
hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya......⭐
Happy Reading......🌹
kamar kondominium mewah itu nampak terselimuti suasana tegang.Daisy terus menangis sedang Jessy,gadis itu terus berjalan mondar-mandir gelisah.Liora dan Nixon nampak fokus dengan ponsel mereka dan Amber yang terlihat gusar.dan disana,Kayra terlihat memejamkan mata sembari terus berfikir.
meski baru saja berkenalan dengan Daisy dan Jessy ,Kayra sudah menganggap mereka sahabat gadis itu.siapapun yang dekat dengan Liora,Amber dan Nixon adalah sahabatnya juga.
"hiks....hiks....hiks....Angel kemana Q? hiks....kamarnya berantakan dan ponselnya mati tidak bisa dihubungi ? hiks...ini sudah hampir pagi " Daisy terus saja menangis terisak saat kembali ke apartemen mereka dan tidak mendapati Angel disana.
"gimana Nix? sudah terlacak?" tanya Amber gelisah.maniknya benar-benar nampak kecemasan yang besar.Nixon dan Liora saling melirik dan tak lama menggeleng lemas.
"Hiks....harusnya aku tidak hiks... meninggalkan angel sendiri hiks...aku sahabat yang buruk" Isak Jessy penuh sesal.
"huft....tenanglah berdoa saja agar angel baik-baik saja" ucap Liora berusaha tegar.meski bagaimanapun angel adalah gadis yang lemah dan rapuh.tak bisa dibentak,dikasari dan kini gadis itu menghilang entah kemana.
"Hiks...Q kamu...kamu mintalah tolong Tuan muda Wiguna hiks...dia pasti bisa membantu kita" ucap Daisy cepat saat teringat CEO tiran itu.Liora terdiam dan mengangguk pasrah.gadis itu sebenarnya tak mau merepotkan Arkansas yang kini tengah berada di Kanada bersama Gabril dan Cristal,entah mengurus apa? liora tidak tahu.
bip....bip...bip....
"ya baby,kenapa? apa kau merindukanku?" suara jenaka penuh nada menggoda Arkansas membuat Liora mendesah malas.
"jangan mendesah begitu baby,nanti saja saat malam pertama kita hahah" baiklah cukup Liora sakit kepala sekarang.
"Ar....please bisakah serius sedikit! aku ingin bicara" Liora frustasi akan Arkansas yang selalu berlaku out of character saat bicara dengannya.
disana,disebrang nan jauh Arkansas nampak terdiam,manik matanya terlihat menajam dan dingin.
"aku tahu apa yang kini mengganggumu baby, tenanglah Ryu sedang mengurusnya dan jika kau benar-benar mencemaskan sahabatmu maka segera hubungi Ryu dan minta alamat dimana angel sekarang! maaf baby aku sedang buru-buru,nanti ku hubungi lagi.bye my baby "
Tut.......
Liora mematung dengan rasa jengkel luar biasa.hell!! dia bahkan belum berkata apapun dan Arkansas sudah tau segalanya .baiklah Liora sedikit merasa lega.
"tenang,Ryu sudah turun tangan mengurus hilangnya angel.dan kita tunggu saja saat pria itu menghubungi kita" ucapan Liora seketika menghilangkan beban berat di hati mereka.
Liora berjalan dan menuju Amber,menepuk bahu gadis itu dan sedikit berbisik.
"Amber bersiaplah,kau tenanglah Kayra nanti jika terjadi apa-apa" bisik Liora pada Amber saat melihat senyum devil Kayra.
🖤🖤🖤
"kau yakin tidak butuh bantuan Ryu? aku tau kau tertarik dengan gadis itu,tapi jangan konyol menyerang sendiri!!" suara amukan Axel terdengar dari HT yang terpasang ditelinga Ryu,pria tampan itu tak perduli.motor sportnya melaju kencang dengan hati dipenuhi ketakutan entah bagaimana? walau bagaimanapun Angel adalah gadis pertama yang membuat jantung nya berdebar hingga rasa sesak itu membuat pria itu tersadar ,Ryu telah jatuh cinta.sang dewa Yama telah menemukan dewinya.
"jangan khwatir Xel,aku bahkan bisa membunuh mereka dengan katana milikku sendiri.tenang saja Delta ikut dibelakang" ucap Ryu sebelum memutuskan sambungan HT nya dengan Axel.
"My Angel tunggu...tunggu sebentar lagi!!"
🖤🖤🖤
"TIDAK....hiks...." Angel menangis ketakutan saat Deril berjalan semakin dekat dengannya.
Deril benar-benar pintar menemukan tempat menyekapnya.bahkan daerah ini sinyal tak bekerja dengan baik dan ponselnya sudah dibuang entah kemana.
"menagislah sayang,menagislah dan saat mahkotamu kurampas! kau akan hancur hahahaha......angel sayang harusnya kau tidak menolakku dan kini kau akan menjadi budak nafsu kami!!" Deril dan teman-teman nya tertawa penuh kemenangan melihat keadaan angel yang kini menangis ketakutan.
"lepaskan ikatannya dan mari lihat bagaimana dia lari dari kita hahah...lihatlah wajah penggoda itu!!" gelak Deril puas.wajah angel memerah dan gadis itu melangkah mundur begitu ikatannya terlepas.
Brak....Brak....
"hiks...kumohon buka pintunya...buka!! " angel memukul pintu yang terbuat dari besi itu kasar,air mata terus mengalir deras saat tatapan lapar para pria itu seakan menguliti tubuhnya.
Greph......
"AKH... lepas...lepaskan akh...aku" nafas gadis itu tersendat saat Deril mencekik leher putihnya kuat,begitu kuat hingga kaki gadis itu tidak menapak lagi ditanah.
"kau terlalu pembangkang dan gadis sombong!! harusnya kau serahkan tubuhmu suka rela agar aku tidak perlu melakukan ini!!"geram Deril.
seringai lebar terukir dibibir gelap Deril,pria itu menarik tengkuk angel dan mencium kasar gadis malang itu,angel menangis tanpa suara saat bibirnya dilum*t kasar Deril dan pria itu asik meraba paha angel yang hanya terbalut celana piyama tipis.
Brugh.....
setelah puas mencium bibir angel,Deril menghempas tubuh angel hingga jatuh menghantam lantai keras.
uhuk....
"hah....hah...hah..." gadis itu mengambil nafas rakus sembari terbatuk hebat mengatasi sesak nafasnya.
tes....tes...tes...
darah segar mengalir dari siku angel yang robek akibat terkena besi yang terdapat dipojok dekat dengan tempat ia baru saja terjatuh.
"hiks...hiks...hiks...siapapun tolong aku" batin angel,gadis itu bahkan takut mengangkat wajahnya menatap deril dan teman-teman berandal nya.
tap...tap...tap...
seorang teman Derik berjalan mendekat dengan seringai lapar menatap tubuh angel tak berkedip.
"JANGAN!!"
Srakh.....
piyama tipis itu koyak dengan tubuh bagaia atas angel telah terpampang indah dengan hanya Bra berwarna cream menutupi asetnya .
" hiks...hiks...hiks..." angel menangis pilu sembari memeluk tubuhnya sendiri.
Plak...
"diam!! percuma kau menangis Jal*ng kali ini kau akan kami rusak!!" pria-pria itu tertawa bengis dengan deril yang sudah memegang sebuah camera merekam seluruh tubuh angel.
tangisan itu berhenti dan pandangan angel berubah kosong ,gadis itu tak merasakan lagi sakit pada seluruh tubuhnya yang luka,bahkan tamparan tadi tak lagi terasa.
"jangan....kumohon untuk terakhir kalinya jangan lakukan ini" ucap Angel lemah saat melihat deril kini mendekat dan tatapan angel sungguh membuat ego deril tersentil.harusnya gadis ini bersujud dan memohon sambil menggoda dirinya ,bukanya menatapnya dirinya dengan pandangan kosong seperti itu?
deril geram dan pria itu murka.
Bugh.....
plak....
dengan emosi,Deril menendang perut Angel dan menampar wajah cantik itu sekuat tenaga.nafsunya hilang dan tergantikan dengan amarah yang berkobar.
kini tangan pria itu sudah meraih celana piyama angel dan bersiap menariknya lepas hingga.
Brakh.....
"BAJ*NGAN !! KUBUNUH KAU!!" Ryu masuk bersama beberapa pria berkemeja hitam lengkap dengan pistol ditangan mereka.wajah sang dewa Yama itu nampak berkilat murka,tangan nya memegang sebuah katana panjang yang nampak begitu tajam dan terseret menyentuh tanah.
dengan aura membunuh dan kemarahan menyelimuti hatinya.ryu berlari dan menendang tubuh deril menjauh dari tubuh gadisnya.
Duakh...
Srethhh....
zrash.......
"ARKH..." anak buah deril yang berdiri dekat pintu yang baru saja didobrak Ryu menjerit kesakitan,semua terjadi sangat cepat bahkan sebelum matanya selesai berkedip.Telapak tangan kiri anak buahnya terpotong oleh katana yang diayunkan Ryu tanpa aba-aba.
"BRENGS*K BUNUH PRIA INI" teriak Deril sembari bersiap mengeluarkan senjata api dari balik jaketnya.
dor.......
tring.....
peluru itu ditepis oleh katana Ryu dan putra lingga itu berjalan cepat saat para anggota delta menumbangkan para anak buah deril.maka Ryu dengan langkah berat menuju Angel yang terbaring tak sadarkan diri.
Srakh.....
"ARKH"
pistol ditangan deril terlepas saat katana Ryu menebas tanganya dan pria itu jatuh sembari menjerit melihat tanganya yang sudah terpotong dengan darah yang mengalir deras.
Jleb...
"kau menyentuh gadisku"
Zrash......
"beraninya kau melecehkan angel!!"
Zrash.......
"matilah kau bedebah!!"
Ryu dengan bringas menebas kedua kaki deril,dan tanpa iba sedikitpun.putra lingga itu memisahkan kepala Deril dari tubuhnya.
Dermaga terbangkalai itu kini dipenuhi dengan cairan pekat beraroma anyir serta mayat kesepuluh anak buah deril yang sudah tewas bersama dengan pria itu.
" bakar mereka!" titah Ryu bengis.pria itu mengangkat dan menggendong tubuh ringkih angel setelah memakaikan jaketnya pada tubuh gadisnya.
"maaf...maafkan aku terlambat menolongmu" sesal Ryu,nafas pria itu tercekat tatapannya mengelap.
"Ryu...aku tidak apa" Angel yang sudah sadar kini tersenyum sembari mengelus wajah merah Ryu yang kini dikuasai amarah.gadis itu berbaring lemas dengan paha Ryu sebagai bantal dan percayalah Ryu berusaha meredam lahar api yang kini membakar hatinya.
cup....
Ryu mengecup sudut bibir angel yang robek dan mengelus rambut hitam yang sudah berantakan itu sayang.sungguh demi Tuhan Ryu menyesal membunuh Deril dengan cepat.harusnya ia menyiksa pria pengecut itu lebih lama.
"Ryu....aku mengantuk,aku ingin tidur" lirih Angel sembari memejamkan mata dan tak lama tubuhnya terkulai lemah.
Tes....Tes....
Ryu menangis,dan tanpa suara memeluk tubuh rapuh angel dalam pelukanya.Ryu mendudukan angel dan memeluk tubuh gadis itu sembari dalam posisi memangku.dengan hati-hati pria itu mengelus setiap luka yang terlukis indah di tubuh gadisnya.hatinya sakit dengan rasa penyesalan yang begitu dalam.
" maaf....maafkan aku my angel.tolong tidurlah hingga aku membangunkanmu nanti,dan setelah itu aku akan melamar mu dan aku akan menjagamu dalam sangkar emas ku" lirih Ryu semakin mengeratkan pelukannya pada tubuh angel yang terpejam damai.
Bip....Bip...
"ya Ryu"suara Rion terdengar cemas dari sana.
"tolong siapkan ruang perawatan angel Rion,tolong gadisku" suara Ryu terdengar serak dan percayalah disana Rion terdiam mendengarkan dengan pertanyaan besar didalam otaknya.
"baiklah akan kuurus"
Tut.....
🖤🖤🖤
Rion bergerak cepat saat selesai menerima telepon dari Ryu,pria tampan itu bergegas menuju rumah sakit Van Healthy milik Wiguna family.percayalah kini mata sahabatnya semua menatap heran pria itu.
"Axel kau bilang akan mengganti ponselku? mana?" Tristan sedari tadi terus merengek meminta janji Axel padanya.Axel sungguh menyesal memberi janji pada sahabat babyface ini.bukan apa-apa, Tristan ini sangat tidak bisa diberi janji atau dia akan terus meneror siapapun yang berjanji padanya.lihatlah wajah nelangsa Axel sekarang.
"nanti Tristan!! nanti....kau tidak lihat kantung mataku sudah seperti panda karna ulah Ryu !!" desis Axel jengkel.oh ayolah!! dia bekerja semalaman membantu Ryu menemukan angel dan kini dia bahkan ingin tidur saja tidak bisa.
"kedoakan Amber tidak menerima cintamu dan kau akan mati muda!!" ucap Tristan seenak jidat,Axel melongo dengan tawa James dan Marsel pecah.
HAHAHAH
"m*mpus!! anak Dajjal kau pakai janji segala,matilah kau Axel hahah...."tawa nista Marsel terlihat menjengkelkan di mata Axel.
"kau kalau doa itu yang benar Tan, lama-lama ku potong juga kepala kosong mu itu!!" umpat Axel jengkel.sabar! jika saja si anak iblis ini bukan kesayangan para ibu,sudah lama Axel ingin memutilasi si bungsu tengil ini.
"DESPASITO A....A...A...KARTUNKU NAROTO...
BAPAKNYA MINATO....ANAKNYA BORUTO....UCHIHA OBITO....JAMES SI JOMBLO A...A...A..." nyanyian ngawur Tristan membuat melongo semua penghuni markas,bahkan Marsel sedari tadi memegang perutnya yang terasa keram menahan tawa.
"SETAN!! UNTUNG JANTUNGKU AMAN!! HEH..LAGU APAAN TIDAK JELAS SEKALI,KAU ITU SUDAH TUA TAN,MASIH NONTON KARTUN ANAK-ANAK!! MALU SAMA ARA!!" pekik Axel kaget saat suara Tristan terdengar keras sembari memutar lagu dari ponselnya.axel mengelus dada sabar sedang Marsel sudah mengumpat sumpah serapah dari makhluk air sampai penghuni hutan.
"SETAN..KENAPA KAU BAWA-BAWA NAMAKU SEGALA?!!MATIKAN TIDAK ITU LAGU!! LAGIAN SUARA JELEK SUMBANG BEGITU PAKAI NYANYI SEGALA!! PECAH GENDANG TELINGA NIH!!" maki James jengkel.
"terserah akulah,yang nyanyi juga aku" jawab Tristan santai.
"TAN!! MATIKAN,ATAU PONSELMU AKU BAKAR!!"ancam Xander yang sedari tadi duduk diam dan tenang.
Tristan mendengus,pria manis ini benar-benar takut pada Xander selain Arkansas dan Daddy Rafendra.dan akhirnya dengan anggukan malas, Tristan mematikan lagunya tapi.
Brakh....
Prank....
Axel,Marsel,James bahkan Xander melongo melihat apa yang pria manis itu lakukan.ponsel mahal iPhone terbaru itu pecah dengan bagian-bagian yang tercecer akibat menghantam dinding.
"kau...kau gila Tan?" James menatap nelangsa ponsel yang baru seminggu diberikan Anggi pada Tristan lewat Rion.
"kenapa ponselnya kau lempar anak Dajjal?!!" kesal Marsel melihat wajah santai Tristan.
"tadi suruh matikan,ya sudah kulempar saja.gampang,nanti minta mami Zenit beli yang baru jangan kayak orang susah" ucap Tristan santai sembari tersenyum bodoh menatap wajah syok Axel.
"enak saja!! beli sendiri pakai uangmu.jangan coba-coba ya minta mamiku belikan kau ponsel baru!! ingat sudah berapa ponsel yang kau banting!!" geram Axel emosi.Tristan ini benar-benar bikin darah tinggi.
"tidak tau dan tidak perduli" Tristan berjalan santai menyusul Rion.
TBC....