PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)

PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)
menerima



hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya...🌹


tidak terasa My Beautiful Target sudah menembus 100 episode,jadi.......El harap para reader senang dan selalu berbagi jejak disini.jika ada typo,kesalahan ketik dan kekurangan apapun jangan sungkan komentar dan beri masukan ya.El suka jika para pembaca El aktif memberi saran dan kritik.


baiklah semua selamat membaca ya



🌹 Happy Reading 🌹


dua orang pria tampan berwajah suram penuh derita kini tengah berjalan lunglai dibelakang seorang pria manis dan seorang gadis remaja manis didepan mereka.


para wanita baik tua,muda bahkan dibawah umur sekalipun melihat keempat orang itu kagum.


Axel membawa sebuah boneka beruang pink besar digendong nya,sedang James sudah malu setengah mati karena membawa dua buah balon besar berbentuk Mikey mouse dan jangan lupakan kedua bando kelinci yang terpasang cantik dikepala kedua pria tampan itu.


"Ara..kita pulang saja ya,sungguh kalian berdua membuatku tak punya muka lagi didepan para wanita" ucap James memelas.


"bunuh saja aku" batin Axel yang kini begitu miris melihat penampilan dirinya.


mereka didandani layaknya banci,banci! .


jaket berwarna pink,sepatu bahkan seluruh pakaian Axel dan James berwarna pink.belum lagu bando kelinci dan segala benda yang mereka pegang.mati sajalah!.


"kak. Ara sama kak Tristan mau naik rollercoaster Tornado" ucap Ara enteng tak perduli kesengsaraan dua iblis tampan dibelangkang mereka.


"JANGAN!!" pekik Axel dan James bersamamu.sungguh mereka benci permainan aneh yang bisa membuat isi perut mereka bergejolak.


disinilah mereka duduk diam sebelum benda laknat itu bergerak.



"ARKHHH...... BUNDA MAAFKAN JAMES YANG SUDAH NAKAL INI!!! ARKHHHH.... BERHENTI.... HENTIKAN BENDA BIADAP INI" teriak James kala benda itu melaju kencang turun naik,perutnya berkejolak dan kepalanya pusing.


Ara dan Tristan tertawa nista tak perduli wajah pucat pasi kedua pria tampan itu.


"BWAHAHAHAH.... ASIK.....LAJU KENCANG....AAAAAA......" teriak Tristan heboh sambil merentangkan kedua tangannya keatas semangat.


"HAHAHAHAH......ASIK.....RAMBUT ARA SEPERTI SINGA SEKARANG!! HAHAH....KAK JAMES JANGAN MATI DULU HAHAH...." gelak Ara tanpa dosa.sungguh kedua bungsu ini memang laknat .


"sin,cos,tan, trigonometri, aljabar,perkalian, pembagian, software, hardware semua semoga kalian tidak ikut terbawa angin dan tetaplah didalam otak jeniusku jangan pergi meninggalkanku" batin Axel ngawur, pria itu sibuk bahkan menghapal perkalian sembari menutup mata berusaha agar tidak muntah saat itu juga.


5 menit kemudian ........


Hoek.......


Hoek......


Hoek........


hah..... hah......


Axel dan James langsung muntah seketika begitu berpijak kembali diatas tanah.semua mata memandang Miris kedua pria tampan nan gagah itu,sayang Tornado taman hiburan itu menumbangkan mereka.


"payah!!" ejek Ara bertos ria dengan Triatan yang menatap keduanya iba.


"badan saja Segede kingkong,nyali tikus!!" tambah Tritan pedas,pria manis itu berlalu bersama Ara kembali mencari mainan baru.


Axel dan James? mereka rasanya ingin tenggelam ditatap aneh para pengunjung wanita.


🖤🖤🖤


Pintu Apartemen itu terbuka dengan wajah penuh keterkejutan seorang gadis yang nampak berdiri terpaku didepan pintu.


sorot matanya yang dulu begitu tajam dan gelap penuh kebencian kini berganti sayu dan entahlah? sesuatu yang memancarkan kerinduan yang seharusnya tidak gadis itu rasakan,namun entah bagaimana takdir membolak-balik hatinya.


pria itu,pria tampan dengan sorot mata tajam namun dapat terlihat jelas senyum teduhnya menatap gadis yang begitu sangat ia rindukan.Arion,pria itu berdiri dengan sebuah boneka beruang besar ditangannya.


hening........


keduanya saling terdiam dengan tatapan mata yang saling mengunci.


menghela nafas dan menutup sejenak manik mata yang kini entah mengapa terasa panas.


Kayra membuka mata perlahan dan .


deg.........


maniknya membola sempurna .kini tubuh tegap nan atletis beraroma coklat itu mengurung dirinya diantara dinding dan tubuh pria tampan yang kini tersenyum tipis padanya .


tubuh Arion mengunci dirinya.sangat i*tim,Kayra bahkan tidak sadar dan tidak dapat mendengar gerak cepat pria itu.


Kayra mendongak,maniknya menatap tajam sosok pria yang kini tengah menyeringai lebar sembari menatap setiap jengkal wajahnya.


"kau!! apa yang kau lakukan Wiguna?!! sejak kapan kau kembali? pergilah aku sedang malas meladeni kelakuan anehmu!!" ucap Kayra sengit.seketika sifat menyebalkan Rion kembali dan Kayra benci itu.


lihatlah bagaimana pria itu kini memiringkan kepalanya menatap intens wajah cantik Kayra sembari terkekeh geli,seolah kemarahan seorang Kayra ada sebuah hiburan baginya.menyerigai dan meniup daun telinga Kayra menggoda.


"apa yang aku lakukan? hm......"tanya balik Rion dengan wajah sombong dan Menyebalkan yang seakan tengah berfikir keras.kayra mendengus,dasar pria aneh!.


"mencium dirimu mungkin menyenangkan"ucap Rion santai,menutup bibirnya rapat demi menahan tawa yang seakan hendak tumpah.


"pergi kau pria aneh,jelek,mesum gila!!" amuk Kayra frustasi.Rion benar-benar pria yang sulit ditangani.


Puft....Bwahahahah......


"oh astaga,kurasa kau harus memeriksa mata indahmu itu sweety.ayolah disaat semua wanita begitu memuja dan rela melewati satu malam denganku,kau malah mengatakan diriku aneh,jelek dan mesum lagi.kurasa kau tak tau,kau sangat menyakiti hatiku sweety.kau tahu itu!" ucap Rion dengan wajah sedih dramatisnya yang terlalu dibuat-buat.


"aku.bukan.para.wanita.pemujamu.JANGAN SAMAKAN AKU!!" teriak Kayra tepat ditelinga Rion,pria itu meringis merasakan telinganya berdengung .


cup......


"bibir manis ini selalu berteriak"


cup......


"gadis cantik kau terlalu nakal"


cup......


Rion tergelak saat Kayra menatapnya dengan wajah melongo sembari menyentuh bibir gadis itu sendiri.bibir yang telah pria itu serang bertubi-tubi.


hiks.......


nah,gadis psikopat itu malah menangis? Rion terperangah panik.


"astaga sweety kenapa malah menangis? aku bahkan tidak mencium bibirmu seganas para wanita itu menciumku?" baiklah pertanyaan bodoh Arion membuat hati Kayra kesal setengah mati,masa ia disamakan para wanita jablay diluar sana? hell!! apa kata dunia nanti.


"hiks...kau...kau bedeb*h kurang ajar hiks....beraninya kau membuat bibir suciku kotor oleh bibir kurang ajarmu hiks....kau...aku lelah dengan sikap aneh dan kurang ajarmu.bisakah jangan perlakukan aku seperti para jal*ng peliharaan mu?!!" Isak Kayra miris.kenapa pria itu selalu berbuat sesuka hati? mengapa harus dirinya yang selalu dipermainkan? kenapa dan kenapa,Kayra selalu bertanya pada Tuhan apa salah nya.


Rion mendesah penuh sesal.


"dengar Kayra,kau tidak sama dengan para wanita diluar sana yang mengejar diriku tanpa tau malu,kau berbeda dan itulah yang aku suka darimu" ujar Rion lembut,mengangkat telapak tangannya dan mulai merapikan helaian rambut panjang Kayra sayang .


"aku suka dan jatuh akan pesona mu sejak pertama kita bertemu"ucap Rion mantap.


"a..apa yang membuatmu tertarik padaku? apa keistimewaan diriku dimatamu?" tanya Kayra penuh arti,maniknya menatap dalam dan tegas wajah tampan Rion yang kini berubah lembut tanpa tatapan menggoda dan nakal seperti biasanya.


"mari duduk dulu, kita bicara " Rion menarik tangan Kayra perlahan,mendudukkan gadis itu disebuah sofa dengan dirinya yang duduk tepat menghadap Kayra yang sedari tadi menatapnya dalam diam.


"dengar aku dan jangan menyela" tegas Rion mantap.


pria itu meraih kedua telapak tangan Kayra dan menggenggam nya erat.


"aku.semenjak bertemu denganmu,tidak ada kata yang bisa ku ucapkan untuk mendeskripsikan dirimu.aku benar-benar mencari segala macam cara untuk bisa menatapmu lagi dan lagi,awalnya kukira ini hanya perasaan sesaat dan sudah berulang kali kucoba kuburkan semua itu jauh di lubuk hatiku yang paling dalam,kau tau sikapmu? aku meski kau berlaku kasar sekalipun,aku merindukanmu terus menerus dan aku tanpa kau sadari terluka karena itu" ucap Rion dengan senyum yang terasa menyisakan luka tersamar dimata Kayra.


diam.....


gadis itu terdiam dengan air mata yang entah sejak kapan jatuh begitu saja.


"saat aku menoleh dan menatap senyum mu bersama Liora,wajah cantik inilah yang selalu ada di fikiran ku.perasaan asing yang selalu membuatku terjaga sepanjang malam,kenangan tetang deritamu selalu menyiksa diriku tanpa aku inginkan" menghela dan mengusap air mata gadis dihadapannya ini,Rion sang ladykiller akhirnya merasakan sakitnya cinta.


"katakan padaku Kayra,apa kesalahanku? hingga begitu sulit kau melihat tekadku.katakan padaku,bagaiman aku tutupi kekurangan ku? sungguh aku hampir gila karena mendamba gadis seperti mu,aku selalu berharap bisa menggenggam hatimu.aku merasa seolah Tuhan tengah memberi karma bagiku karena hati setiap wanita yang telah kuhancurkan dan aku rasanya ingin mati karena dirimu" lirih Rion yang tanpa sadar juga ikut merasakan maniknya mulai memanas.


"tidak bisakah kau datang padaku sekarang Kayra? menerimaku? kumohon" sakit,sungguh sakit dan ini adalah karma Tuhan yang akhirnya datang pada putra kedua Rafendra itu,wanita yang biasanya begitu mudah datang dengan sekali jentikan jari kini terasa bagai sebuah lelucon untuknya.Rion sekarat tanpa ia sadari hatinya membeku.


"mengapa? hiks...mengapa kau sungguh keras kepala,tidak hiks...bisakah biarkan saja aku dan mulailah hidupmu seperti dulu "lirih Kayra yang kini sudah menangis terisak tanpa bisa ia tahan.


Rion tersenyum,pria itu membelai sayang rambut gadisnya dan mulai menarik Kayra bersandar di bahunya.gadis itu menurut hatinya berteriak keras memaksa dirinya menerima pria tampan itu dan kini Kayra ingin berdamai.


"kau tau,aku dulu berkata pada diriku.aku akan baik-baik saja tanpa mu,bisa lakukan apapun seperti dulu tanpa dirimu.aku yakinkan diriku bahwa aku bisa,tapi apa? haha...aku tidak bisa kay,aku tidak pernah bisa.yang selalu terngiang di alam bawah sadar ku hanya wajah marah,tawa dan juga senyummu.katakan padaku apa aku salah karna menyimpan cinta ini?" tanya Rion lembut.


cup.....


dikecupnya pucuk rambut Kayra sedang gadis itu hanya menutup mata merasakan kehangatan yang telah lama ia lupakan.


"Kayra...apa yang harus aku lakukan untuk membuatku menerimaku? apa aku harus mati dulu agar kau bisa merasakan perasaan ini?" tanya Rion sendu.kayra tersentak dan menggeleng kuat,gadis itu menangis dan dengan lembut Rion menarik tubuhnya dan memeluknya erat penuh kasih.


"hiks...maaf....maafkan keegoisanku ini hiks...aku...aku terlalu takut mengenal cinta,maafkan aku" Isak Kayra penuh sesal,tangisan pedih gadis itu merobek hati Rion tanya pria itu sadari.


Greph....


pukh....pukh....pukh......


"menangis lah sweety,menangis lah dihadapanku pria yang mencintaimu" Rion menepuk punggung kayra pelan dan memeluk erat tubuh bergetar gadis itu sembari tersenyum tipis saat aroma manis jeruk terus memenuhi indra penciuman nya.


meski terasa kaku dan sedikit canggung,namun Kayra berusaha balik memeluk tubuh tegap nan nyaman Rion.dada bidang dengan bahu lebar dan aroma maskulin coklat dan Citrus itu membuat Kayra sedikit tenang.


Rion terkekeh saat melihat reaksi gadisnya,sungguh menggemaskan.


"bisakah aku mendapat sebuah ciuman selamat datang?" goda Rion kembali pada mode mesum kuadrat.Kayra berdecak namun tak lama terdiam,Rion menunggu jawaban gadis itu cemas.


kepala gadisnya terangguk samar disertai tatapan mata malu-malu dan wajah merona .


Rion bersorak dan sebelum aksinya terjadi.


"tapi,jangan lama-lama dan jangan gigit bibirku atau akan kurobek mulut mesummu itu nanti!!" ancam Kayra tegas.Rion mengangga.apa-apaan ini? astaga belum juga mulai gadisnya sudah main ancam segala,Sungguh gadis menggemaskan yang berbahaya.


"promise and i want you" ucap Rion serak.tak lama keduanya saling menutup mata hingga kedua bibir itu saling menyatu dengan gelenjar aneh yang seakan membakar seluruh tubuh kedua sejoli itu.


CUP...............


Rion memanggut dan meresapi manis bibir merah muda yang selama ini terus memaki dan mengumpat padanya.kini bibir itu diam merasakan saat Rion mulai menyecapnya penuh damba.lembut,perlahan dan menggoda.


"haaaaah"


ciuman terlepas dengan kedua kening mereka saling menempel.


"terima kasih Love, nah.....sekarang lupakan kedua medusa itu karna Arkansas sudah membawa mereka" ucap Rion santai,manik mata Kayra membola horor.


Tikhhhh......


"aw.....kenapa kau mengetuk keras keningku?!!" desis Kayra jengkel,lihat! baru saja pria itu bermanis romantis.kini Rion bahkan mulai melakukan kekerasan dalam rumah tangga! seketika Kayra terkekeh sendiri.


"nakal ya! sudah biar Hades itu yang urus,sudah kubilang seorang gadis tak pantas melakukan kekerasan apalagi membunuh! lupakan dan mari bantu aku mengurus rencana besar Kansas.pergilah bersama para ibu dan sahabat-sahabatmu bawa Liora kesuatu tempat selama dua hari" ucap Rion yang kini tengah sibuk memainkan ujung rambut kayra.sementara gadis itu sendiri hanya terdiam nampak berfikir keras.


"sudah lakukan saja,aku tak mau rambut mu putih karena terlalu banyak berfikir.ambil ini" ucap Rion sembari memberi sebuah credit card berwarna emas dengan lambang Wiguna pada Kayra.


"ini credits card khusus para keluarga kami dan limitid tanpa batas" jelas Rion yang menatap geli wajah melongo Kayra yang menatap kartu berwarna emas itu tanpa berkedip.


"ini Gold card milik Wiguna kingdom?" tanya Kayra takjub.hanya keluarga kerajaan bisnis Wiguna saja yang memiliki kartu yang memang dikeluarkan khusus oleh sang kepala keluarga, Rafendra Wiguna.


Rion menunduk kepalanya menghirup dalam aroma dari ceruk leher jenjang kayra


aroma manis jeruk itu sungguh membuat dirinya mabuk.


TBC.....


say hallo from Tristan.....