
Hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya.....⭐
sebenarnya El berat buat Update setiap hari,namun El menghargai reader El yang mau berbaik hati meninggalkan jejak dan memberi vote untuk El,maka dari itu meski El sibuk akan tetap up bagaimanapun situasinya.maka El harap silent reader mengerti jangan hanya membaca saja lalu lewat begitu saja.tinggalkan sedikit jejak kalian untuk menghargai apa yang kalian baca,lagi pula jejak kalian itu gratis tidak dipungut biaya.jadi tolong mengerti ya 🤗
Happy Reading....🌹
Kayra adalah salah satu sahabat dekat Liora,gadis itu adalah seorang gadis ceria yang berubah akibat kejadian buruk dimasa lalunya.sebenarnya Kayra adalah gadis manis yang ceria dan juga ramah pada siapapun,namun masa lalu kelam membuatnya menjauh dari yang namanya lelaki.
#Flasback On#
Kayra kecil berusia 10 tahun tengah berjalan riang menuju rumahnya sehabis sibuk seharian dengan sekolahnya.wajah cantik dengan rambut hitam itu begitu menarik perhatian setiap pasang mata yang menatapnya.putri Bungsu dari pasangan Rigel Romanov dan Angelina Romanov.
deg........
langkah riang gadis itu terhenti saat melihat ibu,ayah dan juga kakak perempuannya nampak bergerak terburu-buru dengan koper-koper besar yang mereka seret dari lantai dua rumah keluarga Romanov.
"papi,mami,kakak.mau kemana?" tanya Kayra kecil penasaran,wajah panik Ayah dan ibunya membuat gadis berusia 10 tahun itu mengeryit binggung.
greph....
Blam......
Regil menarik tangan putrinya dan segera menutup pintu dan mengunci dengan cepat saat maniknya menatap beberapa mobil sedan hitam mulai memasuki halaman rumahnya.
"sayang bagaimana ini?!! mereka datang,aku takut sayang" angelina nampak menggigil ketakutan saat mengintip dari balik jendela,disana.disana beberapa pria berpakaian hitam dengan masker mulai turun dan berjalan mendekat ke kediaman keluarga Romanov.
"LYN CEPAT BAWA ADIKMU DAN SEMBUNYI,APAPUN YANG TERJADI JANGAN PERNAH KELUAR!! CEPAT LYN.... CEPAT...PAPI DAN MAMI AKAN MENAHAN MEREKA,JANGAN BIARKAN MEREKA MELIHAT KALIAN!!" panik Rigel yang langsung memeluk erat putri bungsunya ,hatinya sakit dan ia tak bisa lagi berfikir apapun.
"hiks...papi kenapa? hiks...apa mereka orang jahat? ayo pi,ayo kita sembunyi" Isak Kayra yang begitu peka akan situasi yang tengah keluarga nya hadapi.
Brak.......
Brak....
"OPEN THE GOD DAMN DOOR!! HEY...ROMANOV OPEN RIGHT NOW!!"
Deg....
tubuh Lyn sudah mengigil sembari memeluk tubuh sang adik.
"tidak sayang cepat pergi ikut kakakmu!!" panik Angelina,Lyn.gadis berusia 17 tahun itu segera menarik tubuh sang adik dan memasuki kamar dirinya.membuka sebuah lemari besar dengan deretan pakaian tebal yang menutupi setiap celah.
"dengar Kay,diam dan jangan bersuara kakak mohon.tutup telinga dan matamu" bisik Lyn yang kini memeluk tubuh mengigil sang adik.
"kak,Kayra takut hiks...apa mereka akan menyakiti papi dan mami hiks..." Kayra berbisik sembari menahan Isak tangisnya.kedua gadis berbeda usia itu bersembunyi dalam diam disebuah lemari besar yang tertutupi sebuah lukisan sebagai penyamarnya.
"kakak tidak tau dek,hiks...kakak tidak tau" jawab Lyn semakin memeluk erat tubuh sang adik.
Prank.......
Prank......
ARKH.....
Dor......
deg.....
suara gaduh dari lantai bawah yang disertai letusan senjata api membuat tubuh kedua gadis itu membeku.jantung Kayra berdebar keras saat melihat tatapan kosong kakak perempuan nya.
"hiks...kak,sekarang bagaimana?!" Kayra sudah merasa bagai diujung jurang kematian saat suara teriakan sang ibu membuat seakan sebuah tombak menikam jantungnya.
deg...
"kak...kakak mau kemana? jangan...jangan kak,papi menyuruh kita sembunyi" lirih Kayra saat Lyn sudah bangkit dan bersiap membuka pintu lemari.
"tidak Kay,kakak akan melihat keadaan papi dan mami dulu.kau diam disini dan jangan pernah keluar kecuali kakak datang menjemput mu!" tegas Lyn,meski Kayra telah menggeleng keras disertai deraian air mata tak membuat gadis itu berhenti melangkah keluar.
"jangan kak...jangan hiks...tinggalkan Kayra,Kayra takut hiks...." Isak Kayra memohon sangat pada sang kakak.Lyn menggeleng dan tersenyum manis menguatkan sang adik,namun percayalah senyuman itu begitu sangat menyakitkan dimata Kayra.
"berdoalah Kay,kakak akan baik-baik saja dan pasti kembali" ucap Lyn lembut,gadis itu mengecup kening sang adik dan berlalu pergi.
5 menit.......
Prank....
ARKH....
dor.....
brak....
"JANGAN!!!"
suara teriakan sang ayah membuat tubuh Kayra mengigil ketakutan,gadis itu meringkuk memeluk tubuhnya sendiri dan menangis dalam diam,tangan mungilnya menutup mulutnya erat tak berani bersuara.
30 menit.......
dengan tekad yang kuat,Kayra bangkit dan melangkah mengendap menuju lantai bawah.ia mengintip dari balik pembatas lantai dua dan seketika dunianya hancur.
disana.....
deg........
tes.....tes....tes...
"hiks...papi...mami...kakak hiks...... Monster.." lirih Kayra .
disana,tubuh sang ibu telah tergeletak tanpa busana dengan darah yang mengalir dari pusat tubuh bagian bawahnya,ayahnya tergeletak dengan jantung yang telah menancap sebuah pisau serta peluru yang menembus lehernya.dan sang kakak,gadis 17 tahun itu terbaring lemah sehabis digilir oleh para pembunuh kedua orang tuanya.tatapan mata Kayra bertemu dengan sang kakak dan manik kosong itu menatapnya sayu.
"pergi...pergi adikku...selamat tinggal" gerak bibir Lyn terbaca sempurna oleh Kayra dan gadis itu berteriak histeris saat Lyn meraih sebuah belati yang tadi menikam sang ayah dan menusuk jantungnya saat itu juga.
teriakan Kayra membuat para pembunuh itu melirik kelantai dua bengis.
"TIDAK.....JANGAN KEMARI....PERGI...HIKS...MONSTER" Kayra berbalik cepat berlari menuju dapur dan pergi ditengah malam berlari sejauh mungkin hingga para pembunuh itu mengejar dirinya buas.
"hiks...hiks...hiks...jika Tuhan masih ada,tolong hiks...tolong Kayra Tuhan" Isak gadis itu sebelum sebuah mobil melintas dan menabrak dirinya yang tanpa sengaja melintas ditengah jalan.
Brukhhhh.......
tubuh Kayra terpental dan jatuh menghantam dinginnya aspal.sebelum kegelapan menyapa,maniknya menatap sepasang pria dan wanita dengan seorang bocah lelaki keluar dari dalam mobil dan dengan panik mengangkat tubuh ringkihnya.
"mama apa gadis kecil itu baik-baik saja,darahnya banyak sekali mama!!"anak lelaki itu menatap Kayra kasihan.
"ayo kerumah sakit" ketiganya bergegas membawa Kayra dan meninggalkan kegelapan malam yang membawa kenangan pedih untuk gadis berusia 10 tahun itu.
5 tahun berlalu......
Kayra kembali dan membunuh para pembunuh keluarga dengan bantuan keluarga Nixon,yah.bocah lelaki itu adalah Nixon dan mereka membantu Kayra menjadi seorang gadis pembunuh berdarah dingin.paman Nixon adalah seorang pembunuh bayaran nomor satu di Rusia saat itu,dan Kayra dengan suka rela mengikuti pria itu hingga sisi Psikopat gadis itu bangkit dengan sendirinya maka dari itu,semenjak kejadian naas itu.Kayra membenci laki-laki yang mendekati dirinya setelah melihat paras dan tubuh gadis itu.
#flasback off#
Kayra duduk santai didepan Daisy dan Jessy dimana Amber tengah sibuk membuat orange jus di dapur dan Nixon yang pergi entah kemana.
"kau dengar berita semalam Kay? 6 orang model yang bekerja disatu management dengan Angel mereka terbunuh !!" pekik Jessy heboh setelah menerima segelas jus jeruk dari Amber.
"makasih Amber" ucap Jessy dan daisy serempak.Amber melirik Kayra yang nampak santai saja.
"hm...tubuh mereka terbakar dan yang mengerikannya lagi.jasadnya tidak utuh!!" ucap Daisy bergidik ngeri sembari mencomot sebuah cookie yang telah disediakan amber.
"hiiiiii....seram sekali,aku sampai ingin muntah saat melihat berita itu " ucap Jessy menerawang.
"aku penasaran,bukankah kita tidak membakar gudang itu? lalu siapa yang membakar tempat itu?" Amber berbisik pada Kayra yang terlihat masa bodoh dan tetap asik dengan tontonan nya.
"KAYRA IHHHHH......dari tadi kita bicara tidak didengar sih!! berasa bicara sama tembok!!" kesal Daisy menatap wajah tak perduli Kayra dan kekehan geli Amber .
"yah biarkan saja,yang matikan mereka bukan kita.tidak perlu ambil pusing lah kalian" ucap amber santai dan ikut bergabung menonton film The Avengers yang kini mulai berputar di layar televisi yang telah terhubung dengan laptop Nixon yang diambil paksa oleh Amber dari kamar pria itu.
"hei...aku dengar ada cafe yang baru saja dibuka didekat taman kota,main kesana yuk setelah kita jemput angel nanti sore!!" Celetuk Daisy antusias.lagipula hari ini Angel akan pulang.
"let's gooooooo....." Amber dan Jessy berseru girang sedang Kayra mendengus kesal akan sikap kekanakan teman-temannya.
🖤🖤🖤
"apa ini?!! mereka bilang akan datang dan menyuruhku menunggu tapi apa? mereka malah tidak jadi datang,Q lagi.dasar Tiran itu berani-beraninya dia mengurung sahabatku dan melarangnya kemari!! ARKHHH.....aku seperti orang bodoh duduk disini sendiri" grutu Kayra yang kini nampak emosi setelah janji dengan teman-temannya batal dan disinilah dia berakhir duduk seorang diri.
Rose dinner cafe itu terlihat ramai dengan para pengunjung yang datang bersama teman, keluarga atau kekasih mereka.dan bagaiman Kayra tidak murka.dia gadis yang suka menyendiri kini terdampar ditengah keramaian manusia akibat ulah teman-temannya.jika tidak ingat akan ucapan liora yang melarangnya membunuh orang sembarangan,sudah di ledakkan tempat ini.
"hai cantik,bolehkah aku duduk disini" seorang pria dengan senyuman nakal menggoda Kayra dan dengan seenaknya duduk disampingnya gadis itu dan membelai lengan putih nan mulus Kayra berani.
Kayra mendengus,inilah calon korban tidak tau diri yang datang dengan tidak tau malunya menanti kematian.Kayra tersenyum paksa dan menatap pria paruh baya itu penuh arti.Kayra bangkit dan berjalan cepat sebelum kesabaran gadis itu habis.
Pukh....
"hei....kemana tanganmu itu?!!" sembur Kayra mulai tersulut emosi saat telapak tangan pria itu mendarat indah menepuk bok*ng sintal berbalut jins hitam itu.
Dor.........
mata Kayra membulat terkejut saat sebuah timah panas menembus batok kepala pria mesum itu.para pengunjung yang melihat kejadian itu berteriak ketakutan dan berlari keluar panik.
bukan,Baretha ditangan Kayra masih bersih bahkan belum keluar dari sarangnya.dan tubuh gadis itu berputar kebelakang dan saat itu juga maniknya melotot horor saat sosok pria tampan lengkap dengan jaket kulitnya tengah berdiri bersandar angkuh pada motor besarnya.pria dengan wajah rupawan dan tubuh Atletis itu menatap Kayra dalam tanpa suara.
"pria tua tidak tau diri!! hah....harusnya kubunuh dia sebelum tangan kotornya menyentuh tubuhmu Senorita" disana,Rion menyimpan kembali ponselnya setelah menghubungi anggotanya mengurus hasil dari ulahnya.
"apa yang kau lakukan ?!! dasar mafia gila!! aku bisa membunuhnya tanpa bantuan mu!!" sembur Kayra emosi saat melihat seringai tampan Rion,tunggu tampan? seketika Kayra menggeleng keras membuang pemikiran gilanya.Rion terkekeh dan berjalan mendekat.
"aku baru melihat seekor rubah manis berani memaki seekor serigala" ejek Rion yang kini berdiri menjulang didepan tubuh gadis cantik yang terus saja menganggu fikiran-nya selama beberapa hari ini.
"hahahaha...bahkan rubah kecil ini bisa lebih ganas dari serigala seperti mu!! jangan remehkan aku!!" pekik Kayra emosi.entah bagaimana pria ini selalu bisa mempermainkan perasaan nya.
Arion berdecak dan tersenyum penuh arti.telapak tangan kokoh pria itu terangkat dan membelai wajah cantik Kayra lembut.sangat lembut hingga Kayra merasa seperti tersengat listrik.
"kau tau Senorita,aku tak menyangka gadis manis putri bungsu mendiang Romanov akan tumbuh menjadi pembunuh sadis seperti ini,bisakah wajah malaikat ini berubah manis layaknya gadis pada umumnya" bisik Rion sensual sembari meniup pelan telinga sensitif Kayra.
deg......
jantung Kayra berdetak cepat bahkan tubuhnya seakan membeku.pria ini,Rion apa dia mencari tahu tentangnya? bahkan amarah yang siap meledak langsung tertelan kembali saat menatap mata teduh dengan senyuman nakal itu terpatri indah menghiasi wajah tampan yang kini tepat sejajar dengan wajahnya.
"dan aku akan membunuh mu jika kau mencampuri urusanku!!" akhirnya Kayra tersadar dari lamunannya.
Rion menggeleng santai dengan sudut bibir pria itu tertarik tipis.
"kau boleh membunuhku jika kau bisa,tapi kau tau? semakin kau ingin melenyapkanku semakin besar obsesi ku padamu! jadi ingat ini baik-baik, aku akan menjinakkanmu dibawah kendaliku!!" smirk Rion terlihat mengerikan.pria itu menarik tengkuk Kayra dan menyambar bibir ranum itu cepat.
cup........
bibir hangat pria itu bermain apik memanjakan bibir tipis Kayra,bahkan meski Kayra tak sedikitpun membuka mulutnya dan melawan dengan seluruh kekuatannya namun Rion bahkan tak bergerak seincipun.
"mmmph....le...lepaskan aku jerk..mphhh" suara Kayra tertahan akibat ******n liar Rion yang semakin tak terkendali.
"hah...hah.... aku akan menghabisimu pria mesum kurang ajar!!" nafas Kayra terengah-engah akibat cumbuan liar dan panas Rion pada bibirnya.
wajah memerah Kayra benar-benar pemandangan indah dimata Rion dan pria itu tersenyum puas melihat karyanya pada bibir bengkak Kayra.
"sweet" gumam Rion tak perduli makian Kayra padanya.jika tak bisa cara halus,putra Rafendra itu akan menggunakan cara kasar seperti Arkansas yang kini mengurung liora dalam sangkarnya.rion tak akan mengalah.
"BRENGS*K" umpat Kayra murka.bibirnya terasa kebas.
"jangan mengumpat Senorita atau akan ku buat bibirmu menjadi makananku" smirk Rion licik.
"mati saja kau!!" Kayra baru kali ini tak mampu melawan dan semua itu karena seorang Arion Drew lyesander Wiguna.
TBC.......