
hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya...⭐
Happy Reading....🌹
seorang wanita paruh baya yang masih terlihat cantik meski usia nya sudah tak muda lagi nampak berjalan mondar-mandir gelisah disertai mimik wajah tegang yang tak dapat disembunyikan.
"Rafen apa kau hanya diam dan duduk tenang begitu saja saat calon menantu kita dalam bahaya?!!" wanita cantik itu memekik kesal pada wajah tenang suaminya itu.Rafendra mendesah dan tersenyum lembut menatap wajah cantik istrinya,Anggita Veleria Wiguna.yah,istrinya memang wanita berhati malaikat.
pria paruh baya karismatik itu bangkit dan berjalan santai meraih tubuh sang istri dan memeluknya lembut.
"sayang tenanglah,panik tidak akan membawa calon menantu kita kembali.sekarang tenang dan biarkan para putra kita bekerja biar mereka menunjukkan seberapa besar cinta mereka pada calon istrinya.kamu tidak perlu cemas sayang,aku sudah mengirim banyak ahli membantu Axel agar bekerja cepat" ucap Rafendra menenangkan kerisauan hati sang istri.Anggi mengangguk lemah kemudian berbalik memeluk tubuh tegap Rafendra erat.pasangan paruh baya itu larut dalam fikiran mereka masing-masing.
🖤🖤🖤
Liora menghela nafas mencoba menenangkan diri.tangan dan kaki gadis itu terikat kuat,bahkan saat makan pun ada seorang wanita yang datang menyuapinya dengan kasar.Liora harus bertahan dan tak akan menampilkan wajah lemahnya tak sudi para pria kurang ajar itu merasa menang.
sesekali gadis itu meringis merasakan kulit lengannya terasa perih akibat gesekan tali tambang yang mengikat kedua tangan nya kencang.tak mengapa liora tak akan menagis.Liora terus menggesek agar ikatan itu sedikit bisa mengendur.
"BISAKAH KAU DIAM!! KAU FIKIR AKU TAK ADA PEKERJAAN LAIN SELAIN MENGAWASI NONA KAYA SEPERTI MU?!!" wanita dengan pakaian ketat itu berteriak murka saat tanpa sengaja liora menjatuhkan piring yang berada disampingnya.
Liora berdecak jengkel,gadis itu menatap malas pada wanita bermake up menor dihadapannya itu.
"sebenarnya siapa yang memerintah kalian menculik ku? berapa kalian dibayar? cih.....membosankan sekali menculik seorang gadis dengan menggunakan obat bius" sinis Liora menatap remeh wanita Jal*ng yang kini menatapnya bengis.
Greph.....
"kau tidak usah banyak bicara!! kau hanya nona muda kaya yang tidak tau apa-apa!!" wanita itu menjambak rambut halus liora kencang hingga gadis manis itu terdongak menahan rasa sakit pada kulit kepalanya.
"hihihihi....kau saja tidak bilang,bagaimana aku tau nona penghibur!" suara mengejek Liora membuat wanita itu geram dan sebelah tangannya siap melayang menampar pipi putih mulus liora,bukanya takut,liora justru menatap wanita itu tajam!.
tangan wanita itu menggantung diudara saat mendengar ejekan liora pada nya.
menyeringai sinis dan mulai membelai wajah manis liora lembut dan sens*al.
"kau banyak tingkah ya? hihihi...bagaimana jika tubuh dan wajah manismu ini kujual? wah... pasti harganya sangat mahal" kikik wanita itu sinis.
Klek......
pintu terbuka dan seorang pria berkemeja hitam masuk memandang sinis pada Liora yang kini tengah memasang wajah dingin ya.
"kau tak bisa menjual gadis ini Kiki,dia akan menjadi jebakan yang bagus untuk menangkap ikan besar! bos Fladir sudah menunggu kita di perbatasan Inggris untuk segera kembali ke Rusia,jadi simpan dulu mimpimu itu" pria itu terkekeh sinis dan menatap Liora intens sedang wanita itu mendengus keras tanda tak puas.
Liora terkekeh getir kemudian berucap sarkas sembari menatap pasangan pria dan wanita itu sinis.
" Menjualnya? hahahaha...jangan mimpi!! wah...kurasa tubuhmu sudah tak laku lagi hingga mimpimu begitu besar ingin menjual ku!" Liora berucap sarkas dengan tawa hina menghiasi wajah cantiknya.
Plak.......
"GADIS TIDAK TAU DIRI!! KAU FIKIR KAU MASIH NONA MUDA SAAT BERADA DISINI?!! HAH....LIHAT SAJA AKAN KUJUAL TUBUHMU SAAT KAMI TIBA DI RUSIA!!" wanita itu berteriak murka setelah tanganya berhasil menampar wajah manis nan cantik yang membuatnya iri sedari awal menatap Liora.wanita itu Kiki Farhemir,seorang wanita yang menjadi teman ranjang dari bos mafia asal Rusia.
"HAHAHAHAH.......menamparku heh? mari lihat jika aku terlepas,akan kupatahkan kedua tangan kotormu itu!!" Liora menatap nyalang pada wanita yang tengah berdiri angkuh sembari menyilangkan kedua tangannya acuh setelah menampar wajah cantik Liora sebelumnya.
Plak........
kali ini si Pria berkemeja hitam lah yang main tangan.
"aku muak melihat wajah sombongnya itu! menagislah,kenapa kau begitu angkuh bahkan air matamu saja tak mau kau perlihatkan! berhentilah bersikap layaknya seorang nona bangsawan sombong! bersujud dan memohonkan ampun pada kami" geram Pria itu emosi.Liora diam dan berdecih sinis,perduli setan!
Brak.........
tiba-tiba pintu terbuka kasar dengan pria dengan luka di pipi kirinya masuk panik.
"tuan,kita harus segera pergi dari sini!! CEO tiran itu sudah mengetahui lokasi kita dan kini satu pasukan besar BLOOD EAGLE sedang menuju kemari!!" Kedua orang itu melotot horor dan segera berlari keluar entah kemana.
"cepat siapakan mobil,kita tak punya waktu lagi! dan kau Kiki pastikan gadis itu diam" Pria berkemeja hitam itu melangkah cepat diikuti pria dengan luka di pipi kirinya itu.
Kiki,wanita itu segera membuka laci dan mengeluarkan sebuah kain hitam dan segera menutup seluruh kepala liora dan segera mempersiapkan sebuah suntikan bius demi mempermudah mereka melarikan diri.
"Ar...cepatlah aku takut...aku butuh kamu" batin Liora getir.
tak lama dua orang pria masuk dan salah satunya mengangkat tubuh Liora dan membawanya ala bridal menuju mobil Van hitam yang sudah terparkir rapi.
🖤🖤🖤
berpuluh-puluh motor bergerak cepat mengiringi sebuah mobil sport hitam dengan sebuah mobil Alphard putih tepat dibelakang mobil sport yang kini melaju begitu cepat tak terkendali.diatas mereka ada dua buah helikopter yang terbang selaras memantau laju lalulintas didepan iringan pasukan sang Tiran.
didalam mobil Alphard yang sudah didesain dengan seluruh komponen komputer canggih mereka bekerja cepat ,melalui sistem HT ditelinga setiap orang.Axel dibantu Nixon memberi komando dengan Arkansas memimpin jalan melaju bak orang kesetanan tak perduli mobilnya akan menabrak atau tidak.
"baiklah semua, dengarkan.Gps alamat terakhir Miss Benedict kini berada di jalan ST Louis pinggiran kota Birmingham saat ini bersiap bergerak! jadi cepatlah bagian udara akan mengamankan jalan!" suara tegas Axel terdengar jelas ditelinga setiap orang.Arkansas diam dengan sorot manik menajam semakin menginjak pedal gasnya menggila.
sementara itu Liora tersentak setelah hampir 30 menit tak sadarkan diri dan kini gadis itu dapat merasakan mobil yang tengah membawanya kini melaju begitu cepat bahkan tak mengindahkan kondisi jalanan yang rusak.
"Emran,kita harus bergegas sampai ke landasan agar bisa kabur dari Hades tiran itu.jika kita sampai tertangkap,kita akan mati sebelum bisa membawa gadis hina ini kepada bos!" Kiki terlihat panik.
"diam!! jika kau bicara lagi aku tak segan membunuh mu sebelum pria bedebah itu membunuhmu terlebih dahulu!!" suara lelaki yang dikenali Liora sebagai lelaki dengan kemeja hitam yang menemuinya terakhir kali itu.
🖤🖤🖤
Arkansas mencengkram stir kemudinya kuat saat sebuah percakapan terdengar di telinga pria itu jelas.
"membunuh milikku?! hahaha...kalian yang akan kubunuh dahulu" batin Arkansas menyeringai buas.
"ah....bagaimana jika tangan wanita itu kuukir dengan pisau belati beracun ular kobra,lalu jari-jemari kotor yang telah menampar gadisku akan ku tarik lepas dengan sebuah tank? Hem....apa bagus baby? setelah itu bola mata yang berani menatapmu hina akan ku keluarkan dengan sebuah sumpit? hahaha....astaga darahku mendidih" gumam Arkansas terkekeh samar,jiwa psikopat iblisnya bangkit kala setiap percakapan dan semua kejadian yang menimpa gadisnya tertangkap jelas oleh chip pemindai yang telah aktif oleh Arkansas sendiri .
Bremmm...........
Para tim pengikut kelabakan saat mobil sport Arkansas melaju hingga batas maksimal yang bisa mereka imbangi.Axel memaki jengkel kala mobil Alphard yang ia naikin bersama Nixon dengan James yang mengemudi tak dapat mengikuti laju sang bos
"cepatlah James!!" pekik Nixon berang.james mendelik dan menatap lewat spion dengan bengis.
" hei bodoh!! kau fikir mobil sport si Tiran akan sebanding dengan tenaga mobil ini? mikir brother!" sinis james emosi.nixon mendengus namun tak ayal segera sigap mengarahkan drone mengikuti Arkansas.
Mobil Arkansas melaju kencang bak predator yang memburu mangsa,pria itu menyalip bahkan menabrak setiap kendaraan yang menghalangi jalannya.beruntung mobil itu telah dimodifikasi James dengan body baja tahan benturan hingga tak akan berpengaruh apapun meski ia menabrak mobil lain sekalipun.
Manik Arkansas menajam kala melihat grafik pemantau mobil yang membawa gadisnya mulai keluar dari jalanan besar.
menekan tombol HT demi menghubungi Axel.
"LOKASI!!" demi tuhan Axel harus mengelus dada sabar menghadapi tempramen buruk sang bos.sungguh suara tinggi nan dingin Arkansas dapat membuat gendang telinganya berdengung sakit.
"mereka menuju Bandara Heathrow dan nampaknya mereka hendak kabur menggunakan pesawat pribadi " terang Axel yang mulai mengarahkan semua cctv yang terhubung pada sistem keamanan AR SECURITY SISTEM AND PROTOKOL memindai target.
"hm...terus amati dan buat sistem pengendali keamanan jalan raya berantakan,hambat mereka! mobilku berjarak 5 kilometer lagi,pastikan kosongkan akses jalan dan beritahu Ryu,Gabril,Marsel ,Xander agar segera putar arah kebandara dan bilang pada Tristan siapakah ruang eksekusi bersama Rion!" titah Arkansas dengan suara mengalun penuh ancaman.
"alright bos" jawab Nixon karna Axel sibuk mengarahkan para Rider dengan laju yang tepat.
"what about the Rider dan halikopter kiriman dad" ucap Arkansas,bukan bernada pertanyaan yang terdengar namun pernyataan mutlak tak terbantah .
"kami dibelangkang tepat 4 kilometer dari kau bos dan kau berada 2 kilometer dari titik posisi target" jelas Axel lagi.
"Hahahaha......bagus buat mereka melambat" tawa bengis Arkansas benar-benar membuat semau pasukannya merinding ngeri.
"pastikan bawa mereka hidup-hidup" titah Arkansas yang terdengar jelas oleh semua orang.
Arkansas mematikan sambungan HT dan menyergai bengis,darahnya terasa mendidih dan mari menunggu sampai mangsanya mendekat.
seringai Arkansas semakin lebar kala melihat sebuah mobil Van Hitam melaju cepat didepan matanya.
"hahaha...akhirnya buruanku terlihat!" gelak Arkansas tersenyum penuh arti.
Bruummmmm.....
kedua mobil berbeda jenis itu kini saling salip dan.
Brakh......
"Damn!!!" Kiki memaki penuh emosi saat tiba-tiba mobil yang entah datang dari mana menyalip mobil mereka dan kini entah mengapa berjalan mundur menghantam bamper mobil Van itu keras.Liora tersentak kedepan dan tepat menghantam kursi pengemudi.kening gadis itu membiru namun liora tak dapat bersuara kala mulutnya tertutup lakban .
deg......
Emran melotot horor kala membuka pintu mobil dan kini maniknya menatap sendiri sosok yang paling ditakuti semua pebisnis gelap .Arkansas tengah menyergai dengan sebuah pistol Dessert Eagle buatan Israel kini mengarah pada dirinya.Emran menegang dan segera menutup pintu kaca mobil panik.
"dia.....dia datang!! iblis Hades itu menemukan kita!!" pekik pria itu kalap.kiki dan kedua pria yang duduk didepan menegang kaku saat suara bariton kejam Arkansas terdengar jelas .
"berhenti kalian,dan serahkan gadisku! jika tidak akan kubuat kalian merasakan neraka ciptaanku!!"
keempat orang itu terlihat panik dan ketakutan dengan liora yang tanpa sadar meneteskan Air mata kelegaan.suara berat nan tajam Arkansas benar-benar bagai oasis di gurun tandus bagi gadis itu.
" APA YANG KAU LAKUKAN?! INJAK GAS MOBIL INI BODOH!!"Emran,pria kaki kanan mafia Rusia itu kalap.aura Arkansas benar-benar menakutkan dan bengis.
"astaga!! matilah.....habislah....bagaimana pria itu bisa mengejar kita?!!" Wanita berpakaian ketat itu meringkuk ketakutan sembari menatap awas mobil sport yang kini semakin menghabtam body mobil mereka dari samping.
Brakh.......
Brakh.....
pintu mobil Van itu hampir hancur tertubruk body mobil Arkansas.pria tiran itu tertawa bak iblis dari neraka yang tengah memainkan calon korbannya.
"BRENG*EK!! BAGAIMANA PRIA IBLIS ITU BISA MENEMUKAN KITA?!! PADAHAL KITA TELAH BERSEMBUNYI DITEMPAT PALING TERTINGGAL DAN TANPA AKSES SAMA SEKALI!!" Kiki menjambak rambutnya frustasi.
"hei!! cepat cari jalan memutar,kecoh pria itu !" titah Emran gusar.sungguh aksi kejar-kejaran antara mobil dan motor itu berlangsung sengit dan terlihat mengerikan dengan kecelakaan beruntun yang terjadi dibelangkang mereka.
"kau lihat disana ada sebuah Tikungan cepat hindari pria itu disana!!" ucap Kiki panik saat Dua buah motor melaju kencang dibelakang mobil sport Buggati Arkansas.bahkan Dua orang yang duduk dibelangkang sang pengendara mulai mengeluarkan senapan jarak jauh dan tengah membidik ban mobil mereka.
"habis kita....berbelok cepat berbelok!!"
TBC.......
cast Marsel ....hope you like it
see you next chapter 🤗