
hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya...⭐
Happy Reading.....🌹
Liora berjalan bosan setelah pagi tadi entah bagaimana Arkansas bisa masuk kembali menerobos kamarnya dan mencuri morning kiss darinya,hell !! dia bahkan masih dengan muka bantalnya sedang pria yang sudah berstatus kekasihnya itu sudah wangi dengan stelan kerjanya.well,liora bahkan malu setengah mati saat pria tampan itu mengecup bibirnya dan tersenyum menyeringai penuh kemenangan saat itu.sungguh liora ingin menenggelamkan wajahnya saat itu juga.
kaki jenjang gadis itu terus menelusuri setiap bagian mansion pribadi sang Tiran.
mata bulat bersinar liora sangat terpukau dengan ruang makan bergaya Victoria pada mansion Arkansas.memang,selama tinggal disini tak sedetikpun liora memiliki kesempatan menikmati gaya arsitektur mansion Arkansas akibat kekesalannya pada pria itu,namun percayalah setiap sudut mansion ini bak istana raja. ruangan dengan nuansa serba putih dengan hiasan lampu kristal mewah menambah daya tarik ruang berkumpul para elit BE itu.
melangkah lagi,kaki liora berbelok dan menuju dapur.
kini bahkan gadis itu terperangah takjub akan luas dapur mansion Arkansas.dapur yang sangat bersih meski semua koki disana adalah laki-laki,dapur dengan sentuhan gaya simple modern . benar-benar gaya seorang CEO AR SECURITY.
liora kembali melangkah dan menuju ruang tengah mansion.
sudah pasti semua inti BE akan menghabiskan waktu bercengkrama disana.semua benar-benar didesain dengan gaya Victoria elegant namun berkelas.
keluar dari sana,liora mendapati tangga menuju ruang tamu dan lihatlah betapa luasnya mansion putra sulung Rafendra itu.liora tak menyangka selera Arsitektur Arkansas begitu tinggi dan mewah.
puas melihat-lihat,gadis itu segera menghempaskan tubuhnya disalah satu sofa dan mulai menguap lelah.dia bosan! dan ingin keluar,namun si tiran posesif itu benar-benar sudah mengurung nya disini.
"huft....aku bosan!! Dasar tiran posesive,aku ingin keluar dan jalan-jalan" keluh liora jengkel.gadis itu bahkan tidak memegang ponselnya akibat keusilan Tristan yang menyembunyikan benda itu,dan sialnya lagi.pria manis itu justru lupa menaruh ponsel itu dimana!.Sial bukan?.
"KAKAK IPAR!!!!" liora tersentak kaget saat mendengar suara nyaring seorang gadis remaja yang kini tengah berlari masuk dengan senyum cerahnya.
Greph.....
"kakak,Ara kangen kakak.kenapa tidak pernah mengunjungi Ara?" yah,gadis remaja manis itu adalah Arabela,adik bungsu dari si iblis kembar.liora tersenyum lembut dan membalas pelukan hangat Ara,kedua gadis itu tertawa bahagia.
"Ara,kenapa memanggil kak liora kakak ipar?" tanya Liora binggung,memang kapan Arkansas melamar dirinya.jadian saja baru kemarin?.liora terkekeh geli.
"kata kak James,kak Arkansas sudah cium kakak jadi sebentar lagi kak liora akan jadi istri kakaknya Ara,jadi.......kalau sudah jadi istri berarti kak liora itu jadi kakak ipar Ara" gadis manis itu benar-benar antusias menjelaskan apa yang ia ketahui tanpa sadar umpatan liora pada James.
"kak mari kita jalan-jalan, berhubungan kak Arkansas tidak ada mari keluar"antusias Ara sembari memamerkan kunci mobil pemberian sang ayah Rafendra.
liora melotot horor,ini kunci mobil Ferrari 488 GT spain.liora spechless seketika,sungguh seberapa kaya sebenarnya keluarga besar Wiguna itu,ingat liora bahkan sudah menghancurkan dua buah mobil mewah Sebelum nya dan kini putri bungsu mereka bahkan sudah memiliki sebuah Ferrari bahkan diumur yang belum genap 18 tahun.
liora akhirnya mengangguk kaku dan mengikuti gadis manis itu menuju keluar pintu besar mansion.para penjaga bahkan tak mampu melarang putri kesayangan Rafendra itu.
kini liora sudah berdiri kaku saat Ara sudah membuka mobil miliknya.
"Ara,kau menyetir sendiri?" tanya Liora masih belum sadar sepenuhnya dari rasa terkejut gadis itu.
Ara terkekeh dan menggeleng pelan .
"tidak kak,Ara diantar supir tadi.daddy tidak mengizinkan Ara membawa mobil sendiri,biasanya ada kak Samantha,tapi kak Samantha sedang sibuk jadi Ara dikasih supir pribadi oleh Daddy,anggota kak Arkansas juga tapi Ara lupa namanya" cengiran Arabela terlihat lucu Dimata liora,gadis bersurai coklat itu mengangguk dan tersenyum tipis.
🖤🖤🖤
kedua gadis berbeda usia itu kini sudah duduk manis didalam mobil dengan liora yang duduk didepan stir kemudi.mobil mewah itu melaju dengan perlahan,namun entah mengapa perasaan liora menjadi tidak enak saat maniknya menatap spion dan melihat sebuah mobil yang entah mengapa seperti nya sedari tadi saat mobil Ferrari itu keluar dari tanah pribadi Arkansas,mobil itu seperti mengikuti dirinya.liora melirik pada Ara yang sedari tadi sibuk dengan ponselnya entah apa yang gadis itu lakukan? liora tidak tahu.
mobil kini telah sampai disebuah tikungan dan nampak jalanan mulai sepi akibat langit telah berganti warna menjadi gelap.mobil hitam itu bukanya hilang saat liora berputar arah,tapi lihatlah laju mobil itu semakin cepat kearah mobil Ferrari milik Ara.
Brakh....
sisi bamper bagian belakang mobil Ferarri itu tertubruk oleh mobil sedan hitam itu kuat,tubuh Ara tersentak dan gadis itu mulai panik,liora tak mau buang waktu,gadis itu menginjak pedal gas kuat dan segera mengebut dengan manik terus awas penuh waspada.
"kak...mereka..mereka siapa? Ara...ara takut hiks....Daddy...mommy!!" Arabela sudah menangis ketakutan dengan keringat dingin mulai keluar dipelipis gadis itu.
"Ara tenang ok,sekarang lihat kebelakang apa mereka masih mengikuti kita?" ucap liora berusaha terlihat tenang.namun saat melihat anggukan kepala Ara, Liora seketika merasa panik.
"kak hiks...mobilnya ada dua,Ara...Ara takut hiks..." Tangis Arabela semakin kencang pertanda betapa takutnya ia.
"pegangan dan jangan menangis Ara,kakak janji kita akan baik-baik saja" bujuk Liora dengan tetap melajukan mobil mereka secepat mungkin.
"Ara,cepat telpon Kakak kamu!! cepat!!" pekik Liora sudah merasakan kepanikan luar biasa,andai saja dia membawa senjata dan tidak bersama Ara,sudah pasti liora tak sepanik ini.
mobil Ferrari putih itu terus melaju kencang dengan dua buah sedan hitam yang juga mengikuti mereka,balapan liar tak terelakkan .begitu fokus melihat mobil dibelakang,Liora tak menyadari ada sebuah mobil Jeep yang datang dari arah berlawanan.
"KAKAK AWAS!!"
BRAKH.......
liora tersentak kaget dan seketika membanting stir dengan mobil jepp yang sudah menghantam body mobil mereka.mobil Ferrari itu berputar kencang dan menabrak pembatas jalan.kening liora terhantam setir dan sikunya menghantam kaca pintu mobil.liora tak memperdulikan itu,maniknya menatap cemas pada Ara yang kini terlihat meringis dengan kening telah mengeluarkan darah.
"Ara kamu tidak apa-apa?" cemas Liora,Meski meringis Ara berusaha mengangguk samar dan tersenyum menenangkan.tidak mungkin bukan ia menambah kepanikan liora.
"kak,dibawah jok kemudi ada beberapa senapan ambilah cepat,mereka mendekat kemari!!" liora membeku dan menatap Ara tidak percaya.
"kau..kau bermain senjata api Ara?!! bagaimana bisa?" pekik Liora kaget.Ara terkekeh pelan dan menggeleng kemudian.
"itu senjata akan digunakan supir Ara jika keadaan genting seperti ini,dan semua adalah perintah Daddy" jelas Arabela lucu.liora segera menunduk dan tepat,dibawah jok nya ada sebuah koper berisi dua buah senjata api dan satu buah bom asap.
"Ara,ambil bom ini" ucap Liora cepat saat melihat beberapa pria berpakaian hitam mulai mendekati mobil mereka.
"ta...tapi Ara tidak tau cara pakainya kak" cicit Ara panik.
"mudah Ara,tarik pemicu ini dan lempar ke arah mereka " terang Liora sembari menunjuk bagian kepala dari bom asap itu.
"dengar Ara,sepertinya mobilmu ini sudah dimodifikasi dengan kaca anti peluru jadi diam disini saat kakak keluar dan menembak mereka" jelas Liora cepat.
"ARKH" Ara terpekik saat mobil mereka telah dihujani rentetan peluru namun tak masalah mobil ini adalah Rancangan Rafendra yang di modifikasi James,dilengkapi GPS pelacak bahaya dan alarm pengingat bahaya.anti peluru dan bodi tahan akan beberapa jenis model peluru senjata api.
"KELUARLAH NONA ARABELA,KAMI TIDAK AKAN MENYAKITIMU.BIARKAN KAMI BERNEGOSIASI DENGAN AYAH IBLISHMU ITU HAHAHA......"teriak seorang pria yang menggunakan sebuah kaca mata hitam.
"kak,Ter...ternyata mereka mengincar Ara hiks...Ara takut kak" Arabela mulai terisak dan memeluk lututnya erat.liora merasa geram, ada-apa dengan orang-orang ini,mengapa harus menakuti gadis remaja lemah seperti Ara? liora menggeram dan mulai mengokang senjata Laras panjang ditangannya.
Liora menurunkan sedikit kaca mobil,dan ujung senjatanya mulai membidik.
tanpa aba-aba peluru liora sudah menembak kaki tiga dari 9 orang pria berpakaian hitam itu.Ara bela menangis keras saat liora dan para pria itu mulai saling menembaki.
"Ara cepat lempar bom itu dan tutup matamu" perintah liora cepat,meski takut,Ara tetap menurut.
Wush.........Crash...........
asap putih tebal mulai menyelimuti bodi mobil Ferrari itu,liora menyeringai dan.
Brakh....
pintu mobil terbuka mendadak dan mengagetkan para pria itu karena daun pintu menghantam tubuh para pria yang berdiri mengelilingi body mobil.
Duakh.......
Brakh......
Krak.....
liora menerjang tiga dari para penyerang.menendang,memukul serta menginjak tangan dan kaki mereka kuat,suara retakan tulang dan jeritan kesakitan membuat Ara semakin menutup mata dan telinganya.
liora menembak lagi dan menumbangkan 2 lagi,beruntung asap bom itu cukup membantu.
Meski body mobil Ferrari itu sudah rusak parah,namun beruntung 8 penyerang mereka sudah terkapar tak berdaya.
liora terperanjak saat suara Ara mengagetkan dirinya.
"KAKAK HIKS.." pria berkaca mata hitam itu telah memeluk tubuh Ara dengan ujung senjata tepat di pelipis gadis itu.Ara terisak pelan terlalu takut bersuara lagi.
"jadi kau bodyguard baru putri kesayangan iblis Rafendra itu" ejek Pria berkaca mata hitam itu sinis.ditatapnya tubuh mungil nan sintal liora lapar,pria itu menyeringai dan memberi kode agar liora mendekat.
"jangan..jangan kak hiks...jangan dengarkan dia" tangis Ara pecah.
dor....
satu buah peluru berhasil membungkam tangis Ara.pria itu menembakkan pelurunya tepat disamping kaki Ara berpijak.
Liora mendekat dengan berat hati dan pria itu dengan kurang ajarnya membelai wajah liora dan matanya menatap mesum pada dada liora yang hanya tertutup kaos tipis.
Krakh.....
pria berkaca mata itu membeku saat ujung sebuah senjata kini sudah berada dibelakang kepalanya.aura dingin mencekam mulai mengelilingi tempat itu.pria tampan dengan wajah penuh aura kegelapan menatap tajam pada pria yang berani mengusik dua gadis kesayangan nya.
"berani juga kau bermain-main dengan berlian berharga kami"
deg....
liora yang sedari tadi menunduk menahan amarah langsung mendongak dan menatap manik teduh Arkansas yang kini menatapnya penuh sesal sekaligus amarah.
"kak Kansas" Ara langsung berlari begitu rangkulan pria itu terlepas,gadis itu memeluk sang kakak dan menangis disana
"kau tidak apa sayang,apa kakak terlambat?" ucap Rion yang kini berdiri tepat disamping Arkansas.Ara menggeleng dan beralih memeluk erat tubuh Rion.sedang Arkansas berlalu cepat memeluk tubuh liora.
Greph....
"kenapa kau keras kepala sekali? apa kakimu harus ku rantai dengan rantai emas agar tenang dan tidak membuatku selalu hampir jantungan hm?" ucap Arkansas sembari memeluk erat tubuh mungil gadisnya.Liora terdiam dengan debaran jantung menggila,manik Arkansas menggelap saat melihat baju yang dikenakan liora.gadis ini benar-benar.
"dari mana kau tahu kami disini,dan bagaimana kau bisa datang bersama para inti organisasi mu?" ucap Liora mengalihkan atensi Arkansas dari tubuhnya,hell!! dia merasa malu dan salah tingkah.pandangan Arkansas benar-benar menenggelamkannya.
"kau tidak tau aku memiliki mata dewa,semua sistem cctv dinegara ini dapat kuakses dengan mudah" sombong Arkansas dengan seringai mesumnya.
"baju apa yang kau pakai ini!! mengapa kau perlihatkan lekuk tubuhmu ?!! kau tidak ingat peringatan ku?" kesal Arkansas sembari membelai dada liora nakal.
plak....
"bajuku tidak bermasalah yang bermasalah itu otakmu!!" jengkel Liora,gadis itu menepis kasar jemari Arkansas yang dengan nakal bermain di area sensitif nya.
"kenapa sekalian saja tidak perlu pakai baju,pakai saja bikini!! lagipula kaos tipis seperti ini kau pakai,wah...sudah nakal ya" geram Arkansas saat para sahabatnya menatap liora tak berkedip.liora mendengus dan memaki dalam hati akan kemesuman kekasihnya itu.
"kemana arah mata kalian!! alihkan itu atau ku congkel sekarang juga!!" suara dingin penuh ancaman Arkansas membuat para delta segera memutar arah pandangan dari calon ratu mereka.bisa gawat jika iblis tiran ini mengamuk.
Deg.....
"ARKAN...LEPASKAN AKU!!" teriak liora saat tubuhnya digendong ala bridal memasuki mobil Lamborghini milik Pria itu dan segera berlalu meninggalkan para sahabat serta adiknya begitu saja.Ryu,James,Rion dan para tim Delta menggeleng tak percaya akan kelakuan sang Tiran.
"ish...malah ditinggalkan,awas saja nanti Ara adukan pada Daddy!!" kesal Ara yang disambut gelak tawa yang lain.
" sudah mari kita pulang,jangan membuat mommy menyiksa Daddy karna mobil yang kau pakai itu" ucap Rion sembari terkekeh menatap nasib mobil pemberian Rafendra itu.tunggu saja ceramah sang ibu nanti.
Ara mendengus dan terpaksa harus kembali berlindung dibelakang sang kakak.
TBC......