PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)

PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)
usaha terakhir



Hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya...🌹


ini hanya kisah fiktif tanpa menyangkut nama,tempat,tokoh dan negara manapun.ini hanya imajinasi dengan peminjaman latar tempat.


...💞...


...H...


...A...


...P...


...P...


...Y...


...R...


...E...


...A...


...D...


...I...


...N...


...G...


...💞...


...Tidak apa-apa...


...bahkan jika seluruh dunia tenggelam dalam duka...


...aku disini,aku akan melindungimu...


...tidak apa-apa...


...hatiku tidak akan pernah berhenti jatuh cinta padamu...


...kau yang akan selalu kucintai,cinta yang membalut semua luka...


...jalan yang menyesakkan penuh duri...


...dunia yang berubah menggila...


...dunia yang dipenuhi kesedihan...


...tanda cintaku tak akan berubah...


...satu-satunya yang harus kau percayai...


...adalah kenangan kita...


...seluruh cintaku untukmu...


...seluruh hatiku untukmu...


...seluruh jiwa dan raga hanya untukmu...


...jangan menangis...


...semua akan baik-baik saja...


...tiada yang bisa menghentikanku...


...bahkan jika dunia harus tenggelam dalam api...


...dunia kelam yang menyimpan duri...


...jangan menangis...


...satu-satunya alasanku berdiri kokoh adalah dirimu...


...cintaku...



.............♨️♨️.............


Dukhh.....Dukh.....Dukhhh


hening.......


sebuah kepala kini jatuh tepat dihadapan Hideki, kepala dari kepala pengawal istana yang ditebas langsung oleh Arkansas karena pria itu telah berani menghalangi serangan nya pada Hyuga.


wajah Arkansas kini benar-benar gelap dengan semua darah terpercik yang memenuhi wajah tampan itu.


Hyashi mengigil sembari merengkuh tubuh kaisar.para Dewan yang masih melawan segera berlutut memohon ampun,ketakutan benar-benar telah menenggelamkan seluruh jiwa mereka.


"inilah akibat kalian berani menipu diriku!! dan aku tak akan memberi pengampunan dosa untuk itu!!" suara dingin dari sang Hades mempu mengunci setiap mulut rapat-rapat.


Hyashi mematung kala netra gelap itu kini menatap seluruh keluarganya,katana ditangan pria itu telah penuh dengan darah yang terus menetes dari ujungnya,berceceran kala pria itu kini menduduki kursi tahta.


Ryu yang kini sibuk mengatur nafas kini melihat sekeliling,dimana putra mahkota? gusar,ia segera menemui Arkansas yang masih sibuk dengan keluarga kekaisaran.


"Bos!! dia....dia tak ada disini,si Hyuga itu tidak ada!!" ucap Ryu kalap.yah,saat suasana riuh tak terkendali kala para penjaga kekaisaran turun dalam jumlah besar melawan para BE.untuk itu Arkansas menjadi teralihkan melawan para pria dengan seragam besi dan samurai itu dan akhirnya Hyuga terlepas.


Arkansas menatap dingin wajah Ryu,pria itu mengibas bilah katana hingga noda darah itu menyebar kemana-mana,pria itu bangkit dan berlari keluar secepat kilat tanpa menghiraukan panggilan seluruh anggota bahkan keluarganya dengan Ryu yang juga mmengikuti dari belakang.mereka akan tuntaskan sendiri.


...............🍁🍁🍁...............


Ruang Balairung itu telah porak-poranda dengan mayat-mayat yang kini telah bergelimpangan.


Hyashi dan Sang ayah kaisar Hideki sudah ditahan para BE di sebuah ruangan yang menyatu dengan Aiko dan Aikaru sedang para dewan istana lainya ditahan di ruangan lain.


Rafendra mengeram kesal kala melihat luka pada bahu kirinya yang kini terbabat oleh Gabril akibat terkena tebasan pedang seorang wakil kepala penjaga istana Kazehaya.


sungguh jika bukan karena usia tua telah menurunkan kinerja kemampuannya,sudah pasti tak akan ada luka yang bisa diderita sang Lucifer itu.


"wah...dad!! jika mommy Veleri melihat luka pada bahumu, Tristan yakin mommy akan merepet sepanjang hari!!" ucap Tristan menggoda.


"diam kau anak nakal!!" sembur Rafendra jengkel.


Rion meringis samar kala Gabril menjahit luka pada punggungnya, benar-benar mafia.bahkan operasi dadakan dilakukan tanpa obat bius,Lingga menatap para putranya ngilu sendiri.


"pelan-pelan bodoh!! kau ini niat tidak mengobati luka hah?!!" maki Xander kala James dengan tidak berperasaan mengusap kasar luka tembak di lengan kirinya dengan alkohol.


"Halah.......kau merengek seperti seorang gadis!!" ejek James masa bodoh.


yah,diruang singgasana kaisar kini para BE dan inti yang terluka tengah mendapat tindakan medis cepat oleh Gabril dan para BE bagian medis.


"aw........!!"


Plak.....


"sakit bodoh!! kau mau ketendang hah?!! Marsel sialan!!" maki Cristal jengkel,sungguh Marsel ini bodoh atau apa,sudah tau Cristal terluka akibat sayatan pedang yang tanpa bisa dicegah mengenai kaki kanannya yang kini sudah diperban oleh Gabril,dan Marsel? pria itu dengan tanpa dosa seenaknya melenggang dan menabrak kaki Cristal dengan cukup keras.


"ck...gayamu mau menendang ku,kakimu saja sudah seperti bagian mummy mau berlagak!!" balas Marsel cuek.Cristal mengeram dasar pria tidak ada akhlak!.


"sudah jangan bertengkar, Rafendra.apa kita tak perlu mengejar Arkansas dan Hyuga itu?!! mereka bahkan bertarung sengit sebelumnya hingga keluar istana!! bagaimana jika itu jebakan dan putramu mendapat masalah?!!" Alex bertanya gusar sembari menatap wajah santai Rafendra,inilah ayah paling luar biasa di dunia.putranya sedang bertarung mati-matian diluar sana dan disini Rafendra justru duduk anteng sembari menyesap segelas kopi yang diantar para Dayang yang kini bak boneka tak bernyawa dihadapan para pria iblis BE itu.


"biar saja dia main-main sampai puas!! kalau mati ya dikubur,kalau sekarat ya masuk ICU!!" jawab Rafendra enteng.para ayah melongo spechless dengan para putra mereka yang meringis ngilu mendengar penuturan sang mantan Lucifer BE itu,ayah luar biasa memang.


"Rion,ayahmu sudah tidak waras!!" celetuk Xander spontan.


"yah...dia bukan hanya tidak waras,tapi dia memang sudah gila!!" jawab Rion mendesah lelah.


" bagaimana dengan para keluarga istana itu?!! mau kita apakan mereka?" tanya Bimo yang kini sibuk mengirim kabar pada Axel di London.


"pa,jika melenyapkan keluarga kekaisaran Jepang sekarang,maka pemerintah Jepang sendiri akan membuat kita repot nanti.ini bukan wilayah kekuasaan BE dan juga,Kazehaya termasuk bagian penting dari sistem monarki.sebaiknya tetapkan pelaku utama lalu habisi dia dan untuk kaisar sekeluarga,kita tunggu apa kata presiden Jepang!! ini masalah rumit yang menyangkut sistem keamanan suatu negara!!" ucap Xander bijak.


..............🦂🦂🦂................


Liora berjalan perlahan mengendap dan sungguh air mata kini entah mengapa telah jatuh membasahi kedua pipinya,ia menangis dalam keheningan.


"CARI WANITA ITU!! JANGAN BUAT MASTER MARAH!!"


DEG.......


Tubuh Liora menegang,jantungnya seakan terpompa melebihi batas.keringat dingin mulai mengalir menghiasi keningnya.


"Hiks...Ar......" gumam Liora lirih.


Wanita cantik dengan sweeter putih itu mempercepat jalannya mencari jalan keluar dari Vila.


Liora berjalan perlahan lalu dengan sangat hati-hati membuka pintu dan saat maniknya menatap dua orang pria yang berdiri didepan pintu,Liora diam mengatur nafas dan perlahan mengambil tindakan cepat.


Jleb.....


"ARKHHHH....bedebah!!" salah satu pria itu berbalik dengan pisau yang menancap pada punggung kanannya.


"wanita kurang ajar!!" salah seorang lagi berbalik dan menatap murka pada Liora yang kini berdiri dengan senyum dingin diwajahnya.


"kini lepaskan aku atau kaupun akan mati!!" ucap Liora dingin.


pria itu mengeram lalu mulai melayangkan tinjunya pada wajah cantik Liora.


wush.....


Liora menghindar dan dengan cepat kakinya naik dan menendang tulang kering pria itu hingga menimbulkan bunyi yang cukup nyaring.


krakh...


"ARKHHH.....bedebah.......heiii!! kemari wanita itu disini!!" pria itu berteriak memanggil penjaga lainya.Liora dengan sigap mendorong tubuh pria itu hingga jatuh dan membuka jalan Liora untuk keluar.


"baby...kamu kuat ya sayang,tolong mommy untuk bisa kembali bertemu Daddy...." gumam Liora yang sudah berlari keluar sembari memeluk perutnya sendiri erat.


"tangkap dia!!" sekitar 10 orang pria mengejar Liora dari belakang,Liora merasakan nyeri hebat pada perutnya namun ia tau calon bayi didalam perutnya sangat kuat.bayi yang telah menerima serum penguat janin dari Rion sebelumnya.


"hah....hah...hah...akuh....oh Tuhan tolong aku...hah" Liora berucap terengah-engah,ia berlari namun yang ia lihat hanya hutan dengan pohon Cemara dan Pinus yang terlihat sepanjang mata memandang.bagaimana ia keluar dari situasi ini? Liora terus berdoa sembari air mata yang tiada henti mengalir dari manik indah yang sudah nampak sayu.


Deg....


Jantung berdebar kala melihat didepan sana,aspal jalan raya sudah terlihat.sedikit lagi dan ia akan keluar dari Hutan.


"BERHENTI KAU!!"


DOR....


DOR....


Liora terus berlari berpacu dengan waktu, peluru-peluru itu terdengar dibelakang tubuhnya,ia terus berlari kala timah panas itu sudah mengenai setiap pohon disekitarnya.ia tau mereka tak akan berani mencelakai dirinya atau pria gila itu akan membunuh mereka.


Hingga.....


sebuah mobil melaju sedikit kencang dari jauh dan.


Ckittttttttt....


brukhhhh....


hanya sedikit lagi,dan tubuh Liora akan terpental jika sang pengemudi tak mengerem tepat waktu.


Liora terduduk lemah tepat didepan mobil Lamborghini hitam itu,sang pengemudi keluar dan menatap syok sosok wanita cantik dengan wajah pucat pasi dan berantakan tepat terduduk didepan mobilnya.


"Liora!!!" pekik Pria dengan kemeja hitam itu terkejut,maniknya bahkan tak bisa berkedip kala melihat sosok cantik itu lagi!.


"to...tolong aku..."


Dan setelah mendongak dan mengucapkan sebaris kalimat,Liora ambruk tak sadarkan diri.


"TANGKAP DIA!!"


Pria tampan dengan wajah syok itu menoleh cepat kala mendengar suara teriakan penuh murka dari jarak yang sedikit jauh dari mereka .


berjalan cepat dan mengangkat tubuh Mungil nan rapuh Liora ala bridal,memasukkan tubuh wanita cantik itu kedalam mobil dan segera berlalu cepat sebelum para pria mencurigakan itu berhasil mendekat.


Bremmmmmm......


"BEDEBAH!!" para pria itu menatap mobil Lamborghini itu nyalang dan segera berbalik untuk segera mengambil tindakan cepat.


pria itu menatap sendu wajah pucat Liora dan tanpa sadar telapak tangannya mengusap bulir-bulir keringat yang menghiasi wajah pucat Liora.mendesah dan memacu kembali mobilnya dengan cepat menjauh.


.................🍁..............


Rafendra berjalan menuju ruang tahanan Hideki dan keluarganya.


Taphhhh......Taphhh....Taphhh.....


derap langkah berat dan mengintimidasi mantan leader BE itu semakin mendekat.


"Tuan besar" dua orang penjaga menunduk hormat kala Rafendra beserta Rion dan juga Bimo telah berdiri tepat didepan pintu.


"buka!!" titah Rion tegas.


anggota Delta itu menunduk dan segera membuka pintu ruang tahanan Hideki dan keluarganya.


Kretthhhh....


deg....


tubuh Hyashi menegang kala melihat sorot predator dari mata dua pria Wiguna berbeda generasi itu.sungguh kini Rafendra dan Arion terlihat begitu murka


Rion berjalan maju dan.


Sriiingggggg...


ujung katana itu kini mengarah tepat dileher Hyashi.ujung katana itu kini tepat dibawah dagu pangeran kedua Kazehaya itu,Hyashi mendongak kala katana itu bergerak mengangkat wajahnya.


tubuh pria itu mengigil kala sorot mata Rion begitu dingin dan gelap menatap dirinya.


"katakan!! katakan siapa yang sudah berani menyekap menantuku?!!" suara Rafendra terdengar mengerikan dari balik tubuh Rion.


katana semakin maju dan kini menekan kulit leher Hyashi.


tes.....tes....tes....


kulit itu kini mengeluarkan darah akibat tekanan yang diberikan Rion.


"kau tau,senjata kami itu diolesi racun? kau lihat ayahmu kaisar yang terhormat itu? kau tunda menjawab dan dia akan mati!!" desis Rion dengan ekspresi malas yang sangat kentara.


Hyashi melirik ayah dan juga nenek nya,wanita tua itu akhirnya mengangguk pasrah tak ingin mati sia-sia.


"jika...jika aku memberi tau,bisa..bisakah kalian mengampuni kami dan tolong selamatkan ayahku??" ucap Hyashi putus asa.


Rafendra berdehem singkat dengan Rion yang sudah menyarungkan kembali katana miliknya.


"itu... sebenarnya..."


..................🍁🍁🍁.................


Mobil Alphard hitam itu melaju kencang diikuti beberapa mobil Jeep hitam dibelangkang.didalam mobil Kabuto yang berhasil menyelamatkan Hyuga dari keganasan Arkansas kini tengah menjahit luka sabetan pedang yang diderita oleh Hyuga.sinar matahari perlahan menyingsing naik dan fajar akan segera tiba.


"hah...cepat!!...cepat...kita...kita harus merebut kembali wanitaku,dan tinggalkan negara ini!!" ucap Hyuga sembari menahan rasa sakit pada lukanya yang tengah diobati oleh Kabuto dan kojiro sang hacker.


"dia harus...jadi...jadi milikku atau tidak ada pria lain lagi yang ....yang boleh memilikinya!!" Hyuga menatap dingin wajah Kabuto yang terlihat begitu kaku.


"baiklah master,akan kami laksanakan!! " ucap Kabuto tegas.


"cepat!! sebelum dia menyusul kita!!" ucap Hyuga yang kini telah memakai kembali kemeja baru setelah Kabuto selesai membabat lukanya.


..................🍁🍁..................


Liora terduduk dengan tubuh mengigil dihadapan pria tampan yang kini menatapnya sayu.sinar matahari yang menembus dari balkon apartemen itu membaut wajah pucat Liora sedikit merona kembali,dan lagi itu sangat cantik dimata sang pria.


"Liora.sebenarnya apa yang sudah terjadi padamu? mengapa bisa jadi seperti ini?" pria itu bertanya pelan lalu menyerahkan secangkir susu hangat pada Wanita cantik yang kini begitu lemah dan pucat.


"........." Liora diam,jantungnya masih berdetak kencang.perasaannya tak tenang dan ia menatap wajah tampan pria itu sayu.cengkraman pada cangkir itu mengerat.


mendesah dan duduk disamping Liora dalam diam,ia mengusap pucuk rambut Liora lembut dan berucap tenang.


"kamu jangan risau,aku akan segera menghubungi suamimu dan meminta dia menyusul kemari setelah ponselku terisi daya,jadi bisakah kau memberiku sedikit saja senyuman" bujuk Pria itu halus,sungguh wajah pucat nan tegang terlihat jelas akan ketakutan disana membuat hatinya mencelos.


"teri... terimakasih,aku...aku tak tau bagaimana membalasmu" ucap Liora dengan seulas senyum tipis diwajahnya yang masih sama seperti saat pria itu pertama kali melihatnya.


Deg.....Deg.....Deg....


pria itu menyentuh dada nya yang kini kembali berdetak kencang,menutup mata dan tersenyum kecut akan perasaan indah yang tak akan pernah terbalas ini.


"tidak masalah" jawabnya mencoba tersenyum walau masih meninggalkan rasa sakit yang dalam.


...TBC...


see you next chapter 🤗...........


well....makin kesini otak semakin keras bekerja demi dapatkan feel kisah ini,and para pembaca semakin lupa untuk beri vote dan like,yah....mau up setiap hari jadi mumet wong ide mampet 🤧....see you again 😉