
hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya......β
Happy Reading......πΉ
........π₯π₯..........
Ruang tengah sebuah mansion besar nampak ramai dengan gurauan unfaedah para pria tampan yang duduk santai melepas penat disana.
Axel nampak santai dengan ponselnya sembari terus saja tersenyum lebar dan terkadang terkikik sendiri,Ryu.putra lingga itupun sama saja dengan Axel,bahkan terlihat lebih parah.bagaimana tidak ,pria itu tersipu!tersipu dengan wajah memerah sembari menatap ponselnya Lamat.Gabril dan Rion nampak terkekeh memandang ponsel yang sedari tadi terus berbunyi sedang James nampak menekuk wajah entah karena apa,Tristan sibuk dengan semangkuk ice cream dipangkuan ya sedang Arkansas,pria itu nampak menggerutu pelan dengan jemari yang terus menggeser layar ponselnya.
Brakh.....
"ASTAGA COPOT!!" pekik Tristan kaget saat James tiba-tiba berdiri sembari memukul meja kuat.lihatlah bagaimana mangkuk ice cream pria manis itu kini tergeletak malang tumpah semua.
semua mata kini menatap Tristan dengan kedua tangan yang sudah bersiap menutup telinga.
1 detik.......
5 detik.....
dan....
"hiks...HUWAAAAAA ....ganti tidak itu ice cream punyaku James!!" baiklah seketika semua orang menghela nafas lega saat telinga mereka terselamatkan dari suara melengking seorang Tristan si maniak ice cream.
"ia....nanti ku ganti ,bila perlu kubawa satu gentong besar untukmu !! dasar anak setan!!" sembur James jengah.oh ingatkan dia bagaimana si babyface ini mengompori ibu ratu hingga hukumannya bertambah.sungguh James sedang kesal sekarang.
"emmmm... tidak...tidak....aku tidak ingin pakai gentong,belikan saja aku dua box sundae ice cream dan satu set miniatur Manga Naruto dan jangan lupa minyak telon.kau harus beli hari ini juga!!" ucap Tristan dengan santainya.james melongo dengan seringai licik teman-teman laknatnya.
"kau ini minta ganti apa mau memerasku sih?!!" delik James emosi,oh tidak adakah yang bisa melihat kalau kini dia sedang kesal.tanpa mau menambah masalahnya lagi,putra Jeremi itu telah meraih Jaket dan kunci mobilnya.
"mau kemana" baiklah suara dingin bernada arogan itu membuat James harus mendesah lelah,si Tiran ini bikin mood nya jatuh ketebing terdalam.
"mau ke Club,cuci mata dari pada disini liat muka iblis kalian!! bikin kesal saja" baiklah rupanya James melupakan dengan siapa ia bicara.Ryu,Axel, Rion,Gabril, dan Tristan seketika menggeleng kasihan saat melihat seringai Arkansas yang kini nampak gelap dan dingin.
"kau mengatai bos mu iblis?!! kau sudah bosan hidup?" baiklah nada rendah dengan seringai licik itu membuat tubuh James menggigil.ayolah,ia lupa si tiran ini benar-benar tidak punya selera humor.bagaimana seorang gadis manis seperti Liora bisa tahan dengan seorang Arkansas?.James seketika menyengir bodoh.
"ck...ck...ck...jangan mulai James,nanti bunda Alika ngamuk!! jadi orang cari masalah terus " ucap Axel prihatin.
"cari masalah dari mana,orang mau cuci mata juga!!" jawab james kalem,bahkan pria pirang itu terlalu takut melirik Arkansas yang masih betah menyeringai padanya.dasar Tiran Kepa*at!.
"ck....sudahlah jangan berulah,cobalah diam sebentar supir online!" James menganga saat title supir online kembali keluar dari mulut laknat Gabril.bagaimana tidak,mereka ini selalu menghubunginya lewat ponsel dimana dan kapan saja tidak perduli dia bisa atau tidak tetap harus datang,sungguh James merasa sudah layaknya supir online saja!.
"mana ada supir online bawa jet,pesawat bahkan kapal !! kau sehatkan Gabril?!!" sinis James menatap jengkel wajah santai tak perduli kawannya itu.
"sudahlah James,kami hanya tidak ingin kau terkena masalah jika para ibu tau kelakuan gilamu" ucap Ryu sabar.jemes tersenyum binar dan segera berjalan menuju Ryu, Ryu ini meski terkadang mulutnya pedas namun tetap,dialah yang paling perduli akan kawannya yang lain.
"Ululu....Kakak Ryu perhatian banget sama adik james,jadi makin cinta muahh" goda James dengan genitnya.Ryu mendelik sedang Axel,Gabril dan Rion mati-matian menahan tawa.
Greph....
"LEPAS!!! KAU GILA JAMES?!! BRENG*EK LEPASKAN PELUKANMU DARI TUBUHKU,TUBUHKU HANYA MILIK MY ANGEL!!"Ryu memaki jengkel kala James memeluknya erat disertai wajah memelas menjijikkan .
"ck...ck...ck...najis tikungan tujuh!!" ujar Axel sembari terkekeh geli melihat wajah penuh derita Ryu yang kini dipeluk manja oleh James.
"ihhhh...Tristan bilang bunda nih,James homo!!" heboh Tristan dan diacuhkan oleh James,masa bodoh lah yang penting dia berhasil menjahili si kutub selatan Ryu.dan untuk kutub Utara sendiri mana ada yang berani bahkan menatap lebih dari lima menit saja sudah kena sembur wasabi pedas oleh Arkansas.
Ryu menyentak kesal tubuh James hingga pria itu berhasil terlepas dan kini berdiri beranjak keluar tanpa mau repot-repot mendengar ocehan unfaedah James.
"DARLING MAU KEMANA? JANGAN TINGGALKAN DAKU,KAU BILANG MENCINTAIKU DAN HIDUP HANYA UNTUKKU? SAYANG SINI JANGAN PERGI!!" teriak James heboh dengan gaya centilnya.axel,Gabril dan Rion sibuk menahan tawa sedang Tristan nampak menutup telinganya kuat,Arkansas? pria itu tersenyum tipis sangat tipis melihat kelakuan gila inti BE.
"DIAM KAU BANG*AT!! KUROBEK MULUTMU NANTI!!" balas Ryu geram.
"IH...SAYANG JANGAN MARAH,SAYANG TUNGGU KATANYA MAU NGEDATE,INI MALAH DITINGGAL" James semakin menjadi begitu puas melihat wajah frustasi Ryu.
HAHAHA....
"bang*at James gila!! hahahaha...aduh keram perut ku!!" gelak Gabril sembari bertepuk tangan heboh.
"anak ini salah minum obat hahaha...bunda Alika kasih makan apa hingga jadi tidak waras begini haha.... James gila!!" ucap Rion sembari menghapus air mata disudut matanya.
"iuhhhh...James gila,aku tidak akan dekat dia lagi" celetuk Tristan geli.
"MATI SAJA KAU JAMES!!" baiklah Ryu nampak emosi kini.
"SAYANG JANGAN BEGITU,NANTI AKU NANGIS GIMANA" James semakin menjadi,bahkan kiss bay jauh dia lepaskan kepada Ryu yang menatapnya nyalang dari ujung pintu.Tristan bergidik dan tanpa aba-aba langsung memeluk Tubuh Rion erat dan menatap horor James yang kini terbahak bak kesetanan.
"YA TUHAN....JAMES KERASUKAN HANTU PERAWAN!! GILA...JAMES GILA!!" pekik Tristan heboh.
Brakh.....
HAHAHAHHA....
"puas hati" ujar James terpingkal tanpa dosa.kawan-kawanya menatap pria itu aneh namun James tidak perduli.
tak lama nampak raut wajah semua orang terlihat aneh dan Tristan yang nampak menutup hidungnya cepat.
"bau apa ini,aduh baunya kaya kaos kaki paman lingga,siapa ayo mengaku?!!" Tristan mendelik menatap semua orang yang juga sama seperti dirinya tengah menutup hidung .tak lama semua orang menatap James yang terlihat duduk santai sembari menyilangkan kaki riang.
"Tristan" panggil James dengan cengiran bodohnya.
"apa!!" sembur Tristan mendelik tajam.
"hehehehe...sorry man,aku kentut" santai James tanpa dosa, Tristan melongo sedang Rion,Gabril dan Axel menatap pria itu datar dan Arkansas yang sudah berlalu pergi masa bodoh.
"JAMES....JOROK!! " pekik Tristan geram dengan sebuah lampu hias meja yang kini melayang tepat kearah James,lemparan berapi-api dari si babyface iblis penuh amarah.
Prank.....
"BWAHHHAHAHAH....SORRY KIDS TIDAK KENA" James terbahak nista sembari berlari dari amukan bayi iblis itu
"HUAAAA....bau bangke!!" tangis Tristan menggila.
Rion mendesah jengah kemudian berlalu pergi bersama Axel,Gabril menepuk pundak Tristan dan berlalu pergi terlalu malas berurusan dengan si anak mommy.
π€π€π€
gadis manis berpiyama hijau lembut polos itu mencoba bergerak bangkit dari tidurnya.tapi tunggu! tubuhnya terasa sedikit berat akibat sesuatu tengah menindih perutnya .
mengerjapkan mata dan mencoba mengumpulkan setiap kesadarannya.hal pertama yang ia lihat adalah wajah tampan nan teduh seorang Arkansas.
liora melotot horor kala menyadari pria itu tengah menopang wajah berbaring disamping tubuhnya dengan satu tangan melingkar indah memeluk perutnya.posisi ini membuat nafas liora tertahan.
"take a breath baby" ucap Arkansas dengan senyum maut diwajah tampan bak malaikat itu.
"Ar,ke....kenapa kamu masuk ke kamar aku sih?!! jangan begini akukan malu belum bersih-bersih dan cuci muka!" desah Liora frustasi,wajah bantalnya harus dilihat pria pahatan dewa ini.oh betapa malu nya liora sekarang .
Arkansas menyeringai,sungguh seringai yang sangat dibenci oleh liora.karna apa? itu pertanda bahaya besar untuknya.
pria itu semakin memajukan wajahnya mendekat dan semakin mengikis jarak dari gadis pemilik hatinya.
Liora memejamkan matanya erat,mimik wajah yang sangat menggemaskan dimata Arkansas.gadis ini benar-benar sudah meracuni hatinya.awalnya pria tiran itu ingin bermain-main dengan mencuri kecupan singkat di sudut bibir gadisnya,namun ia urung akibat terlalu sulit melewatkan ekspresi wajah lucu liora.Liora mengeryit bingung tanpa membuka matanya,entah apa yang difikirkan gadis itu namun Arkansas menikmati wajah lucu liora yang tengah menutup mata sembari terdiam kaku.
"berharap sebuah ciuman baby? katakanlah" ucap Arkansas serak,manik pria itu menatap intens bibir pink alami Liora penuh puja.ayolah tiada gadis atau wanita lain yang bisa membuatnya menggila.Liora bergidik merasakan hembusan nafas mint Arkansas yang menerpa wajahnya.
Liora membuka mata perlahan dan menatap wajah Tampan Arkansas gugup.
"ti...tidak tuh!! kamu terlalu percaya diri" ucap Liora berusaha keras mengelak dan menutupi gugupnya.
Arkansas tergelak dan Liora terpaku mendengar suara maskulin pria itu,pesona jantan seorang tiran ini benar-benar tidak bisa ditolak.
"mandi" ucap Arkansas singkat setelah berhasil meredakan tawanya.
"HAH...KAU MAU MANDI BERSAMAKU?!!" dan percayalah Liora seketika menutup mulut nya yang tanpa sadar memancing kembali singa jantan disamping itu.
"wah....sudah nakal ya,tidak masalah aku suka itu.tapi......aku tak yakin akan kuat menahan adik kecilku dibawah sini" ucap Arkansas santai sembari menunjuk juniornya tanpa dosa,Liora mendelik dan.
"BRENGS*K MESUM!!!" pekik liora tanpa sadar melotot tajam pada Arkansas yang balik menatapnya santai tak terpengaruh .
pria itu bergerak cepat dan kini telah berada diatas Tubuh liora dengan kedua tangan menumpu berat tubuhnya tak ingin menimpa gadisnya.
"berani mengumpat hm?!! kau sungguh ingin bibir manis ini terkoyak oleh bibirku hm? bibir bar-bar ini ingin dihukum rupanya!!" suara serak nan dalam Arkansas membuat bulu kuduk Liora meremang,tubuh Atletis dibalut kaos press Body itu benar-benar mencetak jelas pahatan otot yang terbentuk sempurna ditubuh pria itu,sorot mata tajam dan hembusan hangat nafas Arkansas membuat Liora terdiam mematung.
kini jemari kokoh Arkansas bermain menyelipkan anak rambut liora dibalik telinga gadis itu,membelai lembut wajah manis yang kini sudah merona hebat.
"kau milikku baby.tubuh,hati bahkan fikiranmu hanya boleh diisi diriku.jadi lupakan fikiran jorokmu itu,karna Sebelum kita menikah aku tak akan menyentuh tubuh sucimu itu.percaya padaku,i love you so much" bisik Arkansas lembut.
cup....
satu kecupan sayang mendarat disudut bibir Liora dan gadis itu tersipu malu tak berani bersuara.
"i love you to" cicit Liora malu,sungguh Arkansas selalu mampu membuatnya tebang tinggi tanpa batas.
TBC....
see you next chapter and give me your support don't be a silent reader i hate thatππ