PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)

PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)
Wedding moment



hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya...🌹


⚜️ Happy Reading ⚜️


disinilah tempat kita berada


ditempat semua cinta akan berkembang


dimana kedamaian menyelimuti


genggaman tanganmu membawaku pulang


dan aku mengerti ini adalah rumah


mimpi kita


terbang tinggi


nikmati malam ini dan lewati kesepian


selalu disampingku


saat kau menoleh padaku


kenangan ini akan abadi hingga akhir waktu


dan air mata akan sirna terbawa hujan


pelukanmu adalah tempat untuk kembali


dan selama hidupku


kaulah


Ratu di hatiku,hatiku


genggam tangan ini jangan lepaskan


kubawa tubuhmu menari dengan kecupan lembut


hingga tak seakan tak ada hari esok


saat bintang bersinar layaknya sebuah cincin berlian yang membingkai jari manismu


kusimpan semua kenangan indah ini hingga waktu pisahkan kita


betapapun jauh


dimanapun kau berada


aku menutup mata


dan wajah itu tersenyum seindah rembulan


kau adalah Ratu hatiku



.................⚜️⚜️⚜️................


antrian panjang benar-benar terlihat kala tamu semakin banyak walau malam semakin berlarut.


wajah datar Arkansas benar-benar tak tertolong saat melihat wajah lelah istrinya.


rasanya pria itu ingin memaki Rafendra sang ayah yang begitu kejamnya menyebar ribuan undangan keseluruh penjuru Eropa,hingga dapat dilihat semua rekan kerja WJC Grup tak ada satupun yang terlewat.semua hadir bahkan dari negara yang paling jauh sekalipun.


"baby,jika lelah duduk sejenak tak masalah sayang.wajahmu nampak pucat" Arkansas bertanya cemas kala wajah cantik Liora benar-benar nampak kelelahan.lihat,bahkan sang ibu nyonya besar Wiguna sudah duduk tepar kelelahan karena harus menyalami tamu yang tak ada habisnya.


Arkansas menatap bengis wajah seakan tak berdosa sang ayah yang justru enak-enakan memeluk dan bermanja ria dengan Istrinya itu.lihat bahkan posisi Kedua orang tuanya harus digantikan sejenak oleh Marvel dan Zoya,sungguh terlalu!!.


"tidak apa Kansas,tidak enak kalau kita mengacuhkan para tamu yang ingin bersalaman,lagipula kawan-kawan kita bahkan belum ada satupun yang sempat bersalaman karna tamu yang begitu banyak hingga Rion harus ekstra mengawasi" ucap Liora dengan senyum lembut yang mampu membuat Arkansas bungkam,sungguh istrinya ini dalam keadaan apapun tetap cantik dan bersinar dimata pria itu.


"ya sudah kalau tidak kuat katakan padaku ya baby,jangan memaksakan diri" putus Arkansas mutlak,bahkan para tamu yang hendak bersalaman dengannya urung kala melihat wajah datar dan dingin pria itu,sungguh kode keras dari seorang Tiran agar cepat turun dan menyingkir dari hadapannya.lucu sekali,bahkan Rafendra dari bawah panggung sudah sibuk menahan tawa melihat ekspresi bengis putranya itu.


sungguh ekspresi mengerikan Arkansas membuat waktu yang dipakai untuk menyalami 50 orang tamu terbabat habis hingga menjadi 10 orang dalam 1 detik,kecepatan cahaya!.


"Kansas jangan berwajah mengerikan begitu!!" peringat Liora jengkel,bahkan ada tamu yang justru berbalik dan tidak jadi naik keatas panggung akibat terlalu takut melihat sorot bengis pria tiran itu,sungguh mempelai tidak ada akhlak sama sekali!.Liora mengelus dada sabar sedang dibawah sana Anggi sibuk mengomel.


"Lihat itu putramu!! masa menyambut tamu seperti itu sih?!! hais...kasihan menantuku!!" grutu Anggi jengkel.


"hahahaha...putra kita sayang" gelak Rafendra sembari mencuri kecupan ringan pada pipi sang istri.anggi mendelik lalu menyambar cepat perut sixpack suaminya itu dengan cubitan mautnya.


"perhatikan sekitarmu Rafen!! ingat kau sudah Tua!! lagipula kau itu kalau buat undangan itu kira-kira lah,kau hampir mengundang satu kota penuh!!" sembur Anggi jengkel,kini gaunya nampak sedikit kusut dengan wajah lelah yang nampak terlihat jelas.


"hahahaha... tua-tua begini juga kamu cinta!!" gelak Rafendra tanpa dosa.


"terserahmu saja,dasar suami batu!!" delik Anggi frustasi.


sementara itu diatas panggung,Arkansas memutar bola matanya malas melihat kelakuan absurd ayahnya itu,sudah tua makin menjadi saja!


"haha..Daddy lucu ya Kansas.aku sempat terfikir apa kita bisa seperti mereka hingga tua nanti" ujar Liora menatap sedih jauh ke depan,sungguh pernikahan kedua orang tua nya dulu bagai kaset rusak yang selalu berputar di ingatan gadis itu.


"tidak!! kita bisa lebih dari mereka baby,cintaku ini akan terus berkembang dan menghasilkan bunga dimasa depan nanti.kita akan melampaui Daddy dan mom" ucap Arkansas tegas dengan jemari yang membelai sayang pipi merona Liora.gadis tersayang seorang Arkansas yang kini telah resmi menjadi istri nya.


"khem......Liora"


deg........


Liora menoleh cepat saat suara tak asing memanggil namanya.


"Le... Leonardo" ucap liora canggung.


Wajah lembut Arkansas kini berganti datar kembali,bahkan lebih dingin dari sebelumnya.


"selamat ya Liora,semoga kau bahagia dan ini hadiahku untukmu" ucap Leonardo tulus,senyum itu.senyum pedih yang menyakitkan! Liora mengigit bibir bawahnya menatap Leonardo sesal.


"terima kasih Leo,tapi kau tidak perlu repot memberiku hadiah.bukankah kau sudah memberiku awal" Liora memberi senyum manis yang mampu meneduhkan hati Leonardo untuk sejenak.


"tak apa,ini terima lah dan-"


"sudahkan?! sekarang silahkan turun!!" ucap Arkansas dingin setelah merebut kotak persegi itu dari tangan Leonardo dengan bengis.


Liora melongo menatap kesal kelakuan suaminya itu,sedang Leonardo hanya mampu tersenyum tipis.


" Liora sekali lagi selamat dan aku permisi" ucap Leonardo kembali,Gadis itu mengangguk disertai senyuman hangat menatap Leonardo yang kini mulai beranjak turun.


"cih...banyak bicara!!" ucap Arkansas sinis,sungguh pria itu kesal sendiri melihat tatapan penuh harap pria itu pada istrinya ,Sang tiran merasa cemburu.sangat!.


"jangan begitu Kansas!!kamu jangan dingin begitu sama tamu,awas kalau begitu lagi!! kulempar kamu keluar dan jangan tidur sama aku!!" desis Liora tajam,Arkansas membeku menatap Liora tak percaya dan disana Rafendra menyeringai menatap puas wajah tersiksa putranya itu.


"ck...ia...ia...jangan lah baby!! masa pengantin baru tidurnya pisah!!" protes Arkansas tidak terima.


Blushhh.......


wajah Liora merona seketika.


" apa sih!! jangan bicara lagi!!" ucap Liora berusaha menormalkan ekspresi wajah ketika seringai Arkansas kini terlihat menjengkelkan.


" aduh........tangan sampai pegal nih dianggurin!!" Celetuk Marsel yang ternyata sudah berdiri lama sembari mengulurkan tangannya pada pasangan pengantin yang bahkan tidak menyadari kehadirannya.marsel yang malang.


"eh...Marsel sejak kapan berdiri disini?" tanya Liora linglung.


berdecak dan menatap kesal pasangan dihadapannya,Marsel berujar sarkas.


"sejak, janganlah masa pengantin baru tidurnya pisah!!" ujar Jessy yang setia berdiri disamping Marsel menirukan gaya bicara Arkansas tadi,Liora menunduk sedalam-dalamnya merutuki ucapan frontal tidak tau malu suaminya itu.Arkansas sialan!!.


"banyak bicara!! turun sana!!" ucap Arkansas sarkas,bahkan bibirnya benar-benar lurus tak ada senyum sama sekali,Marsel mencibir dengan Liora yang sudah meminta maaf pada Marsel dan Jessy mengiba,sungguh perangai Arkansas benar-benar tak bisa diubah.


"hm!!" deheman malas Arkansas terdengar,sungguh Liora rasanya ingin menangis saja menghadapi pria antisosial ini.


" maaf ya Jessy kak Marsel" ucap Liora melas.


"it's ok Liora,aku sudah kebal dengan makhluk kutub satu ini jadi santai saja" ucap Marsel enteng.


Jessy dan Marsel turun setelah menyalami Liora ,dan Arkansas hanya sibuk memeluk pinggang ramping liora tanpa mau repot menyodorkan tangannya untuk menyalami sahabatnya itu,poor Marsel.


"wuihh...... akhirnya bos jadi suami juga,by the way,ini kado dariku!!" ucap Axel penuh senyum licik diwajahnya.


Arkansas menaikan sebelah alis nya penuh curiga,Axel mendekat pada Liora kemudian berbisik ditengah pasangan itu.


"sebenarnya ini untuk bos Ar,biar junior nya cepat bangun hehehehe.." Liora melongo tak paham dengan Arkansas yang sudah menampilkan wajah datarnya menatap jengah cengiran bodoh Axel.Amber yang berdiri disamping Axel menatap penasaran apa yang dibisikkan kekasihnya tadi pada sejoli itu?.mengangkat bahu dan Amber mulai memeluk tubuh Liora haru.


"happy wedding day my best friend,my little sister" ucap amber haru.Liora mengangguk dan balas memeluk amber erat.


"pergi sana!!" usir Arkansas jengah.


"ia... ia...sabar kenapa bos" ucap Axel jengkel,pria itu menarik lembut kekasihnya dan berlalu menjauh dari si tiran arogan tak bisa diajak santai itu.


"selamat ya Arkansas, Liora.karna kado buat Arkansas sudah,jadi kali ini kado buat Liora" ucap Starla yang kini berdiri bergadeng tangan bersama Xander.


"apa" nah kan,keluar sudah kuota irit kata si Tiran.


"buat Liora kau diam saja tak perlu tau" balas Xander santai,pasangan itu terkekeh misterius kemudian turun begitu saja tanpa perduli raut binggung Liora dan wajah masa bodoh Arkansas.pria ini benar-benar membuat tamu merasa frustasi.


'cantinya kakak ipar Ara!! selamat ya kak Liora dan sabar-sabar hadapin kak Kansas ya,dia itu memang batu es tidak punya hati hihihi....ini kado dari Ara,Freya sama kak Samantha buat kakak" ucap Ara riang dengan Samantha yang sibuk terkekeh licik sembari menatap Ara yang tengah mode drama.


"kalian jangan macam-macam ya!! awas saja kakak tidak akan mengampuni kalian nanti!!" ancam Arkansas tegas.


"hehehehe...tidak macam-macam lah kak Kansas,satu macam saja ya kan kak Samantha?!!' kode Ara keras dan Samantha hanya mengangguk samar lalu menarik cepat tubuh Ara sebelum Arkansas mulai mengintrogasi mereka,bisa bahaya!.


Tristan berdiri di belakang Ryu,lalu dibelakang Tristan ada James yang sudah gatal ingin maju dan memberi kado darinya untuk bos tiran ya itu,senyum liciknya begitu lebar.


Ryu kini maju bersama angel,gadis manis itu membawa kado yang tersimpan dalam sebuah paper bag cantik yang ia bawa.


" Q selamanya,ini kado dari aku dan Ryu.semoga langgeng dan cepat ada baby nya" ucap Angel lembut.


Pukh.....


Ryu menepuk pundak Arkansas dengan senyum piciknya lalu berucap santai tanpa beban.


"main pelan-pelan saja,kasihan jebol anak perawan orang!"


Blushhh....


Liora sukses merona malu mendengar peringatan frontal Ryu pada Arkansas dan angel sudah sibuk menutup wajahnya dengan kipas yang gadis itu pegang.


Bugh.....


angel memukul keras punggung Ryu lalu melotot horor kala mendengar jeritan para wanita disepanjang antrian,bagaimana tidak? Ryu bahkan berucap cukup keras dengan wajah kalem tanpa dosa! Angel rasanya ingin menangis melihat wajah syok Liora.Arkansas? pria itu justru mengangkat jempol tanganya dengan santai.para pria laknat memang!!.


"minggir Tan!!" suara kesal James terdengar kala Tristan masih berdiri dengan wajah melongo tak paham percakapan Ryu tadi.


James dengan sadis mendorong kesamping tubuh Tristan hingga kini antriannya ditempati oleh James,pria manis itu mendengus melihat kelakuan Kawanya itu


"woah....malam pertama kalau bisa zigot nya boy ya!" ucap James dengan wajah bahagia minta dihajar.


Liora melongo,sungguh apa semua kawan Arkansas ini berotak mesum semua? Mana James bicara tidak pakai difilter dulu lagi jadi semua tamu langsung terpekik heboh,bikin malu saja.


"mudah saja" Liora mendengus mendengar jawaban santai Arkansas,para pria gila!.


"kalau mau lama buka saja kado dariku hehehehe...ini kwalitas super!!" kekeh James penuh arti.


James turun dengan tawa membahana membuat semua orang memandangnya aneh,Tristan kembali hendak maju sebelum tubuhnya kembali didorong oleh pria tidak tau diri,Gabril.


"minggir Tan!! kau lama kami duluan!!" ucap Gabril dengan santai menerobos tubuh Tristan bersama Daisy tak perduli caci maki yang kini pria manis itu ucapkan.


"selamat brother!! oh ia,ini obat kuat super yang aku buat khusus jangan lupa minum hahah..." setelah berbisik,Gabril tertawa terbahak dengan gelengan miris dari Daisy dan Liora.Arkansas terkekeh dengan anggukan singkat tanpa mau menjawab.


"kamu kasih apa buat Arkansas Ril?" Daisy bertanya penasaran.


"nanti kalau kita nikah,kamu juga tau sayang" jawab Gabril penuh Arti.gadis itu mengangguk masa bodoh lah.


Tristan sibuk mengumpat dengan serapah atas nama seluruh hewan dikebun binatang,waktunya terbuang dengan kelakuan tidak berotak James dan Gabril.pria manis itu berbalik kebelakang memastikan tak ada yang akan mendorongnya lagi,aman!.


baru satu langkah berjalan dan hampir dekat.


"awas Tristan!! papi mau lewat kamu ini seperti siput!!" Lingga dengan senyum tengil nya menggeser tubuh Tristan dan kini maju bersama Yura ,sungguh ayah Ryu itu ingin terbahak melihat wajah penuh derita Tristan.


"sabar...orang tampan disayang Tuhan!!" Gumam Tristan sembari mengelus dada sabar.


"nah selamat ya Son!! ini akomodasi kuliner seluruh Jepang dari papi,kalian bisa makan di restoran manapun atas nama papi !!" ucap Lingga saat Yura menyerahkan sebuah kartu emas pelanggan VVIP restoran keluarga Hara.


Lingga dan Yura sudah turun setelah bercengkrama sesaat,Tristan kini menoleh kebelakang kembali.pria manis itu melotot pada sisa tamu dibelakang nya lalu berucap.


"awas kalau ada yang nyerobot Tristan lagi!! aku patahkan kaki kalian!!" ancam Tristan sungguh-sungguh,para tamu memekik geli melihat wajah manis itu melotot,bukanya seram? jatuhnya justru imut minta ampun.


"sebentar lagi aku bisa salaman sama kakak ipar cantik hihihi...." gumam Tristan girang.


1 langkah....


2 langkah...


hampir sampai.


Brukhh.......


"minggir Tan!! kau jalan kenapa pakai menghitung langkah?!! lama!!" sembur Rion bengis,bahkan Kayra hampir tertawa melihat wajah melongo Tristan.


1 detik.....


2 detik.....


"MENGHITUNG LANGKAH KEPALAMU!! HUAAA......MOMMY TRISTAN DIBULLY!!" nah kan,pecah sudah tangisan protes dari si bungsu,bahkan lihat bagaimana ia sibuk duduk diatas panggung sambil menunjuk-nunjuk bengis wajah seakan tak berdosa para inti BE yang sudah seenaknya menistakan dirinya.


Anggi menghela nafas kemudian mendelik hingga para pria muda itu kalang-kabut sendiri.


" bawa adik kalian atau mommy bakar semua barang koleksi kalian!!" amuk Anggi tegas.


"sudah Tan jangan nangis lah!! malu tuh diliat banyak orang!!" bujuk Gabril meringis kala Daisy menatapnya bengis.


"kamu mau apa?!! kita turutin deh!! sekarang diam ya!!" tekan James jengkel, lama-lama seperti membujuk balita saja!.


"ok fine!!" smirk Tristan dalam.


matilah!! si babyface iblis sudah berencana.


sementara Arkansas dan Liora.


"sayang kenapa gaun nya lebar sekali? kenapa tidak pakai yang sedikit press Body?!!" goda Arkansas penuh Arti.


"tidak mau,buat malu saja!!" balas Liora santai.


"untuk apa malu? lagipula nanti malam tubuhmu akan kulihat semua" ucap Arkansas santai..


Blushhh......


"ARKANSAS!!!"


teriak para ibu kala Ara dan Tristan kini menatap penuh tanya.


dasar raja mesum!


TBC....