
hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya....⭐
🌹 Happy Reading 🌹
jangan pergi dan hancurkan hati yang rapuh ini.
hati yang terluka dan penuh emosi.
perasaan terluka yang tak sanggup menerima lagi.
tapi kasih,dalam dirimu ketemukan kasih sayang.
perasaan yang tak pernah kurasakan sebelumnya.
maka jangan biarkan masa lalu
menghancurkan apa yang terjadi esok.
dengan cinta yang membara diantara kita.
mungkin kau telah merasakan banyak rasa kehilangan dan luka.
namun banyak cinta yang akan datang.
dan jika bisa memilih dunia disekitar ku,
maka dunia itu adalah dirimu.
maka bantulah dirimu dan diriku merajut hati yang rapuh ini.
........🥀🥀🥀🥀........
dua orang wanita paruh baya dan dua orang wanita dengan wajah penuh polesan makeup tebal dan pakaian ketat press Body kini duduk berbincang disebuah ruang dengan meja penuh kudapan dan empat gelas cocktail.
"hahahaha....kau dengar berita apa yang kudengar hari ini?" Stefani terbahak bahagia sembari mengulung ujung rambutnya dengan jari telunjuk wanita itu.Natasha terkekeh dan melirik Rebecca ibunya sejenak.
"hihihi.....gadis j*lang itu cacat bukan? hahahaha...puas hati,tenang saja masih banyak waktu demi melenyapkan si gadis kampung itu!!" ucap Natasha sinis,wanita cantik berhati picik itu menyeringai saat melihat senyum kecut sang ibu.yah,saat Rebecca menentang keluarga nya saat meminta berhenti berbuat buruk demi menjaga hubungan dengan Anggi ,wanita itu justru memberontak dan selalu mendukung hal buruk apa saja demi kebahagiaan sang putri,Rebecca sudah gelap mata.
"huft....saat ini kita belum bisa melukai gadis itu secara langsung,tapi hahaha.......ada satu cara membuat j*lang itu sadar diri" ucap Monika tertawa picik.Rebecca sebenarnya sangat bimbang dimana Anggi disini akan menjadi musuhnya yang paling depan jika menyangkut kebahagiaan keluarga besar Wiguna,dan Rebecca sadar betapa keras seorang Anggita Veleria wiguna.wanita itu punya prinsip kuat layaknya sang Lucifer Rafendra.
namun melihat tawa bahagia Natasha,Rebecca membuang semua kebimbangan dirinya.meski Kevin sudah angkat tangan namun rebbeca tak perduli,Natasha adalah hartanya setelah Kean tiada.
"hm...mama akan membantu apapun yang kau inginkan sayang" ucap Rebecca mengusap surai panjang bercat pirang Natasha.
"maaf Veleri demi putriku aku tak masalah jika harus membunuh calon menantu mu sekalipun!!" batin Rebecca miris.jika saja Anggi membantu hubungan Natasha agar dekat dengan Arkansas,maka semua permusuhan ini tidak akan terjadi.
🖤🖤🖤
mansion besar Wiguna sore itu terlihat suram, kesedihan sang Tiran dirasakan oleh semua orang.bahkan Rafendra membawa pergi istri dan putri bungsunya pergi entah kemana demi membuat sedikit saja hati kedua wanita berharga Wiguna itu membaik.
ceklek........
Suara pintu yang dibuka menyadarkan Kayra dari lamunannya,sungguh gadis itu tenggelam dalam rasa malu akibat memeluk dan bisa-bisanya ia menangis Bombay dalam pelukan si tuan Mesum kurang ajar Rion.Kayra melotot horor saat melihat sosok Rion yang kini masuk ke kamar yang ia tempati sembari terus saja tersenyum lebar dan terlihat menjengkelkan.
"untuk apa kau kemari?!! aku tidak menerima tamu masuk ke dalam kamarku!!" ucap Kayra ketus,gadis itu mendelik garang saat melihat wajah tampan dengan senyum jahil itu kini terlihat santai tak perduli .
Arion terkekeh geli melihat wajah cantik itu kini terlihat jengkel,berjalan mendekat dan duduk santai ditepi ranjang sembari bersiul nakal.apa pria ini pengangguran? mengapa ia selalu menempel dan menganggu Kayra seperti lintah? gadis itu memaki bengis didalam hati.
"aku kemari karena merindukanmu mungkin? lagipula ini kamarku kalau kau lupa sweety!" tegas Arion santai tanpa dosa,wajah nakal itu Kembali mengerling menggoda tak perduli wajah Kayra yang kini sudah berubah merah .ayolah sedari kemarin mereka terus tegang dan bermuram durja akibat pasangan tiran Hades itu, dan kali ini biarkan Arion menghibur diri dengan menggoda gadisnya yang pemarah dan psikopat sadis.
Kayra mendengus keras tak perduli tawa remeh pria mesum dihadapannya itu,jika saja Kayra bisa meninggalkan mansion ini? tapi karena Liora Kayra bertahan menghadapi pria mesum kurang ajar ini.
"pergi sana! aku tidak punya tenaga membalas ucapan konyolmu itu!!" usir Kayra pedas,gadis itu menarik lengan Rion berusaha membuat tubuh atletis nan jantan itu bangkit dan pergi dari kamarnya.namun bukanya bangun,kini ide jahil kembali muncul dalam otak picik seorang Arion.
Greph....
deg.....deg.....deg......
mata Kayra membulat sempurna saat pria itu dengan mudahnya menarik tubuhnya hingga jatuh diatas tubuh pria itu,Arion memeluk tubuh Kayra yang kini tepat jatuh diatasnya.berbaring diatas ranjang dengan manik saling mengunci.
"suka dengan posisi ini sweety? kita bisa langsung membuat anak setelah itu ke kantor catatan sipil,lalu menikah dan hidup bahagia" kekeh Arion yang menyadari wajah linglung Kayra yang terlihat lucu.
cup..........
"YAK!!!......BEDEB*H KENAPA KAU MENCIUM LEHERKU?!! PERGI KAU......MENJAUH DASAR PRIA MESUM KURANG AJAR!!" pekik Kayra yang sudah tersadar akibat ciuman Rion yang mendarat mulus menyesap kulit lehernya.sungguh telinga pria tampan dengan bekas cap palyboy buaya itu berdengung akibat suara keras Kayra tepat menyapa gendang telinga.untung raja dan ratu Wiguna sedang keluar bersama tuan putri mereka,bagaimana jika ibu ratu mendengar suara teriakan murka Kayra? sudah pasti Anggi akan menceramahi putra mesumnya itu hingga telinga Rion akan terasa panas dan akhirnya tuli nanti.
Kayra bangkit dan melompat menjauh dari tubuh atletis pria tampan yang kini tidur nyaman diatas ranjangnya.Arion kini menopang wajahnya sembari menatap jahil wajah cemberut Kayra geli.menggoda Kayra bagai memenangkan lotre.bahagianya Rion itu sederhana ,melihat wajah jengkel serta makian Kayra adalah kuncinya.
Kayra melangkah cepat membuka laci dan mengambil sebuah belati, melemparkan benda tajam itu kearah Rion yang kini terlihat begitu santai tak bergeming.
wush.....
"matilah kau!!" umpat Kayra jengkel.
Trakhhhhh......
HAHAHAHA.......
"sudah kukatakan,belajarlah lebih jika ingin membunuhku" kelakar Arion dengan tawa mengejeknya.
Kayra mengerang jengkel,gadis itu melihat Rion bagai musuh bebuyutan yang harus dibasmi.mengapa pria itu begitu lihai dan kuat? Kayra jengkel setengah mati.
"bisakah kau diam dan biarkan pisau itu menancap di jantungmu?!!" tanya Kayra frustasi.
Rion menyeringai dan mulai bangkit ,duduk dengan kaki menyilang dengan tangan bersedekap angkuh.
"jika aku diam dan akhirnya mati karena ulahmu,maka semua tak akan menarik lagi nanti.saat kau menangis dan merindukan diriku,lalu dimana kau cari lagi pria romantis seperti diriku ini my sweet heart" ucap Rion jenaka,manik hazelnya menatap nakal tubuh dibalik kemeja kebesaran yang seakan menenggelamkan tubuh indah gadis itu,Rion menyergai,betapa seksi gadisnya yang sayangnya wanita pemarah itu tidak menyadari singa lapar yang terus menahan diri sedari dulu saat menatap nya.
"ck...ck....ck....caramu terlalu gampang terbaca sweety,cara sadismu tak berlaku untukku" smirk Arion memandang jenaka tubuh indah yang kini terbakar amarah itu.
"dan suatu saat nanti caraku akan mencabut nyawamu!!" desis Kayra geram.
"kau bukan mencabut nyawaku,tapi mencabut cintaku! hahahaha...oh sayang betapa menggemaskan dirimu!!" gelak Rion semakin menjadi.
"AKU MEMBENCI DIRIMU MESUM BUAYA DARAT!!" jerit Kayra frustasi.
"aku juga mencintaimu sweety"balas Rion santai,pria itu merasakan perutnya keram akibat terlalu banyak tertawa dengan segala umpatan dan makian kesal gadis psikopat cantik dihadapannya itu,sungguh sempurna bukan kisah cinta seorang Arion Drew Lyesander Wiguna?.
tok....tok....tok
suara ketukan pintu membuat wajah jenaka Rion berubah datar.
"hm.....tikus kecil ini rupanya mengantar nyawa" batin Arion terbahak didalam hati.pria itu berdiri dan tatapan matanya menyalang tepat pada tubuh Kayra yang berada tepat menghalangi pintu.kayra mematung,dalam hatinya bergetar sedikit mulai takut melihat perubahan ekspresi pria tampan itu.ada apa?.
Kayra melotot horor saat melihat sebuah Glock 20 yang keluar dari saku belakang Rion,pria itu membidik dan.
Dor.........
brugh.....
suara tembakan keras disertai tubuh Kayra yang terjatuh lemas.rion menatap datar sosok yang kini jatuh dengan jantung berlubang tertembus peluru.
melangkah mendekat tubuh Kayra dan melewati gadis itu begitu saja,para penjaga segera datang bersama Ryu dan juga James diikuti Tristan yang sibuk dengan cup besar ice cream ditangannya.mereka semua menatap sosok wanita yang tewas bersimbah darah didepan kamar Kayra.
"hm....akhirnya mati juga hama kecil ini,mereka fikir para Wiguna bodoh!! bagus Rion" suara berat mengerikan Arkansas terdengar dari balik tubuh Ryu yang kini menyingkir perlahan membiarkan sang tiran mendekat.kayra meringis menyentuh pundaknya yang terserempet peluru Arion,gadis itu melihat telapak tangannya dan disana cairan merah itu benar-benar terlihat jelas.
"James,Ryu kirim pelayan bodoh ini kembali ke tuan nya.dan kau Tristan suruh maid membersihkan darah kotor itu sebelum mommy pulang!!" titah Arion saat melihat Arknasas sudah berbalik pergi begitu saja.
berbalik dan menatap datar Kayra yang kini sudah berdiri menatapnya nyalang.
"KAU INGIN MEMBUNUHKU HAH?!!"tanya Kayra emosi.Rion terkekeh sinis dan menatap kembali wajah gadis itu tenang,kali ini pria itu akan membuat Kayra sadar.
"kau bilang aku ingin membunuhmu? hahaha....jangan bercanda! lalu bagaimana dengan dirimu yang selalu ingin membunuhku,pria yang selama ini begitu jelas memberi tahu betapa cintanya aku padamu!! kau beruntung aku tidak senafsu dirimu dalam merengut nyawa pemilik hatinya.kau ingat ini Kayra,aku bukan dirimu dan aku memang tak pernah ingin MEMBUNUHMU" ucapan dengan suara dingin menohok hati itu menyentak Kayra,gadis itu bungkam seribu bahasa.
Arion melangkah pergi dengan wajah datar tanpa ekspresi meninggalkan Kayra dan segala bergumulan batinya.tak lama setelah Rion pergi,Gabril masuk dengan wajah iba menatap Kayra prihatin.
"ck...ck...ck...harusnya kau jangan terlalu ganas nona,Rion itu sudah berubah karena dirimu.dia tak bermain wanita lagi,yah....meski bukan dirinya yang menggoda para wanita,dan mereka sendiri yang melempar tubuh mereka suka rela.kau tau karna dirimu playboy itu sudah tobat,dan karena dirimu Rion mencoba merubah diri"ucap Gabril sembari membersihkan darah dibahu Kayra dengan kapas yang telah diberi alkohol,pria kalem itu kemudian mengambil sebuah jarum suntik dan menyuntik bahu Kayra dengan serum penawar racun,karna peluru Rion itu bukan peluru kosong namun senjata dengan senyawa racun berbahaya yang terkandung didalamnya.
Kayra diam meresapi semua kata yang diucapkan oleh Gabril,gadis itu menghela nafas dan menunduk sesal.apa ia sudah keterlaluan? Kayra mengingat kembali wajah dingin Arion yang pergi meninggalkan dirinya tanpa berbalik.
🖤🖤🖤
Natasha dan Stefani berjalan santai diikuti tiga orang model lainya dibelangkang kedua wanita itu, mendekati Angel dan Amber yang kini terduduk santai sehabis selesai pemotretan Angel.Sementara diujung meja Kayra duduk termenung masih menyesal dan berharap melihat wajah jenaka Arion lagi.
Tristan dan Ryu mulai melirik kearah meja dimana Angel duduk bersama Kayra dan Amber.sungguh Natasha dan Stefani tidak menyadari kehadiran Ryu dan Tristan diantara para pengunjung resto.
"wah.....itu dua Medusa mau bikin ulah apa lagi?" suara berat Axel terdengar begitu pria itu masuk dengan sebuah laptop ditangan nya.
"kalian tak menyapa para kekasih kalian?" tanya Tristan polos menatap wajah datar Ryu dan senyum lebar Axel.
"nanti saja,biarkan para gadis itu girl time dulu"ucap Axel dengan senyum lebarnya menatap wajah bosan Amber.
sementara disisi Kayra dan sahabatnya.....
Byur..........
hening........
rahang Axel mengeras lengkap dengan manik memerah nyalang.pria itu menatap Stefani yang sudah berani menyiram tubuh Amber dengan segelas jus yang diambil dari meja sebelah.
HAHAHAHA
"lihat para tikus J*lang gadis kampung ini!!" gelak Stefani yang menatap angkuh sosok Amber yang terdiam kala jus dingin itu membasahi dari atas kepala hingga blouse nya.kayra mengeram dan nafasnya naik turun menahan emosi,ingin dirinya merobek mulut wanita itu.namun seringai Amber menghentikannya.
para pengunjung mulai berbisik dan menonton keributan dari para wanita model itu.stefani adalah model baru yang tengah naik daun di London dan Natasha adalah model papan atas yang sudah merajai dunia modeling sejak masih kecil.dan Angel, seorang model berwajah Asia manis yang belakangan ini menjadi buah bibir.perseteruan yang panas!.
kelima wanita berpakaian ketat itu mencibir dan menatap remeh para sahabat liora,mereka tak sadar dua iblis yang tengah menatap mereka buas.
"wah....wah.....wah....kampungan pakai katain orang lain kampungan,kalian buta?!!" balas sengit Kayra.gadis dengan mata tajam itu begitu emosi melihat tawa mengejek Natasha dan antek-anteknya.
"diam!! jangan sok jadi pahlawan disini,dasar kau juga pasti ja*ang seperti Si kampungan itu!!" hardik seorang wanita dengan dress ketat yang membuat buah dadanya seperti ingin tumpah.
"tolong pergi,jangan membuat keributan disini" pinta Angel lirih,gadis berhati lembut itu sudah ingin menangis melihat penampilan amber kini.
Deg.......
sebuah Crema soap kini mengotori rambut indah Angel.
manik gelap itu kini menyalang dan.
Brakh.......
TBC........