PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)

PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)
Blood Eagle



hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya....⭐


jika ada Typo komentar ya...



Happy Reading.....🌹



sebuah helikopter silver tampak mendarat dengan gagah disebuah tanah lapang daerah landasan Amsterdam.seorang pria tampan turun dengan wajah dingin nan kaku bersama dua orang pria lagi dibelakangnya.aura mereka terasa mencekam dengan derap langkah yang seakan membawa sinyal bahaya.


"semua sudah siap bos,Anggota Beta telah berada diposisi masing-masing,mereka siap menyerang!" tegas Ryu sebagai pemecah keheningan.dibawah tangga helikopter yang terlihat besar dan gagah itu telah menunggu beberapa jejeran mobil sport yang siap melaju membawa mereka membantai musuh.


seringai Arkansas terbit dengan begitu keji,darahnya sudah terasa mendidih sudah gatal ingin mencabut hidup orang lain,jelmaan Hades itu telah lama menahan diri.dan inilah saatnya!.


"tidak perlu menunggu langsung saja beri salam pada Hansen Borneo " smirk Arkansas penuh arti,pria itu semakin menggila dengan fantasi-fantasi haus darahnya.


"mari bermain"


🖤🖤🖤🖤



jalanan malam itu terasa sesak saat jejeran mobil sport itu itu melesat cepat bagai angin.Arkansas memimpin para elit dan Inti BE menjalankan tugas mereka membumi hanguskan Rekan Mafia asal Belanda,Hansen Borneo kali ini tamat riwayatmu!.


didalam mobil sport yang dikendarai Rion,Arkansas mulai merakit senjata miliknya.Dessert Eagle yang telah dimodifikasi dengan Cartier 9 mm .


"kau akan turun?" tanya Rion tanpa melirik sedikitpun.Arkansas menyeringai dengan dua pistol ditangannya.


"hm..iblis dalam darahku sudah tak sabar meminta tumbal hahaha..." sungguh Rion bergetar hebat bahkan hanya dengan tawa bak iblis neraka dari saudara kembarnya itu.


"siapkan dirimu,tidak ada yang boleh bernafas setelah kakiku berpijak !!" tegas Arkansas buas.pria itu menyugar rambut kelamnya dengan jemari miliknya,lidahnya menjilat bibir yang terasa kering itu kemudian tak lama.mobil berhenti!.


nampak dari luar,club malam itu begitu penuh dengan para pria dan wanita yang begitu sibuk menumpuk dosa.Ke enam inti Blood Eagle itu keluar dari dalam mobil mereka masing-masing,berdiri sejajar dikanan dan kiri tubuh sang tiran.


"apa yang kalian tunggu! hancurkan tempat ini!!" titah Rion tegas, Ryu,Axel dan Tristan telah menampilkan seringai iblis mereka.sedang Arkansas sudah siap dengan dua buah Dessert Eagle yang sudah dimodifikasi dengan jarak dan kekuatan tembak lebih jauh.kedua tangan pria itu telah terbungkus sarung tangan hitam,wajah dingin penuh ancaman nya membaut siapapun tahu bahwa Arkansas bukan lagi Arkansas.dia,dia sang Hades.


Brakh.....


Dor........


ARRRGGHHH.......


tak lama,jeritan kepanikan serta suara gaduh serta tembakan terdengar.Club Malam yang awalnya surga penikmat dosa kini bak neraka saat empat iblis tampan masuk dengan senjata ditangan mereka masing-masing.


para penjaga serta anggota gangster Daan Gaan sudah berhamburan keluar menghadapi Para elit BE yang telah diturunkan langsung oleh sang pemimpin tertinggi Rafendra Wiguna.kali ini pria paruh baya itu tidak akan bermurah hati!.bahkan ia memerintahkan langsung dua pangeran kembar iblis itu turun tanpa mau repot-repot mengotori tangannya sendiri.Rafendra Wiguna benar-benar iblis picik!.


"BEDEB*H......BERANINYA KALIAN MAIN BELAKANG,MENYERANG TANPA KAMI MEMILIKI PERSIAPAN!!" pekik seorang pria bertato naga pada lengan kirinya.disamping pria itu berdiri dua orang laki-laki berbadan besar dengan wajah sangar dan tato serupa.


HAHAHAH....


tawa remeh Tristan terdengar mengerikan.pria manis itu telah berganti wajah kini,sebuah tombak bermata dua telah bertengger manis digenggaman tanganya.


"cih....bodoh! kau fikir orang yang mau membunuh akan melapor dulu pada korbankan? dasar tidak punya otak!!" ejek Tristan pedas.wajah pria bertato itu memerah padam,emosi sudah tersulut dan pria manis itu justru menyeringai santai. Arkansas hanya membawa 50 orang elit termasuk dirinya dan para Inti BE,sedang para Gangster itu terlihat berjumlah lebih dari 100 orang datang dari segala penjuru.takut? mereka justru tertantang.


Sring.........


katana berkilat tajam itu telah keluar dari sarungnya.Ryu berjalan santai dan kini berdiri bersisian dengan Tristan,wajah putra lingga itu bak malaikat maut dengan katana yang siap membelah lawan.


"tidak perlu banyak bicara,kami tidak punya banyak waktu! keluarkan semua orangmu agar kami bantai !" santai Ryu menatap wajah lawannya tanpa gentar.


Axel sibuk didalam mini Van dengan seperangkat komputer dan sebuah HT ditelinga pria itu,manik matanya dengan jeli meretas semua sistem keamanan dan Cctv tanpa terlewat.


"ATTACK!!"


tanpa banyak kata lagi,Rion maju dengan dua buah pedang ditangannya.diikuti Ryu dan Tristan yang memimpin para anggota mereka.


Trang.......


Sring......


bugh.......


Krakh.......


suara pedang yang saling beradu sengit mulai terdengar.Rion menyerang beringas dengan kedua tangan yang terus menari indah penuh ambisi menyobek daging dan menyayat kulit.


Ryu tak tinggal diam,pria itu membawa katana miliknya mulai menerjang lawan,anggota gangster itu lumayan hebat.mereka tak mau kalah dan balas menyerang.


cairan merah berbau amis itu mulai menguasai udara,dan para elit BE mulai memindai lawan dengan sadis.


"hahaha....makanlah,makan yang banyak. semua darah ini milikku!!" tawa Ryu dengan membantai bagai iblis haus darah,pria itu memotong,merobek bahkan memenggal siapapun yang berada di jarak katananya dapat raih.sungguh pria tampan berdarah Jepang ini bak dewa Yama yang tengah menjalankan tugasnya mencabut nyawa.


Tristan menggeleng takjub,bahkan kini tombaknya telah penuh darah dengan seluruh tubuh dipenuhi cairan merah pekat berbau anyir itu.Tristan tertawa bengis dengan tangan yang terus berayun hingga ujung-ujung tombaknya membantai siapapun yang mendekat tak perduli kawan lawan,maka dari itu para anggota BE tidak akan mendekat pada inti BE yang sudah dalam mode kaki tangan iblis .menjauh atau mati! .


sungguh Gangster Daan Gaan itu merinding ngeri melihat hanya dengan Tiga Inti BE, setengah Anggota mereka habis terbantai.


Srethhh.....


Sring......


tes....tes....tes....


Rion menyerang pria bertato naga itu kalap,sorot mata bengis dari pria tampan itu menandakan betapa pria itu begitu penuh keinginan membunuh.


satu sabetan pedang berhasil menembus kemeja bagian dada pria bertato itu dan darah itu mulai merembes deras.


ARKH........


uhuk.......


pria itu terbatuk sembari menekan dadanya yang begitu sakit menyiksa akibat bukan hanya terkoyak namun nampaknya senjata pemimpin BE itu beracun.darah pria itu berubah menghitam dan berbau busuk!.


meski lengan kirinya tersayat namun Rion tetap berdiri tegak meski darahnya terus mengalir hingga seluruh lengan kirinya serasa lengket.


Dor..........


Dor.........


tembakan demi tembakan bagai menghujam tubuh Arkansas yang masih berjalan kokoh tak bergeming memasuki dalam club.


wush.....


Duar.......


Bom,itu sebuah bom asap dengan gas beracun!.


Ryu, Rion, Tristan menoleh saat melihat apa yang es tiran itu lakukan.


Damn!!!!


Tanpa buang waktu lagi,masker oksigen segera terpasang pada setiap anggota BE.mereka benar-benar tidak mampu berkata-kata saat bom itu meledak tanpa peringatan dulu, benar-benar tiran kurang ajar!.


"BOS SIAL*N KALAU MAU PAKAI BOM BERACUN BILANG DULU KENAPA? KALAU KAMI IKUTAN MENGHIRUP BISA MATI!! DASAR ES BATU TAK PUNYA AKHLAK!!" pekik Tristan jengkel.kedua tanganya sudah pegal memegang tombak dan kini senjata itu telah berganti dengan dua Glock 20 lengkap dengan peluru yang terisi penuh.berbeda dengan Tristan yang langsung berteriak penuh emosi memaki sang bos,Ryu dan juga Rion hanya bisa mendengus dengan perasan jengkel luar biasa.tidak bisakah Arkansas melihat keberadaan mereka?.sabar!.


Axel terkikik dan berjalan bersama Arkansas masuk kedalam club.disana,disana darah dan mayat sudah bergelimang dimana-mana,para BE benar-benar tak memberi kesempatan.


sementara didalam....


Hansen sudah naik pitam saat kaki tanganya melapor bahwa BE sudah mengepung dan kini menghancurkan tempat usahanya.sial!! apa mereka tau dia bekerja sama dengan Masia asal Belanda? atau apa mereka tau bahwa organisasi gangsternya merupakan bagian dari Daan Gaan ?.Hansen mulai memaki emosi.


"kalian cepat s-"


Brakh........


semua mata kini menatap pintu yang sudah hancur akibat tendangan seseorang.disana,disana Arkansas dan Axel berdiri tegap dengan seringai keji dan aura penuh intimidasi.



Dor.........


timah panas itu melesat sempurna dan menembus lengan kiri Hansen,pria itu membalik dan terkejut akan serangan tiba-tiba itu.dimana semua pengawal dan penjaga?.


"kau menunggu kami Hansen?!!" tekan Arkansas dengan dua buah senjata api ditangan pria itu.Hansen dan kelima pria yang berada dalam ruangan itu menegang dengan saat sosok Hades dari BE itu benar-benar muncul.



Axel dengan santai berjalan tenang didepan sang bos dengan sebuah samurai panjang ditangannya yang sudah berlumur darah.pria itu dengan tenang membersihkan jalan sang bos dari tikus pengganggu.


"BAG*AT!! BAGAIMANA LEADER BE INI BISA MASUK?!! KEMANA PARA PENJAGA!!" maki salah seorang pria yang berdiri sembari memapah tubuh Hansen yang masih terlihat terkejut,tak menyangka akan kedatangan para iblis itu.


Wush......


Srethhh......


Tanpa bisa dicegah,Axel langsung menyerang dengan kibasan samurai panjang ditangannya.baiklah,putra Alex itu cukup beringas juga.


ARKHHH....


Axel menebas dan memotong kalap tubuh musuhnya,sedang Arkansas duduk tenang dengan wajah dingin namun bibirnya mengulas sebuah seringai buas diwajahnya.


"Axel,bunuh mereka semua.setelah itu.......bawa Hansen padaku!!" smirk Arkansas terlihat mengerikan dengan aura dingin mencekik.Sudah terlambat,Hansen dan ke empat kaki tangannya yang tersisa maju menyerang ketua Beta itu,Axel sang mata dewa bukanlah pria yang sabar.mari lihat bagaimana putra Alex itu menyerang!.


Bugh......


Duakh....


dua pria menyerang Axel yang bergerak lihai memukul balik dengan ujung tumpul samurai hadiah dari Lingga saat berkunjung ke London.


Sretth........


satu buah sabetan mengenai seorang musuh hingga terjatuh dan menjerit kala lengan kanan hingga bahunya putus,darah mengucur deras dan dua iblis itu terkekeh.


tak tinggal diam musuh yang tersisa mengambil pedang dan balas menyerang Axel penuh amarah.


Sring......


Trang.....


Zrash.....


Axel melirik kesal sang bos,hell!! dia sudah lelah meretas dan kini bertarung seorang diri,sungguh licik Arkansas ini.


bunyi benda tajam itu saling bersahutan,Axel menebas dan menahan serangan lawan sekuat tenaga.pria itu sudah membunuh tiga orang dalam kondisi tubuh mengerikan tak berbentuk saat senjata Axel memotong tubuh mereka.


"hah.....hah....hah.....tau begini kulempar saja bom biar mati semua hah....hah...Breng*ek!" nafas Axel memburu dan tak lama pria itu berjalan dan duduk santai disamping sang bos,hell!! lelah dan ia butuh istirahat.


"BEDEBAH KAU ARKANSAS!! KAU IBLIS JAHANAM,APA MASALAHMU MENYERANG KAMI!!" pekik Hansen dengan nafas memburu serta ringisan menahan sakit akibat tubuh yang penuh luka.


Arkansas mengangkat bahu acuh,tubuh pria itu bersih dan tanpa noda.sungguh pria tiran itu membunuh dengan tangan orang lain,lucu sekali bukan?.


tangan pria itu terangkat setelahnya seringai iblish itu terbit saat sebuah Pistol siap menembak tepat membidik Hansen.


Dor............


Dheep.....


Pistol itu menembak,namun bukan peluru yang keluar.panah kecil dengan ucung runcing dan berisi obat bius itu langsung tanpa bisa dihindari menancap sempurna ditubuh Hansen.


Bukh......


pria itu tumbang dengan wajah membiru.


"siksaan mu baru dimulai!! bakar tempat ini dan lenyapkan semua!!" dua orang Anggota BE segera mengangkat tubuh Hansen tanpa diperintah dan sisanya membakar semua sudut tempat club malam terbesar di Amsterdam itu.


Axel keluar dan melihat wajah Ryu yang penuh darah serta bahu kiri tertembak,Rion berjalan sedikit pincang akibat kakinya tertembus peluru dan Tristan tengah memaki penuh emosi saat wajah manisnya tersayat dan kini mengeluarkannya darah.kau tau apa yang dilakukan pria manis itu untuk membalas seseorang yang menyentuh wajahnya? Tristan menyerang membabi-buta dengan katana milik Ryu,pria manis itu bahkan membelah dua tubuh orang yang melukai wajahnya setelah itu menebas kaki dan tangannya.sadis bukan?.


"bos semua sudah beres.dan Drone milikku telah merekam semua aksi kita dan kini kuyakin dad dan semua pria tua itu tengah menjadi penonton di markas" dumel Axel masih kesal karena ternyata para ayah mereka tidak ikut dan hanya menipu mereka hingga para generasi muda harus turun tangan sendiri.dasar tidak punya hati!.


"hm...belum,Hansen akan jadi bagianku.biar kutunjukan apa itu neraka dunia" Arkansas menyeringai keji sembari melirik tubuh Hansen yang tidak berdaya terikat di dalam mobil anggota Beta.


"HAHAHAHAH"


"biar aku pulang dan menemui gadis manisku setelah kubawa pria bodoh ini bertemu dengan Hades neraka sesungguhnya!!"


Ryu,Axel, Tristan dan Rion seketika merinding ngeri melihat kegilaan Arkansas.jadi dia membantai dalam semalam hanya untuk bisa cepat pulang? sungguh luar biasa bukan keturunan budak cinta ini?.


TBC....


sudah El tidak sanggup menjelaskan gimana kondisi pembantaian BE,bayangkan sendiri saja ya guys........