
Hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote like dan komentar.....🖐️
...☘️...
...H...
...A...
...P...
...P...
...Y...
...R...
...E...
...A...
...D...
...I...
...N...
...G...
...☘️...
...☘️ flashback on ☘️...
Liora meremang,desahan keras keluar saat gigitan gemas terasa hingga dadanya semakin nyeri
berterima kasihlah pada tembok yang tidak memiliki telinga dan pintu yang menahan suara-suara cinta itu keluar.
nafas keduanya terengah-engah, Arkansas memasang kembali kancing piyama istrinya dan memeluk tubuh bergetar nikmat itu lembut.
"sudah.....aku tak akan memakanmu sampai bayi kita cukup kuat menerima kedatangan Daddy mereka! sekarang tidur dan jangan menggodaku lagi!!" Liora mengangguk pasrah,rupanya ia mulai mengantuk setelah menerima serangan ganas dari pemanasan sang tiran.
cup......
" tidurlah istriku sayang.... selama malam dan mimpikan aku!!" Arkansas meraih pinggang ramping Liora dan membuat Liora tenggelam nyaman menghirup aroma tubuh hangat suaminya itu.
"hm....selamat malam suamiku!!" Balas Liora dengan senyum manis diwajah lelahnya.
keduanya tertidur pulas saling merangkul mesra menanti fajar dalam buaian sang rembulan.
...☘️ off ☘️...
..........☘️.........
hari mulai berganti.....
dan disisi lain sebuah kota........
Gadis itu terus memandang sosok pria dewasa yang menatapnya dingin.dengan tangan bergetar ia meraih sebuah undangan pernikahan yang disodorkan oleh seorang wanita berpenampilan glamor dan high class dihadapinya itu.
maniknya menatap kosong,perlahan demi perlahan Cristal bening itu jatuh mengalir indah membasahi pipi mulus berwarna Tan eksotis.
wanita dengan mini dress hitam itu tersenyum remeh sembari bergelanyut manja di lengan sang pria.
"Maaf sakura,kita harus berpisah! aku akan menikah dengan Dena dan aku tak ingin kau menjadi beban dalam hidupku lagi!" pria itu berucap tanpa penyesalan.Sakura,dokter manis berkulit seindah madu mengenggam erat surat undangan yang kini telah ia genggam hingga mulai rusak akibat genggaman kuat hingga buku jari dokter muda itu memutih.
"kenapa?" hanya satu kata yang terucap dan sakura menatap Dena yang menguap menatap dirinya bosan,sedang pria dihadapannya menatap dirinya muak.
................☘️................
"HAI TAN!! MAU KEMANA KAU,PERGILAH BANTU JAMES DI PELABUHAN!! TRISTAN.....!!" suara teriakan geram Cristal terdengar murka memanggil adik kesayangannya itu.
Markas hari ini tengah sibuk,ada sejumlah besar rakitan alat keamanan baru yang berhasil diciptakan Tim perancang AR SECURITY SISTEM, para bagian IT sibuk membuat prototipe cetak biru yang akan diserahkan kebagian pabrik dan para inti sedang sibuk mengecek segala komponen yang akan dirakit.
Rion dan Gabril ada pertemuan para Dokter bedah diseluruh Eropa,Markas jatuh ke pengawasan Ryu dan Cristal.
Arkansas sedang sibuk pergi ke Swedia untuk mengurusi pembangunan Resort pariwisata baru bersama Liora sekalian berbulan madu lagi,katanya! dan yah.Tinggal 5 inti yang bekerja keras di Markas.
"hais....!! aku lelah kak!! bisakah hari ini aku bekerja setengah hari saja?! lagipula salah James hingga pekerjaan pengiriman ini tertunda dan hari ini aku tak mau lembur! pokoknya minta anggota lain temani dia,aku mau break!!" Sembur Tristan dongkol,Pria manis itu meraih jaket dan kunci motornya.menggulung lengan jaket kulit hitam itu hingga siku dan mulai memakai helmnya.
"kau mau kemana Tristan?" Silver bertanya saat melihat inti wakil dari Ryu itu keluar dengan wajah ditekuk dan terdengar suara makian jengkel Cristal dari ruang kerja Ryu.
"kemana saja,asal tidak lihat singa betina itu!!" jawab Tristan asal.
"TRISTAN....KEMBALI SEKARANG ATAU KUTEBAS LEHERMU!!' jerit Cristal sudah diambang pintu melotot garang.mengendik bahu acuh,Tristan mulai berjalan keluar pintu masuk markas.
"kau tak akan tega menebas ku,wahai kakakku yang cantik tapi bohong!! " jawab Tristan santai.
puft........
melirik sekeliling,anggota mereka sibuk menutup mulut menahan tawa sembari terus bekerja.
"apa?! tertawalah,sebelum tertawa dilarang dan nyawa kalian melayang!!" amuk Cristal jengkel.
dan....
Bwahahahah
mendesah kala suara tawa para jantan diruangan itu membahana,Cristal menutup mata hingga suara raungan gas motor sport Honda dari adiknya mulai terdengar meninggalkan markas.
" sabar Cristal...sabar....!!" wanita itu menutup mata dan berbalik masuk.
...........💠...........
"kenapa?" Sakura menunduk dengan tubuh bergetar menatap wajah dingin pria yang sudah mengisi hari-harinya selama 2 tahun lamanya.
"kenapa?!" balas pria itu dengan nada sarkas dan penuh ejekan.
"sudahlah Ben,cepat selesaikan masalahmu dengan kekasihmu itu,UPS.......maksudku mantan kekasihmu itu!!" Sakura menatap kosong pada penghinaan yang dilempar Dena padanya.wanita itu,putri dari wakil direktur pemilik rumah sakit di kota California.yah.ayah dari Dena adalah atasan sakura.
"baiklah aku tak akan bertele-tele lagi! kau hanya dokter muda yang baru mendapat lisensi mu dan aku butuh wanita dengan latar belakang kuat untuk menopang karirku sebagai dokter! kau tau sakura...... .kau hanya alatku selama ini dan kini aku tak butuh kau lagi!!" pria itu berucap tenang,sungguh ia bahkan tak perduli betapa hancur hati sakura kini.
marah,kecewa dan benci! semua menjadi satu,tubuh sakura bergetar hebat dengan tawa pilu yang terdengar kecut.
dan tak jauh dari mereka,sebuah motor sport hitam tengah berhenti dan menyaksikan semua kejadian itu dalam diam.pria manis yang menatap semua dari balik helm full face nya menyerigai dingin,manik yang biasanya terlihat jenaka itu menajam menatap dingin pada pria dewasa yang ditempeli oleh seorang wanita yang terlihat menjijikan dengan dress ketat dan make up tebal.
"heh...bajingan itu ternyata lebih parah dari James!!" gumam pria manis itu sinis,Tristan! yah,pria yang awalnya ingin balapan liar itu kini justru lebih tertarik menyaksikan perdebatan sengit ketiga orang di sudut taman tempat area balap liar akan diadakan.
"hiks...aku membantu mengerjakan tesismu,aku membantu membayar sewa apartemen mu meski aku sendiri harus puas dengan apartemen kecil yang bahkan tidak memiliki kamar mandi hingga aku harus rela mengantri berdesakan dengan penyewa lain hanya agar dirimu hidup tenang menghadapi ujian saat itu!!.hiks....aku bahkan meski begadang semalaman demi mengerjakan tesis ujianku,aku bahkan akan pergi dengan suka rela saat kau memanggil hanya untuk memasakkan dirimu dan teman-temanmu makan siang!! apa...apa,betapa tidak tau dirinya kau Benjamin!! aku..aku rela hidup susah untuk membuat DIRIMU nyaman meraih cita-citamu sebagai ahli penyakit jantung!! lalu ini balasanmu padaku?!! " Sakura meraung,ia melempar undangan pernikahan kewajah Benjamin dan pria itu tak bereaksi.Dena tertawa sinis dan Tristan yang duduk diatas motornya entah mengapa merasakan hatinya berdenyut nyeri.
"apa ini? kenapa aku menangis?!" Tristan membuka kaca helmnya dan meraba pipinya dan terasa basah.
ia mendengar semua yang dikatakan sakura karena jarak mereka tidak terlalu jauh dan pendengaran Tristan yang memang tajam.
greph....
Dena melotot tajam dan mencengkram lengan halus sakura,wanita itu menatap jijik saat perasaan iri atas kecantikan sakura membuat kebencian dihatinya bergejolak.
"dasar wanita hina!! kau itu sudah dibuang maka pergilah,jangan tidak tau malu,lagipula kau itu akan menjadi benalu jika Benjamin dipromosikan naik jabatan nanti,dan hanya aku yang bisa berada disisinya bukan gadis yatim piatu dengan beasiswa untuk menjadi seorang dokter bedah seperti dirimu!!" Dena memaki dan mengumpat pedas.cengkraman tangan berkuku tajam itu bahkan menembus kulit halus Sakura,dan gadis itu meringis namun tak mau lagi berfikir.
Plasshhhh....
ia menghempas tangan Dena dan mendekat pada Benjamin.
"katakan? katakan padaku,apa arti diriku untukmu?!" sakura menatap Benjamin yang tengah meraih tubuh Dena.
hahaha...
tertawa sinis dan Benjamin meraih dagu Sakura kasar.ia akui sakura memang cantik! tapi cantik tanpa latar belakang kuat tak ada artinya bagi pria ambisius seperti dirinya,dan Benjamin sadar hidupnya tak butuh cinta hanya ambisi kekuasaan.
"dan dena sudah memberiku tubuhnya,sesuatu yang kau tak akan bisa berikan sebelum pernikahan? cih....sok suc-"
PLAK.........
tamparan keras mendarat di pipi Benjamin,wajah pria itu menoleh kesamping dengan sudut bibir sobek mengeluarkan darah .
nafas sakura memburu.jadi selama ini ia hanya alat? dan Benjamin hanya menempatkan nafsu diatas kesucian cinta? dia dibuang dengan berdasarkan alasan konyol? Sakura meradang!
"GADIS HINA!! BERANINYA KAU MENAMPARKU!!" Raung Benjamin emosi.
dan.......
Mata gelap Benjamin memerah,satu tenaganya terhuyung bersiap menampar wajah cantik sakura.gadis itu menutup mata dan pasrah menerima rasa sakit yang akan Benjamin berikan untuknya.
waktu terus berlalu dan hanya keheningan yang terasa.
"kau banci?! seorang gadis tak layak menerima kekerasan!!"
Deg......
sakura membuka mata, punggung tegak nan lebar berbalut jaket kulit hitam berlambang elang menjadi hal pertama yang ia lihat.
"LEPASKAN TANGANKU SIALAN!! JANGAN IKUT CAMPUR!"
Sakura membeku saat suara amarah Benjamin terdengar dari balik tubuh sosok gagah dihadapanya itu.
Krakhhhh...
"ARKHHH...BEDEBAH! LEPASKAN TANGANKU!!" Benjamin meraung saat tulangnya terasa remuk hanya dengan satu cengkraman kuat dari pria yang terlihat lebih muda 2-3 tahun darinya.
"aku tak tau apa masalahmu,dan akupun tak perduli! tapi.....kau membuat keributan di wilayahku!! dan....kuperingatkan jangan memancingku!" Tristan berucap dingin,ada nada kemalasan dalam setiap kata-katanya,wanita disamping Benjamin tertegun! pria dihadapannya itu sangat cantik dengan wajah tanpa noda dan tatapan memikat! wanita manapun akan meleleh berada dekat dengan pria itu dan pria lain akan merasa iri saat wajah tampan menjurus cantik itu disempurnakan dengan perawakan tegap dengan segala barang branded yang melekat pada tubuhnya.
"dan kau........" Tristan menunjuk malas wajah Dena dengan tatapan jengahnya.
"i..ia,kau..kau butuh sesuatu dariku?!" Sial,bahkan Dena sampai tergagap akibat pesona dari pria manis dengan segala berwarna hitam membungkus tubuhnya.mulai dari jaket,kaos,Celana,sepatu dan sebuah jam tangan mahal melingkar di lengannya.Dena yakin,pria itu adalah tuan muda yang kaya!.
"tutup mulutmu itu!! sangat menjengkelkan" Dena syok! baru kali ini ada pria yang mengatai dirinya dan bukanya menatapnya dengan mata bak predator siap menerkam.
yah,pantas saja Dena terlahir sombong! wajahnya memang tak secantik sakura,namun lekukan tubuhnya terbentuk sempurna bak gitar spanyol dengan dada dan bok*ng sintal yang terbentuk tepat pada porsinya.
dan kini pria asing itu berkata dia menjijikkan? Dena memaki akan bagaimana pria tampan itu melihatnya.
Tristan acuh,ia berbalik dan meraih lengan lebar sakura.
"ka...kau tak apa?" damn!! Tristan memaki dirinya sendiri,mengapa ia malah jadi gagap begini? ayolah,padahal baru saja ia menghina lancar pria dan wanita tak tau diri dibelangkangnya itu.
Greph....
Tristan mendengus,bahkan sebelum ia bisa mendengar suara dari sosok cantik itu.tubuhnya sudah ditarik kembali kedepan.
"bedebah!! dengan siapa kau bi-"
Bughhh.......
Satu bogem mentah diterima Benjamin saat kesabaran si babyface iblis BE itu habis.
Krak.........
Krak.....
Para penonton balap mulai berkumpul saat suasana panas mulai terasa.
"wah...ketua kenapa itu?"
"ada masalah apa disana?!!"
"eh..eh..itukan ketua biker BE,Tristan Alva?!"
"astaga...kok ada pria semanis itu!!"
"ia jantan sekali! Tristan sepertinya menolong gadis itu?!"
kerumunan mulai padat,dan Benjamin mulai merasakan harga dirinya terinjak disini.pria asing yang sok ikut campur dan kini malah memukulnya!.
tidak terima!.
"kau banyak bicara!! dan nafas bau darimu membuat kepalaku pusing" Malas,sungguh wajah malas dan pose jantan itu membuat para wanita menjerit,bahkan Dena terhanyut memandangi wajah tampan pria yang tengah berdiri bakai seorang kesatria yang tengah melindungi sang putri dibelakangnya.
"Brengsek!!" Benjamin melesat dengan tangan siap memukul kembali wajah tampan yang terlihat malas itu.
wushhhh.....
Srethhh.....
"ARKHHHHH!!"
suara jeritan mulai terdengar saat darah segar mulai mengalir dari wajah Benjamin.pria itu melangkah menjauh berdiri gemetar sembari kedua tangan terangkat menyentuh pipinya .
Brugh.....
Dena jatuh,ia merangkak meraih tubuh Benjamin yang sudah jatuh lemas menahan darah pada luka sayatan diwajahnya.
"kau tau,aku tak suka banyak bicara dengan orang asing! so........pergilah kerumah sakit sebelum racun neorotoksin merusak wajah mu!!" Tristan menyerigai dan berbalik menatap sosok wanita cantik yang terlihat linglung.
"khem....." berdehem singkat dan meraih lengan sakura hati-hati.
"mari kuantar pulang!!" Suara Tristan menyadarkan sakura akan keterkejutan atas kondisi Benjamin.gadis itu melangkah menuju Benjamin.
hingga...
"untuk apa kamu mengurusi pria sampah itu?! pulanglah aku akan mengantarmu,tak baik seorang gadis berlama-lama dimalam hari!!" Tristan berucap dingin, entah? perasaan tak nyaman ia rasakan saat gadis cantik yang ia tolong masih saja menaruh perhatian pada pria sampah yang baru saja ia beri pelajaran.
"tapi...."
"pulang!!"
deg......
tubuh sakura menegang, jantungnya berdebar oleh ketakutan dan perasaan asing yang membuatnya entah mengapa mengikuti dengan patuh pria yang bahkan tak ia tau namanya.
Deg.......
manik indah sakura membola saat wajah mereka terlalu dekat saat pria manis itu memasangkan helm padanya.
"maaf!!"
Deg......Deg......Deg...
Sungguh! jantung sakura berdebar dua kali lipat saat pria manis itu meminta maaf dan memasang jaketnya padanya.
"angin malam tidak baik untuk seorang gadis,jadi maaf! kau boleh memakai jaketku dulu"
Blushhh...
wajah sakura memanas saat pertama kali ia menerima perlakuan manis dari seorang pria.
"aku Tristan Alva,kau boleh memanggilku Apa saja sesukamu" Tristan meraih resleting jaket dan membuat tubuh sakura tenggelam sempurna dalam aroma manis coklat dari jaket kulit hitam mahal itu.
"A..aku sa...sakura" Sakura tersenyum canggung dan itu sukses membuat senyum manis tristan terbit mempesona.
"eh....?!!" kaget! Tristan meraih tubuh sakura dan membawanya menaiki motor sportnya.
jantung sakura berdebar, kupu-kupu memenuhi perutnya dan wajahnya memanas.
"peluk atau kau akan jatuh dan aku tak akan bertanggung jawab!!" Tristan menyerigai,sungguh apa begini rasanya jatuh cinta? yah! Tristan sudah jatuh cinta pada pandangan pertama.
malam yang bertabur bintang dengan romansa indah dalam kesunyian,jantung Tristan berlomba-lomba saat lembut tubuh sakura terasa menyentuh punggungnya.tersenyum dan malam ini adalah malam terindah dalam 25 tahun hidupnya.
...TBC...