
...Vote,Like dan Komentar ya my reader...
...terimakasih buat ⭐ kalian...
...🌴...
...H...
...A...
...P...
...P...
...Y...
...R...
...E...
...A...
...D...
...I...
...N...
...G...
...🌴...
tik....tik...tik......
hening.........
keheningan mencekam begitu terasa didalam sebuah ruang kantor berlantai 50 di gedung utama WJC.
Seorang pria tampan dengan kemeja yang dijahit tangan nampak berdiri menatap kepusat kota dari balik kaca tebal ruangannya.
sementara tak jauh dari sosoknya berdiri seorang pria dengan jas yang dibaliknya terlihat noda darah masih dari sebuah Glock 20 yang terlihat noda amis berwarna merah dari sana.
yah,Arkansas sudah kembali bekerja seperti biasa setelah kembalinya sang istri ke Mansion dua hari yang lalu bersama kedua bayi kembar mereka.
dan kini saatnya melihat hasil buruan para anggota Delta.
"jadi silver, bagaimana? " tanya Arkansas terdengar tanpa riak emosi.
pria itu,silver.
pria yang menerima telepon langsung dari tuan muda sulung Rayganta.
berdiri tegak dengan satu tangan memegang senjata.
"pria itu sudah mati boss,dan wanita itu kami biarkan lari dengan tempurung lutut hancur akibat tiga tembakan dan satu mata juga kami tembus peluru" jelas silver begitu santai layaknya tengah mendongeng.
Arkansas menyerigai....
yah,putranya memang lebih suka bermain lama-lama terlebih dahulu baru merenggut nyawa.yah,tergantung beberapa kondisi tentunya.
Rayganta itu suka bermain-main dengan mental.membuat sang korban menderita ketakutan hingga bisa menjadi gila dan akhirnya memilih mati.
"Dan aku merasa sedikit aneh boss,wanita itu informasinya nampak janggal" kali ini suara Axel datang dari arah pintu membawa sebuah map hitam.
plashhh...
map diletak asal diatas meja sang CEO.
"dia tak jelas asal-usulnya,tak memiliki kerabat keluarga,tak memiliki riwayat domisili dan tak memiliki riwayat catatan medis! dan yang paling aneh.....wanita itu bahkan tak jelas warga negara mana! tak ada satupun catatan kedatangan penerbangannya masuk ke kota ini" jelas Axel melihat betapa malasnya Arkansas membaca langsung informasi yang dirinya bawa.
boss sial........
manik tajam Arkansas menerawang jauh.
hingga....
"panggil Ryu dan suruh menghadapku secepatnya" titah Arkansas dingin saat berbalik duduk kembali meraih setumpuk dokumen bernilai milyaran dollar diatas mejanya.
"kalian boleh kembali" ucapnya sebelum mulai sibuk dalam urusannya sendiri.
Axel dan silver mengangguk lalu berbalik pergi tanpa basa-basi lagi.
"HM......kau bermain terlalu jauh wanita!!" batin Arkansas menyerigai bengis.
.........🌴.........
kini hari berganti Minggu dan Minggu berganti bulan,kini Arkansas harus menahan emosi kala melihat setumpuk koper dibawa masuk satu demi satu oleh para maid dan penjaga.
"Apa yang kau lakukan disini dad?! harusnya kau kembali ke pedesaan Swedia dan habiskan hari tuamu" Arkansas bertanya menahan kejengkelan kala melihat raut wajah datar sang ayah.
Anggi?
wanita tua yang masih terlihat cantik itu terkekeh dan dengan santai berjalan masuk dengan teriakan membahana.
"HALOHA....CUCU CANTIK GRANDMA MANA?! ARCHA...ARSHEN....YUHUUUUU...GRANDMA DATANG " teriak Anggi begitu bahagia akhirnya berhasil mempengaruhi suaminya agar kembali tinggal di mansion demi sang cucu manis .
"ARKH!!" jengkel,Arkansas menarik rambutnya putus asa.
bisakah tak ada keluarganya yang datang menganggu?.
"Mom..dad..please kembalilah dan jangan tinggal disini!" desah Arkansas Frustasi.
"heh...terserah Daddy dan mommy mau tinggal dimana? ingat...ini Mansion masih milik Daddy!" Rafendra menyerigai penuh kemenangan melihat wajah datar putranya memerah kesal.
"nah sekarang minggir karena orang tua ini ingin melihat cucunya" ucap Rafendra yang dengan santai menyelonong melewati tubuh Arkansas yang berdiri geram melihat kelakuan kedua orangtuanya.
ini kenapa ibunya jadi ikut gila seperti ayahnya? .
tak lama....
"KYAAAAAA.....ASTAGA RAFEN!! LIHAT...LIHAT CUCU KITA BERTAMBAH IMUT.........AKU SESAK NAFAS!!" baiklah Anggi sudah tak waras.
Liora terkekeh,wanita cantik itu membawa keluar Archana yang sedang tertawa dengan kedua tangan montoknya melambai-lambai pada sang nenek.
bayi mungil dengan pipi montok,hidung mungil yang lucu,mata bulat polos,bibir indah yang selalu tersenyum tanpa dosa dan tubuh beraroma susu yang sangat manis.
begitu memikat.
dan disisi kiri Liora, Arshenio nampak tertidur dalam stroler bayi yang didorong oleh sang kakak Rayganta.
"sini...sini biar mommy gendong cucu mommy, Liora" Anggi heboh.
sungguh sebenarnya mengapa kedua pasangan itu datang tak terduga oleh putra dan menantunya.
karena mereka tau,para setan inti akan datang berebut cucu mereka tak lama lagi.
"mommy kenapa tidak memberi kabar kalau mau datang? Liora bisa mempersiapkan kedatangan kalian" Liora berucap lembut menyerahkan bayi cantiknya pada sang ibu mertua.
namun.....
grephhh.....
Liora,Anggi, Raygan bahkan Arkansas dan para maid melongo kala entah bagaimana bayi cantik itu sudah diambil begitu saja oleh sang kakek.
"GRANDPA!! BAGAIMANA JIKA ADIKKU JATUH?!" rayganta sontak berteriak keras kesal melihat kelakuan sang kakek.
"DADDY..KEMBALIKAN PUTRIKU!" Arkansas panas dingin.ayolah,dirinya saja jarang-jarang diberi izin Liora menggendong putri kecilnya,nah ini ayahnya main asal gendong.
kalau putrinya keseleo bagaimana?
Arkansas mendekat cepat ingin merebut kembali tapi.
"apa yang kau takutkan anak nakal? Daddy ini hanya ingin menggendong cucu cantik Daddy,apa masalah kalian berdua dasar bocah bau!!" amuk Rafendra menatap kedua pria berbeda usia yang kini terlihat bak predator mendekati dirinya yang masih menggendong bahagia cucunya.
"TIDAK!! KEMBALIKAN ADIK RAY GRANPHA!" rayganta menjerit,jiwa kakak laki-laki pelindung adik kecilnya bangkit.
lihat bagaimana kakeknya dengan santai hanya menggendong dengan satu tangan.
bagaimana jika adiknya jatuh lalu patah tulang?
rayganta bahkan tak bisa membayangkan hal itu terjadi.
Liora hanya bisa tertawa pelan,sedang Anggi mendengus jengkel.kenapa suaminya jadi menyebalkan begini? sama istri bahkan berebut tak mau kalah!.
tapi Anggi bahagia setidaknya salah satu cucunya bisa membuat pria tua kaku seperti Rafendra suaminya tersenyum bahkan tertawa lepas seperti saat ini.
"mommy sebaiknya kita keruang keluarga saja,biarkan Daddy dan suamiku berdebat tidak jelas disini" kekeh Liora membawa Anggi kedalam ruang keluarga dan sebelum itu .
"Ray sayang...tolong jaga adik arshen ya,mommy dan grandma mau buat kue untuk nanti malam" ucap Liora memanggil sang putra.
"tapi mom...Ray tidak punya waktu saat ini,Ray harus selamatkan ARCHA dulu dari Grandpa!" tegas anak laki-laki tampan itu dengan raut wajah serius.
Liora dan Anggi tertawa.
"kamu ini sayang ada-ada saja!" Anggi tergelak dan dengan santai meninggalkan ketiga pria beda usia itu untuk mengurus bayi.
dan .......
"Daddy...tolonglah berikan kembali putriku" baiklah Arkansas menelan harga diri demi meminta agar ayah laknatnya mengembalikan putrinya.
"heh....ini cucuku,enyah!!" Rafendra dengan santai melenggang pergi sambil bercengkrama lembut dengan bayi mungil yang terus menyentuh rahangnya dan menepuknya pelan.
rasanya hatinya bagai digelitik oleh bulu paling halus di dunia.
mendesah dan mendatarkan wajah mereka,kini Arkansas dan Raygan hanya bisa pasrah bayi cantik itu dibawa oleh si Lucifer tua!.
Dyazel menahan tawa melihat wajah masam majikanya.
hingga...
Grephhh..
Arkansas menunduk dan meraih tubuh putra kecilnya , arshenio.
menatap wajah bayi kecil laki-laki itu intens dan akhirnya mendesah.
"hah..... Arshen,mengapa wajahmu kurang manis seperti ARCHA? padahal waktu buatnya sama,kenapa kamu harus terlahir laki-laki? kenapa bukan gadis kecil yang manis? hah...Daddy bosan melihat anak laki-laki! dari Axel sampai Ryu,bahkan bedebah Rion itu juga isinya laki-laki semua" Arkansas mengeluh,sedang bayi laki-laki itu hanya bisa tertawa tidak mengerti.
"gila" gumam Rayganta miris melihat keputusan asaan ayahnya dibalik wajah datar tanpa ekspresi itu.
Rayganta merebut tubuh sang adik dari Arkansas yang terlihat melamun, berlalu dan tak memperdulikan lagi wajah nelangsa tiran BE itu.
"hah....punya putra tidak ada yang benar,itu wajah apa tembok Cina" Arkansas berucap miris.
Dyazel hampir terbahak.
sungguh tuannya benar-benar ,tidak sadarkah dia bahwa wajah itu menurun dari siapa?
sungguh keluarga yang gila!.
akhirnya Arkansas ditinggal merenung dengan wajah datar di ruang tamu.
.........🌴.........
malam telah tiba........
wajah Arkansas yang sedari siang sudah mendung kini terlihat bak ada badai tak kasat mata disana.
Rafendra? pria tua itu bahkan sedari tadi tak berhenti melempar tatapan tajam kearah sekumpulan setan kecil perusuh yang kini tengah mengerubungi cucu cantiknya bagai lebah madu.
para ibu dan menantu mereka sibuk bergosip ria di sisi lain ruang keluarga dengan berbagai topik yang tidak dimengerti pria.
para inti mendengus jengkel kala para putra mereka tidak mengizinkan mereka mendekati bayi mungil cantik yang sudah mereka incar begitu lama.
anak-anak bau itu!!
"WOAHHH....ALARIK!! LIHAT..LIHAT... PIPINYA SEPERTI MOCHI!!" acella berteriak keras membuat telinga para saudaranya berdengung.
plakhhhh...
"yakhhh...kenapa kau pukul aku badak bercula!!" acella memekik kala Raino tiba-tiba memukul kepalanya dengan keras.
"suara cemprengmu akan membuat adikku terkejut!!" Raino melotot kesal.
"ck.....Archana juga adikku asal kau tau!" jengkel acella pada Raino yang seakan punya dendam kesumat padanya.
yah,kini bayi kecil Archana sudah dibaringkan diatas sebuah bad bayi yang diletakkan di atas karpet bulu lembut nan tebal ditengah ruang keluarga, Arshenio? bayi tampan itu tengah bermain dengan Freya,sakura,Ara,Dysabel dan Cristal tak perduli wajah iri para suaminya yang merasa terabaikan.
"hihihi...lihat..lihat..pipi mochinya bergerak-gerak lucunya!!" Xain menoel pipi bulat Archana dengan riang.
"wahhhh...baby Archa lucu sekali ya papi?" Raider melirik ayahnya yang terlihat duduk tak berkedip menatap si bayi kecil.
Rion mengangguk dan mengigit pipi dalamnya menahan gemas melihat wajah merona manis bayi bungsu Arkansas itu.
cup...
cup..
"hei...kenapa kau curi star cium pipi Archa?!!" Maxim meraung iri melihat Ryuga yang tanpa beban mengecupi pipi bulat Archana dengan gemas.
iri....
kesal...
para anak-anak itu mendekat dan ...
cup....
"pipi ini punyaku!!"Raider maju cepat mengecup pipi yang sedari tadi menggoda iman dari sang adik.
"hei...biarkan aku merasakan mochi ini dulu!!" Diego putra dari Dexter tidak mau tertinggal merebut si kecil cantik.
cup.....
"tidak!! ini milikku!!" sengit Maxim kebakaran jenggot.
cup...
cup...
"heh...mengalah pada kakak!!"Xain tak mau pipi adiknya habis sebelum dapat ia cium juga.
cup...cup..cup...cup...
"hei bedebah! kenapa kau empat kali!!"Raung Raino melotot kesal.
cup......
dan akhirnya Raino mengecup pipi Archana tak mau kalah dari para saudaranya.
"hei...kenapa kalian main cium-cium tanpa mengajakku!!"Raung Gion yang baru kembali dari mengambil black forest buatan sang nenek.
bocah itu melempar asal piring kuenya dan berlari menuju sang adik bayi.
bruk...
tubuh Alarik terpental saat Gion mendorong anak malang itu dan menggantikan dengan dirinya.
cup....
cup....
cup..
dan...
cup....
"GION........... KENAPA KAU MENCIUM BIBIR ADIK KAMI?!!" baiklah anak-anak setan kecil itu meraung sembari berdiri menggulung lengan baju siap menghajar setan bibit playboy dari Gabril.
entah? Gabril saja binggung,kenapa putranya justru mengambil sifat James? apa karena dirinya terlalu lama bergaul dengan si playboy insyaf? .
para orang ibu dan para nenek menutup telinga kaget,para ayah melotot kesal dan para kakek hampir berdiri dan mengebiri bocah bau putra Gabril itu.
anak setan kecil itu, berani-beraninya dia mencium bibir suci cucu mereka!.
hingga...
"kau.mau.mati?"
Glek.....
ditengah amukan saudaranya,Gion menoleh patah-patah pada sosok yang kini datang dengan seekor harimau putih yang berjalan dibelakangnya.
"hehehe...Ra..Ray!" Tawa sumbang ketakutan Gion terdengar.
"Tigress...beri pelajaran!" wajah dingin dan perintah sadis Raygan membuat bulu kuduk Gion berdiri terutama sang ibu dari Gion,Daisy.
astaga...putranya dalam kondisi serius karena Raygan si bocah Lucifer itu tak pernah main-main hingga.
"AAAAA....MAMI TOLONG!! PAPI.....GRANDMA!!! SIAPAPUN TOLONGGGGGG!!!" Gion menjerit frustasi kala harimau itu sudah menarik kain celana.
Crakhhhh....
"ARKHHHH... AMPUN KAK RAY!! JANJI TIDAK LAGI!!" Gion menjerit kala kuku tajam Tigress merobek celana nya.
darah meski tak banyak dapat terlihat dari tembusan kain yang terkoyak.
para anak-anak inti merinding...
para ayah melongo....
gila!
anak Hades ini benar-benar kejam!....
"wuuuuu......wuuu....mommy hiks...tolong Gion mommy!! wuuuuu...." baiklah tangis Gion mulai terdengar setelah lelah berteriak dipermainkan oleh Harimau albino itu.
yah, dipermainkan dalam pandangan Arkansas dan putranya Rayganta.
namun! ini adalah penyiksaan dalam mata semua inti dan para nenek juga kakek minus Rafendra.
"Ray...hentikan sayang kasihan Gion sudah lemas begitu " Lerai Liora menatap iba wajah kumel Gion yang sudah bajunya koyak sana-sini.
bahkan Daisy sudah hampir pingsan melihat kondisi anak semata wayangnya itu.
Rayganta,si bocah sadis itu mendengus dan mulai bersiul sebelum si harimau besar itu berhenti mengigit pakaian Gion.
Arkansas dan Rafendra melirik dengan smirk puas akan balasan anak itu.
benar!
mereka saja yang ayah juga kakek dari si cantik tak berani mencium bibir si malaikat kecil,nah ini!.
dasar bocah gila!.....
rayganta mendekat dan melirik ganas para saudaranya agar menyingkir.
para setan perusuh itu meringis ngeri dan berdiri menyingkir menuju para ayah mereka duduk sebagai penonton.
hingga...
cup...
cup....
kecupan di pipi bayi yang sedang tertawa itu diberikan Rayganta dengan dalam dan lama.
"kuhapus jejak busuk kalian dari wajah malaikat kecilku dan...."
rayganta menyerigai dan menunduk lagi.
Cup..........
"RAYGANTA!! KENAPA KAU CIUM LAGI BIBIR PUTRIKU!!" raung Arkansas geram.dia iri !.
anak-anak setan ini,beraninya mereka mencium bibir suci putri kecilnya!.
"huh....bibir adikku kembali suci,apa yang kau ributkan dad?!" balas Rayganta dengan wajah datarnya.
Para ayah melongo iri,para ibu terbahak geli,para nenek menggeleng miris dan Rafendra! pria tua itu mencibir jengkel,lihat saja dia akan menjauhkan malaikat kecil itu dari para calon setan perusuh itu.
lihat saja!.
...🌴...
...TBC...
PS: diluar negeri bentuk penyampaian kasih sayang itu sedikit ekstrim ya guys...jadi nikmati saja bentuk cinta saudara dan orang tua Be DISINI!.