
Hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote like dan komentar......✌️
...💠...
...H A P P Y...
...R...
...E...
...A...
...D...
...I...
...N...
...G...
...💠...
...semua orang mencari sesuatu...
...sesuatu yang membuat semuanya terasa lengkap...
...kau akan temukan di suatu tempat...
...tempat asing dan orang asing yang tak kau duga...
...kelengkapan hati...
...sesuatu yang kau temukan pada orang terkasih...
...pada kegelapan hati yang perlahan bersinar terang...
...siapa yang bisa menolak?...
...saat hatimu bersorak suka cita...
...saat hal istimewa itu kau temukan...
...hatimu terbang...
...bahkan tanpa sayap...
...melihatnya dipagi hari...
...menemukannya ditengah hidup yang terasa sunyi...
...kau tersenyum saat mendengar suaranya...
...hal sederhana yang membawa tangis dan tawa dalam hidupmu...
...hal istimewa yang kau jaga seumur hidup...
...dan saat kau tahu,betapa berartinya...
...kau temukan keistimewaan terbesar sepanjang masa...
...terbang bahkan tanpa sayap...
...walau awal tak mungkin...
...dan kau tau...
...kau harus berjuang meski setiap waktu...
...untuk semua mimpi...
...dia membuatmu lengkap...
...lihat dia terbangun suatu hari disampingmu...
...melihat matahari bersinar di matanya...
...untuk mengatakan...
...aku mencintaimu...
...ditempat dihatinya...
...hal kecil yang membuatmu jadi milikku...
...kaulah hal berharga milikku...
...kaulah tempat hidupku berawal dan berakhir...
...dan itulah kebahagiaan kita...
...kebahagiaan yang akan ku perjuangkan...
........🌿.......
Suasana terasa diselimuti oleh kesunyian yang begitu menyiksa.Tristan tak dapat berkata-kata dan hanya bisa melihat gadis cantik yang terduduk diam disamping kemudi.
sakura melamun! dengan sabar Tristan membuka seat belt ditubuhnya dan keluar dengan memutari body mobil.
Klakhhhh.....
lihat,bahkan saat pintu samping gadis itu terbuka ,sakura benar-benar tidak sadar .
hingga.....
Klik....
"eh!!!!" sakura tersentak kaget saat seatbelt-nya terbuka dan kini wajah tampan dengan senyum hangat itu menatapnya dari jarak yang sangat dekat! sakura merasa wajahnya terasa panas dan tubuhnya kaku seketika.
"jangan melamun terus! kita sudah sampai,mari masuk aku akan mentraktir dokter cantik ini!!" Tristan berucap jenaka,satu matanya berkedip nakal dan sakura sukses merasa malu sendiri.
apakah dia sedang digoda?
tidak!
entah bagaimana hatinya tiba-tiba terasa sakit! dulu, Benajamin juga berlaku sangat manis pada awal mula pertemuan mereka! pria itu ,entah mengapa sakura merasa harus sedikit sadar diri!.
"i..ia,baiklah.maaf telah membuatmu tidak nyaman" balas sakura canggung.
Tristan menghela nafas dan mulai meraih telapak tangan sakura,membawa gadis cantik itu keluar dari mobil menuju restoran.
keduanya berjalan bersisian dengan sakura yang terus menunduk tenggelam dalam lamunannya,Tristan kesal! ia meraih dan menggenggam erat telapak tangan halus dokter muda itu dan mengabaikan segala tatapan terpesona para wanita saat ia dan sakura mulai memasuki restoran.
"selamat siang,anda ingin memesan apa?" salah seorang waiters datang dan bertanya ramah sembari menyodorkan sebuah buku menu pada masing dari mereka.
"sakura...pesanlah apapun yang kamu suka,jangan cemas dompetku lebih dari tebal bahkan untuk membeli restoran ini sekalipun!!" ucap Tristan jenaka memecahkan suasana mendung diwajah sakura.
sang pelayan melongo!
" apa-apaan pria tampan ini ? sungguh sombong !" batin si pelayan menatap Tristan sedikit kesal.
sakura terkekeh,gadis itu mulai membuka buku menu dan melihat sejenak apa yang ingin ia makan saat ini.
Tristan tak memperhatikan buku menu ditangannya,ia lebih senang menatap wajah serius sakura.menurut pria itu,wajah sakura yang seperti itu jauh lebih menarik dari sebuah buku dengan gambar aneka menu di mana mereka berada saat ini.
"satu spaghetti platilos Tucasa dan satu matcha mint juccy!" ucap sakura setelah menutup buku menu yang ia baca.sang waitress menulis pesanan itu dalam sebuah buku note.
"Tristan..?" sakura memanggil heran penuh tanya saat pria tampan dihadapannya tak bicara sedikitpun hanya diam dan menatap dirinya intens.
sakura tak enak saat pelayan itu terus menatap mereka bergantian dengan tak sabar.
"TRISTAN!!"
"eh.....ia..ia...apa sayang...UPS!!" Tristan refleks menutup mulutnya cepat dengan kedua tangannya dan menatap sakura horor.
sial mulutnya sangat lemas!! Tristan was-was,apakah sakura akan menamparnya atau meninggalkan dirinya akibat mengucap sayang didepan orang asing? kini hati Tristan berdebar ketakutan!.
sakura? gadis mengeryit dan tak lama menunduk saat dapat Tristan lihat sekilas daun telinga gadis itu memerah.
apa ini pertanda cintanya akan terbalas? menakjubkan,meski butuh waktu! akan ia usahakan,Tristan mendadak secerah awan setelah badai.
sang waitress terkekeh samar melihat keunyuan pasangan muda didepannya itu.sungguh masa muda yang indah.
"kamu mau pesan apa Tristan?!" Sakura bertanya tajam saat rasa malu akibat ulah Tristan berdampak pada kesehatan jantungnya! bukan apa-apa,ia malu saja ditertawai oleh sebagian orang yang mendengar apa yang diucapkan pria tampan itu dengan suara lantang,mana pakai acara gugup segala lagi!. sabar sakura,sabar.
"sama saja denganmu,aku suka apapun yang kamu suka.apalagi dirimu!" ucapan terakhir terdengar sangat pelan bahkan sakura tak menyadari.
pelayan mengangguk dan berbalik pergi kemudian.
beberapa menit kemudian....
seorang waitress dengan sebuah troli berisi beberapa piring dan gelas mulai muncul menyajikan pesanan para pelanggan termasuk pesanan Tristan dan sakura.
"selamat menikmati tuan dan nona" ucap pelayan itu sembari menata pesanan keduanya diatas meja.
spagetty Tucasa terhidang cantik dengan potongan plattingan yang ditata sempurna hingga membuat perut seakan semakin bertambah lapar.
tak lama,matcha mint juccy-pun telah diletakkan sempurna bersisian diatas meja.
namun ,begitu mengangkat wajah dan menatap kearah sakura.gadis itu justru terlihat kembali melamun tak merespon apapun yang terjadi.
hingga sang pelayan pun pergi.
"kau tak bisa menopang hidupku sakura ! dan cinta? itu hanya dongeng indah yang tak berarti untukku!! yah,Dena ! aku memang belum atau tidak mencintainya namun dia bisa memberikan apa yang tidak kamu bisa, untukku!!"
Sakura terdiam masih terekam jelas diingatannya ucapan Benjamin,Benjamin.pria yang telah ia serahkan seluruh cinta dan kepercayaan telah berkhianat,apa ini pantas ia terima? sakura terus melamun tenggelam pada rentetan masalah demi masalah hubungan antara dirinya dan Benjamin,serta orang ketiga yang datang membawa kehancuran pada impiannya.
hingga....
Greph........
Deg..........
sakura tersentak saat sebuah tangan hangat menenggelamkan telapak tangannya dengan lembut.
"sakura....apa perlu kuledakkan rumah sakit itu dan membunuh dokter gendut dan putrinya itu untukmu?! sungguh hanya dengan satu anggukan kepala darimu maka akan kujadikan semua itu terjadi ! katakan saja apa keinginanmu agar kau bisa tenang dan lihat aku?!" Tristan berkata tulus meski seringai di bibirnya itu membuat jantung sakura berdebar takut! dan ? sesuatu terjadi entah apa.
sakura panik, kata-kata Tristan meski terucap dengan intonasi jenaka.tapi entah mengapa ,sakura yakin pria tampan itu benar-benar bisa melakukannya!.
"tidak...jangan aku minta maaf sudah membuatmu tak nyaman dengan kurangnya fokus diriku" sakura berkata melas sambil menatap penuh maaf pada Tristan yang sudah menghela nafas berat dan frustasi.
apa yang harus dia lakukan? Tristan tak pernah terjebak dalam situasi penggunaan hati yang seperti ini!.
"hm...baiklah,kalau begitu makan jangan diaduk seperti itu terus! kau tau......? kata kakak iparku,makanan yang tidak dimakan dan dimainkan seperti yang kau lakukan saat ini bisa membuat makanan itu menangis dan yah,aku tak suka mempermainkan makanan! karena perutku tak akan izinkan itu! so.....makanlah tuan putriku!" Tristan berucap polos seakan menjelaskan apa yang ibunya katakan pada temannya yang nakal dan suka membuang makanan.sakura tersenyum dan mengangguk geli saja melihat betapa naifnya pria tampan dihadapannya itu.
..........💠..........
dan setelah acara makan yang banyak menghabiskan stok kesabaran Tristan,kini pria itu mengantar sakura kembali kerumah sakit karena sakura yang memiliki jadwal temu pasiennya.
didalam mobil yang berhenti di depan pintu masuk Jhony Hospital center,Tristan terdiam menunggu sakura membuka seatbelt-nya.
"aku akan jemput" ucap Tristan cepat saat sakura bersiap keluar.
"hah?" reaksi gadis itu sungguh lucu,wajah linglung nya sungguh adalah hal menarik baru di hidup si babyface iblis be.
"aku jemput cantik!!" tekan Tristan sabar.
sakura mengangguk kaku,sungguh meski ia mengangguk siapa yang tau apa yang akan ia lakukan untuk menghindari si bungsu BE nanti?. yah,cobalah!.
mobil melaju pergi dengan pandangan kosong sakura.
dan di kondominium Cristal dimana Tristan berada.....
"YUHUUUUU........." Tristan berseru heboh dan penuh semangat juang saat hari ini bisa menghabiskan sedikit waktu bersama gadis impiannya.
hingga......
my Queen Be.........
sebuah panggilan Vidio masuk,dan Tristan segera menarik senyum lebar saat tau kakak ipar cantiknya lah yang menghubungi.
namun....
"TRISTAN!!!!"
Doenggggg.......
telinganya berdengung seketika saat suara membahana kayra dan Cristal saling berkolaborasi membuatnya tuli disana.
"hei... bagaimana perjuanganmu brother?! apa sudah ada hasil?! bagaimana... bagaimana...apa gadis itu mau menerima adikku ini?!!" Cristal berseru heboh dengan anggukan semangat Kayra dan dapat Tristan lihat dibelakang kedua wanita bar-bar itu ada Liora yang sedang menyuapi Raygan dan Amber yang sibuk memotong kue untuk Cemilan bocah-bocah iblis BE disana.
"sabar kak!! tanya itu satu-satu!!" Kesal Tristan merotasi bola matanya malas melihat kelakuan abnormal kakak perempuannya itu.
"So....?!!" Kayra memicing tajam.
"baiklah aku akan melapor.pertama lunch bersama berhasil!! kedua,aku telah berhasil membujuk sakura agar mau kuantar pulang dan yang ketiga.aku berhasil memegang tangannya!! katakan aku hebat..... cepat!!!" Tristan berseru begitu semangat penuh suka cita.
krik....krik...krik.....
hening sejenak.
"hanya itu?" suara Amber terdengar sangat lesu.
"begitu saja?!" kali ini Terdengar suara remeh Jessy,entah dari mana saja asal istri dari Marsel itu yang datang tiba-tiba.
"payah!!" kali ini Kayra bersuara pedas.
"nak... nak.....kamu harus belajar dari James rupanya!" Cristal menatap kasihan wajah adiknya itu.
Tristan? memangnya apa yang sudah berhasil ia dapatkan tak cukup? Pria itu mendengus jengkel sendiri.
"setidaknya kau berhasil dapatkan balasan perasaan dari sakura,Tan? jangan katakan kau digantung?!" itu suara Daisy.
"Digantung? memangnya aku jemuran apa?!!" balas Tristan kesal.
"yah...ini anak bodoh apa kelewat naif?! maksudnya itu apa cintamu dapat balasan?!!" kini Freya tiba-tiba muncul dibalik layar ponsel.
dan saat itu juga,gelengan kepala dari Tristan sudah cukup menjawab semua pertanyaan heboh para kakak iparnya disana.
"sabar ya Tristan, pelan-pelan saja usaha dengan sungguh-sungguh dan sabar.nanti pasti sakura akan melihat dan menerima cintamu !" Liora berucap bijak dan Tristan sungguh bersyukur masih ada yang waras dan berhati dari semua wanita cantik disana.setidaknya mentalnya tak jatuh akibat ejekan Cristal dan para sekutu kakaknya itu disana.
"baiklah...selamat berjuang!!" ucap Liora sebelum vicall berakhir.
dan tak lama setelah itu....
Drivsky calling.....
"ada-apa si palyboy insyaf itu menelpon?!!" Tristan mendengus dan meraih layar hijau disudut ponselnya,meletakkan itu ditelinganya dan suarapun mulai terdengar.
"heh...anak labil!! kapan kau kembali? aku sangat kewalahan mengurusi pekerjaan bagiannmu!!" James terdengar kesal disertai samar-samar suara tawa dan kasak-kusuk dari sana.
"ya nantilah saat cintaku berhasil" jawab Tristan santai.
"kau ini payah sekali!! masa menaklukkan satu gadis yang baru putus cinta saja kau tidak bisa! mau kuajarkan trik kilat tidak?" James berucap jahil,Tristan mendengus! ini manusia satu menghina orang lain sekaligus memuji diri sendiri dalam satu kali tembakan, benar-benar menjengkelkan.
"tidak perlu,berurusan dengan trikmu sama saja cari mati! sudahlah kerja saja yang benar jangan menganggu diriku! " Tristan berucap malas dan terdengar suara nafas James yang keras dari sana.
"APA KAU BILANG?!! HEH IDIOT,JIKA BUKAN KARENAMU PEKERJAANKU JUGA TAK AKAN MENUMPUK BEGINI! DASAR SETAN ALAS!! CEP-"
TUT.......
Tristan menutup telponnya sebelum James selesai berbicara,sungguh telinganya sudah tak sanggup mendengar makian tak berfaedah si driversky.
akhirnya Tristan naik kelantai dua untuk berganti baju.
setelah mengganti baju dengan kaos polos,Tristan melirik sebuah vas yang terletak disamping jendela.ia tersenyum saat sebuah ide melintasi dibenaknya.
sementara itu.........
sakura yang tengah terduduk diruang kerjanya merasa kosong saat mendapati surat dari komite kedisiplinan rumah sakit tergeletak diatas meja kerjanya.
hingga sebuah notif masuk dari nomor tak dikenal.
From : 08xxxxxx
To : Sakura
hai cantik save nomor ini !
From : Sakura
To : 08xxxxx
siapa? dapat nomor saya dari mana?
sakura mengeryit binggung saat merasakan bahwa nomor yang masuk ke ponsel nya bukan nomor salah satu dari kenalannya.
From : 08xxxxx
To : sakura
send picture
sekarang kamu tau siapa aku,my princess
sakura tanpa sadar tersenyum begitu lebar nan tulus,senyum bahagia yang terbit pertama kali setelah badai.
apa ini? mengapa jantungnya berdebar melebihi saat bersama Benjamin dulu? sakura menatap foto kiriman Tristan dengan gemuruh aneh membuat seluruh tubuhnya bergetar hebat.
dan setelah merasa sedikit tenang,sakura segera memberi nama pada kontak Tristan.
From : sakura
To : Tristan aneh
Dasar aneh!!
send.....
disana......
Tristan tertawa lepas menerima balasan dari sakura,entah mengapa mereka seperti sepasang kekasih yang saling melempar godaan receh.Tristan bahagia melebihi saat menerima satu pabrik minyak kayu putih dari ibu cantiknya Veleri.
...🌹...
...TBC...