PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)

PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)
Balas dendam



Hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya....🌹


...🦂 H A P P Y R E A D I N G 🦂...


hari dimana kita bertemu


kuingat kau pernah bilang bahwa kau tak akan jatuh cinta


tapi kini aku mengerti


ketakutan mu sungguh nyata


dan itu menguasai dirimu


kini disinilah kita


jarak yang coba kukikis


namun kau masih meragu


hingga jarak ini terasa begitu jauh


tak bisakah jangan ragukan cintaku?


kapankah kau sadari


aku tak sedangkal itu


kasih,aku tak seperti mereka


tak akan lukai hatimu


biarkan masa lalumu


biarkan aku menjadi pendampingmu seutuhnya


aku tau ketakutan mu


seperti apa dirimu dan diriku


perbedaan yang orang lain katakan


jangan buat itu menyakitimu dan aku


maka percayalah hatimu


tenangkan dirimu dan diriku


banyak yang bisa kita alami


berikan hatimu ketentraman


hari ini kau melihat dengan air mata


tolong,jangan biarkan mereka melukai cintamu


dunia bisa jadi milik kita


bahkan jika kau meminta padaku


genggam tanganku dan cukup percaya


maka kaulah porosku


jangan memikirkan jalan kembali


cinta,cobalah pahami


aku tak akan lukai hatimu


buang masa lalu itu dan lihatlah mentari yang bersinar


hidup hanya sekali


maka jangan menoleh dan tetap menatap lurus ke depan


ada aku disamping dirimu


saat pandangan kita bertemu


jantung kita berdebar bersama


maka jangan dengarkan mereka


jangan lepaskan cinta kita



...........🍀...........


Rion menggendong bridal tubuh bergetar istrinya.gaun Kayra sangat kotor dan tak berbentuk lagi warnanya.


memasuki Mansion Wiguna.


Deg......


Jantung Rion berdebar kencang saat melihat sosok Rayganta kecil yang berdiri didepan pintu masuk bersama kedua putranya yang terlihat menangis.


"papi...kau tidak belguna!!"


deg......


satu kalimat pendek dari sosok copian Arkansas kecil itu sudah cukup membuat penyesalan Rion datang bak kilatan petir.


melamun! dan Rion bahkan tak sadar Kayra sudah tak berada dalam gendongannya.wanita cantik itu berlari masuk dengan menyembunyikan air mata dari para putra kecilnya.


berlari dan terus berlari memasuki kamar mandi para pelayan di lantai satu dan kini Kayra menangis.


Rion mengejar istrinya dengan raut penuh kesedihan.


Kayra meringkuk memeluk lututnya sendiri.matanya terasa panas dengan jutaan Cristal bening yang kini jatuh bersamaan dengan hujan dari shower yang kini menimpa tubuhnya.


Kayra merasa kesal,marah,kecewa dan benci pada dirinya sendiri.benar! ia memang tak sebanding dengan pria berkuasa seperti Rion dan lebih menyakitkan lagi saat ucapan Erika memang benar.


dadanya terasa sesak,kepedihan akan kenyataan menyelimuti dirinya.


BRAK....BRAK....


Rion terus menggedor paksa pintu kamar mandi pelayan itu.


"KAYRA....BUKA BABY.....KUMOHON...... JANGAN SEPERTI INI.. JANGAN MENANGISI UCAPAN MEREKA ...TOLONGLAH ISTRIKU BUKA PINTUNYA!!" teriak Rion putus asa.disampingnya berdiri double R sambil memeluk kaki ayah mereka.Raider dan Raino menangis sembari terus memanggil nama ibu mereka.


"Huaa....mami...buka!! Laidel dan Laino dicini untuk mami hiks..buka mami" tangis Raino sembari terus menggedor pintu dengan tangan kecilnya.


"hiks...tidak...jangan mendekat....pergi hiks... pergi..." Lirih Kayra tenggelam dalam derasnya air shower dan air mata.


"hiks...maafkan mami sayang..." Kayra menangis sembari terus menggumamkan nama kedua putra dan suaminya .


sementara itu......


manik bulat Bocah kecil yang berdiri tak jauh dari posisi Rion dan kedua putranya menajam.


bocah kecil itu berbalik dan mendekat pada Dyazel sang kepala maid.


"akuh akan pelgi kelual! jika mom beltanya katakan akuh cudah tidul dan tak mau diganggu!!" bocah kecil tampan berwajah dingin itu berucap tenang menatap wajah kaku kepala maid mansion Wiguna.


"baik tuan muda!" ucap pria berusia 30 tahun itu tegas.


Rayganta menyerigai dan berjalan cepat menuju pintu keluar.


bocah kecil berusia 5 tahun itu memasuki mobil dimana seorang anggota Beta BE sudah menunggu.


"Tuan muda,target anda sudah dibawa ke rumah sakit Brikgton Hospital!!" jelas pria yang kini duduk di kursi pengemudi sebuah mobil Lycan Hitam.Rayganta menyerigai dan mulai menutup mata kecilnya.


"cepat jalan!! hali ini akan kubuat meleka membayal ail mata dan kemalahan pala ibuku!!' ucap Rayganta menyerigai bengis.sungguh bocah berusia 5 tahun itu membuat anggota BE wakil dari Axel itu bergetar.benarkah anak ini masih berusia 5 tahun? mengapa aura tiran dan pembunuhnya sangat kuat? pria berusia silver itu meneguk salivanya bergidik menahan aura hitam yang terus menguar didalam mobil sport mewah seharga 3,4 juta dollar US atau 43,6 milliar rupiah.


.............🍀🍀..............


Brankar berisi wanita yang kini terkulai tak berdaya itu terus dibawa cepat memasuki ruang Unit Gawat Darurat.


wajahnya rusak dan ia terus berteriak kesakitan.


"Susan.....bertahanlah!!" Erika berlari mengikuti brangkar Susan diikuti oleh Barbara dan Helena ibu dari Erika.


pintu tertutup dan kini ketiga wanita itu menunggu dengan raut wajah cemas dan penuh kemarahan.


Wiguna sudah keterlaluan!.


"kau lihat Erika?! betapa wanita bernama Liora dan Kayra itu Sangat menjijikan.mereka bertindak tanpa moral menyerang orang lain.kita harus pelan jika kau ingin menaikkan kakimu memasuki keluarga penuh iblis itu!"ucap Barbara penuh rencana.


Helena menghela nafas dan berucap .


"sudahlah sebaiknya kita kembali, sebentar lagi keluarga susan akan tiba dari Prancis" ucap Erika cepat menghentikan ocehan sang ibu sungguh ia tak butuh nasehat kini!.


dan tanpa mereka sadari, seorang bocah lelaki berwajah tampan namun memiliki aura dingin menekan kini berdiri di sudut lorong.


"tuan muda" panggil pria berambut silver itu menginterupsi.


"tunggu!" satu kata dan keheningan pun datang.


malam semakin larut.


lorong demi lorong kini terlihat sepi,Susan telah dipindahkan keruang rawat setelah Wajahnya diobati dan kini terbalut perban.


beruntung hanya satu sayatan luka,namun tetap saja luka panjang dan mengangga itu sangat buruk bagi seorang wanita.


sepi.....


hening.....


langkah kaki kecil terdengar menyusuri Lorong,wajah kecilnya begitu menyeramkan dengan seringai dingin layaknya iblis dari neraka.bocah itu berjalan sendiri dengan mata yang terus memandang pada pintu yang tertutup diujung lorong.


"hihihi....akuh akan belmain dengan bahagia malam ini,dan besok semua akan belakhil!!" monolog bocah kecil itu sendiri.


krieet.....


pintu kamar inap terbuka.Rayganta.yah,bocah kecil berjiwa iblis berwajah malaikat itu masuk dengan santai dan berjalan kearah seorang wanita yang masih tertidur dengan jarum infus tertancap ditangannya.


"hm....kolban yang cangat buluk!! kata mommy akuh tak boleh menyakiti Olang lain?! hehehehe...itu altinya membunuh bolehkan?"


smirk bocah tampan itu semakin lebar.Rayganta berjalan dan tanpa ba-bi-bu langsung menendang tiang selang infus itu hingga jatuh.


Susan membuka mata kaget mendengar suara nyaring benda jatuh dari sampingnya .


"siapa kau?!!" suara wanita itu terdengar kaget mendapati sosok kecil yang berdiri disamping ranjangnya.


"mautmu!" smirk Rayganta bengis.


dan.....


.........🌿.........


...# flashback#...


"kalian tak perlu turun tangan.laki-laki tak perlu memukul wanita! biar aku saja!!" ucap Liora dingin penuh kemarahan.


Arkansas mendesah berat,habis sudah!


tangan Liora ditahan oleh angel dan Starla,namun percuma! Liora kini terbakar amarah.Amber masih diam terpaku menatap kearah dimana Kayra dan Rion telah pergi.


"Q....sabar dulu! bicara baik-baik!!" ucap Starla panik.


"lepas"


Deg........


tubuh angel dan Starla mengigil.pegangan mereka terlepas! Arkansas berdiri tenang namun sorot matanya bagai membakar seluruh manusia yang hadir dan kini berdiri membeku .pria itu akan membiarkan istrinya bekerja.


tubuh ketiga wanita itu mengigil,namun Erika tak mau mengalah.ia menatap wajah cantik nan dingin Liora dengan senyum manis penuh kepalsuan.


" Mrs Wiguna ini hanya sal-"


PLAK.......


wanita itu terpaku dengan wajah yang sukses menoleh keras kesamping.belum cukup!


Greph......


"ARKH..." wanita itu terpekik kesakitan saat rambut indah yang ia miliki tertarik kasar kebelakang.


suasana menegang,istri dari sang Hades kini terlihat sangat mengerikan dengan sebuah lipstik kecil yang ternyata adalah belati..


SRAKHHH......


"TIDAK....!!"


Erika berdiri kaku,jiwanya terguncang melihat sosok mengenaskan Susan.yah,Liora menarik dan menyayat rambut Susan tepat didepan mata Erika.


"Mulut kotormu begitu lemas menghina sahabatku!! kau fikir kau dan kedua temanmu itu lebih suci dari Kayra?!! betapa busuknya!!" hardik Liora penuh penekanan.


Barbara,wanita itu menatap sosok Liora intens.seringai tipis terbit begitu samar hingga tak seorangpun menyadarinya.namun,wanita bergaun hijau itu lupa! diruangan ini.dimana ada seorang ratu pasti ada juga rajanya! yah,Arkansas menatap dingin dan kejam pada sosok wanita yang terlihat bagai bunga teratai putih dihadapan semua orang.namun dihadapan raja iblis Hades seperti dirinya,Arkansas sadar! wanita ini menyimpan racun dalam setiap senyum diwajahnya.


"ARKHHHH.... LEPASKAN AKU KAU DASAR WANITA KURANG AJAR!! KAU HANYA BERUNTUNG BERDIRI DIBELANGKANG KELUARGA SUAMIMU!!" pekik Susan menjerit kesakitan kala darah dari sayatan pada pipinya begitu deras mengalir akibat luka yang tak main-main.


Amber yang masih berdiri tegak disamping Axel dan belum beranjak sedikitpun meski Arkansas sudah memerintah,kini wanita itu ikut tersulut!.ia berjalan cepat mendekati Liora yang kini sibuk menyayat wajah Susan tak perduli teriakan para tamu.


"astaga demi tuhan !! baby....Amber berhenti!!" Axel meringis melihat aura kegelapan istrinya Sial! wanita bodoh itu benar-benar membuat istri para inti BE murka.


tak perduli.Amber terus berjalan dengan langkah berat dan cepat.


hingga...


Duakh..........


Prank.......


tubuh susan terpental menghantam meja berisi gelas-gelas cocktail yang bersusun bagai Piramida.


meja itu hancur dihantam tubuh susan yang terkena telak tendangan dari Amber.wanita istri dari Axel itu benar-benar murka !.


Liora menyerigai.


"cukup...hiks....Tuan muda Arkansas! beginikah istri anda menghancurkan pesta saya?!! hiks...tolong jangan melukai saya dan sahabat saya hanya karena saya dulu pernah menyukai tuan muda Rion! saya mohon tolong beri saya sedikit rasa hormat! hentikan istri anda tuan Arkansas!!" Erika melirik ayahnya sekilas dengan Air mata palsu yang benar-benar terlihat mengundang iba.


Axel mengeram emosi,Arkansas menyerigai sinis dan berjalan santai mendudukkan dirinya disebuah kursi tamu dan mulai menyikangkan kedua kakinya angkuh membiarkan istrinya berbuat sesuka hati.dan persepsi semua orang? ia tak perduli!.


"Q!! akan kubunuh wanita itu!! memangnya kenapa jika ia putri walikota?!! Teratai busuk ini membuat mataku panas!!" sarkas Amber yang kini berdiri disamping Liora yang tengah mengelap noda darah ditanganya.


Liora berjalan mendekati Erika dan menatap tajam wajah cantik penuh penipuan itu.


Taphhhh....


tangan halusnya mendarat tepat dibahu wanita itu dan meremasnya kuat hingga Erika meringis sakit.


"kau terlalu banyak bicara!! kau fikir siapa dirimu berani menilai ku?!! bahkan tanpa suamiku aku bisa menghancurkan kesombongan mu dengan tanganku sendiri!!" ucap Liora sarkas.


Susan dari jauh menjerit kala Amber menginjak punggung tangannya dengan ujung hill sepatunya.


"HENTIKAN!!!" suara seorang pria paruh baya dengan jas hitam dan nampak memiliki pengaruh tinggi datang.ia menatap putrinya dan segera berlari menghampiri Arkansas.


"tolong Tuan muda disiplinkan lah istri anda!! para wartawan bahkan sudah meliput kejadian ini,nama anda dan juga keluarga saya akan tercemar nanti!" ucap Walikota Heron Panik.


"memangnya apa perduliku?!" jawab Arkansas santai.


pria tampan itu melirik keseluruhan gedung dan mendapati banyaknya camera yang mengambil foto dan Vidio apa yang istrinya juga Amber lakukan.


pria itu berdiri dan mulai mendekati istrinya.


"sayang....sudah puas? mari pulang! " ucap Arkansas lembut .para tamu tercengang! apakah benar ini tiran kejam dari Wiguna itu? mengapa ucapan juga tatapannya begitu lembut pada wanita yang terlihat bagai iblis penuh darah yang baru saja menyiksa Susan,Susan.desainer muda asal Prancis itu kini terbaring lemah dengan penuh luka.


Liora mendesah,ia mengangguk dan melihat amber yang sudah ditarik Axel menjauh.


saat mendekati Pintu keluar.


"MANAGER!!" teriak Arkansas keras dan penuh aura membunuh.


seorang pria dengan jas formal berlari tergesa-gesa saat bos besar mereka memanggil.


"sa...saya bos?!" ucap pria paruh baya itu ketakutan.


para tamu tercengang,keluarga walikota mematung terkejut dan para wartawan begitu heboh kala manager dari Mega Building yang baru dibangun itu menyebut Arkansas sebagai bos,apa pria itu juga pemilik dari gedung hotel raksasa ini? sebenarnya seberapa kaya keluarga dari Klan Wiguna itu? banyak pertanyaan yang datang namun tak satupun bisa menjawab.


"runtuhan gedung sialan ini!! aku tak ingin lihat gedung dimana hama terlihat masih berdiri didepan mataku lagi,hancurkan ! atau kau yang akan kuhabisi!!" titah Arkansas bengis.


deg........


Gedung internasional senilai miliaran juta dollar akan dihancurkan begitu saja hanya karena pertengkaran para wanita? tidak ada pria segila tuan muda pertama dari klan Wiguna itu!.


begitu Arkansas dan Axel keluar membawa istri mereka dimana diluar sudah menunggu para inti lainya,James membalik badan dan menatap wajah syok keluarga walikota juga para penjilat mereka itu.


"*Tol*l betul si Medusa! Dewi sang Hades kau tantang,hampir matikan kau? bersyukurlah kau masih hidup akibat ratu kami punya cukup kesabaran*!!" ucap James menatap remeh wajah Susan dan Erika.


Prank..........


James menendang meja berisi puluhan botol wine mewah berharga fantastis dengan santai dan melenggang pergi begitu saja setelah puas berulah.


...# flashback off#...


...TBC...


well...bacanya slow saja ya