
...Jangan lupa untuk selalu tinggalkan jejak vote,like dan komentar π...
...π...
...H A P P Y...
...R...
...E...
...A...
...D...
...I...
...N...
...G...
...π...
Senin pukul 08.00
Pagi hari yang cerah disebuah Primary School...
disebuah ruang olahraga,seorang bocah laki-laki berwajah dingin nan tampan terlihat duduk tenang dengan sebuah laptop kecil diatas meja.
sesekali alis hitam yang menghiasi wajah tampannya terlihat merajut dan ekspresi wajahnya menghitam.
Clap.....Clap...Clap.....
jari-jari kecilnya dengan lihai menari layaknya terbang dengan indah diatas papan kaybord.
baris demi baris kode dan statistik rumit mulai memenuhi layar dengan background hitam,Rayganta! putra sulung pasangan Arkansas dan Liora itu terlihat begitu mengerikan dengan senyum manis memikat.
tekanan rendah dan suhu didalam ruangan turun hingga titik beku.keganasan fitur Arkansas muda nampak bersinar dingin dari wajah kecilnya.
Bangkkkkk......Bangkkkkk....
layar laptop berubah menjadi merah terang dan berbunyi nyaring.
...Sistem unclock...
...your in...
bibir pink mudanya tertarik miring!.
seakan-akan kaybord itu dapat hancur kapan saja oleh kecepatan gerak ketikannya.
nafasnya tenang!!!....
seakan umur belia hanya sebuah kedok kosong baginya!.....
Crakhhhh
sistem pecah!!.......
sebuah lambang dari salah satu keamanan web sebuah perusahaan pecah dan bocor seketika.bocah tampan itu tertawa seakan baru saja memenangkan sebuah game kecil.
"ck...ck...ck...kalian sekumpulan tikus bau berani menganggu mainanku!! sebaiknya kembali kedalam perut ibumu untuk dapat berhadapan denganku!!" smirk penuh nada penghinaan terucap lancar dari bibir manis yang selalu rata tak beriak.
dan disalah satu sudut Vidio dari sisi laptop,Wajah seorang pria muda terlihat tercengang.
"YA TUHAN!! MASTER KECIL...KAU MENGHANCURKAN SISTEM KEAMANAN PERUSAHAAN GARDON GRUP DALAM SEKALI TEMBAK?!! KAU MONSTER NAK!!" pria itu berseru horor.
salah satu saingan dari perusahaan keamanan WJC Grup runtuh dalam sekali serangan!!...
ini monster!!
"heh...GARDON apa?!! bagiku itu seperti sekumpulan kripik basi yang tak layak menguji Grup keluargaku,mereka sungguh berani memotong jalur install web dari situs perusahaanku! cari mati!!" sinis Rayganta sembari tersenyum dingin.
benar! bocah berusia 6 tahun itu adalah seorang monster ekonomi, bagaimana tidak? diusianya yang baru saja memasuki 6 tahun ia telah berhasil menjadi seorang pemegang saham terbesar dari sebuah perusahaan Games terdepan yang baru saja berdiri selama dua tahun belakangan.
Rayganta mendirikan perusahaan Games hanya dengan modal awal bermain saham dari uang jajan yang diberikan oleh para ayah,ibu serta kakek dan neneknya.
dan kini, perusahaan Games miliknya telah menjadi incaran para gamers di seluruh dunia.
apa para Wiguna tau? tidak! yah,selain ayahnya tak ada satupun yang tau karena bocah itu akan bertindak cepat bak membalik selembar buku dihadapkan para orang tua terutama sang ibu.dan satu-satunya orang yang tau akan kelicikan bocah tampan itu hanya sang ayah, Arkansas!.
"yah...mereka hanya perusahaan keamanan level 2,beraninya melirik perusahaan Games yang baru seumur jagung.jadi,jangan salahkan aku jika aku tidak akan sungkan!"
perusahaan GARDON telah berani menyabotase Vidio games yang akan perusahaan gamesnya rilis,bukan hanya itu saja! mereka berani menipu para konsumen dan menahan produksinya, bagaimana setan kecil itu tidak mengamuk?.
karena mereka tidak mengikuti aturan bisnis sehat,jangan salahkan dirinya jika tak keberatan memberi pelajaran berharga!.
"bos kecil....tolong berbaik hatilah sedikit,itu hanya jalur sebuah komunitas kecil dan belum dipublikasikan.jika ayah anda tau.....ini akan memicu keributan besar!!" pria dari balik sesi vidio membujuk lemas.
"apa katamu Hexon!! mereka berani mencuri desain games terbaru perusahaanku! memblokir promosi dan memotong opini pasar!! kau itu kepala hubungan masyarakat dari PLAYING KINDOM!! beraninya kau memohon untuk mereka!!" sembur Rayganta dengan tatapan tajam menusuk.
mereka jelas berjalan menuju kematian!....
dan Rayganta adalah sosok Zeus duplikat sang ayah yang tidak kenal ampun!.
Hexon,kepala divisi hubungan masyarakat perusahaan Gamers PlAYING KINGDOM hanya bisa mendesah panjang akan sifat keras bocah berusia 6 tahun itu.
andaikan saja ia memiliki anak ajaib seperti iblis kecil itu? hell!! membayangkan bagaimana ia santai dan mendapatkan uang yang selalu mengalir atas kepintaran otak anak itu,sungguh betapa beruntungnya pasangan orang tua yang memiliki anak seperti seorang Rayganta Alzeus Theodore Wiguna.
"baiklah master kecil,kami akan mengurus sisanya"
bip.........
Vidio berakhir dengan informasi kebocoran situs sebuah perusahaan saingan Wiguna.
"buang-buang waktu saja!" bocah tampan dengan manik tajam dan garis wajah halus bak lukisan dewa itu menggerutu sinis.
..........πΏοΈ...........
Selasa....pukul 07.00.........
Pagi hari terlihat cerah dengan sinar mentari membasahi seluruh dunia dengan kehangatan abadi,sebuah mobil Alphard hitam nampak memasuki wilayah mansion pribadi Wiguna.
didalam mobil yang melaju perlahan,dua orang wanita nampak duduk dengan tenang dan seorang pria yang terlihat sibuk dengan laptop di pangkuannya.
"Liora,aku masih bertanya-tanya mengapa kamu katakan pada si Tiran itu kita akan landing pukul 8? padahal sudah jelas pesawat kita take itu pukul 6 satu jam lebih awal dari informasi yang kau beri pada Kansas?" Nixon si pria dengan laptop yang terus menyala berkata penuh keingintahuan.
Liora tersenyum dalam dan mengangkat bahu acuh.
"tidak ada,aku hanya ingin mengejutkan bayi besar dan bayi kecilku!" ucap Liora dengan senyum geli diwajahnya kemudian.
"siapa? Kansas kau sebut bayi? kau bercanda?! '' heboh James menyambar dari balik kursi kemudi.
Cristal tertawa,sedang Nixon hanya bisa menggelengkan tidak percaya.
"hei!! asal kau tau ya James! Arkansas itu seperti bayi besar di mataku!! kau tau....?" Liora berucap dalam nada penuh candaan.
"tau apa Li? " Cristal bertanya antusias.
"ya!! tau apa?? dari mananya kau sebut Raja setan itu bayi?!!" desak James menyambar cepat.
menarik nafas dan menatap James dari kaca spion dan Cristal sejenak.
"yah...tentu saja bayi, bagaimana tidak! dia saja menyusu padaku setiap malam seperti bayi kehausan"
Blushhhh....
krik....krik...krik....
telinga Cristal menegang dan wajah terbakar James dan Nixon terbit panas saat kata-kata akward dari nyonya muda Wiguna itu jatuh bebas.
"kau..kau...terlalu VULGAR,LIORA!!" amuk Nixon sembari menarik wajah merah istrinya kedalam pelukannya.Cristal malu!.
mengangkat bahu dan Liora justru terlihat santai saja tanpa perduli akan reaksi ketiga orang itu.
"well....kita semua juga sudah menikah,buat apa malu?" ucap Liora selancar jalan tol.
"ya Tuhan!! sejak kapan Liora jadi rubah betina mesum begini? luar biasa kau Bosss!! bahkan wanita baik-baik kau jadikan seperti ini!!" batin James ngeri.
yah,jika yang bicara Freya tentu tak masalah,namun ini bukanlah istrinya! jadi katakan bagaimana seorang James tidak malu akan kata-kata akward dari seorang wanita istri orang? poor man!.
dan tak lama setelah perjalanan luar biasa penuh kata-kata mutiara dari nyonya Wiguna terdengar,kini mobil telah tiba didepan pintu masuk kedalam Mansion.
Kedua wanita cantik dengan wajah berseri itu nampak keluar dari dalam sebuah mobil Alphard hitam.
Cristal sudah kembali menormalkan ekspresi wajahnya dan wanita itu segera menaiki tangga dengan lemas dibantu oleh Nixon sang suami dan Liora segera menunggu dibawah tangga saat James segera pergi memasuki garasi mobil.
Dyazel datang dengan panik saat bertemu Cristal diruang tamu,pria muda itu bergegas keluar untuk menyambut nyonya mereka.
para maid dan penjaga bergerak cepat saat kedatangan tak sesuai informasi Liora terjadi.
"nyonya muda!! mengapa anda tak memberi kabar jika sudah sampai?!" Dyazel berseru panik dan segera memerintahkan pada penjaga membawa masuk barang-barang nyonya mereka.
Liora dibantu berjalan menaiki tangga oleh Dyazel,pria itu berkelana dengan fikirannya akan reaksi tuan muda mereka nanti.Arkansas pasti menggila jika tau bahwa dirinya bahkan tak bisa menyambut istrinya di bandara.poor husband.
Liora tersenyum ramah,wanita hamil itu segera menggelengkan kepala tanda tak mengapa.
"tidak apa Dyazel,saya memang sengaja ingin mengerjai tuan-mu itu" gelak Liora tak perduli rahang Dyazel yang seakan siap jatuh mendengar kata-kata ajaib sang nyonya.
Mansion bagian dalam terlihat sepi.
kemana kedua bayi beda usia itu?.....
Dyazel segera mohon diri begitu posisi Liora dirasa aman.
wanita cantik dengan gaun chiffon lembut itu berdiri menatap seluruh ruangan dengan senyum masam saat tak ada terlihat satupun dari kedua bayinya yang nampak.
berjalan kearah lift,dan tak lama setelah dari lift ia keluar.menuju kamar utama,kosong!.
Bayi besarnya tak ada,Arkansas si raja Tiran tak ada!.......
berbalik dengan bibir sudah mulai mengerucut semakin dalam,dan Liora akhirnya berbalik keluar menuju kamar bayi kecil tampannya.
ceklek.....
hening.......
kamar beraroma susu coklat itu kosong!
kemana bayi tampannya pergi?......
Liora mulai kesal.wanita cantik itu memanggil kepala maid dan bertanya langsung dimana kedua pria kesayangannya.
"Dimana suami juga putra kecilku , Dyazel?" Liora bertanya sembari mengelus perutnya yang sedikit terasa keram.
andai ponselnya tak mati,sudah ia hubungi dan memberi semburan rohani pada pria Tiran yang sudah membuatnya lelah mencari-cari,yah.Liora tak memungkiri disini ia juga yang salah karena salah memberi informasi dan alhasil ia sendiri yang repot karena tak tau pasti lokasi suami dan putranya itu berada,salahkan saja Mansion besar yang luasnya mengalahkan sebuah kastil!.
" tuan besar dan tuan muda kecil sedang ada di ruang Gym,nyonya muda!" jelas kepala maid itu setelah berfikir sejenak.
Liora mengangguk dan berbalik pergi menuju kearah taman belakang Mansion dimana sebuah Ruang Gym dibangun di sana.
"Daddy!! kau harusnya tidak berbuat curang!! jelas saja aku tak akan mampu mengangkat barbel bodoh seberat itu!! itu 15 kg,dan aku ini baru 6 tahun! kau tidak Gantle!!"
Liora tersenyum geli saat mendengar suara jengkel putra sulungnya dari balik pintu ruang Gym pribadi Wiguna.
"apa? kapan Daddy curang?! bukankah kau bilang bisa mengalahkan Daddy dan merawat mommy serta calon adikmu? jadi....jika mengangkat berat saja kau tidak mampu,maka jangan berani menantang Daddy!!"
suara arogan Arkansas terdengar membalas penuh provokasi.
Liora terkekeh dan masih diam menguping pembicaraan kedua pria kesayangannya dari balik pintu kayu mahoni bercat putih.
"baiklah,kalahkan aku dalam menembak nanti!" suara kecil itu menantang penuh permusuhan.
"hahahaha...kau? mau menantang Daddy menembak? ayolah nak!! jangan bergurau,Daddy bahkan sudah menembak mati seorang Gangster saat berusia 1 tahun dengan kakekmu"
Liora menutup mulutnya dengan telapak tangan menahan tawa saat mendengar balasan sengit Arkansas pada putra kecil mereka .
Dari balik jendela,Liora dapat melihat pantulan sempurna kedua pria berbeda generasi itu.keduanya nampak begitu indah dengan keringat yang membasahi sekujur tubuh. berbalut singlet kecil, Rayganta terlihat manis dan juga energic dan Arkansas dengan kulit coklat yang begitu penuh maskukinitas tanpa tertutup apapun selain celana training.
otot pria itu begitu tegas dengan delapan kotak abs tercetak sempurna serta bahu lebar dan rambut basah oleh keringat.
Lukisan pasangan ayah dan anak dewa!......
Liora tersenyum dalam saat melihat aura hangat, harmonis dan penuh cinta dalam yang bahkan tak terlukiskan kata-kata.meski sering berdebat ,Liora tau.betapa suaminya itu sangat menyayangi putra pertama mereka.
meski didikan Arkansas terkesan keras dan ekstrem,namun lihatlah bibit unggul yang akhirnya terbentuk sempurna dalam wujud seorang malaikat kecil bernama Rayganta,putra kecil mereka!.
Ceklek........
pintu terbuka dan pasangan ayah anak itu segera menoleh cepat.
mata sang dewa kecil berbinar, Rayganta berlari menghambur kearah pelukan sang ibu.
Liora merentangkan tangan dan bocah kecil itu dengan hati-hati memeluk perut ibunya
"MOMMY....I MISS YOU SO MUCH!! " pekiknya riang.
Liora terkekeh dan mengusak rambut hitam dan basah putranya sayang.
Arkansas tersenyum berat saat tau istrinya kembali tanpa bisa ia jemput.
"sayang,kenapa tak memberi tau jika sudah kembali?" Arkansas mendekat dan bertanya berat.
sehelai sapu tangan halus berwarna biru keluar dari saku belakang dress Liora,wanita cantik itu menghapus keringat di wajah putranya segera.
"khem!!" Arkansas berdehem keras dan mulai kesal saat wanita cantik kesayangannya itu malah mengabaikan dirinya dan terus mengusap wajah iblis kecil duplikat dirinya itu.
"sayang....hanya keringat Ray yang diusap? suami tampanmu tidak dilihat?!" sarkasme Arkansas terdengar kesal.
Si kecil"????....apa Daddy gila?!!" ia membatin.
sungguh tatapan Arkansas pada Rayganta sangat mengelikan dimata Liora,pria itu seperti ' anak yang mengadu karena ibu mereka berbuat tak adil'.
speechless!!
wajah Liora memerah melihat keras otot dada,perut,lengan dan pahatan wajah memerah Arkansas yang baru saja selesai Gym.
mendekat dan perlahan dengan hati-hati meraih wajah tampan suaminya dan mulai menyeka keringat di dahi serta leher pria itu.
deg....deg....deg....
nafas hangat dan menjurus panas Arkansas menyapu wajah cantiknya.
menyeringai.......
sudut bibir Arkansas berkedut akan reaksi malu-malu istrinya.
bibir pink lembutnya.......
mata bulat dan bersinar cerahnya......
hidung mungilnya......
alis hitamnya.......
dan pandangan mata Arkansas terus mematut pada figur indah istrinya.
"Rayganta" panggil Arkansas serak.
bocah kecil itu berbalik dan menoleh saat suara ayahnya nampak aneh.
Liora bertanya-tanya.
dan tiba-tiba....
"DADDY!! APA YANG KAU LAKUKAN?!! MENGAPA MENUTUP MATAKU?!!'
CUP........
DEG.......
BLUS......
mata tajam Rayganta tertutup cepat dan bibit indah Liora segera tersegel rapat oleh kehausan dari sang tiran.
"your punisment dear!' suara serak itu terdengar berat kala jantung Liora terasa tergelitik .
...πΎπΏοΈπΎ...
...TBC...