PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)

PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)
Ujian



hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya...⭐


 


Happy Reading....🌹


 


 


i can't sleep,i just can't breath


 when your shadow is all over me baby


don't wanna be a fool in your eyes


cause what we had was built on love


oh baby i miss you i do



"habis kita......berbelok cepat berbelok!!"


suara kepanikan terdengar jelas ditelinga liora,gadis itu merasakan firasat buruk saat merasakan mobil yang membawanya menukik tajam.


Braaaaaakkhhhh.............


saat itu,tubuh liora rasanya tak memiliki jiwa lagi.sayang,para penyekap liora tak menyadari sebuah bus melaju kencang dari arah sebaliknya menghantam mobil Van itu hingga melayang terbalik.


Nafas Arkansas tercekat begitu pula dengan semua yang mengikutinya,mobil penyekapan calon menantu Wiguna itu terbalik setelah berputar kencang menghantam pembatas jalan.


saat dirinya berusaha semakin dekat mencapai gadisnya,Tuhan seakan mempermainkan hati dan perasaanya.mobil dan juga seluruh motor yang mengikuti Arkansas berhenti beberapa meter dari kecelakaan yang kini mengundang banyak perhatian.


"my....my Queen"lirih Arkansas samar.pria itu merasa jantungnya berhenti saat itu juga.maniknya melihat jelas saat mobil itu terhempas dan terbalik didepan matanya sendiri.bagimana? bagaimana dengan calon istrinya? Arkansas bagai terkena hantaman batu besar tepat dihatinya.


tes.....tes....tes....


tanpa sadar,air mata pria itu mengalir deras membasahi wajah dingin yang terlihat syok berat hingga tubuh tegap itu bergetar mengigil hebat.Arkansas butuh seseorang membangunkannya dari mimpi terburuk yang Tuhan limpahkan pada dirinya kini.


Wing......wing....wing.....


suara baling helikopternya menyadarkan pria itu.Gabril berlari diikuti Ryu menyelamatkan Calon ratu Wiguna itu.gabril dengan bantuan beberapa anggota Delta mencoba membalik kembali mobil ringsek itu sebelum tumpahan bensin meledakkan kendaraan setengah hancur itu.Kiki dan Kedua pria bawahanya terjepit kursi dan Emran sudah jatuh terlempar keluar.


20 menit para BE berpacu dengan waktu untuk mengeluarkan tubuh Liora yang terjepit antara kursi dan body mobil.


deg.......


Arkansas akhirnya tersadar sepenuhnya saat melihat sebuah tandu yang dikeluarkan dari helikopter kedua terlihat diisi tubuh Liora yang terbaring kaku tak sadarkan diri dengan Ryu,Gabril serta James mengangkat tandu dengan sigap.Arkansas merasa dunianya runtuh! pria itu mengusap air mata kasar kemudian membuka pintu mobil dan berlari kencang ke arah tandu Gadisnya,calon istrinya.jika tuhan mengizinkan inginnya semua sakit Liora berpindah padanya saja,namun apa daya gadis itu terbaring merasakan sakit seorang diri dan Arkansas merasa menjadi pria paling tidak berguna di dunia ini.


kemarahan.......


rasa sakit......


air mata......


penyesalan......


kini hatinya terselimuti kabut hitam pekat penuh bara api.


Ryu, Gabril dan James berhenti saat tangan bergetar Arkansas menyentuh tandu yang kini terlihat jelas tubuh penuh luka dan mengenaskan Liora.


ketiga pria tampan berwajah sendu itu terdiam,mereka tak sanggup melihat sisi lemah dari pemimpin mereka itu.


"Please.....kumohon jangan....jangan mengerjai ku baby" lirih Arkansas yang kini dengan perasaan hancur dan tubuh bergetar memaksa Ryu menurunkan tandunya.dipeluknya tubuh Ringkih Liora hati-hati,baru kali ini para BE melihat air mata dari wajah kaku tak berhati sang Tiran.pria itu menangis!.


"baby...wake up please,baby apakah kau tak ingin melihat aku menghabisi para penculik mu itu? please wake up don't do this to me"lirih Arkansas sembari menampilkan senyum yang justru terlihat begitu menyesakkan dan pilu.


"bos ku mohon kuatlah,biarkan kami bawa gadismu ke laboratorium markas! kau lihat darahnya begitu banyak,tulang pada kaki kirinya retak,dan lihat lengan kirinya mengalami luka mengangga akibat tergores dalam body mobil yang hancur!" ucap Gabril tajam,pria itu berusaha membuat Arkansas sadar.


"benar bos,di markas Rion sudah menunggu dengan meja operasi.jika kita tidak bergegas takutnya...... kekasihmu tak akan selamat! tubuhnya terjepit,kepalanya terbentur keras dan lihat semua luka akibat hantaman tadi.sadarlah bos!!" bentak Ryu mulai emosi melihat Arkansas bagai manusia tanpa jiwa hanya raga kosong tak bernyawa.


"ARKHHH" Arkansas berteriak murka,pria itu meninju aspal sekuat tenaga hingga kepalan tangan nya mengeluarkan darah.berdiri tegap dan menatap dingin wajah para anggotanya.


"baby,apa sakit sayang? sabarlah aku berjanji akan menyembuhkan semua lukamu baby.tidurlah sayang,tidurlah yang damai tapi berjanjilah hingga waktunya tiba,bangun dan peluklah aku" lirih Arkansas.telapak tanganya mengelus rambut Liora sayang tak perduli kini rambut halus itu lepek penuh darah.


tes.....tes....tes......


Cristal bening mengalir pelan dari sudut mata liora yang terpejam.kini tandu telah berada di dalam helikopter dengan Arkansas yang setia menemani disamping gadisnya.


"sayang jangan menangis,setelah semua ini kumohon jangan menangis lagi baby.kau hancurkan hatiku " bisik Arkansas tepat ditelinga liora.james mengemudi helikopter dengan hati-hati dan tetap menjaga kestabilan posisi ketinggian agar tubuh Liora tak tersentak guncangan.


"Roger!! Eagle 102 kembali ke markas! siapkan operasi keadaan genting , ganti!!" James mengudara dengan Ryu duduk diam sembari terus melirik keadaan sang bos yang nampak kacau.


"Eagle 102 diterima"


"tuhan selamatkan calon istriku"


"selamatkan dia"


"izinkan aku membahagiakannya"


"jangan ambil dia tuhan,jangan ambil cinta pertama dan terakhirku"


Untuk pertama dalam hidupnya,Arkansas bersujud pada Tuhan dan memohon dengan air mata mengalir deras.pria itu menangis tanpa suara!.


🖤🖤🖤


Rafendra berlari panik diikuti seorang pria dengan kemeja yang terlihat lusuh dan wajah kacau penuh ketakutan.Mathew langsung terbang dari New York begitu mendengar sang adik telah ditemukan namun naas kecelakaan itu membuat hati pria berusia 28 tahun itu berteriak ketakutan.


sementara dirumah Anggi dan Ara ditemani Freya hanya bisa berdoa dengan air mata penuh permohonan.satu calon menantunya terbaring lemah akibat racun dan satunya lagi berada diujung maut akibat kecelakaan hebat yang terjadi.rasanya Anggi ingin membunuh para pengusik keluarganya!.


"dad!!" pekik Rion begitu melihat sang ayah masuk ke ruang medis laboratorium khusus di markasnya.


"dimana mereka sekarang Rion?! apa kakakmu berhasil?!" tanya Mathew panik,nafas pria itu memburu dan sungguh belum sedetikpun ia beristirahat setelah turun dari pesawat.Rion terdiam sejenak kemudian mulai memasang sarung tangan medisnya dan menatap Mathew iba.


"mereka akan segera tiba dan aku tengah bersiap menerima tugas yang akan datang" jawab Rion tenang.pria itu menghela nafas dan mulai menyiapkan alat-alat demi menunjang hidup Liora saat tiba di meja operasi kelak.


"siapakan saja operasinya nak! Daddy akan membantu sebisa mungkin,mereka harus menerima kemarahan dad!! Kansas dan dad akan mengurus mereka" ucap Rafendra dingin,sorot matanya berkilat tajam dan untuk pertama kali setelah ia berhenti memimpin BE,pria itu akan kembali memasuki ruang eksekusi.


sementara itu dilain tempat.......


"kenapa si jala*g itu harus kembali?!! kenapa Arkansas harus membawanya kembali?!! harusnya biarkan saja dia mati!!" murka Natasha yang saat ini berkumpul dengan Stefani dan Monika.wanita itu meneguk segelas Alkohol dan menari riang bersama Stefani dan Monika disebuah club malam.awalnya mereka ingin merayakan berita kecelakaan Liora namun sayang,berita selanjutnya membuat hati wanita itu panas.Arkansa kembali membawa Liora dengan penuh cinta dan doa permohonan seluruh keluarga besar Wiguna.


"hahaha.....biarkan saja Natasha! kita bisa melenyapkan jala*g itu lain waktu! lagipula kalau gadis itu bisa selamat nanti hahaha.... senang-senang saja dulu" gelak Stefani yang kini sudah berjalan lunglai kelantai dansa dan menari bersama para pria hidung belang disana.monika terkekeh dan mulai mabuk akibat menegak terus minuman berkadar alkohol tinggi dari bartender.


🖤🖤🖤


para medis bekerja cepat dibawah arahan Rion dan juga Gabril,begitu helikopter turun brankar didorong cepat demi membawa tubuh liora ke dalam ruang ICU dengan Rion dan Gabril bergerak cepat memulai pertolongan.


"hentikan pendarahan dulu!! cepat....oh ya tuhan jantungnya terlalu lemah!!" panik Gabril.pria itu segera memasang selang oksigen dan mulai memerintah gusar para rekan medisnya.


Electrocardiograph ( ECG) mulai terpasang demi memantau aktivitas jantung Liora.Rion dengan cepat menempelkan PAD electrode pada dada liora agar mereka tim medis dapat memantau grafis pergerakan jantung melalui interpretasi grafik pada monitor.


Gabril dengan sigap memainkan pisau bedah.tak lama Rion mulai membantu membersihkan dan menjahit tubuh liora yang terluka,sementara Arkansas hanya terduduk diluar sembari menatap kosong pada kedua tangan dan pakaianya yang terdapat lumuran darah dari Liora.tepukan-tepukan lembut dari sang ibu bahkan tak mampu membuat hati Pria itu membaik, Rafendra merasa Dejavu.dulu saat sang istri terbaring hampir meregang nyawa pun Rafendra bahkan melihat sosok dirinya dulu pada Arkansas.


rapuh......


terluka.....


hampa......


menghela nafas dengan sorot mata dingin penuh kemarahan.Rafendra menepuk pundak sang putra penuh ketegasan.


"bangun son! bangun.....kita punya urusan yang harus diselesaikan kini,percuma berdiam dan larut tak melakukan apapun.ikut dad dan kita beri hadiah para bedebah itu!!" smirk bengis Rafendra disambut sorot mata dingin putra sulungnya itu.Anggi menutup mata dan tak lama mengusap sayang wajah putranya itu.


"bunuh mereka sayang! cabut jantung mereka yang telah melukai keluarga kita!" desis Anggi penuh amarah tertahan.wajah lembut wanita itu berganti dengan wajah kaku memerah penuh kebencian dan dendam.Rafendra dan Arkansas menyeringai bengis mendengar titah ratu Wiguna itu,sementara semua orang yang mendengar ucapan wanita berparas cantik itu merinding seketika.Ryu,Axel,James seketika menarik mundur semua orang perlahan.diujung sana Mathew tengah ditenangkan oleh Amber dan Nixon, sementara itu Angel,Jessy dan Daisy sudah menangis terisak pelan tak berani bersuara,ketiga gadis itu datang bersama amber dan saat tiba.pemandangan sosok memilukan Liora cukup bagai Sambaran petir bagi ketiga bersahabat itu.


" kami pergi mom,tolong awasi disini!"tegas Arkansas yang berjalan tegap mengikuti langkah berat sang ayah.kedua Iblis Lucifer dan Hades itu akan turun memberi hukuman bagi pendosa.


TBC......


see you next chapter 🤗