PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)

PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)
Date



hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya...🌹


⚜️ Happy Reading ⚜️


"APA KAU BODOH ATAU OTAKMU SUDAH TUMPUL?!! BAGAIMANA KAU BISA BERSIKAP BIASA SAJA SETELAH TERPENTAL SEBUAH MINIBUS!! RION KAU GILA!!" amuk Gabril jengkel setengah mati.


kini Ryu menatap miris motor sport kesayanganya itu,James menatap ngeri luka beset di lengan sang second Leader itu,Tristan sibuk mengunyah sebox besar popcorn sembari memperhatikan Gabril yang tengah menjahit luka sobek pada kening Rion.Marsel menggeleng takjub melihat ketahanan tubuh kawannya itu,Axel.pria itu hanya terkekeh sudah biasa.


"kau bahkan menendang sebuah pintu dengan kakimu yang sudah pincang!! dimana otakmu hah!!" amuk Gabril benar-benar geram.


"kau ribut sekali Gabril,sudah lelaki kepala batu itu tidak akan merasa sakit hanya dengan luka kecil itu" ucap Axel santai.


" KAU BILANG LUKA KECIL?!! BANGS*T ,KAU TOL*L?!! LIHAT!!" maki Gabril emosi sambil memutar tubuh Rion bengis hingga putra kedua Rafendra itu tanpa bisa dicegah meringis keras,pada akhirnya.


"sakit bukan?!! tulang bahumu retak!! punggung mu memar Dengan sebagian bagianya koyak, Bangs*t ini!! bagaimana jika mommy bertanya nanti?!! keningmu.masih untung kau tidak geger otak,kau fikir tubuhmu terbuat dari baja?!! Rion...Rion, lama-lama ku tebas juga kepalamu itu!!" Gabril berbicara dengan nafas memburu penuh emosi,ayolah mereka banyak pekerjaan sementara big boss sedang bulan madu dan kini Rion justru mencari penyakit dengan kelakuan cerobohnya! rasanya Gabril ingin menangis.


"sabar Gabril,kau mengamuk juga sudah tak ada artinya.sebaiknya obati Rion dan tenanglah sedikit" ucap Axel kalem.


"cih...." balas Gabril sinis.


"bahumu kubabat dan keningmu sudah kujahit!! bisa-bisanya kau datang ke markas dengan begitu santai sementara tubuhmu sudah mau hancur begitu,dasar gila!!" tambah Gabril akhirnya sedikit tenang juga.


"Ryu kau kenapa? sakit gigi?!!" tanya James heran melihat Ryu yang hari ini lebih diam dari biasanya,yah.meski Ryu memang pria yang lebih banyak diam tapi hari ini sungguh dia tak bicara sedikitpun.


"bagaimana ini? bagaimana jika Angel marah?" ucap Ryu lirih sembari menatap jendela kaca dimana ia bisa melihat penampakan motor sport malangnya .


"kenapa bisa marah? kalian bertengkar?" tanya Marsel beruntun.


"motorku" jawab Ryu samar.


"kau jangan seperti orang susah Ryu,beli lagi saja!!" ucap Rion ,sungguh inilah model kawan laknat tidak tau diri.rasanya Ryu ingin mencekik leher Rion sekarang juga,tapi melihat kondisi nya yang tidak terlalu baik,Ryu akhirnya hanya bisa menghela nafas berat.


"ck.....motor itu kubeli atas pilihan Angel makanya aku sangat menyayangi motor itu,kau tau? bahkan Angel membayar motor itu dengan uangnya sendiri,katanya sebagai hadiah hari akhirnya aku berani menyatakan perasaan ku padanya.dia........dia bilang motor itu sebagai kendaraan kami saat kami berkencan" lirih Ryu sungguh ia dilanda cemas,bagaimana jika Angel tau motor itu ringsek karena ulah Rion.


Rion tertegun,mendesah dengan rasa bersalah yang tidak bisa ia tahan.


"sorry brother,i don't know that" sesal Rion dalam.


"ck...come on don't be like a girl!! serahkan padaku akan ku urus motormu agar kembali seperti baru!!" ucap James mantap.


"astaga kau benar!! aku lupa disini ada bengkel berjalan!!" celetuk Tristan seenak hatinya sendiri.


"sembarang bengkel berjalan!! aku ini pemodifikasi segala jenis kendaraan tau!!! sembarangan, sekali lagi kau asal bicara,kubakar semua stok minyak kayu putih milikmu!!" ancam James kesal juga lama-lama menghadapi makhluk laknat seperti Tristan.


"sama saja dan tidak perduli tuh!!" jawab Tristan asal,James mengelus dada sabar.percuma melayani si otak gesrek Tristan.


..........⚜️⚜️⚜️.............


hari ini pasangan sulung Wiguna itu begitu menikmati jalan-jalan sederhananya bersama.


pria tampan dengan kemeja hitam dan celana jins hitam lengkap dengan kaca mata hitam bertengger manis menutupi sorot mata tajam itu begitu menarik perhatian setiap wanita yang kini berjalan disepanjang jalan pusat kota Perancis itu.pria tampan yang begitu gentle merangkul pinggang ramping seorang wanita cantik yang nampak menatap berbinar pada suasana kota yang terlihat ramai itu.


" Ar mari berfoto!!" ajak Liora riang,maniknya berbinar menatap suasana ramai dikala mereka kini hanya berjalan kaki menikmati kencan mereka.bahagia itu sederhana.


terkekeh geli menatap sosok cantik istrinya itu,Arkansas mengangguk samar sembari mulai meraih ponsel Android di saku celananya.


"baiklah sayang kau bisa mengambil foto sebanyak apapun" ucap Arkansas lembut.


percayalah para wanita disepanjang jalan memilih berhenti dan memandang sosok lelaki sempurna itu dengan pekikan lapar yang sangat mendamba.


tampan,romantis,dan seorang Triliuner muda! siapa yang bisa menolak pesona seorang Arkansas?.tidak ada!.


"asik!! berfoto!!" girang Liora antusias.


HAHAHAH..


"manisnya istriku!!" gelak Arkansas sembari mengacak rambut sang istri gemas.Liora kini berbeda,gadis itu sudah terlihat bagai gadis pada umumnya .manja dan tidak canggung lagi,berbeda saat mereka pertama kali bertemu dulu.Liora yang dulu dingin dan tak mempercayai cinta lagi kini berubah menjadi seorang wanita manis yang mampu membuat seorang Arkansas mampu tersenyum lebar setiap saat.


Ada begitu banyak foto yang sudah wanita cantik itu ambil,senyum bahagianya begitu indah dimata putra Rafendra itu,sungguh rasanya ia ingin menghentikan waktu sejenak.


"sayang tunggu sebentar ya,aku segera kembali"


cup..........


Arkansas mengecup kening Liora cepat sebelum pergi entah kemana,Liora mengeryit bingung tapi entah mau protes juga percuma,Arkansas sudah menghilang dengan cepat.


Wanita cantik itu kini memilih melihat-lihat toko souvenir disepanjang jalan.


20 menit hampir lelah Liora menunggu suaminya kembali.


"baby!!"


Wanita cantik itu menoleh cepat dan.


deg........


jantungnya berdebar kencang,senyum manisnya merekah sempurna.


para pejalan kaki menjerit kagum saat sosok Arkansas datang dengan kemeja yang sudah berganti Putih dan sebuah Buket bunga 100 tangkai mawar ditangannya dengan sepasang boneka beruang mini disana.



"untuk wanita pemilik hatiku" ucap Arkansas menyodorkan Buket itu dengan senyum bahagia Liora yang bahkan kini tak mampu lagi berkata-kata.


"i...ini? sejak kapan?" Liora menerima buket bunga itu dengan perasaan hangat yang menyelimuti seluruh hatinya.


"aku mencintaimu"


"apa kau bahagia sayang?"


Arkansas menyatukan kening mereka dan tak lama sebuah kecupan lembut mendarat di kening sang istri.


cup......


menutup mata dan menikmati setiap hal manis yang Arkansas lakukan,Liora bahkan tak perduli lagi tatapan para pejalan kaki.cinta menjadikan dunia seakan milik berdua,itulah yang kini mereka rasakan.


ucapan disertai ciuman ringan itu membuat air mata haru Liora jatuh seketika.


"aku sangat!! bahagia Ar....sangat!!" ucap Liora yang kini menenggelamkan seluruh wajahnya didada bidang suaminya itu,menggesek hidung mancungnya menghirup aroma parfum maskulin pria itu sepuas yang ia mau.


"astaga!! kenapa malaikat cantik ini sangat manis dan imut?!!apa kamu benar istriku sayang?!! kalau tidak ingat kita sedang berada ditempat umum,sudah kupuaskan rasa lapar ku!!" goda Arkansas terkekeh gemas dengan ucapan frontalnya.


Nyutttt.....


cubitan manja itu mendarat di atas perut sixpack pria itu sesaat.Arkansas terkekeh bahkan tak merasakan apapun dari cubitan sang istri,tapi demi membuat Liora tak kesal padanya,maka dengan senang hati pria itu akan berlagak sedikit kesakitan.membahagiakan istri tak salahkan? pria ini sudah jauh dari karakternya kini.


"ihhhh....jangan bikin malu!!" Liora berucap jengkel kala terdengar siulan nakal para pejalan kaki disana.


" siapa perduli? rasa malu tidak ada dalam kamusku selama itu untuk dirimu!" ucap Arkansas santai sembari tersenyum tipis tanpa dosa itu.


Greph.......


deg......


tubuh Arkansas seakan membeku saat wanita yang begitu ia cintai kini memeluk erat tubuhnya sangat erat,terisak disana.


wanita cantik itu berjinjit perlahan demi menyamai tinggi tubuh tegap suaminya itu.


Cup....


bibir hangat nan lembut itu kini mendarat di rahang tegas sang Tiran.senyum manis Arkansas terbit dengan indahnya,sungguh demi apapun ini hari terbaik dalam hidupnya.


"I love you My Husband" ucap Liora malu-malu.


"apa itu?" tanya Liora binggung.


" I Love you more" jawab Arkansas santai sembari tersenyum menggoda.


Blushhh.......


wajah Liora kini semakin merona merah hingga ke telinga gadis itu.


HAHAHAHA....


tawa renyah Arkansas terdengar lepas.


pria itu menarik dan menggenggam erat tangan sang istri,Arkansas membawa tubuh Liora menuju mobil sport Lamborghini yang sudah terparkir rapi disebrang jalan.


begitu Liora masuk kedalam mobil,tubuh Arkansas berbalik dan berdiri tegak menatap jauh lurus ke depan.disana,empat orang pria berpakaian hitam dan begitu terlihat mencurigakan membaut senyum bengis Arkansas terbit samar.


"Tikus!!" desis Arkansas remeh.


ceklek......


pintu sudah tertutup rapat.


Liora menatap wajah tampan Arkansas dalam keheningan.


"Ar,kita mau kemana lagi!!" tanya Liora begitu Arkansas meliriknya dengan senyum hangat yang begitu menawan.


deg....


"Ar....ke... kenapa?" gugup Liora saat tubuh Arkansas kini semakin maju condong padanya.


Klik......


"eh" reaksi Linglung Liora membuat seringai Pria itu semakin melebar.


Cup.....


Cup.....


Cup.....


tiga kecupan gemas pada bibir wanita itu membuat kekesalan Arkansas menghilang begitu saja,Liora adalah obat terbaiknya.


"seatbelt jangan lupa dipasang sayang" ucap Arkansas geli melihat wajah linglung malu-malu sang istri.


"ihhhh...namanya orang lupa!!" jawab Liora merajuk.


hahahaha....


"utututu yang ngambek nih ceritanya??! baru aku cium sayang,bagaiman kalau aku ia-in kamu?!!" gelak Arkansas sembari mengusap air mata disudut matanya,sungguh hari ini ia terlalu banyak tertawa.


Mobil melaju selama hampir 40 menit lamanya,dan kini langit mulai senja.


"Pantai!!" pekik Liora saat mobil berhenti disebuah pantai dengan pandangan matahari yang mulai tenggelam.


"mau jalan-jalan?" tanya Arkansas lembut saat membuka pintu mobil untuk sang istri.


Liora tertegun saat pria tampan yang kini berstatus suaminya terlihat telah menggulung celananya hingga lutut,bahkan sepatu kulit mahal itu sudah terlepas entah sejak kapan.


tersenyum dan mengangguk ribut,Liora kini layaknya gadis kecil dimata Arkansas,pria itu bahagia dengan caranya sendiri.



kini Arkansas menggandeng tangan mungil Liora sembari berjalan menyusuri pantai,pasir putih nan halus disana seakan menggelitik lembut telapak kaki Liora,gadis itu tersenyum begitu bahagia.


deg.....


"AR!! astaga kau membuat jantungku hampir copot!! turunkan aku!" pekik Liora kaget saat tubuhnya kini digendong ala bridal oleh Arkansas sembari tetap berjalan santai dengan tegaknya.


"apa Ar tidak lelah?" batin Liora bertanya-tanya.


"baby, kau pasti lelah?biarkan aku menggendong mu sayang" ucap Arkansas kala mengingat sedari tadi istrinya itu terus berjalan riang penuh semangat menyusuri pantai .dan akhirnya pria itu memilih menggedong istrinya saja menuju suatu tempat yang sudah ia persiapkan.


mengangguk dan melingkarkan kedua lengannya pada leher suaminya,Liora menutup mata dengan wajah yang bersandar pada tubuh sang tiran.


"open your eyes baby,time to dinner" bisik Arkansas tepat ditelinga Liora.


deg......


kembali lagi.Arkansas membuat hidup Liora dipenuhi kejutan yang manis.


"kau suka sayang?" tanya Arkansas dengan kerlingan mata jahilnya.



sebuah tempat dengan kursi dan meja yang dikelilingi bunga dan obor ditepi pantai.Liora merasa inilah yang dinamakan kejutan manis dari orang terkasih.


"makan sayang,aku memasaknya sendiri untukmu" ucap Arkansas tegas.


"apa?!! kau yakin?!!" tanya Liora takjub.


"hm...jangan ragukan kemampuan suamimu ini" ucap Arkansas santai.



Liora menatap spagetty meatball dihadapanmu ini takjub,tak pernah ia sangka Sebelumnya.selain seorang pengusaha,pemimpin mafia dan sekarang pria itu terlihat bak koki yang handal.jadi apa kekurangan suaminya itu? Liora meringis sendiri didalam hati.beruntung kemampuan memasak gadis itu tidak terlalu buruk,bisa malu ia nanti jika suatu hari Arkansas meminta ia memasak dan hasil masakannya kalah jauh dari masakan suaminya,mau ditaruh dimana harga dirinya sebagai istri? Liora menyuapkan makanan asal Italia itu kedalam mulutnya ragu-ragu.


"astaga ini benar kamu yang masak?!!" pekik Liora tidak percaya.


menyeringai dan mengangguk angkuh,Arkansas bagai diatas angin melihat raut terkejut bercampur kagum sang istri.


"delicious!!" pekik Liora riang.Arkansas tertawa sungguh Istrinya benar-benar menggemaskan.


"makan sayang setelah itu kita kembali ke Bungalow,ini sudah malam dan angin malam tak baik untuk kesehatan dan ingat sayang,waktu istirahat mu sudah berakhir.dan malam ini aku ingin makan!!"


deg.......


suapan Liora berhenti,wanita cantik itu menatap wajah tampan Arkansas ngeri.pria itu mengelap sisa saus diujung bibir Liora dengan ibu jarinya,dan setelah itu ia menjilat sendiri ibu jarinya dengan manik mengelap penuh arti.


deg.....deg.....deg....


jantung Liora berdebar tak tertolong,bulu kuduknya meremang dan senyum nakal pria itu sungguh membuat nya mati kutu.


"time to make a baby, darling" desis Arkansas dengan seringai licik diwajah tampan itu.


Damn!!.........


Mengingat rudal besar itu saat mereka mandi bersama beberapa hari yang lalu cukup membuat Liora bergidik.


⚜️⚜️⚜️


"Ryu pergilah ke dermaga dan Pastikan kapal peti kemas tidak bermasalah saat mengirim senjata nanti malam" titah Rion yang sudah sibuk memakai rompi anti peluru pada tubuhnya.


Brakhhhh............


"Rion bahaya, kapal kita yang menuju Rusia dibajak!!"


seorang pria berkemeja hitam lengkap dengan sebuah earphone terpasang ditelinga nya masuk dengan panik.


"BEDEBAH!!" desis Rion mulai berjalan cepat keluar ruangan bersama Ryu yang juga terlihat mengelap.


TBC..........