
hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar......🌹
⚜️ Happy Reading ⚜️
BOOM......
suara dentuman ledakkan keras terdengar disalah satu kawasan apartemen mewah di kota London itu.
Lima orang gadis yang sedang berkumpul di salah satu unit di apartemen itu tersentak kaget,mereka saling melirik satu sama lain hingga seorang pria dengan kemeja sudah terlihat berantakan datang dengan menubruk pintu kamar keras.
Brakhhhh....
"Girls bahaya ayo cepat keluar!!" pekik Nixon panik,sungguh ia yang baru saja menyelesaikan laporanya hampir terkena serangan jantung saat mendengar suara ledakkan dari apartemen bawah,bahkan getarannya sudah sampai seperti gempa.
DHUAARRR..........
"ASTAGA!! CEPAT KELUAR!!" pekik Jessy yang bahkan cepat-cepat menarik tangan angel saat ketiga sahabatnya yang lain sudah sibuk menuju Pintu keluar.
BOOMMM....
DUARRR.........
ledakaan disertai guncangan kembali terdengar,bahkan tubuh para gadis itu oleng akibat lantai yang berguncang hebat.
"Hiks...ada apa ini Kak Nix?!!" tangis ketakutan Angel terdengar,Daisy sudah ditarik panik oleh Amber sedang Kayra dan Nixon sudah sibuk membuka jalan bersama.
Alarm bahaya diseluruh lantai gedung telah terdengar disusul suara teriakan kepanikan para penghuni gedung.
pintu apartemen Amber telah terbuka dan betapa kagetnya mereka melihat keriuhan panik dimana semua orang berlarian entah kemana.
Nixon berlari dengan sumpah serapahnya,Kayra melirik Amber dibelangkang nya yang tengah menuntun Jessy sedang Daisy dan angel juga berlari dibelakang para gadis itu.sungguh mereka hampir saja terpisah akibat banyaknya para penghuni yang berdesakan ingin turun.
Kayra menatap tajam kearah Nixon yang dibalas anggukan pria itu.
"ledakkan ini!!,ini Bom!!" bisik Nixon yang berlari tepat disamping Kayra.tubuh gadis itu menegang,dan sepertinya kedua orang berbeda gender itu tau siapa yang bertanggung jawab atas kejadian saat ini.meski ledakkannya berskala kecil,namun percayalah jika terus-menerus maka seluruh gedung akan roboh.
Kayra berbalik dan memberi kode pada amber,gadis itu mengangguk dan menggenggam tangan Jessy semakin erat.sedang Nixon segera meraih tangan angel dan Daisy menuruni tangga darurat.
asap tebal mulai membumbung tinggi di bagian barat Apartemen,air mengucur dari pipa-pipa yang terdapat di atas pertanda kebakaran terjadi.
lantai tempat mereka berpijak berguncang luar biasa kala dentuman keras terdengar dari gedung lantai 10.tubuh Kayra disambar angel yang sudah menangis ketakutan.
deg....
"NIX.....AMBER!! DIMANA KALIAN!!" jantung Kayra berdetak kencang kala menatap sekeliling namun tak menemukan satupun sahabatnya.hanya angel yang menatapnya panik.
Kayra segera meraih ponsel dalam kantung celananya namun naas.
PRANKKKK.. .
ponsel mahal itu jatuh dan hancur setelah tubuh Kayra ditubruk oleh seseorang dari belakang dan berakhirlah dengan ponsel gadis itu yang kini hancur terinjak-injak.
"ARKHHH.. BEDEBAH!!" maki Kayra geram.
"hiks...Kayra sekarang bagaimana?!!" tanya Angel yang semakin menggenggam erat tangan Kayra yang mulai berkeringat.bahkan mereka kita hanya memakai tanktop saat berlari keluar.
"kita lari saja dulu Angel,yang penting keluar dulu dari gedung ini!! kuyakin Nixon dan Amber bisa menjaga Daisy dan Jessy!!" tegas Kayra yang kini mulai kelelahan akibat tubrukan dari orang-orang yang berlari panik.
Kayra merutuki lambatnya penanganan dari keamanan gedung.
Duar....
Brakhhhh...
krakkkkhhh
Guncangan dahsyat diiringi dengan retakan pada lantai dan akhirnya lantai tujuh itu anjlok dan mereka semua jatuh kebawah.
"ARKHHH....hiks....Kayra!!!" pekik Angel saat tubuhnya kini bergelantung pada tangan Kayra yang menggenggam dirinya erat.kayra meraih sebuah tongkat besi yang menancap pada pegangan tangga yang berada didekatnya hingga kini mereka bergelantungan sementara sudah banyak orang yang jatuh dan akhirnya tewas dilantai bawah.
sementara itu beruntung Nixon berhasil membawa Jessy,Daisy dan Amber turun ke lobby apartemen.nafas pria itu memburu dengan kemeja yang sudah dipenuhi Peluh.
"honey!!"
ketiga gadis itu menoleh dan jantung mereka seakan terpompa dengan keras.
disana,enam orang pria tampan berlari kearah mereka dengan raut wajah dipenuhi ketakutan.
.........⚜️⚜️⚜️............
beberapa Mobil Sport mewah itu melaju cepat dan berhenti pada sebuah bangunan apartemen yang nampak mulai dilalap api yang kini terlihat mulai membumbung tinggi.
"YA TUHAN!! KAYRA!!"
"AMBER!!
"JESSY!!"
"ANGEL!!"
"DAISY!!"
"bagaimana ini bisa terjadi pada gedung dengan tingkat keamanan tinggi ini?!!" tanya James panik saat keluar dari mobil dengan Rion,Ryu, Gabril,Marsel,dan Axel yang nampak mulai berlari masuk dengan wajah pias mereka.
ke tujuh pria tampan itu berlari panik masuk ke dalam gedung,di dalam lobby sudah terlihat jelas betapa kacaunya keadaan.
dari lantai gedung paling atas,terlihat api dengan asap tebal membumbung tinggi.bagaimana dengan kekasih mereka ? Ryu dan Rion berlari bak orang kesetanan menembus puluhan orang yang berlari berlawanan arah dengan mereka.dibelakang mereka berlari Gabril dan Marsel sedang Axel sibuk dengan earphone menghubungi mobil medis organisasi mereka.
"ya Tuhan semoga kami tak terlambat!!" batin Axel ditengah kepanikan hatinya.saat alarm bahaya di markas berbunyi,Axel selaku mata dewa yang bertugas mengawasi semua sistem keamanan yang terhubung dengan pusat markas menyadari ada yang aneh dengan sistem keamanan di gedung kekasihnya tinggal.Axel yang merasakan firasat tak enak langsung menghubungi Amber,namun tak diangkat hingga alarm emergency yang berada dijam tangan nya berbunyi,hal yang sama juga terjadi kepada para sahabatnya.Rion,Ryu, Marcel,bahkan Gabril tiba-tiba datang dengan wajah panik hingga James segera menyiapkan mobil sport tercepat mereka.dan lokasi GPS para gadis tertuju disatu titik, Apartemen Amber!.
"honey!!" teriak Gabril yang langsung berlari dan memeluk tubuh Daisy dengan tubuh yang bergetar takut.gadis itu akhirnya menangis keras didalam pelukan kekasihnya itu.
Ryu dan Rion saling melirik,kedua pria itu menatap para gadis dihadapannya itu.
"N..Nix,di...dimana Kekasihku? dimana Angel ku?" ucap Ryu terbata-bata.maniknya bergetar dengan bola mata yang memerah gelap penuh ketakutan.yah,untuk pertama kalinya para inti BE itu merasa takut.
Rion disana berdiri dengan tubuh bergetar saat melihat lantai 7 sampai lantai paling bawah telah runtuh sebagiannya.
"RION!!! KEMBALI...MAU KEMANA KAU JANGAN GEGABAH!!" pekik James yang langsung berlari dan menahan sekuat tenaga tubuh Rion yang kini berlari brutal mencari jalan menuju ke bangunan lantai 7 meski tidak roboh seluruh bagiannya,namun terlihat kerusakannya cukup parah.
kini terdengar guncangan disertai kobaran api yang mulai melahap ke bangunan sisi lain gedung.
suara helikopter terdengar dengan teriakan seorang gadis yang mereka kenali.
"RYU...........HIKS......DISINI!!"
seketika para pria dan para gadis itu menoleh keatas.disana,disana sebuah helikopter mengudara dengan angel yang sudah melambai ribut memanggil nama Ryu.
pria itu tersenyum lega melihat kekasihnya baik-baik saja,namun ada yang aneh.
mengapa sosok ayah James ada disana? Jeremi tengah mengudarakan helikopter itu menjauhi gedung dan seketika para pria itu berlari cepat memasuki mobil mereka masing-masing dengan membawa kekasih mereka bersamaan.Nixon ikut bersama Rion dan sepertinya Nixon mulai bergidik melihat raut wajah gelap putra Rafendra itu.
"Nix.kau berhutang sebuah penjelasan!!" gumam Rion tajam dengan aura dingin yang mencekam.Nixon mengangguk kaku,pria itu sudah tidak bisa lagi diam kini.semua harus dituntaskan.
.........⚜️⚜️...........
Sementara itu tempat lain,dinegara Prancis.....
"hiks....ayo Ar cepat!! hiks....my sister,Ar!! hiks... cepatlah!!" Isak Liora yang sudah berderai air mata sejak menerima telepon dari angel tadi.
yah,acara ritual suami istri harus kembali ditunda saat panggilan emergency dari angel yang seketika membuat jantung Liora seakan berhenti untuk sesaat.
Kini Arkansas dengan wajah dingin penuh kemarahan memerintahkan para anggotanya menyediakan sebuah pesawat jet untuk segera kembali ke London.istrinya menangis dan ia benci itu, siapa dalang semua kejadian itu harus ia habisi!! yah,Arkansas sudah mendengar semua dari laporan sang ayah Bimo.
"don't cry baby....Daddy bersama para inti sudah mengurus semua disana, saudarimu pasti baik-baik saja sayang aku janji!!" ucap Arkansas tegas,tubuhnya merengkuh tubuh sang istri yang sudah bergetar dengan tangisan pilu penuh ketakutan.
tuhan ada-apa lagi ini??
malam itu,meski cuaca dingin menerjang namun tekad Liora untuk kembali sudah bulat dan wanita itu harus memastikan para sahabat yang sudah dianggapnya saudari sendiri itu baik-baik saja.
jet dengan warna hitam itu mengudara membawa kembali pasangan putra mahkota Wiguna itu.
...........⚜️⚜️⚜️............
kini Rafendra duduk angkuh dengan aura gelapnya, memandang para pria muda dihadapannya.
Rion duduk dihadapan Axel yang tengah sibuk bersama Bimo meretas dengan laptop modifikasi di hadapan mereka.
sedang Ryu sudah pergi bersama Gabril dan Marsel membawa para gadis itu ke pusat kesehatan BE sedang James sudah pergi mempersiapkan kepulangan sang putra mahkota.
"bisa kau jelaskan Nixon?!! saya menunggu!!" kini suara Rafendra terdengar kaku dan dingin tak ada keramahan lagi disana,meski biasanya juga pria itu akan bersikap dingin namun kali ini auranya sudah benar-benar gelap tak bersahabat.
Rion tak kalah jauh dari sang ayah,meski diam namun dapat dilihat manik mata pria itu memerah gelap.
menghela nafas dengan helaan berat yang terdengar jelas.Nixon,pria itu akhirnya mulai buka suara.
"aku yakin ledakkan itu sudah direncanakan!!" ujar Nixon langsung tak mau berputar-putar lagi.
"kau benar Nix,aku dan papi Bimo menemukan siluet seseorang yang mencurigakan dari arah belakang gedung.pria itu memakai pakaian serba hitam dan mulai berjalan di gedung dan tepat berhenti pada lantai 10,8,dan 5. dan disetiap lantai ia berhenti dan akhirnya meninggalkan sebuah kotak yang ia buang di tempat sampah!!" ujar Axel tegas,sorot mata pria itu menggambarkan kemarahan yang tertahan.yah,meski musuh mereka sudah menghapus data pada cctv kemananan,namun jangan ragukan kemampuan kedua genius IT berbeda generasi itu.mereka bisa meretas dan memulihkan informasi apapun meski telah terhapus sekalipun.
"papi duga,pria ini tak bekerja sendiri.sehebat apapun dia,keamanan gedung yang bekerja sama dengan AR SECURITY SISTEM tidak akan bisa dijebol begitu mudah.papi rasa ada tangan ketiga yang bertugas sebagai otak dari semua ini!!" jelas Bimo tepat sasaran.Nixon dan Rion saling melirik saat geraman Rafendra terdengar.
"katakan!!" titah Rafendra bengis.
Glek......
rasanya meneguk saliva sendiri terasa sulit,sungguh aura bengis raja tiran ini benar-benar mengerikan.meski sudah tak muda lagi,namun aura bengis Rafendra benar-benar masih melebihi Arkansas.
"dari gestur tubuh dan perawakan sikap,aku seperti mengenal pria ini!!" geram Nixon kala menatap layar komputer besar yang terhubung oleh kedua laptop Axel dan Bimo.benar,meski tertutup pakaian serba hitam namun manik awas Nixon tetap bisa memindai sosok itu.
Nixon bangkit dan menuju ke arah Axel.
"boleh kupinjam laptopmu?" Alex menoleh dan mengangguk pada Nixon,pria tampan itu berdiri lalu membiarkan Nixon duduk ditempatnya.
kini jemari sahabat Liora itu mulai berselancar diatas papan keyboard.
tak lama profil seorang pria berusia sekitaran 40 tahun terlihat.Rion mengepalkan kedua tangannya erat hingga kuku jarinya menancap pada telapak tangannya.sungguh pria second Leader Blood Eagle itu mengenali sosok pria itu,pria yang sudah membuat gadisnya ketakutan.
"Dia....Dia Franky Deandez, pamanku adik dari ayahku dan pria yang bekerja sebagai pembunuh bayaran berdarah dingin.awalnya kami tak tau itu hingga Kayra yang kami selamatkan dulu mengadu pada ayahku karna tak sanggup lagi menghadapi sikap kasar pamanku.dulu ia mengatakan ingin merawat Kayra dan menjadikannya anak, namun kami tak tau bahwa ada niat jahat dibalik itu.pria itu terobsesi pada Kayra,dia.....dia pedofil dan saat Kayra mengadu pada ayahku....." suara Nixon melirih dengan manik yang telah bergetar.
"ayahmu dibunuh olehnya" ucap Rafendra sarkas.
deg.........
jantung Rion menggila,pria itu menatap tak percaya pada sosok Nixon.
"benar....dia bahkan memperkosa ibuku dan membunuhnya,kakak iparnya sendiri....dan....dan aku akhirnya membawa Kayra melarikan diri dari cengkraman pria itu hingga kami bertemu kak Mathew dan dia menyembunyikan kami hingga kami dewasa dan mampu berdiri sendiri" jelas Nixon dengan suara lirih,pria itu menunduk dengan lelehan air mata kala kenangan buruk masa lalu itu kini kembali.
"menarik!! mangsa yang sangat tepat itu para wolf!!"
deg......
semua menoleh kala seorang pria dengan kemeja berbalut rompi anti peluru itu berdiri didepan pintu dengan kedua tangan masuk kedalam saku celananya,maniknya lurus menatap sang ayah yang kini menyeringai bengis membalas tatapannya.
"dia tidak bekerja sendiri,kurasa mereka sudah mulai tidak sabar dan mulai bermain awal!!" ucap Arkansas santai setelah duduk angkuh disamping sang ayah.
"jelaskan yang jelas Kansas!! jangan bertele-tele!!" geram Rion tak bisa bersabar lagi.
"selama beberapa hari terakhir,aku dan Liora diikuti.dan kurasa ini bukan rencana tunggal seseorang,tapi seorang yang menjadi dalang yang menggerakkan beberapa boneka pengecoh!!" ujar Arknasas santai dengan smirk iblisnya.
"musuh kali ini lebih kuat!! Daddy bahkan sampai sekarang belum bisa meretas dan mendeteksi siapa mereka,selain Franky yang menjadi bonekanya.pria itu lebih berbahaya dari yang terlihat!! keep your eyes open, son!!" tegas Rafendra menatap tajam wajah tampan para putranya.
"Master!!"
semua orang menoleh kala Rion berujar dengan suara dinginnya.wajah datar pria itu membuat kekehan Rafendra terdengar samar..
"selama ini belum pernah ada yang melihat wajah aslinya,musuh yang bersembunyi dibalik kabut lebih berbahaya dari racun yang mematikan sekalipun!" ucap Rafendra yang sudah bangkit dan bersiap melangkah keluar.ia sedikit butuh usapan lembut dari istrinya,masalah para anak muda membuat dirinya lelah.
setelah Rafendra dan Bimo pergi,Arkansas menatap para sahabatnya dingin dan tajam
"bawa gadis kalian di Markas timur,disana beri sistem finger print dan perketat penjagaan.obsesi dan cinta heh?!! hahaha... menarik!!" tawa iblis Arkansas dibalas smirk bengis para anggotanya inti BE yang ada disana.
........⚜️⚜️⚜️............
TBC........
semoga suka😊