
hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya....⭐
Happy Reading.....🌹
Ruang sesi pemotretan itu terlihat memanas kala tiga orang model wanita nampak berdiri menantang dihadapan tiga orang gadis yang tengah memasang wajah bosan.
"oh....jadi kalian teman-teman si Angel itu! pasti kalian datang kemari ingin memastikan bahwa Mikha dan Deril tidak adakan? hahahaha..si Angel itu benar-benar gadis murahan.pasti dibelakang gadis itu ada backingan dari sugar Daddy,makanya si Mikha dan kekasihnya tidak terlihat lagi" wanita cantik dengan bikini Hitam itu nampak berdiri ponggah menatap tiga gadis yang berdiri dihadapannya tak bergeming.
Liora,Amber dan Kayra.ketiga gadis itu nampak berdiri dengan wajah santai dan bosan.entahlah, kata-kata lima orang wanita berpakaian seksi didepan mereka bagai angin lalu.
"hahaha....kalian tau? siapapun yang berteman dengan Liora ini,mereka semua adalah gadis murahan dan pasti telah tidur dengan banyak pria hingga mereka dengan mudah menyingkirkan saingannya benar bukan?" kali ini wanita berambut panjang yang dicat abu-abu maju.dia,dia adalah Natasha Aprilio dan wanita itu sudah kembali setelah lama merawat diri.
"hahahaha...kaum murahan tetaplah murah!!" ejek teman-teman Natasha sinis.baiklah cukup! Amber dan Kayra sudah geram,wajah dua gadis cantik itu telah memerah murka siapa maju memberi pelajaran pada mulut-mulut kotor Natasha dan teman-temannya.
"benar,sayang sekali aku tak pernah tau angel memiliki teman-teman yang cantik dan bisa dibayar" dua orang pria datang merangkul dua orang wanita yang berdiri dibelakang tubuh Natasha.para pria itu mencium dan merem*s aset silikon dua wanita yang sedari awal hanya memakai bikini di ruang pemotretan.mata lapar pria itu menatap liora dan kedua sahabatnya nakal dan percayalah Kayra yang sudah diam pertanda akan bahaya.liora melirik Amber dan tak lama keduanya menoleh pada Kayra yang kini menyeringai buas hingga senyum Liora dan Amber terbit dengan cerah hingga.
"kau dan angel sama saja,aku muak dengan wajah polos menjijikkan kalian! sudah berapa kali Arkansas memakai tubuhmu diatas ranjang?!!!" suara keras Natasha seketika membuat semua aktifitas didalam terhenti.
Natasha berjalan angkuh sembari jemari dengan kuku berlapis kutex berwarna merah itu menyusuri setiap jengkal wajah manis Liora penuh cemooh.
Greph........
"akh!!" Natasha terpekik saat telapak tangan halus Liora mencengkram kuat pergelangan tangan wanita itu.Manik coklat itu menatap nyalang pada wajah angkuh Natasha,sorot kebencian yang dapat Liora lihat tak mampu meredam amarah gadis itu dan.
Plak!!...........
hening.......
Liora menampar keras wajah berpoles make up tebal Natasha hingga wajah wanita itu menoleh keras kesamping.cap merah terlihat jelas bahkan sudut bibir wanita itu sobek dan berdarah.semua terkejut namun tidak dengan kedua sahabat Liora,kedua gadis itu menyeringai.
Greph......
"JAL*NG BERANINYA KAU!! LEPASKAN TANGAN KOTORMU DARI RAMBUT KU ARKH....."pekik Natasha saat Liora menjambak kuat rambutnya hingga kepala wanita itu mendongak keatas.
empat orang wanita teman-teman dari Natasha maju ingin membantu namun Amber dan Kayra bergerak cepat.
"tetap ditempat kalian atau!" smirk Amber bengis.para model itu tak perduli dan tetap maju ingin menyerang liora.
Bugh....
Krak.....
dua orang wanita terhempas kebelakang akibat tendangan kuat Kayra dan amber tak main-main memelintir tangan mereka hingga terdengar suara retakan tulang cukup keras.ruang pemotretan seketika menjadi kacau balau akibat perkelahian yang disebabkan para model itu dengan liora dan kedua sahabatnya.
"ck.... sampah!!" ucap Kayra dengan wajah santai tanpa beban.
Brugh....
"*******!! what are you doing jerk?!!" maki Amber saat seorang pria yang mengatai mereka tadi tiba-tiba mendorongnya hingga gadis itu jatuh mencium lantai.
"beraninya kau memukul kekasih kami Bit*h!!" maki pria itu geram.Amber memutar bola matanya malas dan bersiul pelan saat melihat Kayra yang menatap kedua pria itu penuh Arti.
"kau boleh ambil mainanmu Kay,tapi jangan libatkan aku dan Q" ucap Amber santai.Kayra mengangguk dan tersenyum tipis.
Liora berjalan dan menunjuk tepat pada wajah Natasha dengan santai.
"dengar ini baik-baik Miss Natasha! kau tak berhak mengurusi hidupku dan aku tidur dengan Arkansas atau tidak bukan urusanmu!! jangan membuatku tertawa,apa kau bilang barusan? Bit*h,murahan? hahahaha...lucu sekali ,lalu kalian semua ini disebut apa? aku bahkan meragukan kalian semua itu masih perawan atau tidak? ck...ck...ck...cantik tapi murah!!" ejek Liora dengan wajah dramatis,sungguh perut Amber keram mendengar semburan rohani Liora.pedas luar biasa bukan?.
gadis manis itu berdiri tegak dengan Amber dan Kayra dikanan kirinya.
Kayra maju dan menatap angkuh pada setiap model yang tadi menghina mereka.
"kurasa ini bukan tempat pemotretan,tapi sarang prostitusi berkedok model! hahahaha...entah para wanita ini masih perawan dan para pria masih perjaka ? kurasa kalian semua hanya kumpulan sampah yang berkedok model papan atas. sayang sekali,wajah cantik dan tampan kalian hanya plastik yang menutupi sampah daur ulang!! sudah kita pergi Q,Am.aku mau muntah disini lama-lama" ucap Kayra pongkah,gadis cantik berambut hitam kelam itu tak perduli akan wajah memerah penuh amarah para model yang kini menatap mereka bertiga nyalang.ayolah Kayra butuh mainan baru dan gadis itu bersorak girang akan umpan yang telah ia sebar.
"q,bolehkah aku membunuh mereka semua?" bisik Kayra dengan nada penuh kesenangan.
"tentu Kay,tapi natasha.jangan usik dia,wanita itu mainanaku" bisik Liora terkekeh samar.Amber geleng-geleng kepala melihat tingkah kedua sahabatnya.yang satu psikopat berwajah malaikat,yang satu malaikat cantik berhati iblis.liora memang tak suka membunuh,namun saat Kayra membunuh maka gadis itu akan menjadi pendukung nomor satu,gila bukan tiga gadis cantik berwajah malaikat namun menyimpan monster dalam dirinya.
Kayra mengangguk dan tersenyum lebar.ketiga gadis itu meninggalkan para model yang sudah terluka akibat ulah mereka tadi dan Tak ada satupun yang berani melawan saat sebuah Pistol berputar cantik ditangan Kayra,gadis berambut hitam kelam itu benar-benar menakutkan.
"Liora sial*n!! tunggu saja....tunggu aku akan membalasnya!!" Natasha benar-benar sudah terbakar amarah,wanita itu tidak akan pernah mau mengalah dan kalah dari Liora meski tau iblis seperti apa yang akan dia hadapi nanti.
🖤🖤🖤
Srekhhhh............
gadis cantik dengan rambut hitam yang diikat ponytail itu berjalan santai sembari menyeret sebuah kapak ditangannya.
empat orang wanita yang hanya memakai bra dan celana dalam dan dua orang pria yang hanya memakai boxser tengah terbaring dengan tubuh sudah terikat kuat diatas sejauh papan kayu.
klek.......
satu lagi gadis cantik yang kini sibuk dengan revolver ditangannya.
"kau mau mainkan yang mana Kay?" tanya Amber santai.gadis itu terlihat tengah mengelap sebuah pistol ditangannya dengan sebuah sapu tangan.
"kedua pria itu milikku dan kau tembak saja para jal*ng berlabel model itu" jawab Kayra santai.kedua gadis itu benar-benar gila! mereka langsung membius teman-teman Natasha begitu pemotretan mereka selesai dan lihatlah Liora yang kini hanya diam duduk manis melihat apa yang kedua sahabatnya ingin lakukan.Liora tidak mungkin ikut turun saat Arkansas tengah mengawasi dirinya.ayolah penciuman Arkansas sangat tajam,dan jika pria tiran itu mencium aroma darah dari tubuh liora.maka habislah bibir gadis itu digempur oleh kemarahan sang Tidak yang tidak suka jika gadisnya bermain kekerasan .
Duakh......
Duakh.....
"oh sudah bangun" santai Kayra,nada bicaranya sungguh riang dan Kedua pria itu merasa ketakutan saat itu juga.
"let's play"
Wush.....
Zrash.....
"ARKH............" kedua pria itu menjerit kesakitan saat kapal gadis itu mengayun dan memotong kaki mereka secepat kilat.
para wanita terbangun dan menegang ketakutan melihat kondisi kedua pria itu.
"ck....ck....ck....matilah dengan cepat,aku sedang malas membuang tenaga terlalu banyak" ucap Kayra santai.gadis itu berjalan santai meninggalkan kedua pria yang masih menjerit kesakitan dengan tubuh yang tak bisa bergerak akibat terikat.Kayra duduk disamping Liora yang menatap datar pada kesadisan sahabat nya itu.
darah korban Kayra tergenang hingga lantai dingin itu menjadi tertutup warna merah anyir akibat menetes dari atas tempat mereka terbaring.
"tik....tik....tik....." Kayra berucap santai bagai menghitung waktu hingga korban gadis itu terdiam akibat kehabisan darah dan mati dengan tawa puas Kayra.
"hiks...apa salah kami,hiks....kau,kalian pembunuh!!" wanita model dengan bikini Hitam itu menangis dengan ketiga temanya yang juga hanya bisa menagis.
Dor......
senjata amber mulai bermain.kepala wanita itu berlubang tertembus peluru dengan telak.
"ARKH......."jerit teman-teman wanita itu.
"masih tanya salah apa lagi? ck...ck...ck...siapa tadi yang mulutnya begitu kotor? ck...bodoh!! cantik apaan bodoh ia!!" maki Amber kesal.
"sudah cepat main-main kita harus kembali!" peringat Liora jengah.gadis itu sudah kelabakan saat ponselnya berdering dengan nama Arkansas my Devil man memanggil.
Kayra bangkit dan mengambil sebuah gergaji mesin.
Zrash.....Zrash.........
"ARKH......... ampun!!!" tuli,gadis itu tuli tak bergeming terlalu menikmati saat gergaji itu bekerja memotong tubuh para wanita itu sadis.
"lihat,temanku begitu senang berkenalan dengan kalian hihihi...." tawa Kayra bahagia saat tubuhnya dipenuhi noda darah yang terciprat akibat ulahnya.
"MONSTER!!! " teriak wanita berbikini merah yang melihat tubuh teman-temannya terpotong sadis oleh gadis berwajah cantik itu.
"terima kasih" Bukan Kayra,namun Amber menjawab ruang.revolver ditangannya mulai membidik luruh.
dor.......
dor......
dor......
"Yeiiii.....selesai,mari pulang " girang Amber setelah menembak kedua mata dan jantung wanita yang terakhir.liora terkekeh dan mengangguk santai.
sementara itu tak jauh dari Gudang tempat Liora dan kedua sahabatnya bermain.sepasang mata memindai dengan waspada namun tetap tenang.
"tak disangka,para gadis didalam hidup para inti BE sesadis ini.luar biasa,aku harus cepat lapor bos" gumam pria bersurai pirang itu bergidik.pria itu meraih ponselnya setelah menyimpan kamera didalam tas dan segera menghubungi sang bos.
Tut.....
"hm....laporkan!!" suara berat dan tenaga dari seberang menghadirkan dengusan kesal pria bersurai pirang itu.
"kau tahu bos,ga-"
"jangan berbelit,cepat bicara!!" sembur sang bos telak bahkan sebelum si mata-mata selesai bicara,pria itu mengelus dada sabar dan menggerutu segala sumpah serapah yang sayangnya tak akan berani ia ungkapkan atau si bos tiran itu tak segan membuatnya menjadi langganan rumah sakit.
"ia...ia...gadismu dan teman-teman baru saja membunuh 6 orang dan mereka benar-benar mengerikan.aku ber-"
"sudah jangan banyak bicara!! panggil saja tim delta,bereskan hingga bersih lalu pergi dari sana!!"
Tut.........
lagi dan lagi si mata-mata harus bersabar dengan kesabaran tingkat dewa menghadapi si bos iblis Ini.
"what the hell!! dasar iblis kurang ajar,bos bedebah,tidak tau terima kasih,mati saja kau!!! " maki pria pirang itu emosi,untung masih sayang nyawa,jika tidak sudah lama ia menembak wajah super datar tanpa ekspresi si tiran.oh Tuhan!! adakah manusia yang lebih tiran dan Arogant selain ARKANSAS? James si pirang akhirnya menghela nafas dan segera bergerak cepat saat tiga gadis itu telah berlalu pergi.
"nasib.... nasib...mengapa jadi begini,teganya ...teganya dirimu menjadikan ku tumbal mu oh my darling..." baiklah James mulai gila dengan nyanyian unfaedah nya.
tak lama,sepuluh orang pria datang membawa jerigen berisi bensin dan mulai membakar gudang tak terpakai itu,kobaran api mulai menyala melahap bangunan itu tak bersisa.
"selesai!! hah.......waktunya kembali ke markas" monolog James dan mulai melangkah memasuki Mobil yang mana ternyata didalam sana Axel tengah duduk santai dengan sebuah laptop diatas pangkuannya.
"enak ya duduk manis?!! sementara aku yang bekerja lapangan!! dasar teman laknat kau Xel!!" sembur James kesal.Axel diam melirik tak perduli sembari terus menatap layar laptop yang menampilkan seorang gadis berjaket kulit yang tengah membersihkan senjata api ditangannya dengan sebuah sapu tangan.
"hahahaha....ternyata My Amber sadis juga,tak sabar aku mendapatkan dan mengurung singa kecil itu dalam kamarku" gelak Axel sembari terkikik gemas menatap wajah polos Amber yang tengah asik bercanda ria dengan kedua sahabatnya bahkan seakan tak pernah terjadi apapun meski baru saja membunuh orang lain.luar biasa sekali memang para sahabat calon menantu Rafendra itu!
"kau gila Xel? senyummu itu mengerikan jangan membuatku bergidik ingin muntah!!" sembur James yang kini membawa mobil mereka bagai sedang ajang balap saja.Perduli? Axel mendengus dan masa bodoh.
TBC.......