PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)

PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)
kehebohan



hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya.....⭐



 


⚜️⚜️⚜️My Beautiful Target ⚜️⚜️⚜️


 


pagi hari yang cerah nampak tak mampu menutupi kegelapan yang tengah dirasakan didalam sebuah penjara bawah tanah di dalam laboratorium markas yang terasa menegangkan.tak ada yang berani bahkan untuk sekedar membuka mulut.aura seorang pria berwajah rupawan itu terlihat membuat udara disekitarnya terasa mencekam.


Arkansas menatap bengis pada dua orang wanita yang saat ini sedang berdiri penuh percaya diri dihadapannya.kemarahan seorang putra sulung Rafendra itu membara saat melihat tak ada rasa sesal diwajah kedua wanita itu.mereka telah membuat gadisnya celaka,dan dia pastikan tak ada lagi hari bahagia sesudahnya.


"kau cucu dari Mr Houston dan anak dari Mr kevin.selama ini aku diam karena masih menghormati keluargamu tapi kau! kau berani mengusik milikku!" bentakan penuh amarah Arkansas membuat kedua wanita itu menegang,ketakutan mulai menyerang.


"Ryu!" suara berat Arkansas yang memanggil Ryu langsung dibalas anggukan kepala oleh pria berdarah Jepang itu.


Duakh......


pria tampan itu tanpa iba langsung menendang kaki Natasha dan Stefani.kedua wanita itu tersentak dan jatuh dengan keras dengan posisi berlutut pada kaki sang tiran.


Krakh.....


"ARRRKHH"


"lihat dan ingat ini baik-baik Natasha" Arkansas menginjak punggung tangan Stefani dengan keras dan memutar kakinya agar injakkan ya semakin keras dan dalam.


Stefani meringis dan menjerit dengan pilu kala telapak tangannya mulai berdarah dan terasa sakit luar biasa.


"Ar.... arkansas apa yang kau lakukan...kami ..kami tidak mengerti apa yang kau maksud,lepaskan Stefani" cicit Natasha ketakutan saat melihat wajah bengis Arkansas yang terlihat sangat murka.


"dudukkan!" ucap Arkansas kemudian berlalu menuju kursi kebesarannya memantau hukuman apa yang sedang ia perintahkan.


Stefani didudukkan pada sebuah kursi kayu dan diikat dengan kabel listrik.


Sretth...


Axel menyeringai keji saat ambisinya tersalurkan.karna kedua wanita itu telah membuatnya susah,maka Axel dengan senang hati bermain .


warna merah pekat berbau anyir itu mulai tercium kala Axel dengan penuh minat menyayat kulit korban sang bos.


"hahahaha....." tawa mengerikan Arkansas dan senyum iblis Axel membuat Ryu,Tristan dan Rion yang berada disana menggeleng horor.dua psikopat bergabung maka habislah sudah.


"ARKH....sudah kumohon hentikan"teriakan dan permohonan lirih Stefani tidak membuat kegilaan Axel berhenti.bahkan Arkansas melihat kelakuan sahabatnya itu dengan smirk penuh kepuasan.


Natasha sudah jatuh dengan tubuh bergetar ketakutan disertai tangisan lirih yang memilukan.apa ini ? siapa sebenarnya Arkansas ini ,mengapa mereka semua terlihat seperti iblis.dan bagaimana bisa ia dan Stefani bisa berada ditempat ini?. semua pertanyaan terus menguasai fikiran wanita itu,ia ingin berteriak menangis namun suaranya bahkan tak berani keluar .hanya tatapan penuh iba ia berikan pada Stefani.


"ARRRKHH" Stefani berteriak kesakitan saat kabel listrik itu mulai menyetrum dirinya.natasha melotot horor dan membekap mulutnya menahan teriakan.


"siksa dia dan kirim tubuhnya ke kediaman Houston" Arkansas berlalu dengan seringai keji pada wajah dingin dan tanpa ekspresi nya.


"TIDAK......JANGAN PERLAKUKAN AKU SEPERTI ITU!! ARKANSAS......KAU KETERLALUAN APA SALAH KAMI?!" Natasha berteriak saat Ryu dan Tristan menyeret tubuhnya dan mulailah terdengar teriakan serupa Stefani sebelumnya.para anggota BE mulai menyayat dan menyetrum tubuh Natasha hingga kedua wanita itu jatuh lemas tak sadarkan diri.belum cukup mereka kembali disiram dengan seember air agar tetap sadar,sungguh kejam dan tak kenal ampun.


"mari kita lihat reaksi keluarga Marsel,jika mereka membela wanita ini.sudah dipastikan mereka mencari perkara dengan bos" ungkap Ryu diangguki oleh Rion .


#flasback on#


sembari menunggu kedatangan helikopter yang akan menjemput mereka,Arkansas membaringkan tubuh liora diatas sofa sembari mengusap keringat dingin gadis itu dengan handuk.lembut dan sangat hati-hati.Arkansas terlalu takut menyakiti gadisnya.


"sa...sakit sekali,mama tubuh Liora sakit " batin liora dengan air mata yang mengalir deras, Arkansas mencelos dan mengusap air mata gadisnya sayang.


"maafkan aku baby,aku tidak bisa menjagamu.apa sangat sakit?" ucap Arkansas lirih.pria itu menyelipkan rambut lepek liora kebelakang telinga gadis itu dan membelai wajah gadis itu lembut.usapan dan sentuhan Arkansas membuat liora sedikit tenang.pria itu menatap luka liora dalam,manik mata pria itu menajam dan penuh amarah.


Cup....


tanpa disangka-sangka,pria itu menghisap racun yang berada pada luka cakaran liora dileher gadis itu,liora berdesir dan bergerak gelisah saat tubuhnya terasa terbakar.sentuhan arkansas membuatnya melayang.


"jangan takut,aku disini untukmu"ucapnya sembari terus menghisap dan mengeluarkan racun sebanyak mungkin.Arkansas menahan gejolak akan aroma manis tubuh Liora,ditambah penampilan berantakan gadis itu membuatnya menggeram menahan diri.


tak lama helikopter datang dan Arkansas segera membawa tubuh liora naik.axel, Ryu, Tristan,Nixon dan Amber? mereka sudah berangkat dengan mobil Van mewah milik perusahaan AR SECURITY SISTEM.



Arkansas duduk dibelakang sembari memangku liora dengan Rion dan Cristal didepan sebagai pilot sementara.


"Nixon dan Amber sudah diberi serum agar ingatan mereka dihapus,kejadian ini tidak akan mereka ingat lagi" suara Rion terdengar ,pria itu mencuri pandang melihat keadaan saudara kembarnya yang tengah duduk dan memeluk erat tubuh liora.


"hm" balas arkansas sembari membelai wajah pucat liora .Rion mendengus dan harus ekstra sabar menghadapi kembaran kutub nya ini.


"dokter gila itu bilang harus memeriksa jenis racun neorotoksin yang ada ditubuh Miss liora terlebih dahulu,setelah racun terdeteksi si gila itu baru bisa menentukan jenis dan kadar serum penawar racunya.jadi kita harus ke laboratorium terlebih dahulu dan menemui Gabril untuk memeriksa kondisi Miss liora"terang Rion panjang lebar.pria itu masih melirik kearah Arkansas yang memeluk tubuh liora begitu erat penuh kasih.bahkan Cristal yang sedang duduk disamping Rion tengah menggeleng takjub.


"hm " lagi dan lagi jawaban Arkansas semakin membuat kejengkelan Rion semakin menjadi.pria kutub kurang ajar ! untung mereka adalah saudara kembar.jika tidak sudah pasti Rion akan dengan senang hati melempar jatuh tubuh pria dingin itu,itupun jika ia berani.


"wah tidak disangka,bahkan dalam keadaan seperti inipun Miss liora masih sangat mempesona,lagipula kata Tristan kau sekamar dengan ya benar tidak?!" goda Rion berusaha mencairkan suasana suram yang diciptakan saudaranya itu.benar-benar menjengkelkan memang Arkansas ini.


"mau kurobek mulutmu?" tanya Arkansas sarkas,wajah dingin ya membuat Rion dan Cristal bergidik .salah sudah membangunkan singa jantan yang sedang terluka karena cinta!.


"ia...ia kau kejam sekali" desah Rion frustasi.


"oh ia bos vila itu sudah dibakar habis oleh tim kita,dan amber serta Nixon sudah diberi serum agar mereka menganggap semua kejadian di vila hanya mimpi.apa bos mau nona liora kami suntik juga?" tanya Cristal kemudian.


"tidak perlu" jawab Arkansas sarkas.


Arkansas lama kelamaan geram sendiri melihat kedua orang didepannya terus curi-curi pandang menatap dirinya dan gadisnya.


"fokus menerbangkan helikopter ini,apa perlu kulempar kalian keluar?" datar,dingin menusuk.rion dan Cristal mengelus dada sabar berhadapan dengan si tiran arogan ini.


"bos,Axel juga terkena serangan wanita itu.mengapa membiarkan dia naik mobil bersama Ryu dan James? mengapa tidak bersama kita agar lebih cepat?" pancing Cristal melirik kode pada Rion.


"dia baik-baik saja ,jika seperti itu saja lemah lebih baik keluar dari BE" sarkas Arkansas menatap liora sayang tak perduli raut melongo Rion dan Cristal.benar-benar si es ini sudah bucin.rion memutar maniknya malas dan tak lama mendengus kesal.sedang Cristal,kakak dari Tristan ini menghela nafas panjang pusing menghadapi keadaan gila saat ini.


kini pria itu mengelus bibir pucat liora,pelukanya semakin erat namun lembut.disandarkan kepala liora pada dada bidangnya dan satu kecupan manis mendarat di pipi putih gadis itu.


tak mau repot mengurus ulah Rion dan Cristal ,pria itu menekan tombol pembatas dan membuat Rion maupun Cristal tak bisa lagi melihat apa yang sedang terjadi di kursi belakang.


"dasar pelit" dumel Rion jengkel sedang Cristal hanya terkekeh gemas.


"posesive "gumam wanita itu pelan.


#flasback off#


suasana mansion Wiguna kini telah ramai dengan para generasi muda tanpa generasi tua terdahulu.


Ryu, Tristan, Rion,Axel,James bahkan Ara tengah duduk santai sambil mengobrol ria.


"wah ini berita menggemparkan! kau tidak salah lihatkah Axel?" heboh James sembari memakan kacang kulit nya.


"sumpah! itu benar air mata ,mataku masih sehat saat melihatnya" jawab Axel terkekeh.


"wah!!! world record nih ,apa lagi kata kak Rion,kak Kansas gendong kak liora!" pekik Ara heboh.


"memangnya kenapa,Miss liora kan sakit jadi tidak salah bos menggendongnya" fix,mode lemot Tristan kembali.ryu,axel,James,bahkan Ara langsung menatap pria manis itu kesal.


"Tristan my big baby!! apa kau buta" geram James penuh emosi,lama-lama habis juga stock kesabarannya.


"huft...bisakah kau memakai otakmu itu sedikit saja, lama-lama kutenggelamkan juga kau ke kolam alpha" timpal Axel jengkel.


"benar,ini adalah fakta yang paling menggemparkan .kak Kansas menggendong seorang gadis.menggendong! " pekik Ara heboh.


"mana pakai nangis Bombay lagi hahahaha...." tawa James dan Axel pecah.


"Ara saja tidak pernah digendong kalau bukan sama Daddy dan kak rion.kak Kansas itu pelit" dumel Ara mengingat jelas wajah kaku sang kakak.



"ia yah" angguk Tristan dengan wajah polosnya.pria itu kini sibuk memeluk anjing kecil milik Ara,wajah manisnya sangat imut namun juga menjengkelkan.


"kalian ingat saat aku dijadikan bahan percobaan senjata dessert Eagle .dan saat aku tak sengaja tertembak pun kalian ingat dia bilang apa? kau lelaki kan ,jalan saja tidak usah manja.baj*ngan memang si tiran itu"James menirukan ucapan Arkansas dulu padanya.terlihat wajah pria itu penuh kekesalan dan dendam.namun tak ayal nasib malangnya memicu gelak tawa yang lainya.


HAHAHAHHA......


"hahahaha..ia benar juga ,bahkan saat Rion tertusuk pisau saat beatle dulu bos malah terlihat santai saja,aku ingat dia bilang apa.baru tertusuk,kakimu masih utuhkan?" Tristan tergelak kencang sambil memukul keras Punggul James bringas.james meringis namun tak ayal ikut tertawa juga.


" gila memang si tiran itu, kita matipun belum tentu diurusnya hahahaha" gelak Ryu sembari mengusap air mata diujung matanya.


"malang sekali Miss liora terjebak dengan cinta si iblis tiran itu,hahaha..semoga gadis itu tidak gila nanti" tawa nista Rion.


TBC.......


see you next chapter 🤗