
hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya.....⭐
Happy Reading....🌹
i'm tired of being what you want me to be
feeling so faithless,lost under surface
i don't know what you're expecting of me
put under the pressure of walking in your shoes.
-linking park
..........🥀🥀...........
# flashback on #
gadis dengan gaun hitam putih itu terus berlari menuruni tangga dengan langkah tergesa.sedang diujung tangga lantai dua nampak seorang gadis dengan kaos putih dilapisi jaket denim menunggunya panik.kayra menatap cemas saat melihat sosok Liora beradu dibawah tangga menunggunya.
"Q!!! KENAPA KAU DISINI?!!" pekik Kayra sembari menoleh kebelakang.Liora menarik tangan gadis itu dan berlari masuk kesebuah toilet umum tak jauh dari pintu keluar yang telah di beri brikade tertutup para keamanan gedung.
"hah....memangnya apa lagi?! aku tidak akan meninggalkan kau sendiri Kay! kita akan selalu bersama" ucap Liora meski deru nafasnya terdengar memburu.
"kau lihat jendela itu?" ucap Liora yang kini mengunci pintu kamar mandi dan berbalik menatap Kayra gelisah.mereka terkepung!.Kayra mengangguk dan tak lama menatap liora tak percaya.
"jangan bilang apa yang kau fikirkan kini?! oh.....itu terlalu tinggi Q,meski hanya lantai Dua.namun aku tengah memakai gaun pesta bukan pakaian casual!!" erang Kayra frustasi.
Liora menggeleng ,gadis itu menuju arah jendela dan menjulurkan kepalanya keluar hingga seluruh keadaan terlihat jelas olehnya.berbalik dan menggenggam telapak tangan Kayra lembut.
"Kay,kita tak punya jalan lain.jika kau tidak kabur lewat sana kau akan tertangkap,kita semua tertangkap! keluarlah,disana ada tiang bendera dan turunlah dengan itu lalu lari menuju jalan gang sempit di ujung gedung Amber dan Nixon menunggu disana" terang liora tergesa-gesa.Kayra menggeleng ribut menatap manik bening sahabat yang sudah seperti adiknya itu.
"kau bagaimana? kau tidak menyuruhku kabur sendiri kan? tidak Q.....jangan lakukan itu" lirih Kayra sendu
Duakh.....
Duakh.....
"Open The Door Your God Damn Bi*ch!!"
Kayra dan Liora tersentak kaget saat pintu digedor lancang.Liora segera menarik lengan Kayra hingga gadis itu terpaksa menaiki jendela dan bersiap keluar.
"kumohon Q......." lirih Kayra,gadis itu ingin sekali menagis.jika mereka tidak kalah jumlah dan ia membawa bom,sudah pasti Kayra akan membunuh mereka semua tanpa berfikir.
"pergi!!" Liora menutup jendela dan menguncinya.Kayra menatap jendela itu sendu kemudian turun dan sialnya,para pengejar gadis itu mencari hingga ke balkon gedung lantai dua.
"that girl!! catch now!!" Kayra segera memeluk tiang bendera dan merosot turun dan berlari dengan cepat.hingga dirinya tertembak dan berakhir disebuah mobil Van dengan sosok pria menatapnya sendu penuh amarah.
sementara itu.......
"gadis sialan!! beraninya kau menipu kami,dimana temanmu itu?!!" Liora menutup mata saat pemimpin Bodyguard itu membentak dirinya.
liora pasang badan dan mulai mengambil ancang-ancang siaga dan.
Duakh.....
Brukhhhh.....
Brakh........
gadis itu mengikat rambut panjangnya asal kemudian mulai mengambil nafas dan bersiap melawan.mulai berlari dan menerjang para penyerangnya dengan pukulan dan tendangan telak.
liora terkepung hingga.
Wush.........
kabut entah dari mana datang,gadis itu menutup mata kala kepalanya terasa pening dengan nafas terasa sesak.para pria itu telah tumbang bersamaan dengan Liora yang mulai kehilangan kesadarannya.namun sebelum maniknya tertutup sempurna,Liora dapat melihat beberapa orang pria masuk dengan seorang pria yang tertutup masker mengangkat tubuhnya dan menggendong dirinya keluar gedung lewat pintu belakang.
"Ar....maaf" lirih Liora sebelum benar-benar jatuh tidak sadarkan diri.sedang pria itu menyeringai penuh kemenangan.
"finally i got you" smirk pria bermasker hitam itu bengis.
# flashback off #
Arkansas membanting semua barang yang ada di markas tersembunyi di bawah tanah perusahaan WJC. dengan amarah yang membumbung tinggi,saat ia datang ternyata Kayra tidak bersama liora dan kini gadisnya entah dimana?.
"ARKHHH" teriak Arkansas murka.pria tampan itu kini benar-benar terbakar amarah,wajah tampan nya terselimuti aura gelap dengan atmosfer dingin yang begitu mencekik.
tak ada yang berani mendekat sungguh ini lebih mengerikan daripada menonton film the Conjuring seorang diri.
kini ruang kerja tim IT perusahaan WJC itu begitu terasa mencekam dengan aura Seorang Hades yang seakan terus mengawasi mangsa.
Axel,Nixon dan beberapa anggota Tim IT terus bekerja di depan komputer-komputer canggih demi mencari sinyal GPS Liora.jujur,semua orang bekerja dengan duduk tegang berusaha fokus mencari sumber kemarahan sang Tiran.tapi ayolah,siapa yang bisa bekerja tenang saat sepasang mata tajam predator memindai mereka.belum lagi aura bengis haus darah yang seakan menunggu kapan bisa terlepas.oh Tuhan tolonglah para pria berotak jenius ini!.
beruntung bagi Axel,tapi tidak dengan Ryu dan Gabril yang harus rela mendapat bogem mentah penuh amarah sang Tiran.katakanlah mereka tidak tau bahwa Liora tidak ada,apa yang harus mereka lakukan selain duduk diam dan menunduk lesu? awas saja jika para penculik itu ketemu,sudah dipastikan sang dewa Yama dan ilmuan gila itu akan membunuh mereka dengan cara paling sadis.
"kuharap mereka tak menyadari kalung Miss liora adalah sebuah chip GPS buatanmu Bos,jika chip itu lepas habis sudah" ucap Axel pelan.pria dengan kaca mata bening bertengger di hidung mancungnya itu terus bekerja dengan bantuan Nixon yang sedari tadi terus diam namun sekali lihat saja semua akan tau betapa menyesalnya pria itu tak dapat menyelamatkan sahabat nya.
Prank............
meja kaca itu pecah akibat tinju kalap dari putra sulung Rafendra itu.jika,jika saja Arkansas lebih tega mengurung Liora di mansion,mungkin gadisnya tidak akan hilang seperti saat ini.jika Arkansas seperti Rafendra yang mengurung Anggi ibunya.namun Arkansas tidak Setega itu mengurung kebebasan gadisnya.dan inilah konsekuensi dari lemah hatinya.
Axel dan tim IT-nya meneguk Saliva ya susah berharap tidak terkena dampak dari amarah sang bos.
"Sudah dapat lokasinya Axel?!!" suara tinggi Arkansas terdengar tidak ada kesabaran sama sekali,Axel menghela nafas sejenak sebelum menggeleng samar.
"akses semua sistem keamanan di kota ini,bila perlu semua sudut negara ini. temukan calon istriku!!jika tidak akan kuratakkan kota sialan ini!!" bentak Arkansas kalap,Arkansas benar-benar tidak main-main setiap berucap.meski akan menelan begitu banyak nyawa pria itu tak perduli.
Arkansas berdiri sembari menarik nafas berat berusaha mengurangi emosi yang kini menguasai dirinya,ia harus tenang untuk bisa menemukan gadisnya,calon istrinya.
Ryu,Gabril,james, Tristan bahkan Marsel dan Xander ikut turun tangan menyusuri setiap sudut kota bersama anak buah mereka demi mencari sang Dewi penenang sang Hades.
"bagaimana Ryu dan Gabril?!" ucap Arkansas dingin.axel mengangguk kemudian memberi fokus pada kamera cctv 50 yang mengarah pada jembatan London dan disana terlihat puluhan motor melintas menyebar ke seluruh penjuru.Arkansas berdehem dan kembali duduk mencoba tenang.
" tim Beta dan Delta sudah turun dibawah komando para inti yang telah terbagi menjadi Tiga tim besar pencari,Ryu dan Tristan menyisir pelabuhan terdekat.Gabril dan Marsel menuju bandara sedang Xander dan James menuju stasiun kereta terdekat.Kurasa mereka tak akan bisa membawa Miss Benedict terlalu jauh" terang Axel tegas.
"cari dan temukan dengan cepat!! jika tidak,aku tak segan mengeluarkan otak kalian saat kesabaran ku habis!!"
Arkansas berlalu keluar membawa aura kematian bersamanya.Axel meneguk ludah kasar disertai tatapan horor para anggota IT.
🖤🖤🖤
gadis manis dengan manik memindai itu terlihat lemas dengan tubuh terikat sempurna diatas sebuah ranjang besi.perlahan manik indah itu terbuka sempurna dan hal pertama yang tertangkap penglihatan Liora adalah ruang kusam dan pengap.
Deg........
jantung Liora berdebar kencang saat merasakan kaki dan tangannya kaku terikat kuat.
dua orang pria berwajah sangar menatap gadis itu penuh minat,namun tugas mereka hanya membawa gadis itu keluar dari negara ini dan membunuhnya.sayangnya tubuh sintal liora benar-benar menggoda para pria sangar itu.
"Let me go!!" pekik Liora berang saat tatapan mesum mereka seakan melecehkannya.
"diam!! bentak kedua pria itu bengis.
Liora seakan ingin mati saja saat seorang dari mereka mulai mendekat dan tangan kurang ajar itu mulai menggerayangi paha mulus dibalik celana jins yang ia kenakan.
"jika ketua tidak tergesa-gesa keluar dari kota ini,sudah kami nikmati tubuh manismu itu hahahaha......." ucap pria dengan luka jahit di pipi kirinya.
Liora memberontak hebat dan berteriak murka.
"KURANG AJAR!! BAJING*N KEPARAT,JAUHKAN TANGAN KOTORMU DARI TUBUHKU!! JIKA AKU TERLEPAS,AKAN KUPOTONG TANGAN HINAMU ITU!!" jerit murka Liora,nafas gadis itu memburu dengan kilatan kemarahan dari manik memerah itu.
"hei kalian!! diam dan jangan ganggu gadis itu atau master akan membunuh kita" suara teriakan dari luar membuat aksi mesum kedua pria itu berhenti.beranjak dan berlalu meninggalkan liora seorang diri.
Blam.........
pintu tertutup kasar dengan Isak Liora mulai terdengar lirih.
tes.......tes.....tes......
"Ar....hiks.....kumohon jemput aku hiks....jujur aku takut" Gumam Liora lirih,gadis itu merasa tak berdaya dan sosok Arkansas dengan senyum hangatnya menari indah di ingatan gadis itu.
🖤🖤🖤
Langit sore dengan pancaran sinar orange yang memikat hati tak mampu membuat wajah sedih seorang pria berhati iblis itu berubah.
Arkansas berjalan pelan menuju kaca besar dibalik meja kerjanya,menatap seluruh kota London dari gedung tinggi pencakar langit perusahaan nya.
ekspresi pria itu terluka.......
manik tajam itu memerah dan untuk pertama kalinya, Cristal bening itu jatuh dengan tidak tau malunya! .
tidak pernah sekalipun dalam bayangannya akan sanggup kehilangan sosok manis pengisi hari-harinya belakangan ini.Arkansas untuk pertama kalinya merasa takut!.
Arkansas tahu,menjadikan seorang putra dari iblis kejam sekaligus raja bisnis seorang Rafendra Wiguna sudah cukup mendatangkan ribuan musuh disepanjang mata memandang,belum lagi image dirinya sebagai seorang Milioner muda serta pria berhati dingin nan kejam tanpa ampun semakin membuatnya menjadi pengusaha muda paling diincar entah karena iri atau dendam.hidup seorang Arkansas penuh dengan darah dan air mata tak kasat mata.
"Bos!! someone calling" pekik Axel dari sambungan interkom di ruang pribadinya.
Arkansas langsung berbalik dan menekan tombol penerima.
"bagaimana tuan Muda Arkansas yang terhormat?!! apa kejutan dariku menyenangkanmu?" suara bernada mengejek disebrang sana membuat pria dengan tempramental buruk itu meradang.namun wajah datar tanpa ekspresi itu sudah cukup memberi sinyal bahaya pada siapapun yang melihat sosok Hades itu.
"basa-basi kubunuh kau!!" balas Arkansas dingin, hening.jujur penelpon disebrang sana bergidik mendengar suara dalam nan dingin Arkansas,pria tiran itu cukup membuat siapapun merasa terintimidasi.
"AAARKKHHHH"
nafas Arkansas tercekat saat suara jeritan terdengar sempurna memasuki gendang telinganya.suara itu,suara merdu yang selama ini mengisi hari-hari bahagianya.
"you hear that?! that your girl Mr Wiguna" Arkansas mengeram,beraninya orang itu mempermainkan emosi seorang Arkansas si Tiran.
"WHAT DO YOU WANT?!! YOU HURT MY MINE,I WILL PROMISE TO KILL YOU WITH MY HAND" sudah cukup,Arkansas tak bisa lagi bersikap tenang dan kesabaran telah habis!.
"bicaralah sayang,kekasihmu memanggil" suara dari sebrang sana membuat hati Arkansas mencelos sakit.
"A....hiks....Ar" Arkansas terdiam,suara lirih dari sebrang sana membuat air mata pria itu jatuh sempurna tanpa hambatan.pria itu ingin mati saja saat mendengar suara isakan lirih gadisnya,ingin ia berlari merengkuh tubuh rapuh itu dalam pelukannya namun demi Tuhan rasanya seluruh sel dalam tubuhnya mati rasa.
"kau merasa sudah menggenggam dunia bukan? hahahaha....maka temukan sendiri milikmu namun sebelum itu,aku tidak janji bisa menahan diri untuk tidak mencicipi tubuh indah gadis ini,lihat dia terbaring pasrah dengan air mata menatapku hahah.... see you Mr Wiguna"
Tut..........
prank.......
Tubuh tegap itu luruh jatuh bersimpuh dengan air mata yang mengalir deras.
"AKAN KUBUNUH MEREKA BABY.....AKAN KUCABUT JANTUNG MEREKA YANG MEMBUATMU MENAGIS ARKHH......"
" AXEL!!! CEPAT PERIKSA LOKASI DIMANA ID ITU TERHUBUNG!!BAWA GADISKU PULANG" tanpa berlama-lama semua orang bekerja cepat saat suara kemurkaan sang tiran menggema di seluruh markas yang berdiri di bawah kuasa BE.sistem interkom dengan suara sang tiran bagai alunan melody pengantar nyawa.bekerjalah cepat atau kau akan mati!.
TBC.......
see you next chapter......
ini cast Ryu