
hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya...🌹
⚜️ Happy Reading ⚜️
Vila besar dimana para kerabat serta kolega Wiguna Family kini terasa ramai meski waktu masih menunjukkan pukul 5 pagi.
"hoam.....dimana dua setan itu?" tanya Marsel masih dengan kantuknya.
kini para pria muda Wiguna Family tengah berkumpul dilantai bawah,bahkan Marsel serta Xander dan Nixon pun tak pelak terkena titah bengis sang tiran.meski mereka bukan anggota BE,namun sekali bergabung dengan para iblis itu maka apapun yang terjadi mereka tetap harus kena juga.
Ryu melirik jengah pada kawan-kawan nya,pria tampan itu bahkan sesekali ikut menguap dengan kepala yang sedikit terantuk.
Axel bahkan masih memakai piyama tidurnya,berdiri lunglai disebelah Nixon yang bahkan sempat-sempatnya membawa turun bantal gulingnya.
Xander bersama Rion dan Gabril bahkan kembali merebahkan diri di sofa panjang ruang tamu.mereka semua Benar-benar disiksa batin dan menuju fisik oleh sang tiran.
sungguh mereka dibuat gila,Arkansas benar-benar melakukan apa yang ia ucapkan semalam.tak perduli diluar tengah hujan dengan udara yang begitu dingin menusuk tulang,Arkansas dengan tanpa hati membangunkan mereka semua dengan kasar.dan inilah akhirnya,bahkan mereka semua belum selesai mengumpulkan nyawa kini harus berkumpul semua di lantai bawah untuk lari pagi yang benar-benar pagi buta!.
hujan deras disertai angin kencang serta petir yang menyambar sesekali tak membuat pria itu urung melaksanakan niatnya.
"bagaimana? kurasa otot kalian semua mulai kendur? maka bukankah aku begitu baik membawa kalian semua olahraga?!!" ucap Arkansas mengejek.pria itu menatap semua ketua organisasi BE beserta anggota mereka.dengan setelan training lengkap,Arkansas berdiri bersidekap dada memandang tajam para anggotanya.dan dalam sekejap kantuk mereka hilang entah kemana.
"dimana James dan Tristan?!!" ucap Arkansas geram saat mengetahui kedua pria itu ternyata tidak nampak.
"dikamar,mereka masih tidur" jawab Rion santai.Arkansas mengeram kemudian naik ke atas menuju kamar kedua anggotanya itu.
Gabril melangkah bersama Marsel,mereka menuju lantai tiga menggunakan Lift berniat mengganti baju dengan training diikuti oleh yang lain juga.sedang axel dan Nixon mengikuti Arkansas ,lumayan tontonan gratis!.
ceklek........
kedua pria itu melongo saling melirik menatap geram kedua manusia yang masih lelap dalam mimpinya.tidur dengan gaya berantakan dan sangat lucu.sedang Arkansas nampak menatap datar apa yang ada di hadapannya.
James tidur dengan kepala tepat dibawah kaki Tristan,dan Tristan yang memeluk kaki James layaknya guling.keduanya saling berpelukan sembari mendengkur keras.Axel ingin terbahak rasanya sedang Nixon sudah mengelus dada sabar.
"gila ini dua setan?!! wah....wah...wah....enak sekali ini manusia titisan setan!!" ujar Axel dramatis.
Arkansas berjalan mendekat dan tanpa aba-aba langsung menendang kaki James hingga tepat mengharamkan wajah pulas Tristan.
Bugh....
keduanya meringis namun masih terpejam.
"Apa sih?!! tidak lihat orang sedang tidur apa?!! sialan!!" umpat James masih dengan mata tertutup rapat.Axel dan Nixon meringis melihat James yang tanpa sadar telah membentak sang tiran.
"ia...ganggu orang saja! pergi sanalah jangan ganggu,tidak tau apa orang lagi mimpi ketemu bidadari cantik!! dasar pengganggu!!" timpal Tristan yang kini sibuk menarik keatas selimutnya.
Axel dan Nixon menggeleng miris,sedang Arkansas sudah menyeringai bengis.
"matilah kalian berdua!!" batin Axel kasihan.
"semoga beruntung brother!" batin Nixon yang memilih melangkah keluar meninggalkan Keempat pria itu masa bodoh lah.
"jadi aku pengganggu? coba bangun dan katakan dengan lantang?!! James......Tristan...." suara berat dan mengancam Arkansas membuat mata kedua pria itu terbuka sempurna.kedua nya menegang kaku menatap satu sama lain,James menggaruk tengkuknya canggung dengan Tristan yang sibuk tersenyum polos-polos seakan tak berdosa.
"hehehehe...eh ada bos,selamat pagi boss nya Tristan yang tampan!! sayang bos banyak-banyak" ucap Tristan menatap Arkansas dengan wajah yang dibuat selugu dan semanis mungkin.Arkansas memutar bola matanya jengah disertai dengusan James dan gelak tawa axel.bisa saja ini anak satu!.
"tidak perlu banyak drama.bangun!! kalau tidak lihat saja,kau james.akan kubakar semua mobil modifikasi mu dan kau Tristan,akan kubuang semua coklat dan minyak telon mu!!" smirk Arkansas dengan wajah dingin dan tatapan tajam menusuk.
tap....tap...tap....
"awas aku duluan Tan!!" ucap James panik.
"tidak!! aku duluan !!" balas Tristan sengit.
keduanya berlari cepat bersaing memasuki kamar mandi agar cepat turun mengikuti sang bos demi menyelamatkan semua harta kesayangan mereka.
berlari turun dari ranjang lalu hendak menutup kasar pintu kamar mandi hingga terdengar suara benda terjatuh keras.
Brukhhhh.....
tubuh besar James menabrak tubuh kecil Tristan hingga pria manis itu jatuh bersimpuh dilantai.
BWAHHHAHAHAH......
tawa Axel pecah seketika saat melihat wajah melongo Tristan kala James menutup pintu kamar mandi dengan bantingan keras.
Brakhhhh......
"HUWAAA.....MOMMY......... PANT*T BAYI TRISTAN SAKIT....." nah kan,pecah sudah tangis drama si bungsu BE.Arkansas menggeleng dan pergi begitu saja.masa bodoh dengan kedua orang tidak waras itu.
🖤🖤🖤
setelah banyaknya drama receh si bungsu ,akhirnya sembilan orang pria lengkap dengan baju training mereka kini berlari keluar menembus hujan mengelilingi daerah kawasan Wiguna.
"brrrrr.....gila.....gila...demi Tuhan tubuhku mengigil!!!" ucap James kala angin dan hujan menghantam tubuhnya.
"hiks....bos...tega sekali nyiksa pria manis dan tampan ini" ucap Tristan memelas.kini tubuhnya ditarik paksa untuk berlari oleh Marsel dan Xander yang sebenarnya tak tega juga.tapi apa daya? bahkan Arkansas berlari tegap dan tak terpengaruh cuaca esktrim seperti kawan-kawannya.
" tenang saja sebentar lagi selesai dan kalian bisa beristirahat" ucap Arkansas santai sembari tersenyum tipis penuh arti.
Rion,Ryu,Axel,Gabril berlari pasrah ditengah rasa mengigil yang menghantam tubuh mereka.Nixon,Xander,Marsel dan James mereka berlari mengelilingi Tristan yang nampak sempoyongan.
para BE berlari tepat dibelakang para ketua mereka.sudahlah protes juga tidak ada pengaruhnya.
James melirik kasihan adik bungsunya itu,melirik Arkansas sesaat lalu bertanya ragu.
"berapa putaran lagi bos?" tanya James was was.
menyeringai dan menatap para anggotanya sembari berlari terus tak berhenti.
"10 kali lagi lalu kita spring Boxing!!" ucap Arkansas santai tanpa beban.
"TIDAK!!!!"
BRUKHHH......
"TRISTAN!!!!......"
setelah titah tiran itu turun,tubuh Tristan langsung jatuh tak sadarkan diri dengan teriakan panik para BE.
"SUDAH MOMMY BILANG,JANGAN TERLALU KERAS SAMA ADIK KALIAN!!SEKARANG TRISTAN MALAH SAKIT,SEKARANG MAU JELASKAN BAGAIMANA HAH?!! KALIAN INI BENAR-BENAR KEPALA BATU!!" amuk Anggi yang kini tengah berdiri sembari berkacak pinggang menatap bengis para putranya itu.
"KAMU LAGI XANDER !! TRISTAN ITU MASIH KECIL!! HARUSNYA KALIAN JAGA BUKAN MALAH DIAJAK TIDAK JELAS BEGITU!!" sembur selenia jengkel,Xander melongo.kenapa jadi dia yang kena? rasanya ingin menangis saja.
kini para pria itu hanya bisa menunduk melas kala para ibu ratu sudah mengamuk.Rion melirik jengkel saudara kembarnya yang bahkan sibuk sendiri dengan tabletnya tanpa perduli keadaan sekitar.dia justru menyingkir membuat Rion dan yang lainya harus jadi tumbal kemarahan para ibu.Bos laknat memang.
"mommy,mami,mama, bunda para ibuku tersayang buk-"
"APA!! DIAMLAH JAMES JANGAN MENGELAK TERUS KAMU!! SUDAH SALAH BANYAK BANTAH LAGI!! LAMA-LAMA BUNDA BAKAR ITU KOLEKSI MOBIL KAMU!!" sembur Alika ikut-ikutan kesal juga .
"sabar ya boys hahaha....nasib kalian masih untung karena belum menikah,coba kalau sudah menikah.pasti disuruh tidur diluar kalian sama istri kalian nanti hahaha..." tawa Lingga mengejek.Ryu menatap ayahnya bengis dan dibalas tawa terbahak dari ayahnya itu
"sudahlah papa Lingga kalau tidak bisa beri solusi diam saja!! buat darah tinggi saja ayahmu itu Ryu!!" desis Axel jengkel.
PLETAK..........
"aduh!! astaga mami..... lama-lama otakku bisa konslet mami pukul terus!!" ucap Axel jengkel saat Zenit dengan teganya menggeplak kepala pria itu keras.
"mulutmu itu ya!! sama orang tua itu yang sopan!! Lingga itu paman sekaligus ayah kalian semua juga!! awas kalau kamu bicara sembarangan lagi,mami jahit itu mulut!!" sembur Zenit menatap sengit wajah pias Axel.
para ayah terbahak melihat betapa takutnya para putra mereka saat para ibu tengah mode sengol bacok.
Zeline turun dari lantai dua bersama Yura dan Para gadis.
"gimana Tristan Zel? apa keadaannya baik-baik saja?" tanya Anggi cemas.
Liora menatap Arkansas tajam.dan pria itu hanya sibuk menatap kearah lain demi menghindari tatapan bengis gadisnya.
Axel tersenyum canggung kala amber berdecak kesal menatapnya.
Ryu meringis kala melihat gelengan miris dari Angel yang menatap dirinya kecewa? mungkin.
Rion terkekeh kala melihat delikan sinis Kayra,Xander menunduk saat Starla memelototi dirinya.marsel? pria itu bahkan tidak dilirik sedikitpun oleh Jessy.
Zeline menghela nafas dan menatap para pria muda itu prihatin sekaligus jengkel.
"Tristan demam.anak itu memang punya imun sedikit lemah walau ilmu bela dirinya kuat,mami harap kalian jangan terlalu keras pada Tristan" ucap Zeline menatap Frustasi para pria muda itu.
"kok kalian tega sekali ngajakin kak tristan lari-lari sambil hujan-hujanan?!! bodoh kok dipelihara!!" sembur Samantha pedas.
"sekarang sebagai hukumannya kalian harus rawat Tristan sampai sembuh titik!! ingat awas kalian macam-macam sama adik kalian itu, mommy bakar semua koleksi kalian itu!!" ucap Anggi tegas.
para pria hanya bisa menghela nafas dan mengangguk pasrah.
"selamat menikmati derita boys hahaha...." Lingga bertos ria bersama Alex.
"Tousan gila!!" batin Ryu menatap sinis wajah santai sang ayah.
"mama Yura kenapa mau sih nikah sama pria tidak waras itu?!!" tanya Gabril menatap sinis wajah mengejek Lingga.
"hahahaha...nah Daisy,kenapa kamu mau punya kekasih seperti ilmuwan gila itu" skak mat! Lingga membalik kata-kata Gabril hingga pria muda itu bungkam seribu bahasa.sungguh Lingga dilawan adalah percuma,biar kata sudah berumur tapi mulut dan otak Gesrek ya tidak akan pernah berkurang.
BWAHHHAHAHAH.....
Rafendra,Marvel,Xavier, Alex, Bimo,Jeremi bahkan para ibu tertawa lepas melihat wajah jengkel para putra mereka akibat ulah Lingga,sungguh mereka bahkan dulu sudah pernah darah tinggi lebih dari apa yang para putra mereka alami.sungguh Lingga luar biasa.
"baiklah cukup.begitu Tristan pulih,kita kembali ke London!" titah Rafendra yang langsung membawa Anggi pergi meninggalkan para putra mereka diikuti para orangtua lainya.
"Q,kakak tidak sangka kekasihmu sangat sadis" ucap Joana melirik geli wajah dingin Arkansas sang tersangka utama disini.
"apa lihat-lihat?!! mau protes? berani kalian?" tanya Arkansas santai tanpa ekspresi sama sekali.Rion mendengus, saudara kembarnya itu sungguh menjengkelkan.
"Arkansas!! minta maaf!!" ucap Liora telak.
Arkansas terdiam menatap memelas wajah manis calon istri nya itu.apa,minta maaf? Arkansas bahkan tidak tau arti kata minta maaf itu apa.
"bagus liora,kami mendukungmu!!" batin para inti BE bersorak suka cita.
"apa baby? minta maaf apa? memang aku salah apa?" tanya Arkansas dengan wajah polos namun terlihat menggelikan.ingin mereka semua tertawa,tapi sungguh delikan tajam pria tiran itu sudah cukup membuat nyali mereka ciut.
"oh...tidak mau minta maaf ya? baiklah....nikahnya batal!!" smirk Liora.gadis itu duduk menyilangkan kaki kemudian bersidekap dada memandang calon suaminya itu bengis.Arkansas gelagapan menatap tidak percaya ucapan santai gadis pujaannya itu.
nikah gagal?....
usahanya sia-sia?.....
Arkansas tertawa sumbang.menghela nafas dan menutup mata sejenak.
"maaf" satu kata dengan mimik wajah malas dan sangat tidak ikhlas.dan dengan berat hati akhirnya kata keramat itu keluar juga.
para sahabat inti BE beserta Xander,Marsel, Nixon saling melirik lengkap dengan tatapan mata takjub luar biasa.Arkansas minta maaf? sungguh ini suatu keajaiban dunia.
dengan kaku mereka mengangguk menatap tak berkedip wajah suram sang bos,wah sepertinya mereka akan segera melakukan pujian syukur atas kata maaf yang keluar dari mulut Arkansas.
"yang iklhas lah minta maafnya bos" ucap James besar kepala.
deg.....
"hehe...peace bos don't be mad just kidding" ucap James gelagapan saat Dessert Eagle itu kini moncongnya sudah mengarah langsung ke kepala putra Jeremi itu.
"ya sudah kami mau bantu para ibu mempersiapkan makan siang,kalian jangan lupa rawat Tristan" ucap Daisy mulai beranjak diikuti para gadis lainya.
"baby....kan aku sudah minta maaf, hadiahku mana?" ucap Arkansas kini kembali kemode Budak cinta.Rion mengeleng geli melihat si Tiran mulai gila.
"mau apa?"tanya Liora geli.
"ini" tunjuk Arkansas pada bibirnya.
kawan-kawan sudah tergelak lalu berlalu pergi meninggalkan Rion yang kini duduk menatap geli wajah aneh Arkansas.
cup.......
"eh....baby....bibir bukan pipi....Baby kembali...cium aku yang benar!!" panggil Arkansas heboh.benar-benar pria out of caracter!.
"hihihi....nanti kalau sudah jadi suami!!" balas Liora riang.james terbahak memukul punggung Rion bringas.
"BWAHAHHAHA....BUDAK CINTA TERUS!!! ADUH....SAKIT PERUTKU HAHAH...BOS KAU WARAS KAN? BWAHAHAH...MA*PUS PERUTKU KERAM!!" gelak James semakin menjadi melihat wajah blusing Liora .
Arkansas masa bodoh,biarlah kawannya itu tertawa sesuka hati.pria itu tetap stay cool.
TBC......