PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)

PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)
Dua iblis bungsu.



hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya....🌹



🌹 Happy Reading 🌹


langit cerah tertutup awan mendung memberi isyarat bahwa sebentar lagi hujan akan jatuh membasahi bumi.


seorang pria tampan berdiri dibalik kaca ruang kantor nya,memandang ke arah kota dengan tatapan sendu.helaan nafas berkali-kali terdengar begitu berat dari nya.


"apakah sudah tidak ada jalan lagi? apakah aku harus mundur? hatiku mengapa sakit sekali?" pertanyaan demi pertanyaan meluncur mulus dari bibirnya yang terasa kelu.


berbalik dan berjalan ke arah kursi kebanggaannya,pria itu duduk dan meraih laci.sebuah bingkai foto cantik dengan sesosok gadis manis tengah melihat entah pada siapa?raut penuh keseriusan nya begitu cantik, foto gadis yang telah membuat hati seorang Leonardo Alaska Gergino patah dan hancur.



jemari kokoh itu mengelus figura itu dengan sendu,menatap dan mengecup lembut foto yang menjadi satu-satunya pengingat dirinya akan sosok malaikat cantik yang selalu tersenyum dibalik air mata yang tersamar.


Cup.....


"aku tau hatimu tidak lagi kosong seperti pertama kali kita bertemu,tapi satu hal yang aku tau.hatiku selalu untukmu,meski tak bersamamu tapi melihat kau tersenyum itu sudah cukup,meski senyuman itu bukan untukku.semoga kau bahagia dengan pilihanmu dan aku akan selalu menjadi bayangan untuk kebahagiaan dirimu, I love you my Queen"


air mata itu jatuh saat telapak tangan pria itu mencengkram dadanya yang terasa begitu sesak menyiksa.


tanpa ia ketahui,karna begitu larut dalam kesedihan.sepasang mata menatapnya sendu dari balik pintu ruang kerjanya.


"huft......sampai kapan Leo,sampai kapan kamu begini? cinta dan hati memang menyakitkan!!" ucap wanita itu,berbalik dan segera pergi dengan perasaan campur aduk.


🖤🖤🖤


wanita itu melemparkan tatapan ketakutan pada maid nya saat membuka kotak entah kiriman dari siapa? sebuah cake dengan darah asli yang dijadikan saus lengkap dengan sebuah pisau dapur menancap tepat diatas kue.



ARKHHHH.........


Natasha berteriak ketakutan ,maid itu bahkan sudah jatuh tak sadarkan diri. Natasha langsung berlari kearah kamarnya dan segera mengunci pintu.wanita itu ketakutan sekarang!.


sementara itu di Kondominium Stefani......


Wanita itu meringkuk disudut kamar,menatap pisau yang kini menancap telak di kaca riasnya.



keringat dingin mulai mengalir di pelipisnya.


kini ia tinggal sendiri kala ibunya entah pergi kemana bersama kekasihnya. Stefani ketakutan dan menangis saat itu juga.


Takh......


gelap.....


"ARRKKHHH.... SIAPAPUN TOLONG AKU!!!" jerit Stefani kala lampu seluruh tempat tinggalnya mati.


Krakkhhhhh..........


suara sesuatu yang diseret mendekat kearahnya,wanita itu semakin gemetar.berusaha mencari ponselnya untuk menghubungi Natasha,tapi nihil.kegelapan begitu menelan tempat ini.


"hiks.... siapa? SIAPA?!! JANGAN MAIN-MAIN DENGANKU HIKS...KELUAR DAN TUNJUKKAN DIRIMU BEDEB*H!!" didalam isakan nya wanita itu memaki memanggil siapapun yang kini berniat buruk padanya.


"hihihi......takut heh? "


deg.........


suara yang mengalun dingin dibelakang tubuhnya membuat seluruh sendinya melemas, jantungnya berdebar dan ketakutan semakin mencengkram hatinya.


Bugh.......


satu pukulan tepat pada tengkuknya dan Stefani langsung roboh tak sadarkan diri.


tongkat bisball itu mengambil kesadarannya.


"HAHAHAHA....MATI SAJA KAU JA*LANG!!" tawa sinis penuh kemarahan terdengar mengalun dari balik kegelapan .


tubuh Stefani diseret ke arah belakang tempat tinggal wanita itu,disana sudah ada sebuah mobil Audi Hitam yang telah siap.


Brukhhhh.......


tubuh Stefani dihempaskan begitu saja kedalam bagasi,gadis bermasker hitam itu segera menutup pintu bagasinya lalu kembali ke dalam kondominium Stefani.


setelah semua bensin di dalam jerigen itu habis tersebar di seluruh tempat,Gadis itu segera keluar dan melemparkan sebuah penarik api dan.


Wush.....



api melahap dan menyebar cepat membakar habis tempat tinggal Stefani.


menyerigai bengis dan berlalu menuju mobilnya,gadis itu segera melaju pergi.


"sekarang giliran mu dan setelah itu Natasha! hahahaha....."


"masih tetap sama seperti dulu,kau gadis nakalku" batin seseorang yang menatap tajam mobil Audi yang telah menjauh itu.


🖤🖤🖤


gedung kosong tak terpakai itu kini menjadi tempat dimana seorang gadis tengah mengikat calon korbannya.


Plak......


"bangun kau ular betina!!" gadis berhodie hitam itu menampar keras wajah wanita yang kini terikat sempurna dihadapannya.


Stefani mulai membuka mata.


deg.......deg......



jantungnya berdebar,ketakutannya semakin menjadi kala melihat dirinya kini terikat dan wajah gadis yang mengikatnya membuat bola matanya membulat sempurna.


"KAU!! KENAPA KAU MENCULIK DAN MENGiKATKU DISINI?!! KAU GADIS JAL*NG!! KAYRA LEPASKAN AKU!!" amuk Stefani ,rasa pening tidak diperdulikan lagi.rasa marah, benci dan juga keterkejutan menguasai dirinya. Stefani mendelik emosi!.


PLAK.........


"diam!! mulutmu terlalu berisik!!" sarkas Kayra.Stefani terdiam kaget,tamparan itu begitu keras hingga wajahnya menoleh kesamping.sudut bibirnya robek dan pipinya terasa kebas.


"LEPASKAN AKU...... JANGAN.....JANGAN MENDEKAT!!" pekik Stefani kala Kayra mendekat dengan sebuah belati yang dimainkan oleh gadis itu.


Srethhh........


tes.....tes.....tes.....


Aarkhhhhh....


Kayra dengan santai menggores dalam dan panjang wajah Stefani.darah segar menetes dan mengalir deras dari pipi hingga terus turun ke leher dan merembes mengotori pakaian wanita itu.


Stefani menjerit dengan tawa bahagia Kayra sebagai balasannya.


Greph.......


Kayra menjambak kasar rambut Stefani dan.


Srakh.........


rambut panjang bercat blonde itu terpotong asal meninggalkan helaian yang digenggam erat oleh Kayra.


Bush.......


Stefani menutup mata kala Kayra melempar rambut yang begitu ia jaga kearah wajahnya.


maniknya memanas melihat rambut itu tergolek diatas lantai kotor.


HAHAHAH....


"sampah!!" tawa sinis penuh dendam Kayra menyadarkan Stefani.


Wanita itu melemah,wajahnya terasa begitu sakit.


BYUR....


"ARKHHHH......ampun Kayra!! ampuni aku lepaskan aku!!" jerit Stefani meraung kesakitan saat air garam itu terguyur mengenai lukanya.


wajahnya panas terbakar!.


Kayra menyerigai dan mengelap kedua tangannya dengan sebuah sapu tangan.


"nikmati sisa hidupmu,karna kau sekarang tahananku!!" ucap Kayra bengis,berbalik dan meninggalkan Stefani yang meraung-raung menjerit pilu menahan kesakitan.


wajahnya penuh sayatan dengan darah yang mengalir deras.belum lagi luka yang terkena air garam semakin membuat Stefani menjerit pilu.


Kayra pergi tanpa perduli luka Stefani akan membusuk atau tidak!


🖤🖤🖤


"kak kau yakin tidak mau bertemu kak Liora dulu? kasihan kakak ipar terus menangis merindukanmu" ucap Ara yang kini berjalan memasuki kamar pribadi Arkansas di mansion milik pria itu. saat kembali ia tidak langsung ke mansion kedua orang tuanya dan memilih kembali ke mansion pribadinya demi mempersiapkan rencananya.


mansion pribadi Arknasas kini terdengar riuh akibat kelakuan Tristan dan James serta kelakuan aneh marsel belakangan ini.


"hm....sudah Ara kakak mau istirahat kau keluarlah" ucap Arkansas dingin.Ara mendengus.sungguh kakak sulungnya ini es kutub sejati,sama Liora dia berubah layaknya taman bunga yang indah,nah sama yang lain justru bertranformasi menjadi manusia batu es terdingin yang pernah ada.Ara menghela nafas dan pergi ,percuma bicara dengan kakak sulungnya itu yang ada darah tinggi nya akan naik.


diluar ruang tempat berkumpulnya para Inti BE,para pria tampan itu begitu fokus melihat layar laptop canggih Axel.


"gila!!! itu calon istri Rion sadis juga!! ck...ck....ck.... kenapa kita bisa dapat calon ratu yang sadis semua? bos twin memang iblis,tapi masa iblis nikahnya sama iblis juga? nah...anaknya jadi apa nanti?" ucap Tristan dramatis.pria manis itu menatap ngeri Vidio yang tengah berputar oleh sang mata dewa.


"pst...Xel matikan cepat!! ada Ara kesini!!" panik Ryu saat melihat sosok Ara berjalan mendekat.


Brakhhhh.......


" astaga kutil badak!!! kenapa kau banting laptopku?!!!" pekik Axel kaget saat laptop miliknya kini hancur teronggok begitu saja.saat semua mata tertuju pada arah dimana Ara akan muncul, Tristan yang panik tanpa pikir panjang menyambar laptop diatas meja dan membantingnya ke lantai.sungguh bisikan panik Ryu membuatnya bahkan lupa cara mematikan laptop.Tristan memang sudah gila!.


"SINI!! KEMARI KAU ANAK DAJJAL!!" amuk Axel,pria itu berlari mengejar Tristan yang sudah panik akan amukan Axel,bisa patah semua tulangnya jika dihajar oleh Axel.


"TIDAK TERIMA KASIH,AKU MASIH MAU HIDUP DENGAN WAJAH TAMPAN YANG SEMPURNA TANPA CACAT!!" balas Tristan sengit.sungguh bocah yang tidak tau diri.


"KEMARI!!" sembur Axel bengis.


"TIDAK...DAN TETAP TIDAK!!" jawab Tristan yang sibuk berlari menghindar dari terkaman maut Axel.


James menyerigai licik,pria itu menjulurkan sebelah kakinya saat melihat Tristan yang berlari mendekatinya.


BRUKH.....


"HUA........ MOMMY JIDAT TRISTAN BENJOL" nah kan,pecah sudah tangis si babyface iblis itu.


BWAHAHHA......


James tergelak tanpa dosa,siapa suruh membuatnya harus rela menguras tabungan demi membeli persediaan coklat Belgia untuk setahun ? Tristan yang pelit telah dibalas oleh James yang licik.


"kak James kok jahat sih?!! kasihan kan kening kak Tristan sampai biru dan benjol begini!! ini lagi kak Axel,laptop saja pelit banget,jangan kayak orang susah.tinggal beli lagi saja.lihat karna kalian berdua kakak manis Ara benjol seperti ini!! tanggung jawab !! atau Ara lapor mommy!!" sembur Ara yang langsung membantu Tristan berdiri.hell!! kedua pria yang menjadi tersangka seketika melongo binggung.kenapa jadi mereka yang salah? Tristan si Bedeb*h yang beruntung.


Ryu dan Marsel saling melirik,Gabril dan Xander sudah sibuk bermain ponsel berusaha tidak terkena semburan pedas Ara sedang dua pelaku malang itu hanya mengangga dan mendelik jengkel menatap si penyebab masalah.


"Ara sayang,kamu jangan menyalahkan kak Axel lah.harusnya ka-"


"diam!! kak Axel ini pelitnya minta ampun!! nanti Ara minta Daddy beli satu toko laptop buat ganti laptop kakak yang hancur,segitu saja ribut.kak Axel ini seperti nya sudah bangkrut" Axel bungkam saat kata-kata mutiara Ara keluar sudah,pria itu spechless.


gadis ini mulutnya pedas sekali,James menatap Axel dengan senyum jahilnya.


"ini lagi kak James!! kenapa senyum-senyum? senyuman kakak itu racun jadi jangan senyum lagi,itu horor! awas kalau bikin kak Tristan manisnya Ara nangis lagi! Ara kasih tau bunda berapa banyak kak James punya mantan!!" ancam Ara yang seketika membuat James kebakaran jenggot.bisa di tebas adik juniornya jika sang bunda tau dia sering bermain wanita.james masih sayang harta masa depannya.


"aduh Ara,janganlah.bisa mati kak James diamuk bunda kalau kamu lapor begitu" ucap James melas.


" Ara sini" ucap Tristan dengan senyum miringnya.senyum iblis penuh kemenangan yang begitu menjengkelkan dimata Axel dan James.


"hihihi...bagaimana kalau kita kerjain mereka?" bisik Tristan yang dibalas senyuman lebar oleh Ara,kedua pria itu bergidik dan seketika merasakan firasat tidak baik,sesuatu yang buruk akan menimpa mereka.


"hm... baiklah.sebagai hukuman dan supaya Ara tidak lapor mommy dan Bunda.kak Axel dan kak James harus........." ucap Ara semangat, kata-katanya tidak selesai dan membuat kedua pria itu merinding seketika.


"apa Ara? please jangan aneh-aneh ya" melas James yang diangguki oleh Axel.sial! dirinya yang seorang mata dewa harus di bully oleh gadis remaja dan seorang pria yang baru saja puber,Axel rasanya ingin menangis.


Tristan dan Ara saling melirik licik satu sama lain.


Ryu dan Marsel terkekeh sedang Xander tersenyum miring.Gabril? pria itu sudah terbahak nista sejak tadi,teman laknat ya seperti mereka itu.


1 detik.....


2 detik....


"Ara?" panggil Ryu yang menghentikan senyum licik putri Rafendra itu.


"bawa Ara dan kak Tristan main ke taman hiburan" ucap Ara santai tanpa perduli ekspresi sengsara dari kedua pria tampan itu.


"demi Tuhan....kau meminta kami membawa kalian ke taman hiburan? apa kalian anak kecil?!!" pekik James frustasi,bisa jatuh image playboy nya jika membawa Ara dan Tristan ke taman hiburan,dia bisa ditertawakan oleh semua teman wanitanya!.


lain James yang langsung mengeluarkan protes keras,Axel duduk lemas dengan tatapan mata penuh penderitaan.


dia seorang jenius teknologi yang selalu berprinsip pada kenyataan dan realita.taman hiburan adalah tempat dimana anak-anak bergembira dengan fantasi mereka dan Axel tidak suka tempat seperti itu,terlalu berisik dengan wajah-wajah bodoh yang terlalu tertipu manipulasi hiburan di tempat fantasi seperti taman hiburan.


"TIDAK!!!! TEMPAT ITU TIDAK COCOK UNTUKKU...JANGAN KESANA!! " pekik Axel nelangsa.ryu dan Gabril tersentak hingga beer mereka tersembur mengenai James dan Marsel.


"Bangs*t" umpat Marsel yang bergidik jijik saat wajahnya kini telah basah akibat semburan Ryu.


" what the F*ck!!" james memaki habis sambil menunjuk Gabril yang kini justru menyengir tanpa dosa.


"tabahlah Axel,semua sudah rencana Tuhan" ejek Xander yang kini sudah tergelak penuh nista.


"ayo Ara kita siap-siap, seperti pergi sore ini akan bagus" girang Tristan tak perduli wajah nelangsa kedua kawannya itu.


"Tristan apa kau bocah?" tanya Axel frustasi.pria itu mengacak rambutnya asal,mengerang dan menjambak rambutnya seketika demi mengurangi rasa pening yang tiba-tiba datang.


"jangan banyak bicara,cepat siapkan mobil dan uang kalian.kami mau belanja besar hahahaha......" ucap Tristan tanpa dosa.kapan lagi bisa menguras uang James dan Axel tanpa harus masuk rumah sakit setelahnya.


"kurasa hari ini dompetku akan bolong" gumam James lemas.


"sabar brother" gelak Ryu,Gabril,Marsel serentak.


Tristan dan Ara melangkah riang diiringi tatapan nelangsa jemas dan Axel.


TBC......