
Hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote like dan komentar ya.......✌️
...💠...
...H...
...A...
...P...
...P...
...Y...
...R...
...E...
...A...
...D...
...I...
...N...
...G...
...💠...
Kamar dengan AC full dan cahaya remang kini menjadi saksi bisu pergulatan panas antara Erika dan Baron,yah! kesepakatan menghasilkan konsekuensi.
"engghhh...ahhhh...Baron....pelan....ahhhh!!" Erika menjerit kala tubuhnya digempur dengan kalap oleh Baron.Pria itu bak binatang buas dengan mata penuh kabut dan telinga yang mendadak tuli akibat kenikmatan yang Erika berikan padanya.
"diam!! ahh......kau harus layani aku hingga puas! ahhhh......kau bisa hidup enak sampai kini karena uangku,maka layani aku dan setelah ayahmu berhasil kembali menduduki kursi politik,maka kita bisa selesai ahhhh....Aku sampai!!!" Baron terengah-engah.
Erika menangis dalam diam,ini semua karena kedua wanita itu!
"Kayra Wiguna dan Liora Wiguna,tunggu...tunggu saja akan kuhancurkan kalian seperti aku hancur kini! akan kubuat kalian menjadi wanita penghibur!! dan nama Wiguna akan kuhapus dari dunia ini!!!" batin Erika penuh amarah.
Hancur.........
jika saja ayahnya tidak jatuh,Erika tak akan perlu menjadi budak nafsu Baron untuk tetap menjalani gaya hidupnya.tak ada yang tau apa yang ia korbankan demi beraliansi dengan pria bejad seperti Baron,tapi sudah terlalu jauh untuk kembali.
Brugh......
Baron jatuh kesamping tubuh Erika setelah puas menggagahi wanita cantik desainer muda itu.Erika menarik selimut dan segera bangkit untuk membersihkan diri,akan bahaya jika keluarganya tau apa yang sudah mereka lakukan !.
"kau sudah merasakan tubuhku,sekarang cepat selesaikan rekaman itu.aku tak mau menunggu terlalu lama!" Erika berucap sarkas sambil melilitkan selimut itu pada tubuhnya yang sudah nak*d dengan tanda merah yang tersebar dimana-mana ulah dari Baron.
"tunggu....jangan buru-buru,aku butuh tenaga kembali dan aku mau tidur sebentar.sekarang pergi bersihkan tubuhmu dan keluar dari kamarku sebelum orang tua kita tau!" Balas Baron santai.
Erika mengerang emosi dan berbalik pergi dengan marah.
"heh....jika aku dapatkan Kayra,tubuhmu itu tak akan ada rasanya!!" sinis Baron melihat kepergian Erika.
............💠.............
Rayganta kini berada di ruang basemant tepat dibawah kamarnya.ruangan yang bisa dimasuki dengan menuruni sebuah tangga dibalik rak buku rahasia yang Rafendra bangun untuk cucunya itu bereksperimen.
suara ketukan cepat jari-jemari diatas keyboard terdengar nyaring ditengah kesunyian ruangan.disudut layarnya nampak wajah tampan sang ayah juga sedang sibuk bermain dengan Laptop pria itu.Dan sisi lain,Terlihat Axel juga tengah sibuk bermain.
"dad....menjauhlah,ini masalahku dan akan ku urus sendiri!" bocah tampan dengan wajah dingin itu berucap kesal kala servernya dibajak oleh kedua pria tampan itu.
"hm.....kau kecil,pergi tidur!!" balas Arkansas acuh dan segera mengirim Virus PC kearah server-server putranya.
Raygan mengerang, sial! dia belum cukup handal melawan kedua ayahnya itu.
laptopnya mati dan Id miliknya sudah terblokir.
"pergi tidur boy.....waktunya anak serigala tidur nyenyak,minum susu dan mimpi indah!!" Suara laknat Axel terdengar dari sistem suara dari sound sistem kamar Rayganta,bocah tampan itu menendang meja jengkel dan akhirnya meringis sendiri.
"dasar orang tua!!" hardik Rayganta kembali keatas dengan wajah jengkel.
kedua pria tampan itu terkekeh geli melihat kelakuan si kecil Rayganta,yah.walau bagaimana ini adalah urusan orang dewasa dan mereka tak ingin Rayganta terlibat terlalu jauh.
"Xel kau bersihkan semua aku akan keluar dari operasi!!" ucap Arkansas acuh,Axel mengengguk santai dan kembali ke mode off.
...........💠...........
Cristal perlahan membuka mata,yah.wanita cantik itu sudah pindah dan tinggal di kediaman Algarian semenjak orang tua angkatnya pasrah saat Nixon datang ke Mansion Onail dan berbicara tentang segalanya.dan kini sudah lebih dari sebulan mereka tinggal seatap.
Blushhh....
wajahnya memerah saat hal pertama yang ia lihat adalah dada bidang dan Rahang tegas seorang Nixon Algarian.
Cristal tidur dengan berbantalkan lengan kokoh Nixon setelah pergulatan panas mereka.Satu lengan pria itu melilit diatas perutnya yang polos,keduanya tertidur dengan sebuah selimut menutupi tubuh tanpa sehelai benangpun itu.
yah,ini sudah kedua kalianya Cristal menyerahkan tubuhnya pada sosok Nixon,dan ia tak menyesal akan itu.cinta! mereka sudah terlanjur mencintai hingga bersedia melakukan apapun demi itu.
perlahan bangkit setelah puas memandangi wajah tenang Nixon,Cristal perlahan menyingkirkan lengan Nixon dengan hati-hati dari atas tubuhnya.
Grephhhh....
"NIXON!!!" pekik Cristal kaget saat tiba-tiba tubuhnya ditarik dan kembali berbaring dengan lengan kekar itu semakin menjerat lebih kuat.
cup........
"ni...Nixon ,ini masih pagi...ahh!!" Cristal mendesah saat bibir hangat pria itu menjalar disepanjang leher hingga pipinya.
"tidur lagi Amor,aku masih mengantuk!" serak Nixon sembari menenggelamkan seluruh wajahnya diceruk leher Cristal.
jari-jemari Cristal perlahan naik dan mengelus lembut surai hitam lebat Nixon.Pria itu tersenyum dan menutup mata damai namun tak bisa tertidur lagi,hanya menutup mata meresapi sentuhan dari wanita pemilik hatinya.
"Nix...."panggil Cristal pelan.
"hm...." balas Nixon semakin memeluk erat pinggang ramping wanitanya.
" aku sudah serahkan diriku padamu,sekarang apa?" Cristal bertanya sembari semakin mendekat eray pada tubuh hangat Nixon.
tersenyum dan membelai wajah cantik Cristal penuh kelembutan,Nixon mengangkat tubuh polos itu terbaring diatas dadanya.
"kita menikah dan begitu kau kembali ke London,kau sudah berstatus istriku.apa kau bahagia Amour?" Nixon bertanya lembut dan mengecup kening Cristal sayang .
"benarkah?! terimakasih Nix!!" Cristal berucap riang dan mengecup dada Nixon jahil.Pria itu mengerang dan bangkit cepat menatap Cristal tajam.
"menggodaku hm?!" serak Nixon dengan mata tajam.Cristal gelagapan,wanita itu menyesal seketika saat gerak cepat pria itu menubruk tubuhnya.
"NIXON........."
dan saat itu Cristal harus pasrah saat kembali pria lembut itu kini berubah layaknya predator lapar.
..........💠..........
Liora menatap Arkansas dengan wajah heran.pria itu keluar dari kamar pagi-pagi sekali dan kini kembali dengan baju kemeja pantai.
"sayang...cepatlah aku akan mengajakmu jalan-jalan,cepat sebelum setan kecil itu bangun!!" ucap Arkansas dengan senyum polos tanpa dosa diwajahnya .
hingga...
PLAK......
"demi Tuhan!! mengapa kau menamparku baby?!!" sentak Arkansas jengkel.
Liora melotot dan berdiri dengan kedua tangan berada di pinggang.
"mulut itu ya....!! setan...setan.... Raygan kecil itu malaikat kita ingat?!! awas kau menyebut putraku setan lagi,akan ku potong basokamu!!" Liora tak habis fikir,mengapa semua saudara bahkan para sahabatnya menjuluki putranya iblis kecil lah,raja setan lah,tiran kejam lah? sebenarnya mata mereka itu kemana? Liora spechless.
"ia..ia....maaf baby....jangan marah,aku hanya bercanda tadi" ucap Arkansas pasrah.
mendengus dan menatap malas wajah tampan memelas suaminya itu,Liora pasrah sudah.
dan kini,sebelum para penghuni bangun.Arkansas sudah mengeluarkan mobil sport Lamborghini Aventador kesayangannya dan membawa serta istrinya sebelum setan kecil itu bangun dan mengacau segalanya.
"masuklah sayang...." Arkansas menarik lembut telapak tangan halus Liora dan wanita cantik itu memasuki mobil dengan senyum manisnya menatap kelakuan sang suami.Tiran bagaimana coba? pria manis dan romantis begini,terkadang Liora binggung dari mana asal julukan suaminya itu.
andai saja Liora tau sepak terjang kekejaman Arkansas diluar sana? dunia sungguh menggila!.
mobil keluar dari jalur pribadi Wiguna.masih gelap saat keduanya meninggalkan Mansion,dan kini perlahan sinar-sinar sang Surya mengintip dengan udara lembut sang fajar.
Liora membuka kaca pintu Mobil dan menghirup dalam kesegaran udara dengan aroma menenangkan dari embun pagi.
"Ar...kita mau kemana sebenarnya?" tanya Liora penuh keingintahuan.Arkansas menggeleng dan tersenyum penuh arti .
" sabar sayang....nanti juga kamu tau" balas nya penuh misteri.
matahari masih belum terbit sepenuhnya dan hanya terlihat cahaya terang yang mengintip malu-malu dari keberadaan sang rembulan.
Masih ada satu jam sebelum fajar menapaki langit dengan kilau hangat sang mentari .
Liora terpaku saat mobil mereka mulai memasuki jalan dengan pohon kelapa yang berdiri menjulang disepanjang jalan,debur ombak dan aroma air laut mulai terasa saat mobil akhirnya berhenti.
"Ar..?" Liora berdebar dengan kebahagiaan yang entah datang kapan menerjang seluruh sel-sel dalam tubuhnya.sudah lama ia tidak ke pantai sejak terakhir kali berbulan madu,mungkin?.
ceklek......
pintu mobil terbuka dan Arkansas mengulurkan tangan satu sementara tangan lain tersembunyi dibelangkang pose seorang Butler.
"silahkan yang mulia permaisuri hatiku" Arkansas meraih tangan Liora dan mengecup lembut punggung tangan wanita cantik itu.
Liora tertawa lembut akan candaan suaminya itu .
"Thank you sir!" ucap Liora geli.
" you are welcome my Lady!!" balas Arkansas jenaka.keduanya tertawa bahagia akibat ulah mereka sendiri.
Liora berjalan cepat saat pasir putih nan halus itu menyentuh kakinya yang sudah tak beralas semenjak keluar dari mobil.
"sayang.....jangan buru-buru!! kamu itu lagi hamil!!" Arkansas berteriak panik saat Liora kini berjalan cepat hampir berlari .
angin sejuk yang menerpa seluruh tubuhnya begitu terasa damai,aroma air laut serta suara ombak dan kicauan burung-burung menghangatkan hatinya.
diam dan mulai duduk membiarkan air laut menerpa kakinya,Liora tertawa saat rasa dingin menggelitik kakinya.
"sayang.....kenapa malah duduk disini?"
Liora tersenyum kala merasakan sepasang tangan kekar melingkari perutnya dari belakang.yah,kini Liora duduk di atas kaki suaminya dan Arkansas menempatkan dirinya dibelakang tubuh Liora dan membiarkan wanita cantik itu bersandar dengan nyaman padanya.
"lihatlah....matahari akan terbit!!" bisik Arkansas lembut ditelinga sang istri.
" tapi sebelum itu,bangun dan ikutlah denganku!!" Arkansas bangkit dan segera meraih tubuh sang istri ala bridal dengan Liora yang segera melingkarkan kedua tangannya dileher sang tiran.
tersenyum kala debar jantung Arkansas terdengar bak alunan melodi indah ditelinga ya.
hingga....
"i...ini....? astaga...kapan kamu buat ini semua Ar?!" Liora turun dan berucap takjub akan apa yang ia lihat.
"suka?" Pria dengan kemeja pantai dan celana kain hitam yang telah digulung hingga lutut itu bertanya lembut sembari merangkul pinggang sang istri hangat.
"ia...sukaaaaa.....sangat!!" balas Liora antusias.
ia berjalan cepat menyusuri lilin-lilin indah yang berjejer rapi menuju sebuah pondok diatas sebuah jembatan kecil dengan air laut dibawahnya.
"sembari menunggu terbit fajar,kita duduk disana dan sarapan" jelas pria itu terkekeh geli melihat binar bahagia istrinya.mengangguk riang dan Liora berjalan perlahan ketempat romantis yang suaminya siapkan.
"astaga!! bistik? pagi-pagi?!" ucap Liora melihat menu yang sudah tersedia diatas meja dengan asap yang mengeluarkan aroma sedap dan memikat hidung menimbulkan rasa lapar seketika.
"kamu hamil kembar sayang.....butuh banyak makan daging agar bayi kita tumbuh sehat dan kuat!!" balas Arkansas santai.
mereka duduk lesehan dengan Arkansas yang memangku istrinya dan menunggu matahari terbit agar bisa sarapan bersama .
Liors meraih sebuket bunga mawar dan menghirup aroma manis dari bunga itu,senyum bahagia terbit tak pernah pudar.
"terima kasih" ucap Liora haru,matanya berkaca-kaca dan Arkansas menaikan telapak tangannya mengelus wajah cantik istrinya dengan lembut.
"kamu istriku,akan kuberikan seluruh dunia untukmu dan duniaku adalah kamu" Arkansas memeluk tubuh indah istrinya dan mendaratkan kecupan lembut dikening mulus wanita itu.
"hm...aku adalah istrimu!" Liora mengeratkan pelukannya hingga Arkansas mengangkat tubuh istrinya agar bisa duduk dan mulai memakan hidangan sarapan mereka .
setelah mereka selesai menyantap hidangan,dan matahari mulai muncul dengan Sinaran hangat terpantul dari manik indah Liora, dan manik tajam Arkansas hanya terpaku pada keindahan istrinya seorang .
musik lembut mulai mengalun,Liora duduk bersandar pada dada bidang suaminya sembari menatap jauh kearah matahari terbit.
...if i had to live my life without you near me...
...the days would all be empty...
...the night would seem so long...
...with you i see forever so clearly...
...i might have been in love before...
...but it never felt this strong...
...our dreams are young and we both know...
...they 'll take us where we want to go...
...hold me now...
...touch me now i don't want to live without you...
...nothing gonna change my love for you...
...you ought to know by now how much i love you...
...one thing you can be sure of...
...i'll never ask for more than your love...
...the world may change my whole life through but...
...nothing gonna change my love for you...
air mata Liora menetes, Alunan lagu yang diputar oleh Arkansas benar-benar membuat perasaannya penuh dengan bunga indah yang mekar dengan sempurna.
"terimakasih Ar....sungguh hiks... terimakasih!!" Liora terisak bahagia,sungguh hatinya penuh haru dan kini cukup pelukan hangat Arkansas dan semua rasa takut, kesedihan,air mata semua lenyap terganti dengan cinta yang tumpah ruah.
"Nothing gonna change my love for you.... istriku!!" balas Arkansas lembut mencium pelipis Liora sayang dengan liora menutup mata meresapi setiap momentum indah mereka.
terima kasih Tuhan.
...⚛️...
...⚛️...
...⚛️...
...⚛️...
...TBC...