laki-laki berparas manis itu dan mulai meraih gelas jus dan menikmatinya.
"bagaimana? enak bukan?!!" tanya Tristan antusias.
"pahit!!" goda Kayra sembari menatap geli wajah cemberut dengan mata melotot kesal itu.
HAHAHA....
"tidak...kakak hanya bercanda,ini lumayan!!" ucap Kayra setelah berhasil meredakan tawanya.
hingga......
"AKHHHH....aduh.... Tristan!!! AKHHHH....!!!" Kayra terpekik kesakitan sembari menyentuh perutnya dengan wajah yang sudah dihiasi keringat dingin.
pria manis itu kelabakan.ia segera berdiri dan berjalan mondar-mandir sembari mengigit jarinya gusar.
"aduh...aku harus apa ini?!! kak..kakak kenapa?!!' Tristan berjongkok gusar dan menatap panik wajah kesakitan Kayra.wanita itu melotot geram dan menyambar rambut Tristan dengan sadis.
"kau bodoh!! bayiku mau keluar!!!!!" maki Kayra kalap,Tristan meringis pening menghantam kepala saat jambakan macan betina itu terasa luar biasa.
"ARKKKHHHH.....bisa botak kepala tampanku!!' jerit Tristan heboh.
"PAMAN FAREN....MOMMY......HELP......KAKAK MAU KELUAR...EH...SALAH...KAKAK MAU JEBOL!!! EH..BUKAN..BUKAN...KAKAK KAYRA MAU MELAHIRKAN.....WOY..PADA TULI NIH-"
PLAK.....
"ADUH.....SETAN!!!" pekik Tristan kaget saat mulutnya di tampar gemas oleh Kayra.
"kakak kenapa malah cium Tristan? mana ciumnya pakai otot lagi?!!" desis Tristan jengkel.
"anak bodoh!! kau berisik hah..uh...hoh....kakak mu..kakak mu ini sedang kesakitan anak bodoh!!" maki Kayra ditengah nafasnya yang tersengal-sengal.
para maid dan penjaga berlari cepat dan beberapa orang penjaga mulai membawa tandu dan membawa Kayra naik membaringkan wanita itu dan berjalan cepat memasuki mansion atas arahan dari Faren.
Anggi sudah menelpon Zeline datang dan Rion agar pulang.Tristan melongo, melahirkan sangat menakutkan! Pria manis itu berlari cepat menyusul para penjaga yang sudah membawa Kayra masuk.
..........🍁..........
Kamar mewah milik Rion kini tengah heboh dengan Anggi yang berjalan hilir mudik membantu Zeline,Liora yang menenangkan Kayra sedang Arkansas menunggu didepan pintu kamar sembari menggendong putra kecilnya yang terlihat asik sendiri dengan langit-langit mansion bersama Rafendra.kini semua menunggu Rion kembali dari mengecek pengiriman senjata api dari pelabuhan Felixstowe,Suffolk Inggris.
Taphhhh... taphhhh....
suara langkah kaki berat yang terdengar mendekat cepat mengalihkan atensi kedua pria berwajah datar itu yang awalnya menatap pintu kamar Rion kini menatap kearah lift.disana Rion tengah berlari cepat dengan penampilan yang sangat berantakan.
kemeja sudah tidak terkancing tapi,rambut berantakan,nafas terengah-engah serta tatatapan mata penuh kepanikan.
"dad!! mana istriku? bagaimana dia?!!" tanya Rion memburu.Arkansas menyerigai dingin dan mulai bersuara.
"istrimu didalam,masuk dan hadapi dia!!" suara misterius Arkansas terdengar mengerikan.bulu kuduk Rion kini sukses meremang ditambah lagi melihat keadaan Tristan yang terduduk dipojokan dengan mulut yang terus meringis sembari mengusap kepalanya.ada yang terjadi? Rion terus bergidik memikirkan apa yang bisa istrinya lakukan.
dengan memantapkan hati,Rion berjalan masuk kedalam kamarnya dengan iringan seringai iblis laknat Arkansas dan tawa nista sang ayah.adakah kemalangan lebih dari memiliki saudara dan orang tua seperti Dirinya? Rion berjalan pelan hingga.
"RION BRENG*EK AKAN KUBUNUH KAU ARKKKHHHH........"
deg....
jantung Rion hampir copot mendengar suara teriakan amarah Kayra dari balik pintu kamarnya.
" kurasa kau akan jadi bubur jika masuk kesana Rion!!" Suara laknat Ryu terdengar dari arah Lift.Rion menoleh dan mendapati para inti berjalan mendekat dengan senyuman mengejek mereka.tak lama,para ibu dan ayah yang lainya datang dengan raut wajah cemas.
"dia akan di habisi oleh wanita macan itu,kau ingat? bahkan wanita secantik Liora saja bisa membuat wajah Arkansas tergores luka dengan penampilan hancur saat itu.lalu bagaimana denganmu Rion? kurasa kau akan di habisinya hingga kau akan menyesali saat kau menertawakan Arkansas dulu!!" timpal Marsel enteng.lihat! bahkan seringainya terlihat menjengkelkan dimata Rion.apakah tidak bisa mereka mengucapkan kata-kata baik alih-alih menjatuhkan mentalnya? Rion frustasi.
"ARKHHHH.....MOMMY.....AKU AKAN MEMBUNUHMU PRIA YANG SUDAH MEMBUAT PERUTKU MENGGEMBUNG SEPERTI INI!!'
deg....
kaki Rion terasa lemas.belum lagi wajah mengejek kawan-kawannya.
"mamp*s kau Rion!! pasti kau tidak akan lolos dari amukan macan betina itu!!" kali ini Xander bersuara dengan wajah penuh ejekan.sialan!!.
"benar.kau tau bos? tadi saja kepalaku hampir lepas ditarik belum lagi dijambak oleh kak Kayra,sungguh kau akan mati!!" ucap Tristan semakin membuat seringai Arkansas terbit dalam.
"RION... KEMARI KAU?!!"
DEG....
Rion mematung mendengar suara nyaring ibunya.
"masuklah son!! be a man don't be afraid !!" ucap Rafendra santai.
"Rion" panggil Arkansas santai.
"semoga beruntung....dan....jangan sampai kau keluar dari sana tinggal nama!!" ucap Arkansas dramatis,namun sungguh wajah datar dan intonasi suara bak jalan tol lurus tanpa hambatan itu sungguh membuat emosi dan ketakutan Rion naik sampai ke ubun-ubun.
BWAHHHAHAHAH...
"MAMP*U!!"gelak Axel pedas.
"DEMI NAMA TUHAN PUTRA DAN ROH KUDUS AMIN....." xander menunduk alim.
"aku akan dengan suka hati menjadi suami baru Kayra jika kau tiada olehnya!!" suara James menyahut laknat.
" Aku akan meletakkan foto memories kenanganmu didepan pintu masuk nanti..jadi jangan khawatir!!" ucap Ryu mengompori.
" semoga dosamu terampuni!!"ucap Marsel menatap iba,yah.pria yang dengan dramanya.
"aku mengasihani dirimu kawan!!" ucap Gabril entah ia mengejek atau sungguh kasihan?.
Rion mendesah,inilah jika hidup ditengah kawanan iblis laknat tak punya hati.
perlahan pria malang itu membuka pintu dan terlihatlah kesibukan kedua ibu serta iparnya Liora disana.
..........🍁..........
"Aduh...akhhh..ishhh...Hon..honey....tolong lepaskan rambutku ini!!" desis Rion kala kayra menarik kalap rambutnya dengan bringas.
beberapa helai bahkan rontok dan sumpah demi apa kepalanya kini berdenyut sakit luar biasa.
"KAU... ARKHHH....KAU PRIA KURANG AJAR!! KARENAMU AKU KESAKITAN SEPERTI INI.... SETELAH HARI INI JIKA... ARKHHH..... ENGGHHH.....JIKA KAU MEMBUATKU HAMIL LAGI,AKAN KUPOTONG BURUNGMU ENGGHHH...ARKHHHH...UH...UH...!!!" maki Kayra ditengah usahanya menhejan.anggi,Zeline bahkan Liora hanya bisa tersenyum kikuk melihat penderitaan Rion.
"baiklah Kayra sayang...dengarkan mami.tarik nafas dan mengejanlah sekuat tenaga dan buat bayimu keluar !!" titah Zeline menatap wajah berantakan Kayra tegas.
Kayra mengangguk pasrah dan mulai menhejan kembali sembari bergumam tidak jelas hingga.
" engghhh ayolah baby..
engghhh.....kalau tidak keluar juga mami tebas kepala papi kalian hoshhh...engghhh...ARKHHH...!!" ucap Kayra bengis menatap wajah pucat pasi Rion bengis.
"ayolah anak papi....keluarlah atau mami kalian akan mengakhiri nyawa papi tampan kalian ini dan doa-doa laknat para paman kalian akan terjadi!! ya Tuhan istriku ini!!" batin Rion nelangsa.
hingga....
Bughh........
Oekkkkkk
"ya Tuhan Rion!!!" jerit Anggi dan Liora kaget saat tubuh Rion terjungkal akibat bokeman maut Kayra .dan saat itu juga bayi laki-laki mungil keluar dari perut ibunya .Liora berjalan cepat membantu pria itu berdiri.
"Ya Tuhan......" pekikan Rion kala merasakan rasa anyir terasa dari sudut bibirnya.sumpah demi apapun kini ia bahagia meski harus merasakan penderitaan terlebih dulu.
"akhhh..mami....... perut Kay sakit mom!!!' jerit Kayra saat Anggi sudah meraih tubuh bayi mungilnya untuk dibersihkan.
"astaga Tuhan...ada lagi!! cepat Liora tolong mami!!' pekik Zeline panik.ayolah,jika Rion dan Kayra dulu mau melakukan USG sudah pasti mereka akan mengetahui bayi Rion itu kembar,sayang sekali pasangan itu tak mau.
Rion tak sadar meneteskan air mata bahagia dan dengan lembut mengusap peluh istrinya sayang.
"terima kasih honey...berjuanglah lagi,kita punya dua bayi kecil...hahaha....lihat Arkansas bahkan kalah dariku!!" gelak Rion bangga.Kayra mendengus namun ia tak ayal tersenyum juga pada akhirnya.
Oekkkkkk....
dan setelah perjuangan panjang,Anggi harus menghela nafas.entah ia harus sedih atau bahagia! ayolah mengapa dikeluarganya hanya ada makhluk jantan? kini ia telah dapat tiga orang jagoan kecil dari kedua putra kembarnya.Anggi tertawa geli melihat takdir ini.
Brakhhhh.....
Rafendra,Arkansas beserta para inti,para ayah dan para ibu yang menunggu tersentak kaget akibat bantingan pintu dan melongo ngeri melihat kehadiran Rion yang keluar dengan dengan cengiran bodoh dan wajah sombong minta dihajar itu.
"apa??! apa kau sudah gila akibat amukan istrimu hingga keluar dan membuat kami hampir jantungan!!' sembur Xavier jengkel melihat kelakuan putra dari Rafendra itu.
"hehehehe...sorry pah.kalian tau?!" tanya Rion berbinar.para inti menatap aneh penampilan Rion kini,ayolah bahkan ia jauh lebih dari kata gembel kini.bahkan Arkansas dulu jauh lebih baik.
kaosnya koyak,rambut berantakan,pipi lebam,sudut bibir robek dan berdarah dan satu lagi yang paling parah.noda darah dari pipi dan kaosnya!.entah disiksa seperti apa pria itu didalam sana ? para inti merinding ngeri sendiri.
"bagaimana mau tau? kau tidak bilang bodoh?!!" sembur Marsel geram.
"hehehe....aku dapat dua !!' girang Rion dengan wajah dan senyum seperti orang bodoh itu.
"lihat Kansas!! aku lebih hebat darimu,istriku jebol dua sekali tembak!!' ucap Rion bangga sekaligus mengejek Arkansas dalam sekali tarikan nafas.
para inti mendengus jengah,para ayah sibuk menggeleng iba dan Arkansas? pria itu sibuk berdecak malas sekaligus iri? yah.ia merasa iri kini dan tunggu saja ia akan minta istrinya memberi dia dua lagi nanti! dan kini Arkansas terlihat mengerikan dengan seringai licik dan bengis diwajahnya tampannya.
"kuharap Liora selamat!!" batin Para inti bergidik.
"kau tak perlu iri brother,sebaiknya lakukan beberapa ronde jika kau ingin bayi kembar seperti diriku,buat Liora tidak bisa berjalan hahaha....oh...aku bahagia!!" girang Rion melupakan rasa sakit pada tubuhnya.
"berapa ronde apa? kenapa kakak ipar kami tidak bisa berjalan ?"
deg.....
para ayah menoleh patah-patah dan wajah bengis para inti yang memandang Rion penuh ancaman
sial! dia lupa masih ada Freya juga Tristan disini.si bungsu yang masih tabu akan olahraga ranjang yang penuh gairah panas! .
akhirnya Rion tersenyum kaku dan langsung berbalik cepat menutup pintu.
"ARION..........TANGANI ULAHMU!!' sembur Zoya yang kini sudah terlihat geram.
akhirnya malam ini diwarnai kericuhan kehadiran dua tambahan jagoan kecil ditengah para iblis Wiguna Family.
........🍁........
hamparan pasir putih dan semilir angin tak mampu bahkan menutupi guratan kesedihan diwajah cantik yang terlihat begitu dingin.
kaki jenjangnya terus melangkah sembari mendongak menatap langit biru yang terhias awan putih membentang disepanjang mata memandang.
gadis itu telah menyingkir beberapa hari dari keramaian kota dan segala kewajiban yang ia tinggalkan.
"aku lelah......bisakah kau memanggilku saja Tuhan? aku sampai kini tak percaya padamu,kau limpahkan aku segala kesakitan yang sampai kini dapat kutahan.namun kini rasanya pundak ku tak mampu lagi bertahan,aku.......aku tak punya lagi tenaga untuk bertahan! namun aku masih memiliki seorang adik yang sangat aku sayangi,dia satu-satunya alasanku bertahan" monolog gadis itu sembari tersenyum nanar pada langit malam yang membawa angin dingin menyentak seluruh tubuh bahkan hatinya.
"Nixon Algarian......maaf!!" berbalik dan kembali berjalan menyusuri pantai berpasir putih yang terasa sepi.
dan sisi lain............
Nixon,yah.pria itu tengah berdiri termenung menatap sunset dari atas balkon kamarnya di rumah mewah peninggalan kedua orangtuanya.
maniknya menatap kosong pada pemandangan indah didepannya.lautan biru yang diterangi sunset yang indah tak mampu menghilangkan segala beban berat dihatinya .
"Nixon...." pria itu berbalik dan tersenyum ramah pada seorang wanita cantik yang datang bersama seorang pria tampan memasuki kamar pribadinya berjalan menuju balkon menghampiri pria itu.
"kau kenapa?! sejak pulang dari London kau bertingkah aneh? katakan padaku,apa yang terjadi?" pria tampan dengan sorot mata teduh itu bertanya lembut pada sahabat dari adik perempuannya.
"tak apa kak Mathew.mengapa kakak dan kak Joana kemari tanpa memberi tahu? ada masalah kak?" Nixon bertanya mengalihkan,sungguh pria itu terlalu malas mengungkit masalahnya.
pria dan wanita itu menghela nafas,Joana berjalan keluar dan tinggallah Mathew dan Nixon kini.
"kau patah hati?" tanya Mathew santai,dan tubuh Nixon membeku.
deg.....
...TBC...