PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)

PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)
Simple happy



Jangan lupa untuk selalu tinggalkan jejak vote, Like dan komentar ya.....



...🍁 H A P P Y R E A D I N G 🍁...


Malam itu,tak seperti biasanya.Liora terbangun dengan senyum hangat sembari menatap wajah tampan nan teduh suaminya.Yah,Arkansas yang tidur lelap sembari memeluk tubuh sang istri,Liora.


tangan putihnya terulur mengusap rahang tegas yang selalu tak beriak.dengan lembut wanita cantik itu menepuknya perlahan.


"Ar...bangun sebentar" suara lembutnya terdengar manis ditengah keheningan malam.


kelopak mata yang semula tertutup kini terbuka dengan sempurna memperlihatkan sorot mata tajam namun teduh menatap kembali wajah cerah Liora.


"sayang....kenapa tidak tidur? ini sudah larut" ucap Arkansas sembari perlahan mendudukkan dirinya dan merangkul tubuh istrinya yang sudah terbangun lebih dulu.


"entah? Ar...kamu Lihat piano baru yang di beli mommy Valery? aku rasa ingin sekali memainkannya berdua denganmu" riang Liora sembari memainkan jari lentiknya diatas kancing piyama Arkansas.


pria itu terkekeh dan mengecup pucuk rambut beraroma Vanila istrinya dengan gemas.


"ini tengah malam kalau kamu lupa sayang,lagipula ditengah malam didalam mansion sebesar ini tiba-tiba terdengar suara piano,bukankah itu sedikit horor?" goda Arkansas berusaha membuat istrinya itu takut dan urung akan niat awalnya untuk bermain piano tengah malam.


"hei!! sejak kapan penghuni sarang Mafia takut dengan alunan piano tengah malam? kamu jangan coba-coba menakuti aku ya?! " sembur Liora jengkel.


"hahaha...ayolah dear...kalau kamu lupa ,Kepala pelayan kita,si Dyazel.dia itu penakut!" kekeh Arkansas sembari mengerling jenaka.


Liora menerawang.


"benar juga...kalau dia tiba-tiba jantungan bagaimana? bukankah tidak lucu jika tiba-tiba dia meninggal dan arwahnya menghantui Mansion!" ucap Liora mulai ngawur.


"tapi....aku mau main piano Ar....aku mau kita bernyanyi berdua...ya..ya...ini baby yang minta loh!!" rengek Liora menampilkan wajah melas minta dikarungin.


Arkansas mengigit bibir bawahnya gemas.sungguh istrinya sangat menggemaskan!.


"baiklah...baiklah...beri aku sebuah ciuman dulu" pasrahnya tak kuasa menahan rasa gemas akan wajah memohon istrinya.


cup..........


pria Tiran itu menahan senyum lebar kala bibir manis nan lembab istrinya mendarat lembut di pipi kanannya.


"masa hanya satu...satunya cemburu loh!!" ucapnya sembari menunjuk pipi kirinya jahil


"ihhh.....lama " kesal Liora dan segera menyambar pipi Kiri Arkansas cepat.


Cup.............


"sudah?" tanya Liora malu.


Cup.......


Deg....deg.....


"astaga ......iblis mesum ini main nyosor saja!!" batin Liora kaget mendapat serangan tiba-tiba dibibirnya.


"night kiss!!" kekeh Arkansas sembari mengusap bibir kissable Liora yang baru saja ia lahap .


"mana ada Night kiss...yang ada itu morning kiss!!" Kesal Liora sembari memukul dada bidang Arkansas dengan bertubi-tubi,sungguh dia malu jika dicium seperti itu meski oleh suaminya sendiri.


"hahaha ia..ia...sesukamu saja dear!!" gelak Arkansas sembari bangkit dan membopong tubuh Liora menuju lantai bawah tempat piano klasik hitam ditempatkan oleh ibunya.


lampu Cristal besar menyala otomatis saat Arkansas dan Liora keluar dari Lift menuju lantai satu.



...( abaikan latar,karena el tidak ketemu latar malam)...


sebuah piano hitam klasik terlihat sempurna ditengah aula kecil tempat biasa Anggi selalu bermain disana dengan lagu-lagu nya.


"sayang kamu serius ?" tanya Arkansas begitu Liora telah didudukkan dikursi piano.


"yakin !! sudah kamu harus nurut sama aku dan jangan manyun begitu bibirnya,tidak cocok!!" gemas Liora kala Arkansas terlihat tak yakin dengan mata memicing dan bibir maju beberapa sentimeter,sungguh Liora tak kuasa ingin muntah,mungkin?.


"mau mainkan lagu apa?" tanya Arkansas pasrah,selama istrinya senang ia rela melakukan apapun.asal jangan menyuruhnya sampai menari,bisa hilang harga dirinya didepan para bawahan nanti.


"hm.....mungkin lagu 'when you tell me that you love me' kamu harus mulai terlebih dahulu sebagai suara awal,paham suami?" ucap Liora setelah berfikir sejenak.


mengangguk dan akhirnya mulai diam menikmati alunan piano yang mulai terdengar.


dan tak lama,Aluna piano indah terdengar merdu mengisi keheningan malam.


...I wanna call the star down from the sky...


...( aku ingin memanggil bintang untuk turun dari langit )...


...I wanna live A day that never dies...


...( aku ingin lalui satu hati tanpa pernah henti )...


...I wanna change the world only for you...


...( aku ingin mengubah dunia hanya untukmu)...


...all the impossible I wanna do...


...( segala hal mustahil ingin kulakukan untukmu)...


senyum hangat Arkansas terbit kala manik tajamnya menatap penuh cinta pada sosok istrinya.suara serak,berat nan maskulin pria itu membuat hati Liora jatuh dalam kehangatan tak berdasar.


ia sungguh bersyukur dikarunia oleh Tuhan sosok suami yang hangat,putra yang tampan nan begitu lembut serta keluarga yang harmonis.


ia tak menyesal jika suatu hari Tuhan Memanggilnya.


...I wanna hold you close under the rain...


...( aku ingin memeluk erat dirimu dibawah rintik hujan)...


...I wanna kiss your smile and fell the pain...


...( aku ingin mencium senyumanmu dan berbagi dukamu)...


...I know what's beautiful looking at you...


...( aku tahu apa itu indah saat aku melihatmu)...


...in a world of lies ,you are the truth...


...( dunia penuh kebohongan,kaulah kebenaran sejati)...


suara merdu dan lembut Liora menyahut penuh cinta kasih lantunan lagu dari Arkansas,keduanya larut dalam keindahan cinta dan kasih sayang.


hingga keduanya larut dalam kebersamaan mendalami arti lagu dengan manik yang saling mengunci dalam.


...and baby everytime you touch me I become a Hero...


...ill make you safe no matter where you are...


...and bring you everything you ask for...


...nothing is above me...


...i'm shining like a candle in the dark...


...( aku bersinar bagaikan lilin dikegelapan malam)...


...when you tell me that you love me...


...( saat kau katakan bahwa kau mencintaiku)...


...I wanna make you see just what I was...


...( aku ingin kau melihatku apa adanya)...


...show you the loneliness and what it does...


...( perlihatkan padamu kesepian dan apa yang dilakukan)...


...you walked into my life to stop my tears...


...( kau masuk kedalam hidupku dan hentikan air mataku)...


...everything's easy now I have you here...


tersenyum dan telapak tangan Arkansas menghapus air mata Yang entah sejak kapan jatuh membasahi pipi chubby istrinya.


"don't cry my dear" bisiknya sebelum kembali mengikuti irama setelah senyum manis Liora membalas bisikannya.


...and baby everytime you touch me I become a Hero...


...ill make you safe no matter where you are...


...and bring you everything you ask for...


...nothing is above me...


...i'm shining like a candle in the dark...


...when you tell me that you love me...


Arkansas menarik pinggang istrinya dan merapatkan tubuh mereka ditengah dinginnya malam,kecupan hangat dilayangkan di pipi sang istri dan kini, jari-jarinya ikut turun menggantikan permainan Liora.kini dirinya yang bermain dengan tatapan Liora yang menatap dirinya lembut penuh cinta.


...in a world without you I would always hunger...


...( dunia tanpa dirimu,aku akan selalu kesepian)...


...all I need is your love to make me stronger...


...( semua yang kubutuhkan hanya cintamu untuk membuatku kuat)...


saling melempar senyum teduh,dan tanpa terasa akan ada mata-mata haru yang kini menatap keduanya intens dari jauh.


...and baby everytime you touch me I become a Hero...


...ill make you safe no matter where you are...


...and bring you everything you ask for...


...nothing is above me...


...i'm shining like a candle in the dark...


...when you tell me that you love me...


...when you tell me that you love me.............


cup.........


Liora menutup mata kala bibir hangat Arkansas mengecup lama keningnya .


"terimakasih istriku,aku mencintaimu dan juga anak-anak kita" ucap Arkansas sembari mengecup bibir manis istrinya sekejap,ia sadar banyak mata kurang kerjaan yang tengah menatap mereka kini .


"mommy......." suara manis terdengar mendekat, Rayganta berlari cepat memeluk tubuh ibunya.tangan kecilnya terulur membingkai wajah sembab Liora dan mencium kedua pipi wanita itu sayang.


"mom don't cry...we here for you,mommy" ucap bocah tampan itu lembut.


Liora mengangguk dan balik mengecup kening putra sulungnya itu sayang.


"Sayang.... ada-apa ini? mengapa kalian bermain tengah malam begini? bukankah masih ada esok?" Anggi mendekat dengan Rafendra yang merangkul pinggang wanita berusia lanjut itu lembut.


Liora tersenyum indah dan menggeleng pelan.


"tidak ada apa mom...hanya ingin main saja,mungkin ini juga keinginan baby" ucap Liora sembari mengusap perutnya sayang.


" tidurlah nak...Daddy..dan mom tidak ingin kesehatan kalian terganggu karena tidur terlalu larut" Rafendra berucap bijak penuh perhatian.


"hoam... sumpah,kupikir ada hantu di mansion ini!" Rion menguap lebar sembari memeluk tubuh Kayra untuk menopangnya dirinya sendiri,sungguh suami tak berakhlak!.


Kayra menarik rambut Suaminya itu jengkel, bisa-bisanya pria itu malah menjadikannya sandaran!.


"benar kata dad,Q...kamu ingat kamu itu tengah hamil...ini lagi si kutub,bukanya bujuk istrinya supaya tidur!" Kesal Kayra menatap pasangan itu tak habis fikir.


"tak apa kay...namanya juga mau bayi" Liora berujar lembut penuh pengertian akan reaksi keluarganya itu.


Anggi mendekat dan mengusap perut menantunya itu lembut.


"ya sudah...sekarang kembali ke kamar kalian dan istirahat,ingat dua hari lagi kalian ada misi membantu adik kalian si Tristan...ingat kata mom,jaga kesehatan " Anggi dan akhirnya Rafendra beranjak pergi setelah memberi sedikit petuah.


Rion sudah diseret Kayra kala pria itu benar-benar tidur layaknya orang mati.


Liora hampir terbahak melihat bagaimana Kayra menarik kedua kaki Rion menuju Lift untuk kembali ke kamar,dan anehnya pria itu tidak bangun sama sekali!.


"sudah jangan lihat papi dan mami terus mommy, Rayganta mau tidur dulu...night mom..dad!"


cup.......


Rayganta berlalu pergi setelah mengecup bibir ibunya kilat.


Arkansas mendesah,sudahlah untung anak sendiri.


"ayo sayang....ini sudah pukul 3 malam,aku tidak mau kamu sakit"


Arkansas membopong kembali tubuh istrinya kedalam lift menuju kamar mereka.


sesampainya didalam kamar,Tubuh Liora yang sudah lemas karena telah terlelap dibaringkannya perlahan.


cup.........


sebuah kecupan manis mendarat di kening Liora,dan selimut tebal kembali membungkus dirinya dari dinginya malam.


"good Night my wife,and I love you" bisik Arkansas dan pria itu kemudian berbaring meraih tubuh Liora dan membawa wanita itu kedalam pelukannya hingga fajar menyapa.


........🍁.........


Pagi itu,ruang makan mansion Wiguna terasa hening kala kedatangan seorang pria tampan adik dari Liora yang datang dengan seorang wanita hamil menghadap pada Liora dan suaminya Arkansas .


wajah cantik Liora melongo kaget kala mendengar penuturan dari sang adik,Lucas.


"a...apa yang baru saja kau katakan Luc? co..coba ulangi?" gagap Liora sembari menatap wajah meringis ngilu adiknya itu.


"kak,sebelum itu bolehkah aku dan istriku ini duduk? sungguh kasihan istriku ini kak" mohon Lucas karena mungkin,begitu terkejutnya Liora bahkan kedua mertuanya itu mereka sampai melupakan mempersilahkan Lucas dan wanita asing itu duduk.


"khem... baiklah.Raygan,Raider,Raino,Diego cepat keluar dan tunggu papi James kalian diluar " ucap Arkansas menyadari sepertinya ini adalah masalah orang dewasa yang belum pantas didengar oleh anak-anak.


"papi..lihat perut wanita disamping uncle Lucas,hell!! uncle kapan uncle menikah? mengapa sudah buat perut seorang wanita membuncit?!"pertanyaan polos-polos laknat tak kenal kondisi dari mulut Raino meluncur lurus mengakibatkan Rafendra yang baru saja meneguk cofee-nya tersedak seketika.


UHUK.........


"gila ini cucuku!" batin Anggi sembari menepuk punggung suaminya miris.


"Raino!! siapa yang ajarin bicara begitu? tidak sopan!!" sentak Kayra meringis malu.


sedangkan wanita hamil disamping Lucas hanya bisa menunduk malu.


"dasar Lucas sial*n!! "


jerit wanita itu jengkel.


"hehehe...tidak apa kakak ipar kayra..namanya juga anak-anak " kekeh canggung Lucas,sial memang mulut bocor putra kedua Rion itu.


"ck...ck...ck..kata papi James kalau wanita perutnya seperti balon itu pasti ada isinya,dan lihat mommy Liora,bukankah dia sudah menikah dengan Daddy Ar...tapikan,kapan uncle Lucas menikahnya? kenapa tiba-tiba perut wanita itu sudah bulat? Raino tidak salahkan?" sungguh Raino tidak merasa pertanyaan salah,jadi mengapa ibu galaknya itu justru marah padanya? sungguh Raino binggung isi kepala cantik kayra ibunya.


"sudah...cepat bangun dan keluar,apa perlu kusuruh Tigress menyeretmu?!" ucap Rayganta dingin ,sungguh ia bosan melihat drama picisan pagi sepupu bobroknya itu.


"ck...ia...ia...dasar triplek ,ice kutub,muka datar.miris Raino mommy..." desah Raino drama.


Liora,Anggi juga kayra saling melirik.miris kenapa lagi anak satu itu?.


"miris kenapa No?" tanya Liora binggung.


Raino menatap wajah cantik Liora sesaat kemudian beralih pada Arkansas dan Rion ayahnya yang terlihat menahan tawa.


"ya miris...pasti saat Tuhan sedang pembagian wajah bahagia,kak Rayganta pasti bolos.Lihat saja wajah datar putra mommy itu? mungkin kalau gunung meletus sekalipun dia akan tetap begitu wajahnya,tidak ada ekspresi! kasihan Raino lihatnya mommy" jelas bocah itu iba.


BWAHAHAHAHHA.....


seketika tawa Rion pecah sembari memukul meja makan dengan bringas.gila! putranya memang pria kecil yang jujur.


dan tatapan mata bak leser membunuh dilayangkan Arkansas saat itu juga pada kembaran laknatnya itu.


...❣️...


...TBC...