
hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komen ya......β
selamat membaca......πΉ
πΏπΏπΏmy beautiful target πΏπΏπΏ
halaman demi halaman berkas dan dokumen diteliti dengan tajam, manik hazel setajam elang itu bahkan tidak berkedip sekalipun .pria tampan itu begitu serius dan bahkan tidak merepotkan seorang pria lain yang masuk ke dalam ruangnya dan kini tengah menatapnya kesal.
"bisakah kau tinggalkan dulu para kekasihmu itu ? aku telah berdiri hampir sejam lamanya menunggumu selesai dengan kertas-kertas sialan itu!!" geram pria tampan yang kini berjalan dan menghempaskan tubuh kekarnya pada sofa mewah didalam ruang kantor pria dingin dihadapannya.
"jangan banyak bicara laporkan!!" titah pria berwajah datar itu acuh.kini ia mulai mengangkat wajahnya menatap sahabat sekaligus asisten nya itu dalam diam.
Axel,pria itu menghela nafas berat lalu menunduk .kedua tangannya terkepal dan ia tahu,kali ini ia lagi-lagi harus menjadi tempat pelampiasan amarah sang bos jika berita buruk itu ia ucapkan.konsekuensi dari seorang mata dewa yang tinggal disisi sang tiran sangat berat.
Arkansas.pria itu bahkan tidak memandang teman atau lawan jika ketenangannya terganggu.jiwa iblisnya tidak mentolerir kesalahan apapun.kali ini Axel yakin,ialah yang akan merasakan konsekuensinya karna teman-teman nya yang lain tengah bertugas.
"Kapal menuju Skotlandia mengalami kegagalan pengiriman,pihak pembeli merasa senjatanya terlalu mahal" ucap Axel sembari memejamkan kedua matanya tak berani menatap wajah tampan Arkansas yang terdiam tak menampilkan reaksi apapun.namun suhu ruangan menjadi terasa dingin mencekik.
Dor.......
Axel terdiam kaget dengan mata yang melebar horor saat telinga nya berdengung akibat peluru Arkansas melewati kepalanya dan menembus didinding dibelangkang si mata dewa.
"hm.β¦..... kau tahu Axel,berapa kerugian jika transaksi batal? "suara dominan Pria tiran itu terdengar tenang dengan pengendalian diri yang mengerikan.tapi Axel,pria itu tahu bahwa sang bos tengah menenangkan sisi iblis haus darah dalam dirinya.axel bahkan telah bergetar ketakutan merasakan aura dingin pekat sang bos mencekik nafasnya.timah panas tadi adalah bukti betapa murkanya pria itu.
"ma..maafkan kami bos,Rion sudah berangkat menggunakan helikopter menyusul Gabril dan Cristal"cicit Axel bergidik ngeri saat pandangan Arkansas seakan mengguliti seluruh kulit tubuhnya.
pria itu,Arkansas sang tiran tanpa belas kasih menyenderkan punggungnya pada sandaran kursi kuasanya,mengetuk jari dengan irama cepat yang serasa mencengkram jantung Axel .irama pertanda kematian akan datang dengan cepat.
"apa yang kau katakan Axel? kau tahu tidak ada kata maaf dalam kamusku!! dan kali ini tidak perlu Rion,karna aku sendiri akan menunjukkan hukuman yang sebenarnya!!" Axel menggigit bibirnya ketakutan,tatapan Arkansas mengirim sinyal bahaya padanya .menusuk dan membuat seluruh sendi ditubuhnya melemas.
"siapkan jet BE dan katakan pada Ryu bawa hidup-hidup para penipu itu kehadapan ku bawa ke Bloody palace"titah Arkansas dan Axel dengan cepat menelpon James agar segera bersiap.Bloody palace,markas eksekusi BE yang terletak di pinggiran kota Irlandia dan merupakan tempat bagi siapapun yang masuk tidak akan bisa keluar hidup-hidup.
π€π€π€
Rion bungkam seribu bahasa saat saudara kembarnya datang dengan aura membunuh yang mengerikan.bahkan ia sebagai leader BE pun tercengang saat entah kapan para pembeli senjatanya yang berani bermain muslihat telah dikumpulkan oleh Arkansas disini,ditempat markas eksekusi mereka .
drap....drap...drap...
suara langkah kaki yang terdengar berat menggema di seluruh lorong bangunan yang nampak dingin dan remang.
semua bawahan sang shadow menahan nafas saat tubuh pria tiran itu tiba dan duduk di kursi sang pemimpin dengan arogant dan menatap buas pada para tahanannya.
"kau gagal Rion" suara berat Arkansas membuat Rion,pria itu menunduk tanpa bantahan.
"apa kau tahu dimana kesalahan kalian? Rion ,jika sampai hal seperti ini terjadi artinya kau terlalu lemah" dingin,menusuk dan menyakitkan itulah Arkansas kini tak perduli meski Rion adalah saudara kembarnya sekalipun.Rion,Gabril,Cristal,Ryu,Axel,James,Tristan.semua bungkam tak berani bersuara saat Arkansas mulai menekan udara sekitar dengan aura gelap pekat dari tubuh sang shadow.pria tiran itu menyeringai buas.
Arkansas menarik sebuah desert Eagle berwarna gold dari balik jas hitamnya dan.
Dor.........
pria itu dengan tenang menembak secara acak para pria yang berlutut ketakutan tak berani bahkan untuk mengangkat kepala mereka .
Brukhhhh.......
suara tubuh yang ambruk terdengar jelas disertai pekikan ketakutan yang sambut seringai mengerikan pria itu.
seorang pria tergeletak bersimbah darah akibat tertembus peluru beracun dari desert Eagle milik Arkansas.
manik mata pria itu menajam dengan kekehan dingin mengerikan.
"ah...peluruku meleset!! harusnya dia tidak mati secepat itu,membosankan sekali" suara Arkansas benar-benar terdengar santai tanpa beban.membunuh dengan wajah bahagia dan mata berbinar,sungguh pria berhati iblis.
"siapa yang menyuruh kalian hingga beraninya bermain kotor dengan ku?" santai Arkansas sembari memutar pistol ditangannya.semua bungkam dengan keringat dingin mulai bercucuran.
"1"
dor......
"2"
dor.....
"3"
dor...
4 tubuh telah tergeletak tak bernyawa dengan tubuh tertembus peluru asal tembak arkansas.benar-benar pria yang suka bermain dengan nyawa.
"pst....jika bos terus-menerus menembak acak begitu, lama-lama kita juga kena peluru nyasarnya" bisik Tristan pada James.pria manis itu mulai panik saat mereka sesekali bergerak menghindari peluru asal tembak pria iblis gila itu.
"Luther"panggil Arkansas santai pada pria yang dengan kini wajahnya dipenuhi ketakutan hingga pucat pasi.serigai Arkansas semakin mengerikan kala memanggil kaki tangan orang yang memesan senjata pada nya.
drap...drap...drap...
langkah kaki Arkansas semakin mendekat pada pria yang kini seluruh tubuhnya bergetar lemas.
Sretth........
belati beracun itu langsung bermain apik hingga darah segar mengujur deras disertai erangan kesakitan menyedihkan.
Aaarkkkhh.........
tubuh Luther ambruk sembari kedua tangannya memegang pipinya yang serasa terbakar hingga darahnya terasa berbau busuk dan panas luar biasa.
"one" Arkansas mulai menghitung dengan tenang.Rion,Ryu,Axel, Tristan, Gabril,James dan Cristal harus menguatkan hati saat mendengar jeritan kesakitan dari korban sang bos.jika mereka akan membunuh dengan cepat hingga tidak ada suara kesakitan menyapa pendengaran mereka,namun sang shadow ini akan membuat mereka mendengar seperti apa melody kematian .
Luther,pria Skotlandia itu menggelepar sembari berteriak saat kulit wajahnya mulai terkelupas .
"lihat dan ingat ini dalam otak kalian.jika berani bermain kotor denganku maka akan kuberi kalian kematian yang sangat mengerikan" tegas Arkansas dengan nada peringatan yang tidak bisa dibantah.
"two" hitungan kedua,pria Skotlandia itu merangkak dan memeluk kaki Arkansas penuh permohonan.rasa sakit terbakarnya membuatnya sangat menderita dan memilih mati.
"to...tolong aku..aaakkhhh" pria itu tergeletak dengan tubuh mulai kejang dan busa mulai keluar dari mulutnya. semua tahanan Shadow BE itu menjerit namun tidak ada satupun yang berani bergerak sedikitpun.hampir 15 menit Luther merasakan siksaan terburuk dalam hidupnya .racun itu membunuhnya perlahan hingga seluruh tulang dan sendi dalam tubuhnya mati rasa.
"Three" Arkansas terkekeh berat sembari melirik para sahabatnya yang berdiri kaku.meski sudah sering melihat bagaimana Arkansas membunuh.namun tetap saja itu terlalu mengerikan.
"done"
Arkansas bangkit dan melangkahi mayat Luther sembari menatap para bawahannya bengis termasuk Rion sendiri.
"jika kalian tidak mampu membunuh .lebih baik kalian semua menjadi mayat!! ingat Rion,sebagai leader BE buang rasa kasihan mu dan habisi langsung tanpa banyak berfikir" dingin Arkansas dan berlalu bersama Ryu dan Axel dalam diam.rion tertohok dan sangat sadar bahwa ia masihlah lemah.rion sadar bahwa kekejaman sang kakak adalah turunan dari ayah mereka dan ia tidak tahu mengapa rasa iba masih ada pada dirinya saat mendengar suara rintihan penuh permohonan.hingga saat ia membunuh,maka Rion lebih memilih membantai dengan cepat hingga tidak ada waktu mendengar permohonan ampun.
π€π€π€
wanita cantik namun memiliki hati gelap itu memandangi penuh puja pada sebuah bingkai foto seorang gadis kecil dan bocah laki-laki yang terlihat bahagia disana? entahlah Natasha hanya bisa membohongi dirinya sendiri.
"Arkan,mengapa kamu berubah? mengapa kamu tidak bisa mencintaiku"lirihnya sembari mengusap sayang foto bocah lelaki itu.
"aku hiks.... mencintai kamu Arkan!! mengapa kamu justru memilih gadis j*lang itu!!" geram wanita itu mulai terisak.natasha menangis sembari menatap bingkai kedua dipangkuan ya.
"kau hanya pantas untukku dan akan kubunuh j*lang itu lihat saja!!" desis penuh amarah Natasha .wanita itu memeluk penuh damba pada foto remaja Arkansas .wanita itu benar-benar sudah dibutakan cinta.
"yah,aku akan bunuhmu Liora hahaha...." wanita itu menggila dengan sejuta pemikiran jahatnya.
π€π€π€
Ryu,Axel, James dan Tristan kini duduk bersantai disebuah pusat perbelanjaan melepas rasa stress mereka.untung saja Arkansas kini sedang menemani sang adik .
mata James berbinar kala melihat para wanita berpakaian seksi hilir mudik dihadapan mereka.benar-benar surga dunia dan dapat ia nikmati secara cuma-cuma tanpa biaya,sungguh James dan segala otak gilanya!.
"cup D tuh Xel?" lirik James pada Axel yang juga sama gilanya .
"Gila!!! besar tuh" kekeh Axel sembari bersiul menggoda.4 pria tampan duduk disatu meja disalah satu restoran didalam mall terbesar itu sungguh menarik minat para wanita genit diluar sana.
Duakh.....
Ryu ,pria itu dengan santainya melayangkan kepalan tangannya pada kepala kedua teman gilanya.dan James memekik kaget seketika dan Axel langsung mengusap kepalanya geram.sungguh kurang ajar sekali Ryu ini.
"kenapa kau pukul kepalaku Ryu!? " tanya Axel geram.
"dasar teman laknat,kau merusak fantasi kami" tambah James kesal.
"dasar bodoh,apa otak kalian tidak bisa benar sebentar? isinya hanya sampah dada dan selang*ang wanita saja!!" kesal Ryu menatap geram pada wajah tampan ke dua sahabat ya.tristan? entah kapan pria manis itu sudah tertidur tenang dengan tangan bertumpu pada meja.james menyenggol bahu Axel dan mereka serempak menoleh pada si bungsu BE yang sudah terlelap damai tidak perduli dimana saja.
"ini bayi besar kapan tidurnya xel?" James terkekeh geli sembari manik matanya terlihat memikirkan suatu kejahilan.
"Axel,James, jangan coba-coba" peringat Ryu saat melihat betapa pulas kawan manis mereka terlelap.axel yang sudah menyiapkan kamera ponselnya urung saat melihat delikan tajam Ryu agar tidak menganggu tristan.bisa panjang urusannya jika pemuda manis itu merajuk dan mengamuk dengan buas kala tidur ya terganggu.
akhirnya mereka diam dan sibuk dengan urusan mereka masing-masing menunggu si babyface iblis bangun.
"AAAAA.....MAMI...MANA BEDAK BAYI TRISTAN MAMI......" Ryu terjungkal kala Tristan tiba-tiba berteriak dalam tidurnya,sepertinya pria manis itu mengigau.james tersedak minumannya dan Axel mengusap dadanya kaget sekaligus jengkel kala suara teriakan Tristan tepat berada disampingnya.bahkan banyak mata kini menatap mereka aneh.
" bang*at! Tristan kerasukan " James memaki sembari dengan tidak berperasaan menendang kursi pria manis itu hingga terjerembab jatuh dan meringis pelan sambil memegang kepalanya.
BWAHHHAHAHAH........
Ryu dan Axel terbahak kala menatap wajah linglung Tristan.
"loh,kenapa aku tidur dilantai? ishhh...ini kok kepala benjol sih" racau Tristan sembari menatap aneh Ryu, James dan Axel yang masih terbahak .
"kalian kenapa,sudah gila tertawa sendiri?" tuduh Tristan sembari bangkit dan menyerobot teh macha milik Ryu.
"aduh....ini kepala kenapa benjol " keluh Tristan.
ketiga temanya masih terkekeh geli bahkan hingga perut merasa keram pun mereka masih tertawa.
"pasti kalianya penyebabnya,ayo mengaku !! aku aduin mommy nih" kesal Tristan sembari memakan dengan bringas makanan James hingga pria itu kini mendelik jengkel akibat makanannya dimakan tanpa permisi oleh Tristan.
"heh setan,jangan kamu makan juga makanan orang .bayi badak tidak tau diri nih!!" maki James menatap spagetty meatball miliknya telah lenyap kedalam perut pria manis itu.
"sudah kukatakan jangan membangunkannya ,lihatlah dia mengacau dan rasakan sendiri akibatnya" acuh Ryu kembali sibuk dengan ponselnya.
" sudah jangan seperti orang susah,pesan lagi sana dasar misqueen" ejek Tristan tanpa dosa.
"memang anak setan!!" maki James emosi.
" aku anak setan,kau induk setannya" balas Tristan masa bodoh.
BWAHHHAHAHAH ....
akhirnya tawa Axel pecah disertai kekehan geli Ryu melihat perdebatan unfaedah James dan Tristan si babyface iblis.
TBC...
tinggal jejaknya guysπ