
hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote like dan komen ya.....β
selamat membaca....πΉ
πΏπΏπΏmy beautiful target πΏπΏπΏ
seorang pria tampan memandang kosong pada sebuah rumah bergaya Jepang yang dipenuhi mayat yang bergelimpangan.
"aku terlambat lagi"batin pria itu tersenyum miris.leonardo terdiam lemah,hatinya sakit dan penuh kekecewaan menyadari dia bahkan tidak mampu menyelamatkan gadis yang ia cintai.dan lebih sakit lagi saat mengetahui ada orang lain yang lebih mampu menjaga gadis itu dari dirinya.
"sudahlah Leo,kita kembali saja"ucap Kenan prihatin melihat wajah sendu sahabatnya.
"bakar tempat ini Ken,bakar hingga menjadi debu"lirih Leonardo sembari berlalu menuju mobilnya.
π€π€π€
liora terdiam disepanjang jalan.gadis itu duduk dengan Arkansas yang duduk tepat dihadapannya.pria itu terdengar berkali -kali menghela nafas,dan tatapan matanya sungguh membuat liora tidak berkutik.
yah,kini Arkansas tidak lagi menggunakan helikopter namun sebuah mobil Alphard anti peluru.entah bagaimana pria itu bisa dengan cepat mendatangkan belasan mobil mewah Anti peluru demi mengawal gadisnya pulang.
"ini"ucap Arkansas sembari menyodorkan sebuah jas mantel pada liora,gadis itu menatap nya bingung dan mengerjapkan mata bulatnya tidak mengerti.pria itu menggeram menahan gemas melihat wajah manis liora dan liora tanpa sadar telah membangunkan singa jantan yang mencoba kembali tidur.
"apa?"liora bertanya dengan wajah kesal menatap Arkansas yang terus-terusan menatapnya bakai predator kelaparan.
"kau gadis bodoh?!!"maki Arkansas kesal sendiri melihat gadis cerdik itu mendadak seperti orang ber-iQ rendah.Arkansas memakaikan mantel itu pada bahu liora dan lihatlah sekarang tubuh mungil itu tenggelam dalam balutan mantel besar Pria itu.Arkansas tanpa sadar tersenyum tipis.gadisnya benar-benar manis.
"sembarangan,aku ini pintar tahu!! dan kau yang bodoh...bodoh....bodoh!! " sinis liora tanpa sadar mengumpat pada Arkansas.gadis itu menatap jengkel wajah tampan yang kini tersenyum mengejek padanya.
Grep........
dengan sekali sentak,kini tubuh liora telah duduk diatas pangkuan pria tiran itu.wajah tampan itu tersenyum penuh kemenangan saat merasakan tubuh liora menegang kaku dan terbungkam seribu bahasa.
"kau masih berani mengumpat padaku? kau dasar gadis bodoh,aku mengira kepala cantikmu itu bisa memikirkan seribu cara menghadapi tikus kecil seperti mereka.tapi apa? ternyata tidak sehebat yang orang lain katakan"ejek Arkansas sembari membelai wajah memerah liora dengan telapak besarnya.
Blush.....
liora semakin memerah,entah karena malu atau marah.gadis itu bergerak gelisah berusaha lepas dari pelukan erat pria itu yang kini sedang memangkunya.
"shhh.....jangan bergerak,atau aku akan melahapmu sekarang juga"desis Arkansas tajam merasa adik juniornya merespon gerak tubuh liora.gadis itu tersentak mendengar suara berat Arkansas dan segera menyadari akibat perbuatannya.diam mematung layaknya patung itulah yang liora lakukan sekarang.
"da....dari mana kau tahu aku disekap?" tanya gugup liora saat merasakan ada sesuatu yang mengganjal saat ia duduk kini.bahkan nafas arkansas terasa berat menerpa kulit leher putihnya.
pria itu memejamkan mata dan menarik nafas perlahan demi menguasai dirinya.dia adalah seorang lelaki dan dihadapannya kini duduk gadis manis dengan pakaian berantakan diatas pangkuannya.isi pikiran lelaki memang kurang ajar semua!!.
"aku memiliki mata dewa ditangan kiriku dan dewa kematian ditangan kananku.mataku ada di seluruh dunia AR SECURITY SISTEM & PROTOKOL memiliki mata diseluruh dunia dan apapun tentangmu bukan rahasia lagi bagiku,termasuk keluarga dan masa lalumu.dan nomor pakaian dalam mu"bisik arkansas jahil pada kalimat terakhirnya.
liora yang pada awalnya emosi mendengar ucapan pria itu mendadak salah tingkah sembari menyilangkan kedua tangan kecilnya didepan dada.dan arkansas? pria itu kini terbahak hingga sudut matanya berair.untung saja bagian belakang dari kursi kemudi disekat hingga kedap suara,coba saja kalau tidak? Ryu dan Axel yang duduk didepan bisa syok berat saat mendengar bos tiran mereka tertawa lepas seperti itu.hell!!! sungguh keajaiban dunia.
"jangan tertawa ini tidak lucu!!! kalau kau terus menertawakan ku akan......" liora terdiam sesaat setelah berbicara penuh kekesalan.gadis itu nampak berfikir dan Arkansas menaikkan sebelah alisnya menanti apa yang gadis manis ini ingin katakan.bahkan Kini Arkansas mengigit bibir bawahnya sembari menahan tawa melihat pose berfikir keras liora yang terlihat manis dan menggemaskan dimatanya.
"ya Tuhan....tolong aku!! bolehkah sekarang kuseret gadis manis ini ke pelaminan.sungguh aku tidak tahan lagi!!" batin Arkansas berteriak frustasi.
cup........
hanya ciuman singkat tanpa nafsu.sudut bibir arkansas terangkat kala liora menatapnya melongo dan wajah terkejut itu sungguh membuat pria itu gila.
"PRIA GILA......MESUM......MATI SAJA KAU!!" pekikan liora membuat telinga pria itu berdengung dan tak lama pecahlah tawa tidak berdosa itu.
HAHHAHAHAHA.....
"oh Tuhan hahaha....astaga lihatlah wajah jelek mu itu sayangku hahaha...."tawa Arkansas tanpa dosa membuat liora semakin kesal.
Bugh....bugh...bugh....
liora memukul dada Arkansas bertubi-tubi dengan tangan kecilnya yang hanya dianggap pukulan manja bagi pria yang sudah mulai tidak waras itu.bahagia? inilah arti bahagia dimata Arkansas,sederhana hanya dengan melihat wajah kesal gadisnya dan tawa lepas tanpa beban.
"kau akan apa ? bahkan apa ini,kau memukul atau sedang membelaiku?" goda Arkansas sembari menangkap tangan mungil liora dan menggenggamnya lembut.
cup.....
"sudah jangan marah lagi,jika kau masih bersikap bar-bar aku akan menciumi bibirmu lebih dari yang tadi" ucap Arkansas sembari mengecup telapak tangan kecil liora sayang.
"kau sama saja seperti mereka yang hanya suka menggoda para gadis dan mempermainkan hati dan tubuh mereka" ucap liora geram.manik Arkansas memincinkan tajam dan memaksa liora menatap manik tajamnya.
"ingat ini baik-baik my lady,selain dirimu tidak ada gadis atau wanita lain camkan itu"tekan Arkansas tajam.
liora terpaku dan tanpa sadar menatap Arkansas tak percaya,oh ayolah.pria setampan pangeran bisnis Wiguna ini pasti memiliki puluhan gadis diatas ranjangnya? liora terdiam dengan sejuta fikiranya.
"jangan berfikir sembarangan tentangku dan ingat aku bukan pria seperti apa yang otak cantikmu fikirkan" kesal Arkansas seakan dapat membaca fikiran liora saat ini.
mereka terus berbicara disertai pertengkaran manis hingga iringan mobil mewah itu berhenti disebuah butik ternama dengan cat dominan berwarna violet.
"turun kita sudah sampai,atau kau mau terus disini dan pulang kemansionku lalu menikah denganku" ujar Arkansas menyeringai aneh menatap wajah kesal liora.
"mati saja sana"ketus liora dan keluar dengan tergesa-gesa meninggalkan Arkansas yang terkekeh pelan.
"syut...hei Tan...Xel...Ryu...."panggil James berbisik.
"Apa!!"jawab ketiganya kompak ,wajah James menyengir lebar sembari berbisik.
"kurasa bos sudah gila,dia tadi terkekeh bukan hanya tersenyum dengan senyuman datar triplek ya" bisik James memandang sang bos yang mulai masuk kedalam butik sembari merangkul tubuh liora yang dibalas dengusan jengkel gadis itu.
"si bos kemasukan jin kali waktu di rumah Jepang aneh itu"timpal Tristan tiba-tiba merasa merinding menginggat pria manis itu lebih takut hantu dibanding musuh yang menyodongkan pistol ke kepalanya.aneh memang para BE ini?.
" KAKAK........" teriak seorang gadis manis sembari menubruk tubuh mungil liora.liora? gadis itu menatap takjub pada gadis remaja manis dihadapannya.tapi siapa? kenapa gadis itu memeluk dirinya?.
TBC.......